“Sial, James, ya... tolong, genjot aku,” seruku dengan suara parau saat tubuhku bergoyang mengikuti gerakannya. James menghujam lebih dalam ke dalam diriku, cengkeramannya pada pinggulku menguat saat ia memandu gerakanku. Bokongku memantul saat ia menghentak, suara tamparan kulit yang nyaring terdengar samar di ruangan itu. Di belakangku, Kylie mencondongkan tubuhku ke depan sambil menahanku agar tetap stabil. “Aku akan menghancurkan lubang *cheerleader*-mu itu,” geram James. Tangannya kembali menghantam bokongku dengan keras. Rasa perih akibat pukulan itu membuatku tersentak dan megap-megap; jemariku mencengkeram bahunya saat tubuhku terdorong ke depan. Rasa panas menjalar di kulit tempat ia memukulku, sensasi itu menyebar ke seluruh tubuh hingga membuat kakiku gemetar. Kylie merapat dari belakang, tangannya mencengkeram pinggangku saat ia bergerak menekan tubuhku dari arah belakang. Napasku tersengal-sengal tak beraturan. Kau mungkin bertanya-tanya bagaimana semua ini bermula
Last Updated : 2026-09-04 Read more