Pagi hari ke-10 menjadi Nyonya Komandan, Velia muntah. Bukan muntah biasa karena masuk angin atau salah makan.Sejak bangun tidur, perutnya mual sekali, kepalanya pusing berputar, dan dia jadi sangat sensitif dengan bau. Bau kopi asin yang biasanya dia buat dengan semangat untuk Arga setiap jam 5 pagi saja, pagi ini bikin dia langsung lari ke kamar mandi dan muntah lagi.Arga yang baru selesai lari pagi dan melihat istrinya pucat, lemas, dan muntah-muntah di kamar mandi, langsung panik. Wajah Komandan Batalyon yang biasanya paling dingin, paling tenang bahkan saat ada baku tembak itu, tiba-tiba tegang dan pucat."Kau sakit? Keracunan masakanmu sendiri yang gosong kemarin?" tanya Arga dengan nada kasar khas komandan, tapi tangannya yang besar dan kasar itu mengusap punggung kecil Velia dengan sangat lembut dan pelan.Velia menggeleng lemah, matanya berkaca-kaca menahan mual, "Gak tau Komandan, mual banget dari tadi subuh. Pusing. Gak enak badan."Bima yang baru bangun tidur dengan piya
Huling Na-update : 2026-09-10 Magbasa pa