Romances
Histórias curtas

Gêneros

Romansa Sejarah×
Todos
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Gairah
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Personagens

9
Todos
Mandiri
Mafia
Munafik
Psikopat
Bestie
Cinta Sejati
Dokter
Pengganti
Sekretaris
Mostrar Mais

Enredo e Ambientação

8
Todos
Pernikahan
Selingkuh
Karma
null
Kriminal
Kehamilan
Sistem
Perundungan
Mostrar Mais

Tema

7
Todos
Plot Twist
Drama
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Healing
Mostrar Mais

Contos e Romances de Romansa Sejarah

Descubra uma coleção de histórias curtas encantadoras de Romansa Sejarah que exploram as profundezas da paixão. Perfeito para leitores que buscam histórias curtas de uma hora para inspirar e despertar sua imaginação sobre Romansa Sejarah.
Kembali ke Hari Penyerangan Kaisar, Aku Mengubah Takdir - Romansa Sejarah romance & romance
Omesh
Ketika ada pembunuh bayaran yang mengincar Kaisar, suamiku yang merupakan Komandan Pengawal Kekaisaran sedang berusaha menenangkan cinta pertamanya yang telah pergi karena merajuk. Aku tidak menyalakan suar isyarat yang kupegang. Sebaliknya, dalam keadaan hamil besar, aku berdiri di depan Kaisar dan menggunakan tubuhku sebagai perisai agar dia terbebas dari bahaya. Ini karena di kehidupan lampau, setelah aku menyalakan suar isyarat, suamiku meninggalkan cinta pertamanya untuk datang menyelamatkan Kaisar. Suamiku dianugerahi gelar Adipati Pelindung Kaisar atas jasanya dalam menyelamatkan Kaisar, tetapi cinta pertamanya jatuh ke dalam perangkap dan langsung meninggal di tempat. Suamiku tidak mengatakan apa pun. Namun, pada hari aku melahirkan, dia melemparku ke sarang binatang buas. Dengan wajah penuh kesedihan, aku bertanya apa alasannya berbuat seperti itu. Dia hanya melirikku dengan dingin dan menjawab, "Kaisar punya banyak pengawal, kenapa harus aku yang datang? Kamu pasti hanya peduli pada kekuasaan dan kekayaan, makanya kamu baru sengaja membuatku pergi menyelamatkannya! Kalau kamu tidak menyalakan suar isyarat, Ratna tidak akan mati! Aku mau kamu rasakan penderitaan yang berkali-kali lipat lebih parah dari yang dialami Ratna!" Pada akhirnya, aku menjadi santapan binatang buas. Bahkan anak dalam kandunganku pun dilahap habis. Ketika membuka mata lagi, aku kembali ke hari Kaisar diincar pembunuh bayaran.
Takhta yang Dibayar Air Mata - Romansa Sejarah romance & romance
Antonia
"Permaisuri ingin anak lagi." Aji Adiswara mengatakannya sambil menanggalkan pakaian tidur wanita itu. "Kamu mudah hamil, jadi hamillah sekali lagi." Sepuluh bulan kemudian, Arum Kalandra melahirkan seorang bayi perempuan. Dukun bayi memotong tali pusarnya, lalu bergegas membawa bayi itu pergi tanpa membiarkan Arum menyentuh kain bedongnya sedikit pun. Ini adalah anak kedua. Orang-orang di istana bilang, andai Permaisuri tidak terluka saat mendampingi Aji di medan perang dulu hingga membuatnya mandul, tidak akan pernah ada wanita lain yang menginjakkan kaki di istana ini. Arum, sang putri kandung Penasihat Agung, pada akhirnya hanyalah sebuah wadah yang kebetulan terpilih untuk meneruskan darah keturunan kerajaan.
Dua Dunia, Satu Hati yang Hancur - Romansa Sejarah romance & romance
Seth
Memasuki tahun ketujuh pernikahannya dengan Bayu Adiatma, Laras Diwanto akhirnya menjelma menjadi Nyonya Utama paling bijak dan penurut di seantero ibu kota. Dia tak lagi menuntut kesetiaan seumur hidup, malah dengan sukarela mencarikan selir untuk Bayu. Dia tak lagi memonopoli urusan dalam Kediaman Pangeran, bahkan menyerahkan sebagian besar wewenang rumah tangga kepada para selir. Dia pun tak lagi selalu menempel di sisi Bayu. Sebaliknya, dia berulang kali mencari alasan untuk mendorong sang suami ke kamar para selir. Bahkan saat putra kandungnya, Kresna Adiatma, terkena demam tinggi dan meracau memanggil 'Ibunda' semalaman di atas ranjang, Laras hanya duduk tenang di kamarnya, asyik membalik halaman buku cerita, tanpa sekali pun mendongak. Bayu tak bisa lagi menahan diri. Dia mendorong kasar pintu kamar istrinya. "Laras, sampai kapan kamu akan terus membuat ulah?" Laras perlahan mendongak, raut wajahnya tampak polos dan bingung. "Membuat ulah? Apa maksud Pangeran? Aku sama sekali tidak sedang membuat ulah."
Belaian Kaisar Kejam, Belenggu Istana Dingin - Romansa Sejarah romance & romance
Gratia
Baru tiga tahun masuk ke istana, Kirana sudah ditiduri oleh kaisar yang dikenal dingin dan menahan nafsu itu sebanyak 999 kali. Setelah sekali lagi melayani sang kaisar, dia menghindari pria yang masih tidur di sampingnya itu dengan hati-hati. Dengan tubuh penuh bekas ciuman, dia turun dari ranjang dan meniup peluit pelan. Tak lama kemudian, sesosok bayangan hitam muncul tanpa suara di depan jendela. "Sudah diputuskan?" Suara Rindra bahkan lebih dingin daripada malam. Kirana merapatkan pakaian tidurnya yang tipis. Suaranya begitu lirih hingga nyaris tak terdengar. "Sudah. Keinginanku adalah ... meninggalkan istana." Suara Rindra tetap datar. "Namamu sudah tercatat di daftar istana. Keluar dari sini bukan perkara mudah, kecuali ... berpura-pura mati dan berganti identitas." "Nggak masalah." Kirana mengangguk. Mau itu berpura-pura mati ataupun berganti identitas, selama dia bisa meninggalkan istana ini, apa pun sanggup ditanggungnya. "Lima belas hari lagi, aku akan menjemputmu." Setelah berkata begitu, sosok hitam itu lenyap ke dalam kegelapan malam, seolah tak pernah ada. Kirana menatap bulan sabit yang menggantung di ufuk, lalu mengembuskan napas panjang. Akhirnya, semua ini akan berakhir. Sejak awal dia memang bukan orang yang seharusnya hidup di dalam istana. Masuk ke sini hanyalah sebuah kecelakaan.
Akhirnya Menyerah, Derita Tiada Akhir Si Istri Pencemburu - Romansa Sejarah romance & romance
Marla
Jamuan istana baru saja memasuki penghujung acara, kabar bahwa Jenderal Muda Andra yang menghamburkan harta demi membeli seorang kembang rumah bordil sudah menyebar ke seluruh ibu kota. Semua tamu yang hadir serempak menoleh ke arah Wulan, sang Putri. Siapa yang tidak tahu kalau dia terkenal sebagai istri yang sangat pencemburu? Selama lima tahun menikah dengan Andra, yang satu gemar main perempuan, yang satu lagi melabrak ke rumah bordil. Keributan yang mereka buat nyaris menjadi bahan gosip wajib warga ibu kota setiap kali mengobrol. "Tuan Putri ...." Pelayan pribadi Wulan bergegas mendekat sambil merendahkan suara. "Perlukah hamba membawa pengawal untuk menjemput Jenderal pulang sekarang juga?" Suara Wulan tetap tenang. "Nggak perlu. Apa uang dia cukup? Kalau kurang, kirim lagi. Ambil dari simpananku." Pelayan itu terpaku. Seluruh orang di aula pun ikut tercengang, lalu suasana seketika menjadi riuh. "Apa? Malah menyuruh mengirim uang? Bukan menyuruh pengawal menyeret Jenderal Andra pulang?" "Aku dengar waktu Jenderal Andra minum bersama wanita penghibur, Putri langsung mengambil pedang dan menyerbu rumah bordil. Jenderal sampai harus beristirahat berhari-hari untuk memulihkan luka. Kenapa kali ini berubah?" "Betul! Waktu festival malah lebih parah. Tiga perahu hias dibakar sampai habis." "Setiap kali Jenderal Andra berulah, istana pasti menghukumnya. Tapi untuk apa? Besoknya dia tetap lanjut bersenang-senang di tempat hiburan." "Jangan-jangan dia akhirnya sadar kalau bertindak begitu nggak akan bisa mempertahankan hati suaminya, jadi sekarang mau pura-pura jadi istri yang lembut dan baik hati?" Semua bisik-bisik itu terdengar jelas di telinga Wulan.
Cinta Segitiga Di Antara Dia, Aku, Dan Kakakku - Romansa Sejarah romance & romance
Canis
Perbatasan berhasil ditembus musuh. Arsendra, jenderal muda dari Keluarga Radinata, mengucapkan sumpah militer, "Sebelum musuh ditaklukkan, aku tidak akan pulang." Kaisar sangat gembira dan memutuskan untuk menganugerahkan pernikahan kepadanya. Seluruh ibu kota kerajaan tahu bahwa Arsendra dan kakak perempuanku, Kinasih, saling mencintai. Namun, dia malah memilihku. Pada malam pernikahan kami, dia berdiri di depan ranjang dan berkata dengan nada datar, "Perjalanan ke perbatasan kali ini penuh bahaya dan kemungkinan besar aku nggak akan kembali hidup-hidup. Aku nggak ingin Kinasih ikut mengalami malapetaka seperti ini." "Titah Kaisar sulit ditolak. Aku terpaksa memilih seseorang. Maaf sudah membuatmu menanggung semua ini." Aku terdiam sesaat, lalu tidak tahan untuk bertanya balik, "Lalu, aku ini apa?" Dia terkekeh pelan, senyumnya begitu dingin, "Anggap saja aku berutang padamu." Dia mendorong pintu dan pergi. Aku pun mengembuskan napas lega. Arsendra tidak tahu bahwa sedari dulu aku juga sudah memiliki seseorang yang kucintai. Dengan begitu, kami bisa dibilang impas. Selama tujuh tahun menjaga perbatasan, kami berkali-kali lolos dari maut. Aku menemaninya bertaruh nyawa di medan perang. Kami pernah menghadapi pembunuhan, penyergapan, terluka, dan berkali-kali meloloskan diri dari maut .... Aku tidak pernah mengeluh. Sebaliknya, aku mengerahkan segenap tenaga untuk membantunya menstabilkan moral pasukan dan mengurus perbekalan. Bahkan ketika Arsendra terluka parah dan membutuhkan empedu ular berbisa untuk mengeluarkan racun dari tubuhnya, aku mempertaruhkan nyawaku sendiri dengan memasuki Gua Lima Racun demi mendapatkan empedu ular itu. Akhirnya, Arsendra berhasil menaklukkan musuh dan memasukkan wilayah barat kekuasaan kerajaan. Setelah kembali dengan kemenangan, Kaisar menganugerahinya gelar Pangeran meskipun dia bukan berasal dari keluarga kerajaan. Kaisar kemudian bertanya hadiah apa yang dia inginkan. "Hamba memohon agar istri hamba diturunkan kedudukannya menjadi selir dan hamba diizinkan menikahi Putri Kinasih sebagai istri utama." Pada akhirnya, dia tetap ingin menikahi kakakku. Namun untungnya, keinginanku akhirnya juga bisa terwujud. Aku akhirnya bisa pergi.
Duka di Bawah Sinar Rembulan - Romansa Sejarah romance & romance
Iola
Hari Arsa Prabawa resmi diangkat menjadi perdana menteri, kalimat pertama yang dia ucapkan kepada Kirana saat kembali ke kediaman adalah keinginan untuk menikahi Maya Kusuma sebagai istri yang setara statusnya. Kirana mengangguk dengan tenang. Sejak saat itu, dia tampak berubah menjadi orang yang berbeda. Dulu, mendengar Arsa melirik pelayan wanita mana pun saja sudah membuatnya sesak napas cukup lama. Kini, dia mengurus sendiri upacara pernikahan dengan sangat megah dan teliti, bahkan jauh lebih meriah daripada perayaan pernikahannya sendiri dahulu. Dulu, dia selalu mencari alasan untuk mengantarkan sup dan kue ke ruang kerja Arsa, kini, dia hidup menyendiri dan tidak pernah lagi muncul di hadapannya. Dulu, dia berdandan rapi setiap hari sambil berharap mendapat sedikit perhatian Arsa, kini, dia tampil polos tanpa riasan, mengurung diri di kamar, bahkan saat Arsa melangkah masuk ke pekarangannya dan hendak menciumnya, dia dengan lembut mendorong Arsa keluar! "Aku lagi datang bulan hari ini, takut tidak bisa melayani dengan baik. Maya barusan masuk kediaman dan sangat membutuhkan kasih sayang serta pendampingan kamu, sebaiknya kamu pergi ke pekarangan Maya saja."
Sepuluh Koin Tembaga, Seumur Hidup Penyesalan - Romansa Sejarah romance & romance
Moona
Seluruh ibu kota tahu bahwa akhir-akhir ini ada aturan baru di Kediaman Adipati Wira. Setiap hari, seluruh penghuni kediaman hanya boleh menghabiskan sepuluh koin tembaga. Aturan itu muncul sejak seorang gadis pemetik bunga teratai yang membenci orang kaya, Nadia Santoso, datang ke kediaman adipati. Alya Wijaya, selaku nyonya adipati, hanya mengeluarkan uang satu koin tembaga lebih banyak. Karena itu, dia diseret dan dijatuhi hukuman dua puluh cambukan. Plak! Cambuk itu menghantam punggung Alya dengan keras. Suara kulit yang robek dan daging yang terkoyak terdengar begitu memekakkan telinga di halaman kediaman yang sunyi. "Nyonya!" Pelayan pribadinya, Rina, menangis sambil menerjang ke depan. "Hentikan! Hentikan! Tubuh nyonya lemah, nyonya tidak akan sanggup menanggung hukuman seperti ini!" Alya berlutut di tanah. Wajahnya sepucat kertas, seulas darah mengalir dari sudut bibirnya. Tubuhnya kurus hingga nyaris tinggal tulang. Gaun putih polos yang dikenakannya telah dipenuhi noda darah. Jemarinya mencengkeram tanah erat-erat hingga buku-buku jarinya memutih. "Aturan kediaman adipati tidak boleh dilanggar oleh siapa pun." Nadia berdiri di bawah serambi dengan pakaian polos. Sorot matanya dingin dan tenang. "Lebih satu koin tembaga, hukumannya dua puluh cambukan. Aturan ini telah diizinkan sendiri oleh adipati." Alya menggigit bibir tanpa memohon belas kasihan. Dia tahu, memohon pun tidak ada gunanya. Sejak Nadia memasuki kediaman, Adrian Pratama seolah telah berubah menjadi orang lain.
Musim Semi Seindah Itu Tidak Akan Pernah Terulang Lagi - Romansa Sejarah romance & romance
Wel
Di Lembah Arunika, setiap gadis yang telah genap berusia delapan belas tahun harus membuat sendiri sebuah Lentera Bunga. Siapa pun yang mengambil lentera itu, dialah yang akan menjadi suaminya. Eila Pradana dan Pendeta Agung Raka adalah teman masa kecil. Seharusnya, Raka Wijaya-lah yang mengambil Lentera Bunga milik Eila. Hari itu, Eila menunggu seharian penuh. Pada akhirnya, lenteranya justru diambil oleh Jenderal Muda Penakluk Barat, Arga Pradipta. Kemudian, Arga berkata bahwa dia sama sekali tidak tahu Eila sedang menunggu seseorang. "Aku jatuh cinta padamu pada pandangan pertama." Posturnya tegap dan gagah, tetapi suaranya terdengar lembut. "Ini semua salahku. Tapi, karena aku telah mengambil lenteramu, aku akan memperlakukanmu dengan baik, Nona Eila." Semua orang di barat daya bilang, Eila bisa menikah dengan Arga itu benar-benar rezeki yang nggak terduga.
Galen Tak Lagi Menemui Yasmin - Romansa Sejarah romance & romance
Sia
"Yang Mulia Putra Mahkota, apakah Anda benar-benar berniat merahasiakannya dari Nona Yasmin dan mengambil darah dari jantungnya untuk mengobati penyakit Nona Naura?" Tangan tabib tua yang menggenggam belati gemetar. Cahaya lilin memantulkan keringat dingin di pelipisnya. Di atas ranjang, tubuh Yasmin Amartya yang kurus terbenam dalam selimut berbrokat indah. Wajahnya pucat seperti salju pertama di musim dingin. Nada bicara Galen Mahendra bahkan lebih dingin daripada salju yang menumpuk di luar ruangan. "Ya! Aku sudah memberinya obat bius. Sekarang, dia tertidur lelap dan tidak akan bangun. Cepatlah!"
Senar Merah Terputus, Cermin Retak - Romansa Sejarah romance & romance
Caca
Sepuluh tahun telah kuhabiskan untuk menemani Bagas Abimana, dari seorang pangeran yang hidup dalam keterpurukan hingga akhirnya naik ke takhta tertinggi. Namun, tepat setelah dia dinobatkan sebagai Raja, hal pertama yang kulakukan justru mengajukan permohonan untuk menghapus namaku dari daftar abdi istana dan meninggalkan istana. Sesuai peraturan istana, dayang biasa boleh meninggalkan istana pada usia 25 tahun. Tahun ini usiaku sudah 27 tahun, dua tahun lebih lambat dari seharusnya. Sudah waktunya aku keluar dan menikah. Setelah menyelesaikan pendaftaran di Biro Urusan Dalam Istana, sang kepala pengawas memberitahuku untuk kembali setengah bulan lagi guna mengambil surat jalan, dan saat itulah aku resmi boleh keluar istana. Mendengar jawabannya, aku menghela napas lega, seolah beban berat terangkat dari pundakku. Dalam perjalanan kembali ke kediaman, baru saja melangkah ke gerbang istana, aku melihat para dayang dan kasim berlutut di sepanjang jalan. Mata mereka sembab dan merah karena menangis, tubuh mereka gemetar ketakutan. Begitu melihatku, mereka seolah melihat penyelamat. "Bibi Maya! Anda akhirnya kembali!"
Nyanyian Seruling Mengalun di Siang Hari - Romansa Sejarah romance & romance
Asai
Setelah menjalani hukuman selama lima tahun di penjara kekaisaran, Sekar Adiasta akhirnya dibebaskan. Saat pintu penjara terbuka, orang pertama yang dilihatnya adalah Noah Lukasa. Dia menunggang seekor kuda hitam pekat, mengenakan jubah seorang pangeran berwarna hitam pekat yang bermotif naga, dengan sosok tegap menjulang seperti pohon pinus. Namun, hati Sekar sudah tidak lagi terusik. Dia mengalihkan pandangan, seolah pria itu tidak ada di sana, lalu menyeret tubuhnya yang penuh luka dan berusaha melewati kuda tersebut. Baru beberapa langkah berjalan, sekelompok pengawal bersenjatakan tombak panjang tiba-tiba muncul dari kedua sisi dan menghalangi jalannya. “Terpidana Sekar, dengarkan titah!” Sekar menghentikan langkah dan perlahan mengangkat kepalanya. “Terpidana Sekar, lima tahun lalu terbukti berusaha mencelakai Pangeran Keenam. Seharusnya kau dijatuhi hukuman mati dan segera dieksekusi! Namun, mengingat jasa besar ayahmu, Jenderal Adiasta, di medan perang, Yang Mulia berkenan memberikan kemurahan hati dan mengubah hukumanmu menjadi lima tahun penjara di Penjara Kekaisaran. Kini masa hukumanmu telah berakhir. Namun, duka Selir Anna atas kematian putranya belum juga sirna meski lima tahun telah berlalu. Oleh karena itu, diperintahkan untuk menghamparkan arang membara sepanjang lima kilometer, dari Penjara Kekaisaran sampai ke gerbang kota! Terpidana Sekar harus berjalan tanpa alas kaki menempuh seluruh jalan itu demi menghibur arwah Pangeran Keenam. Hanya setelah itulah dosamu akan dianggap lunas!” Hamparan arang membara sepanjang lima kilometer? Berjalan di atasnya tanpa alas kaki?
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status