Telinga Aryanna mendadak berdengung, kepalanya pun mendadak blank, perasaannya menjadi tidak karuan. Dari sekian banyak laki-laki di Jakarta, kenapa harus dengan Sagara ia dijodohkan? Apa stok laki-laki di Jakarta ini sudah habis?"Ry?" panggil Arum untuk menyadarkan Aryanna dari lamunan."Ah, eh iya, Ma?""Sepertinya kita gak harus kenalan lagi, karena kita sudah saling kenal. Kamu yang tadi telat di jam mata kuliah saya, kan? Aryanna jurusan akuntansi angkat 25?"'Gak harus di depan orang tua gue juga kali, Pak bilang kayak gitu!' Aryanna yang sejak tadi sedikit menunduk kini sedikit curi pandang ke arah Sagara yang menatapnya tajam dan intens, membuat hatinya meronta-ronta. Ia tidak menyangka, sejak kapan aura dari Sagara jadi seperti ini? Kalem dan terlihat sangat mengayomi. Padahal di kampus, bagi seluruh umat Linggar jati, Sagara dijuluki sebagai Malaikat Maut Tampan."I—iya, Pak." Aryanna setengah gagap.Aryanna sontak menoleh ke arah sang mama dengan sorot mata sedih dan kesa
Terakhir Diperbarui : 2026-09-24 Baca selengkapnya