Berapa Tarif Standar Menulis Di Kompas Dibayar Per Artikel?

2026-06-29 19:25:42
293
Share
ABO Personality Quiz
Take a quick quiz to find out whether you‘re Alpha, Beta, or Omega.
Scent
Personality
Ideal Love Pattern
Secret Desire
Your Dark Side
Start Test

3 Answers

Heidi
Heidi
Rates at big newspapers aren't something they put on a public menu, so you're not going to find an official 'tarif standar' posted. From what I've gathered over the years, it's rarely a flat number for all writers. Your fee depends heavily on who you are, the kind of piece it is, and which section you're writing for. A short op-ed won't pay the same as a major investigative feature. New freelancers likely start at a lower point, while established columnists or well-known contributors can command significantly more.

A friend who contributed a travel piece a few years back mentioned a figure that, at the time, felt pretty decent for a one-off. But that's a single data point, and inflation changes everything. The best way to get a current number is to actually pitch an idea you're confident in. Your negotiation power is higher when they want your specific idea and expertise, not when you're just asking for a general rate sheet. You might get a range or a specific offer only after an editor expresses interest.
2026-06-30 17:01:29
23
Quinn
Quinn
Asking for a standard rate is like asking how much a car costs—the answer varies wildly. I've heard figures tossed around in writer circles, but they're always accompanied by a shrug and 'it depends.' Someone doing a regular cultural column probably has a different agreement than a freelancer submitting a single reportage.

Honestly, the most reliable method is direct inquiry. If you have a concrete pitch ready, reaching out to the relevant desk editor is the move. They won't quote you a number out of the blue, but if they like the pitch, they'll discuss the terms, including the fee. That's how you get a real, actionable answer. Everything else is just gossip and old numbers that probably don't apply anymore.
2026-07-02 13:07:11
23
Simon
Simon
Don't expect a fixed tariff card. It's negotiable and tied to your profile and the article's scope. I'd suggest building a relationship with an editor first; a solid pitch they're excited about puts you in a better position to discuss compensation. The rate they offer will be your clearest indicator.
2026-07-03 16:20:56
3
View All Answers
Scan code to download App

Related Books

Related Questions

Apa syarat artikel yang bisa menulis di Kompas dibayar?

3 Answers2026-06-29 17:36:13
Menulis untuk Kompas dan dibayar? Banyak yang nanya ini. Aku dulu coba-coba kirim, dan setelah beberapa kali ditolak, akhirnya ada satu yang tembus. Aku coba share pemahamanku ya. Pertama, artikel itu harus benar-benar sesuai dengan karakter Kompas. Bukan sekedar opini biasa, tapi tulisan yang berdasar data, riset, atau punya sudut pandang yang kuat dan konstruktif. Bahasa harus formal tapi enggak kaku, bisa dibaca masyarakat umum tapi tetap berkelas. Topiknya bisa nasional, internasional, ekonomi, sosial budaya, atau sains dan teknologi, tapi harus aktual dan relevan. Yang sering banget aku liat salah, orang kirim tulisan yang terlalu 'blog' atau curhat personal. Kompas butuh analisis, bukan sekadar pengalaman pribadi. Panjang artikel juga diperhatikan, biasanya antara 600 sampai 1500 kata. Trus, mereka punya sistem yang ketat soal plagiarisme, jadi orisinalitas mutlak. Kalau mau, coba baca-baca rubrik 'Opini' di Kompas.id dulu, biar kebayang standarnya gimana. Terus, jangan lupa kirim via email redaksi yang bener dan lampirin data diri singkat. Mungkin terdengar ribet, tapi kalau diterima, rasanya puas banget, apalagi dibayar. Jangan langsung menyerah kalau ditolak, komentar editornya kadang bisa jadi bahan belajar buat perbaikan.

Bagaimana proses menulis di Kompas dibayar secara resmi?

1 Answers2026-06-29 10:14:45
Membahas proses pembayaran untuk tulisan di Kompas memang menarik karena menyangkut mekanisme formal di media besar. Kompas menerapkan sistem pembayaran honorarium berdasarkan jenis konten dan kolom yang dimuat. Untuk artikel opini, cerpen, atau tulisan feature, umumnya penulis menerima pembayaran setelah tulisan dipublikasikan di koran cetak atau platform digital resmi. Prosesnya biasanya melibatkan pengisian formulir data diri dan rekening bank oleh penulis, yang kemudian diverifikasi oleh bagian keuangan media. Waktu pembayaran bervariasi, bisa beberapa minggu setelah terbit, tergantung sistem administratif internal mereka. Honorariumnya sendiri tidak bersifat tetap, melainkan ditentukan oleh berbagai faktor seperti panjang tulisan, tingkat kesulitan, dan 'bargaining position' penulis. Penulis yang sudah dikenal atau pakar di bidangnya seringkali memiliki nilai tawar lebih tinggi. Pembayaran dilakukan melalui transfer bank dan dilengkapi dengan bukti potongan pajak sesuai ketentuan perpajakan Indonesia. Bagi penulis pemula, penting untuk memahami bahwa proses ini cukup formal dan membutuhkan kesabaran, berbeda dengan platform digital yang bisa memberikan pembayaran lebih cepat namun dengan tarif yang seringkali lebih rendah. Yang cukup krusial adalah komunikasi jelas dengan editor atau bagian yang menangani pembayaran sejak awal. Pastikan semua persyaratan administrasi terpenuhi agar tidak ada kendala. Beberapa penulis berpengalaman menyarankan untuk mendokumentasikan semua komunikasi terkait honorarium, mulai dari email konfirmasi hingga bukti penerbitan, sebagai langkah antisipasi. Sistem di Kompas memang cenderung birokratis, namun relatif terjamin dibandingkan media yang lebih kecil dengan proses kurang transparan. Akhirnya, melihat nominal yang masuk ke rekening memang memberikan kepuasan tersendiri bahwa karya kita dihargai secara profesional.

Apa saja syarat menulis di Kompas dibayar untuk pemula?

1 Answers2026-06-29 12:17:27
Syarat menulis untuk Kompas dan dibayar bagi pemula sebenarnya bergantung pada jenis kontribusi yang ingin kamu lakukan, karena media sebesar itu punya beberapa 'pintu masuk' dengan kriterianya masing-masing. Yang paling umum dan realistis untuk penulis baru adalah melalui rubrik opini atau esai di koran atau platform digital mereka. Biasanya, redaksi mencari tulisan yang aktual, relevan dengan isu terkini, dan ditulis dengan data serta argumen yang kuat. Naskah harus orisinal dan belum pernah dipublikasikan di media mana pun. Panjang tulisan sering kali dibatasi, sekitar 600-1000 kata untuk opini digital. Kamu perlu mengirimkan naskah ke alamat email redaksi yang ditentukan, lengkap dengan data diri dan nomor kontak. Proses seleksinya ketat karena saingannya banyak, tapi kalau tulisanmu benar-benar menawarkan perspektif baru dan ditulis dengan bahasa yang jernih, peluangnya selalu ada. Selain opini, Kompas juga membuka kesempatan untuk kontributor tetap di sektor tertentu, misalnya untuk review buku, perjalanan, atau teknologi. Untuk jalur ini, biasanya dibutuhkan portofolio tulisan sebelumnya yang menunjukkan expertise di bidang tersebut. Sebagai pemula, membangun portofolio di blog pribadi atau media lain bisa jadi langkah awal yang penting. Soal pembayaran, nominalnya bervariasi tergantung jenis tulisan dan panjangnya, dan biasanya dibayarkan setelah tulisanmu dimuat. Penting untuk menyimpan bukti pemuatan dan menanyakan prosedur pembayaran dengan jelas kepada redaksi setelah tulisanmu diterima. Prosesnya memang tidak instan, tapi melihat namamu tercetak di media ternama dan mendapat honorium pertama rasanya cukup membanggakan sebagai langkah awal karier menulis.

Bagaimana cara menulis di Kompas dibayar secara resmi?

3 Answers2026-06-29 15:37:09
So you want to get published in Kompas? Let's talk straight. It's not a 'submission portal' like some online platforms. They run a tight ship. First, forget the idea of just emailing a draft to some generic address. You need to understand their sections. For literary pieces, like short stories or poetry, they have specific pages like 'Cerita Pendek' or 'Puisi' that are curated. The call for submissions for these sometimes appears in the paper itself or on their digital platforms. Payment is professional but not discussed upfront; you'll get a fee schedule and a contract if your piece is accepted. The process is slow, deliberate, and very editorial-heavy. Your best shot is to study the type of writing they've published recently—the tone, the themes, the length. It's not about chasing trends, but about fitting into a legacy publication's very distinct voice. I know a writer who got a short story in after a year of trying; the payment came a month after publication via bank transfer. Don't expect a quick reply or a public leaderboard. It's old-school prestige publishing, and the payment is a formal acknowledgment of that.

Tips meningkatkan peluang menulis di Kompas dibayar sukses?

3 Answers2026-06-29 12:46:34
Mengirim naskah ke Kompas itu susah ya. Dari pengalaman teman-teman yang pernah diterbitin, bukan cuma soal tulisan yang bagus aja. Redaksi Kompas itu punya 'selera' yang spesifik banget, kaya mereka suka feature yang mengangkat isu sosial dengan angle yang human interest tapi tetap data-driven. Jadi kamu harus rajin-rabin baca rubrik 'Kompasiana' di korannya atau yang online buat nangkep gaya bahasa dan tema apa yang lagi sering mereka muat. Gak bisa asal nulis lalu kirim. Yang penting juga, kirimnya harus ke email redaksi yang tepat. Jangan sampe naskah feature kamu masuk ke bagian olahraga. Dan sabar, proses seleksinya lama, kadang sampe berbulan-bulan baru ada kabar, kalo gak ya silent rejection aja. Jadi sambil nunggu, mending terus nulis dan kirim ke media lain juga biar gak putus asa.

Tips meningkatkan peluang menulis di Kompas dibayar cepat diterima

1 Answers2026-06-29 12:54:28
Menembus rubrik fiksi di Kompas membutuhkan lebih dari sekadar keterampilan teknis menulis; itu tentang memahami ekosistem editorial mereka yang sangat spesifik. Sebagai penulis yang beberapa kali lolos seleksi, saya menemukan bahwa persiapan naskah harus dimulai jauh sebelum kata pertama ditulis. Langkah pertama adalah mempelajari dengan cermat karakter cerpen yang sudah terbit di koran tersebut selama minimal enam bulan terakhir. Perhatikan pola tematik—seringkali ada sentilan sosial, human interest dalam konteks lokal, atau refleksi filosofis yang halus tentang relasi manusia. Gaya bahasa mereka cenderung padat, metaforis tanpa berlebihan, dan klimaksnya seringkali tersirat bukan terang-terangan. Membaca edisi Minggu Kompas menjadi ritual wajib; bukan hanya untuk meniru, tapi untuk menangkap 'nafas' dari selera redaksi. Analisis teknis perlu dilanjutkan dengan strategi pengiriman yang cerdas. Pastikan naskah benar-benar tuntas dan telah melalui beberapa putaran penyuntingan mandiri, karena redaksi Kompas terkenal dengan ketelitiannya terhadap kesalahan ketik atau kalimat yang kurang ketat. Kirimkan di pagi hari kerja, bukan menjelang akhir pekan, agar lebih mungkin dibaca saat tim editorial segar. Cantumkan sinopsis singkat (satu paragraf) di badan email, karena editor seringkali memilah ratusan kiriman hanya dari preview pesan. Yang sering dilupakan: jangan pernah mengirim cerpen yang sudah dipublikasikan di media manapun, termasuk blog pribadi, karena mereka mengutamakan karya perdana. Aspek non-teknis tak kalah krusial. Bangun jejak dengan mengirimkan karya ke rubrik lain di Kompas terlebih dahulu, seperti opini kecil atau puisi, sehingga nama Anda mulai dikenal oleh sistem. Ikuti agenda tematik yang mungkin mereka miliki, seperti momen hari besar nasional atau isu aktual, namun sajikan dengan sudut pandang yang segar dan tidak klise. Kesabaran adalah kunci—biasanya respons memakan waktu beberapa minggu, dan penolakan bukanlah akhir. Setiap cerpen yang dikembalikan seringkali mengandung pelajaran tersendiri tentang selera redaksi; simpan baik-baik dan gunakan sebagai bahan koreksi untuk kiriman berikutnya. Proses ini memang seperti maraton, namun momentum ketika naskah akhirnya tercetak memberikan kepuasan yang sepadan dengan segala upaya disiplin tersebut.

Berapa rata-rata harga buku hard cover terbaru di Indonesia?

5 Answers2026-07-08 16:03:11
Oh wow, this is something I've been tracking lately because my wallet has been screaming. For newly released fiction in major bookstores like Gramedia or online on Tokopedia/Shopee, the range is really broad. A fresh hardcover translation from a big international author—think a Stephen King or a Sally Rooney—usually lands between IDR 150,000 to IDR raising 250,000. For a fancy special edition or a collector's item from a popular series, it can easily hit IDR 300,000 or more. But it's not just about the cover. The price gets inflated by the paper quality, the print run size, and whether it's an import or a local print. Local publishers like Bentang Pustaka or Mizan sometimes have hardcovers for their flagship titles around IDR 120,000 to IDR 180,000. I've noticed the trend is that hardcovers are becoming more of a premium product here, almost a statement piece rather than the default format. What's interesting is how the 'hardcover' definition gets stretched. Some books have that stiff cardboard cover but aren't truly sewn-binding—they're still glued. Those tend to be on the lower end of the range. The true, sewn-binding, quality cloth-covered ones are rarer and command the higher prices. Honestly, for most new releases, I just wait for the paperback or the e-book now; the hardcover feels like a luxury purchase reserved for absolute favorite authors.

eksib artinya di media sosial biasanya apa?

4 Answers2026-02-03 10:34:04
Kalau aku amati di timeline, 'eksib' biasanya singkatan dari 'eksibisi' atau 'eksibisionis'—intinya, orang yang sengaja pamer atau mencari perhatian lewat konten. Aku sering lihat itu dipakai buat nyindir seseorang yang posting hal-hal berlebihan: mulai dari foto barang mewah, layar tangkapan game dengan klikbait, sampai video yang sengaja provokatif biar orang komentar dan share. Kadang itu lucu dan harmless, misalnya orang yang bangga banget masakannya atau cosplay yang totalitas; kadang juga bisa annoying kalau niatnya cuma cari validasi atau memancing drama. Di platform yang berbeda nuansanya berubah: di Instagram lebih ke 'flex'—barang, badan, gaya hidup; di TikTok bisa jadi tarian atau trik provokatif supaya masuk FYP; di Twitter/X kadang berupa thread panjang yang dibuat untuk pamer pengetahuan atau pengalaman. Untuk aku, kunci bedainnya adalah niat dan konsekuensi: kalau itu membahayakan orang lain, melanggar privasi, atau seksual tanpa persetujuan, itu bahaya. Kalau cuma pamer hobi dengan bangga, ya kadang aku ikut senyum dan like. Aku sendiri belajar banget buat enggak terseret ikut drama dan lebih mikir sebelum nge-judge orang lain.

Berapa tarif Game Pass per bulan?

3 Answers2026-06-24 23:38:35
it's honestly one of the best deals in gaming. The monthly cost varies depending on the tier you choose. Xbox Game Pass Core (formerly Xbox Live Gold) runs at $9.99/month, while the standard Game Pass for console or PC is $10.99/month. If you want the ultimate experience with cloud gaming and EA Play included, Game Pass Ultimate is $16.99/month. What's wild is how much value you get for that price—hundreds of games, day-one releases for Microsoft titles like 'Starfield,' and rotating indie gems. I've discovered so many games I wouldn't have tried otherwise. The Ultimate tier is especially worth it if you game across multiple devices, though the regular PC or console plans still pack a punch.

Berapa tarif Game Pass untuk setahun?

4 Answers2026-06-24 08:10:31
Man, I was just browsing the Xbox Game Pass options yesterday because my subscription's about to expire! The yearly cost really depends on which tier you pick. The standard Game Pass for Console runs around $120 annually if you pay monthly, but you can sometimes snag deals for $100-$110 if you buy prepaid cards. Ultimate, which includes PC and cloud gaming, is roughly $180 per year at full price—but I always recommend checking retailers like Amazon or CDKeys for discounted 12-month codes. I saved 30% last Black Friday! What’s wild is how much value you get compared to buying games individually. Like, 'Starfield' alone would’ve cost me $70, but having it day one on Game Pass felt like stealing. Plus, they rotate titles monthly, so even if you don’t love everything, there’s always something fresh. Pro tip: If you’re new, the $1 trial month is a no-brainer to test the waters.
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status