Share

49. Dua Pilar Cinta

Rumi masih berlenggak-lenggok di depan cermin. Tak salah ‘kan kalau ia ingin tampil cantik di malam ini? Lagi pula tak sering ia memakai gamis bagus dengan tambahan riasan wajah. Meski hanya acara keluarga, tetapi Rumi tak ingin tampil biasa. Sesuai dengan kesepakatan, malam ini keluarganya akan berkunjung ke kediaman Raihan.

Berbicara mengenai persiapan, Rumi sudah pusing sejak kemarin. Dari mulai memilih baju, kerudung yang cocok, aksesoris, hingga buah tangan untuk dibawa. Lihat saja isi kamarnya sekarang. Isi lemari tumpah di atas kasur.

Rumi tersenyum ketika melihat pantulan raganya di cermin. Ia  segera mengambil tas begitu bapaknya memanggil. Begitu keluar dari kamar, decakan kagum dari kedua orang tuanya terdengar nyaring. Wajahnya serasa panas, terlebih ketika nama Raihan ikut disebut.

Sepuluh menit kemudian, mobil sampai di kediaman Raihan. Rumi susah payah mengatur napas sebelum keluar dari mobil. Gadis itu beberapa kali mengecek penampilan

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status