Apa Promo Terbaru Di Warung Sembako Icha Bulan Ini?

2026-01-05 21:16:33 207

4 Jawaban

Ryder
Ryder
2026-01-08 03:11:23
Aku perhatiin nih, Warung Icha lagi gencar kasih promo 'Weekend Seru'. Setiap Sabtu-Minggu, ada diskon 25% buat semua produk susu dan sereal. Plus, kalau belanja di atas Rp150 ribu, dapet kupon undian berhadiah mixer gratis. Worth it banget buat ibu-rumah tangga atau yang hobi masak!
Isla
Isla
2026-01-09 21:46:41
Kalau ngomongin promo di Warung Icha, mereka lagi bagi-bagi voucher belanja setiap transaksi Rp50 ribu. Vouchernya bisa dipake buat diskon 20% di pembelian berikutnya. Lumayan kan buat nabung belanja besok? Selain itu, ada diskon harian buat produk lokal seperti beras dan gula—kadang sampe 15% off!
Hudson
Hudson
2026-01-10 12:46:01
Promo terbaru mereka? Ada diskon 30% buat semua camilan dalam kemasan—keripik, cokelat, sampai biskuit. Cocok buat yang suka stok snack di rumah. Oh iya, beli 5 item mie instan bisa dapet bonus sendok cantik juga. Gak perlu nawar-nawar lagi!
Zoe
Zoe
2026-01-11 08:53:41
Baru saja mampir ke Warung Sembako Icha kemarin, dan mereka lagi bagi-bagi diskon gila-gilaan nih! Buat belanja bulanan, ada cashback 10% setiap pembelian di atas Rp100 ribu. Minimalisir budget tanpa perlu khawatir soal kualitas karena barangnya tetap fresh.

Yang bikin makin seru, ada bundling khusus buat pembeli pertama di pagi hari—beli minyak goreng 2 liter gratis sabun cuci piring. Promo ini cuma sampai akhir minggu, jadi buruan deh!
Lihat Semua Jawaban
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Buku Terkait

Bulan di Darah Awan
Bulan di Darah Awan
"Aku masih membenci setiap jejak yang tertinggal dari masa laluku, dan sekarang kamu mau menjadi bagian dari kebencianku?" tanyanya kepadaku. Aku terdiam. Tidak satu patah kata bisa keluar. Atmosfer yang dia ciptakan mencekikku. "Kala pertemuan pertama kita tempo kemarin, hatiku berkata ada sesuatu yang beda. Kini, bagiku, satu suatu itu seakan porak poranda masa lalu," ucapnya lemah. Dia menggelengkan kepala. "Tapi, dikau tak berkata apapun kala itu, hanya anggukan yang memancing murka diri. Namun, dikau telah merahasiakan paduka. Sekali ini, aku perkenan semua kembali dalam bayangan," komentarnya, "terima kasih." "Terima kasih," balasku pula. Rasanya sesak. Hanya itu yang bisa terucap dari lidahku. Entah kenapa, hubungan kami yang baru dimulai, perkenalan singkat yang berbeda ini, sudah diambang kehancuran.
10
33 Bab
WARUNG TENGAH MALAM
WARUNG TENGAH MALAM
Menceritakan tentang Kampung Sepuh dan kejadian di dalamnya sesudah cerita KUTUKAN LELUHUR. *** Ujang memutuskan untuk kembali ke kampung halaman setelah menyelesaikan kuliah demi memenuhi keinginan sang ibu. Toh, dia juga belum berhasil menemukan pekerjaan yang sesuai. Di kampung, sesuai permintaan sang ibu, Ujang menjaga warung peninggalan bapaknya. Hanya warung, itu yang ada di pikiran Ujang. Tetapi...satu per satu keanehan mulai terjadi. Lampu yang mendadak padam, suara-suara menganggu, dan berbagai hal-hal di luar nalar lainnya. Dia penasaran. Sebenarnya...ada apa dengan warungnya? Atau mungkin...bukan warung melainkan...kampungnya?
9.8
271 Bab
Di mana Rindu ini Kutitipkan
Di mana Rindu ini Kutitipkan
Adi Nugraha atau Nugie, lelaki muda yang besar dalam keluarga biasa. Namun karakternya saat ini terbentuk dari masa kecilnya yang keras. Nugie dididik orangtuanya menjadi seorang pejuang. Meskipun hidup tidak berkelimpahan harta, tapi martabat harus selalu dijaga dengan sikap dan kerendahatian. Hal itu yang membuat Nugie menjadi salah satu orang yang dipercaya atasannya untuk menangani proyek-proyek besar. Jika ada masalah, pelampiasannya tidak dengan amarah namun masuk dalam pekerjaannya. Seolah pembalasannya dengan bekerja, sehingga orang melihatnya sebagai seorang yang pekerja keras. Namun, sosok Nugie tetap hanya seorang lelaki biasaya. Lelaki yang sejak kecil besar dan terlatih dalam kerasnya hidup, ketia ada seorang perempuan masuk dalam hidupnya dengan kelembutan Nugie menjadi limbung. Kekosongan hatinya mulai terisi, namun begitulah cinta, tiada yang benar-benar indah. Luka dan airmata akan menjadi hiasan di dalamnya. Begitulah yang dirasakan Nugie, saat bertemu dengan Sally. Ketertatihan hatinya, membuat ia akhirnya jatuh pada Zahrah yang sering lebih manja. Hal itu tidak membuat Nugie terbebas dalam luka dan deritanya cinta, tapi harus merasakan pukulan bertubi-tubi karena harus menambatkan hatinya pada Sally atau Zahrah.
10
17 Bab
Menunggu Bulan
Menunggu Bulan
Berkisah tentang seorang tuan muda yang bernama Rayi jatuh cinta pada Raya, putri pembantunya. Raya yang masih belia tak menyadari perhatian yang diberikan Rayi padanya. Ia masih menjaga jarak tidak berani berharap banyak. Hingga suatu hari ibu Rayi berniat menjodohkan dengan putri cantik dari keluarga kaya yang bernama Hanum. Wanita itu sangat mengharapkan menantu yang baik yang jelas bibit, bebet, dan bobotnya yang kelak memberikan cucu dari kalangannya. Rayi tak dapat menolak permintaan wanita yang telah melahirkannya. Ia sangat takut penyakit jantung yang diderita ibunya kambuh yang akan ia sesali sepanjang hidup. Bagaimana nasib percintaan Rayi dengan Raya? Apakah Rayi bahagia menjalani kehidupan pernikahannya? Akankah Raya mendapat pengganti tuan muda? Kisah fiksi ini sangat seru untuk diikuti. Berlatar budaya Jawa dengan setting Jawa tengah dan pesantren, kisah Rayi dan Raya menjadi sangat menarik untuk disimak. Banyak nilai luhur yang disampaikan. Ajaran gama yang kental akan sangat menambah khazanah wawasan pembaca. Buka gembok, baca ceritanya, lalu vote. Kalian akan mendapatkani kejutan setiap babnya.
Belum ada penilaian
16 Bab
WARUNG SOTO MBOK KARSIEM
WARUNG SOTO MBOK KARSIEM
teror demi teror yang dialami Asna semenjak ia tahu rahasia warung soto Mbok karsiem. mahkuk-mahluk menyeramkan menghantui dan membuat hidup Asna tidak tenang
10
27 Bab
Di Balik Gunung, Ada Bulan yang Menunggu
Di Balik Gunung, Ada Bulan yang Menunggu
Aku, putri tunggal sang raja judi, lahir dan tumbuh di tengah darah serta intrik. Ayah demi melindungiku, membesarkan sembilan pria untuk menjadi perisai hidupku. Begitu dewasa, aku harus memilih satu di antara mereka sebagai tunanganku. Namun, tanpa ragu aku mencoret nama Dikta Maulana, meski dialah yang selama ini ada di hatiku. Karena aku masih ingat jelas… di kehidupan sebelumnya, tepat di hari pertunanganku, aku diculik musuh keluarga. Paku beracun ditancapkan menembus telapak tanganku. Dengan tubuh gemetar, aku menelepon Dikta, berharap dia menyelamatkanku. Tapi yang kudengar hanya suara dinginnya, suara yang menghancurkan seluruh harapanku. “Larisa, jangan pakai lelucon membosankan ini. Lokasimu jelas-jelas masih di kamar hotel!” “Demi mendapatkanku, kamu bahkan rela membuat drama murahan. Menjijikkan!” Lalu… tawa manja seorang wanita terdengar di ujung telepon. Air mataku jatuh, mataku terpejam penuh putus asa. Saat sangkar besi ditenggelamkan ke dasar laut, air asin yang dingin menyesakkan hidung dan mulutku. Di sanalah hidupku benar-benar berakhir. Namun ketika membuka mata kembali… aku berada di hari saat ayah memintaku memilih tunangan. Kali ini tanpa ragu, nama pertama yang kucoret adalah Dikta! Tapi di pesta pertunanganku dengan Tomi Kurniawan… Kenapa dia justru menangis, memohon agar aku menikah dengannya?
9 Bab

Pertanyaan Terkait

Pemilik Warung Menilai Tusuk Sate Tipis Aman Untuk Sate Lampung Atau Tidak?

4 Jawaban2025-09-03 09:48:32
Di warung-warung kecil yang sering kulewati, aku selalu memperhatikan detail kecil seperti tusuk sate — karena itu sering jadi indikator soal kualitas dan rasa. Buat sate Lampung yang dagingnya biasanya dipotong agak tebal dan berlemak, tusuk sate yang terlalu tipis memang berisiko: gampang melengkung saat diputar di atas bara, bisa gosong di bagian yang menonjol, atau bahkan patah saat ditancapkan. Selain itu, serpihan kayu kecil bisa nempel di daging kalau tusuknya kualitasnya buruk, dan itu bikin pelanggan nggak nyaman. Tapi tipis bukan berarti otomatis berbahaya kalau dipakai dengan cara yang benar. Untuk potongan kecil atau daging cincang yang dipadatkan, tusuk tipis bisa aman asalkan direndam cukup lama (30–60 menit) supaya nggak gampang terbakar, dan jangan memenuhi tusuk sampai terlalu penuh. Kalau aku yang pegang, aku lebih suka menukar tusuk tipis jika tampak retak, serta mengecek kebersihan dan sumber bambunya. Intinya: aman kalau disiplin dalam penanganan, tapi untuk kenyamanan dan ketahanan, tusuk yang sedikit lebih tebal lebih disarankan. Aku biasanya pilih yang agak tebal untuk sate Lampung agar hasilnya lebih konsisten dan pelanggan lebih puas.

Apa Menu Andalan Warung Jae Yang Wajib Dicoba?

5 Jawaban2025-11-12 22:02:32
Rasa pertama yang selalu bikin aku balik lagi ke Warung Jae itu bukan cuma karena lauknya, melainkan cara mereka meracik sambal: pedasnya berpadu manis, asam, dan aroma terasi yang pas. Menu andalan menurutku wajib dicoba: 'Ayam Goreng Kremes Jae' — kulitnya renyah, dagingnya juicy, dan kremesnya terasa gurih tanpa bikin eneg. Selain itu, jangan lewatkan 'Ikan Bakar Saus Dabu-dabu' yang segar; potongan jeruk nipis dan cabai rawit bikin rasa ikan melekat di lidah. Untuk yang doyan nasi campur, paduan sayur asem, tempe bacem, dan sambal khas warung ini jadi kombinasi juara yang kadang susah ditandingi warteg lain. Kalau mau sesuatu yang ringan buat santai sore, 'Tahu Telur' mereka punya tekstur empuk dan saus manis pedas yang nagih. Minum pendamping favoritku adalah 'Es Jeruk Madu'—segar, bagus untuk menetralkan rasa pedas. Intinya, pesan beberapa porsi kecil biar bisa coba banyak macam, dan jangan lupa minta ekstra sambal buat yang suka tantangan. Rasanya selalu kaya, hangat, dan bikin pulang dengan perut senang.

Apakah Warung Jae Menerima Pesanan Catering Untuk Acara?

1 Jawaban2025-11-12 10:54:39
Soal catering, Warung Jae umumnya menerima pesanan untuk acara — dari arisan kecil sampai acara kantor yang lebih besar — dan pengalamanku waktu pesan untuk reuni keluarga cukup mulus, jadi aku bisa jelasin alurnya biar kamu kebayang. Biasanya mereka menyediakan dua format utama: nasi kotak (nasi box) untuk acara yang butuh porsi individual, dan prasmanan untuk tamu yang makan di tempat. Minimal pemesanan seringkali sekitar 20-30 pax untuk nasi kotak dan sekitar 40 pax untuk prasmanan, tergantung hari dan jadwal mereka. Kisaran harga per orang bisa variatif; untuk paket standar yang isinya nasi, lauk ayam/tahu-tempe, sayur, dan sambal biasanya di angka Rp25.000–Rp40.000 per pax, sementara paket yang lebih premium dengan rendang/ayam bakar dan dessert bisa di Rp45.000–Rp70.000 per pax. Mereka minta deposit sekitar 20–30% saat booking untuk mengunci tanggal. Untuk waktu pemesanan, usahakan kontak 3–7 hari sebelumnya untuk acara kecil. Kalau acara besar (100 pax ke atas) atau permintaan khusus seperti menu internasional/halal khusus, lebih aman 1–2 minggu sebelum hari H. Warung Jae biasanya menerima pesan lewat WhatsApp atau telepon, dan kalau kamu follow akun Instagram mereka, sering ada update menu special yang bisa jadi pilihan. Pengantaran biasanya termasuk dalam radius tertentu (misal 5–10 km dari warung), di luar itu ada biaya antar tambahan. Kalau mau ada tata meja, pramusaji, atau pemanas makanan on-site, itu biasanya dihitung terpisah atau mereka bantu koordinasi dengan vendor sewa peralatan. Soal menu, aku suka saran kombinasi mereka: ayam bakar/goreng plus satu lauk yang lebih berat seperti rendang atau semur daging, sayur asem atau lodeh, sambal terpisah, lalapan, dan buah atau kue kecil sebagai penutup. Mereka juga bisa sediakan opsi vegetarian/vegan jika diinformasikan saat pemesanan. Tips praktis: minta porsi cadangan sekitar 5–10% dari jumlah tamu yang dikonfirmasi (biasanya mereka juga rekomendasi jumlah akhir 1–2 hari sebelum acara), dan minta kemasan sambal terpisah supaya tidak membuat lauk basah cepat lembek. Dari pengalaman pribadiku, komunikasi jelas adalah kunci: konfirmasi menu lengkap dan jumlah tamu 2 hari sebelum, simpan bukti transfer deposit, dan minta estimasi waktu pengantaran. Kalau mau memastikan kualitas, tanyakan apakah mereka bisa kirim foto presentasi prasmanan atau contoh nasi box terakhir yang mereka buat. Pesanan kami waktu itu sukses karena sambal dan ayamnya mendapatkan banyak pujian — jadi kalau kamu mau aman, ambil menu andalan mereka. Semoga acaranya berjalan lancar dan makanannya jadi bagian yang paling diingat tamu!

Apakah Warung Dilan Menyediakan Merchandise Resmi Film Dilan?

3 Jawaban2025-11-08 13:09:28
Gue pernah mampir ke salah satu toko yang pakai nama 'Warung Dilan' dan langsung kepikiran soal keaslian merch mereka. Dari pengamatan, tidak semua barang di sana selalu resmi—ada campuran antara produk berlisensi dan barang yang dibuat fans. Cirinya gampang dikenali: barang resmi biasanya punya label atau tag hak cipta, nomor lisensi, stiker hologram atau logo distributor film, dan kualitas bahan yang relatif rapi. Sementara suvenir buatan penggemar seringkali lebih murah, tanpa tag formal, atau desain yang dimodifikasi tanpa keterangan lisensi. Kalau kamu pengin memastikan, minta staf menunjuk tanda lisensi atau bukti kerjasama dengan pihak produksi film. Cek juga akun media sosial atau situs resmi film 'Dilan'—seringkali mereka mengumumkan mitra penjualan atau merchandise resmi. Kalau tidak ada bukti lisensi, anggap saja barang itu unofficial. Aku sendiri lebih nyaman beli yang ada bukti lisensi, karena lebih tahan lama dan mendukung kreator resminya. Tapi kalau sekadar buat koleksi pribadi dan modelnya keren, barang fan-made juga bisa jadi pilihan asalkan kamu sadar itu bukan produk resmi. Intinya, 'Warung Dilan' bisa saja menyediakan merchandise resmi, tergantung outlet dan periode (misal saat promosi film atau pop-up event). Jadi jangan malu tanya, cek label, dan bandingkan dengan sumber resmi sebelum putuskan beli. Kalau aku, selalu cari tanda lisensi dulu sebelum dompet keluar—namun tetap senang lihat kreativitas fans kapan pun.

Apa Saja Menu Spesial Di Warung Bu Eem Yang Wajib Dicoba?

1 Jawaban2025-08-22 05:15:24
Setiap kali saya mengunjungi warung Bu Eem, rasanya seperti kembali ke rumah—sesuatu tentang atmosfernya yang hangat membuat saya merasa nyaman. Menu spesial di warung ini memang sangat menggugah selera, dan saya pribadi punya beberapa favorit yang tak pernah saya lewatkan. Salah satu yang wajib dicoba adalah ‘Paket Nasi Goreng Spesial’. Apa yang membuatnya spesial? Nasi gorengnya memiliki bumbu yang kaya, ditambahkan dengan potongan ayam dan sayur segar, serta telur yang dipanggang dengan sempurna. Dan jangan lupakan sambal terasinya yang bikin lidah bergoyang! Saya ingat suatu malam, saat hujan di luar, saya memesan ini dan rasanya seperti pelukan hangat di dalam perut. Selain itu, ada menu ‘Sate Ayam’, yang bisa dibilang salah satu yang terbaik di kawasan ini. Dimasak dengan bumbu kacang yang lezat dan disajikan dengan lontong, setiap gigitannya terasa seperti festival rasa di mulut! Ada hal nostalgic saat saya menggigit sate ini—menggugah kenangan akan masa kecil saat menikmati makanan sederhana namun penuh cinta. Tidak jarang saya membagikan ini kepada teman-teman, dan mereka pun jatuh cinta! Dalam seminggu saya bisa 2-3 kali mampir hanya untuk menikmati sate Bu Eem. Jangan sampai terlewat juga ‘Kwetiau Siram’. Ini adalah menu yang sering saya pesan ketika saya butuh sesuatu yang sedikit berbeda. Kwetiau yang kenyal dengan daging sapi atau ayam, dicampur bersama sayuran segar dan saus yang kental, benar-benar memuaskan. Bagian terbaiknya? Sausnya! Saya sering berusaha meniru di rumah, tetapi rasanya tidak pernah pas, mungkin karena saya kurang menambahakan bumbu cinta seperti di warung ini. Terakhir, saya sangat merekomendasikan ‘Es Campur Bu Eem’. Setelah menikmati makanan berat, segeranya es campur menjadi penutup yang sempurna untuk makan malam. Campuran buah segar, agar-agar, dan sirup manis di atas es yang lembut membuat semuanya terasa menyegarkan. Saya ingat betapa bahagianya saya menyantap es ini setelah lelah seharian bekerja; membuat semua stres seolah menguap. Jika Anda punya kesempatan, pastikan untuk mencobanya! Warung Bu Eem adalah tempat yang membuat saya selalu ingin kembali. Selain menu spesial yang menggugah selera, atmosfirnya yang ramah membuat tempat ini begitu nyaman. Ketika Anda pergi, jangan ragu untuk berbagi pengalaman, karena mungkin kita bisa membandingkan favorit kita!

Bagaimana Ulasan Pelanggan Tentang Warung Bu Eem Di Media Sosial?

2 Jawaban2025-08-22 03:08:29
Sosial media saat ini adalah tempat yang ramai untuk berbagi pengalaman, terutama ketika datang ke makanan! Ketika melihat ulasan tentang Warung Bu Eem, banyak yang tampaknya jatuh cinta dengan atmosfernya yang hangat dan kuliner yang otentik. Di Instagram, misalnya, foto-foto makanan diunggah dengan caption yang menggugah selera. Penuh warna dan tampak segar, setiap piring seolah menceritakan kisahnya sendiri. Dari sambal terasi yang pedas menggiurkan hingga lauk klasik seperti ayam goreng yang renyah, pelanggan sering kali bisa merasakan keaslian dari setiap suapan. Saya teringat satu komentar yang berbunyi, 'Setiap kali datang ke sini, saya selalu merasa seperti di rumah sendiri dengan menu favorit saya!' Namun, tidak semua ulasan positif. Beberapa pelanggan mengeluhkan waktu tunggu yang agak lama, terutama saat akhir pekan ketika tempat tersebut ramai. Ada satu review yang menyebutkan, ‘Makanan enak, tetapi bersiaplah untuk menunggu!’ Ini adalah hal yang wajar, mengingat kualitas makanan yang cenderung menggoda banyak orang untuk mampir. Meskipun begitu, banyak yang mengatakan bahwa rasa makanan di Warung Bu Eem sangat layak untuk ditunggu. Hal lain yang sering disebutkan dalam komentar adalah keramahan pelayan. Banyak pelanggan merasa disambut dengan hangat, membuat mereka ingin kembali lagi. Satu ulasan menarik menyebutkan, 'Pelayan di sini selalu siap membantu dan memastikan pengalaman makan kami menyenangkan!' Itu adalah indikator kuat bahwa Warung Bu Eem lebih dari sekadar tempat makan; ini adalah tempat membangun kenangan. Jadi jika kamu sedang mencari pengalaman kuliner yang tidak hanya memuaskan perut tetapi juga jiwa, Warung Bu Eem tampaknya menjadi pilihan yang sempurna untuk dikunjungi!

Bagaimana Cara Menuju Warung Bu Eem Dengan Transportasi Umum?

2 Jawaban2025-08-22 00:54:34
Kalau bicara soal mencari warung Bu Eem, rasanya seperti mengikuti jejak sebuah petualangan yang ada di anime favoritku! Bayangkan, kamu punya misi untuk menemukan tempat makan legendaris. Pertama-tama, cek aplikasi peta yang kamu punya di handphone. Dari mana pun kamu berangkat, pasti gampang banget menentukan arah. Misalnya, kalau kamu mulai dari stasiun kereta, kamu bisa naik kereta sampai ke stasiun terdekat dengan lokasi warung. Setelah turun, lanjutkan perjalanan dengan angkutan umum seperti angkot atau bus yang mengarah ke daerah warung Bu Eem. Misalkan, kamu dapat naik angkot kuning yang cukup sering keluar dari stasiun itu. Tanyakan pada sopir, biasanya mereka sangat ramah dan tahu pasti arah ke mana yang kamu tuju. Selama perjalanan, nikmati suasana sekitar! Kalau kamu punya waktu, bisa juga melihat-lihat. Ketika sampai di dekat jalan yang dimaksud, perhatikan papan petunjuk arah. Iklan warung terkadang bisa jadi petunjuk tambahan. Sesampainya di warung, jangan lupa cicipi menu andalan mereka! Rasanya pasti bikin kamu teringat kembali pada perjalanan seru ini. Perpaduan dari berbagai aspek dalam perjalananmu, mulai dari transportasi, lingkungan sekitar, hingga makanan yang kamu nikmati pasti akan membuat pengalaman ini makin berkesan. Jangan ragu untuk berbagi pengalamanmu setelah menemukan lokasi warung tersebut, siapa tahu informasi itu bisa berguna bagi teman-teman yang lain!

Pemilik Warung Memilih Meja Warung Seperti Apa Yang Tahan Lama?

4 Jawaban2025-11-03 05:03:09
Hal yang selalu kugarisbawahi ketika memilih meja warung adalah: bahan dan konstruksi harus bisa tahan sehari-hari tanpa perlu diperbaiki setiap bulan. Aku pernah lihat warung kecil yang meja-mejanya cepat bobrok karena bagian sambungan cuma dilem tipis dan top table dari particle board murah. Pilihlah kayu keras seperti jati atau merbau kalau mau nuansa hangat—tapi pastikan tebalnya minimal 2–3 cm dan diberi finishing yang tahan air (marine varnish atau epoxy). Alternatif lebih praktis adalah tabletop stainless steel atau laminasi HPL di atas plywood marine-grade; mudah dibersihkan dan tahan noda minyak serta air. Kaki meja harus kuat: hollow besi dengan powder coating atau rangka lasan yang dipasang baut, jangan pakai paku atau lem semata. Perhatikan juga tepi meja (edge banding PVC) supaya lapisan laminasi tidak cepat terkelupas. Kaki diberi karet anti selip agar tidak karatan karena genangan dan supaya lantai tidak tergores. Investasi sedikit lebih mahal di awal biasanya menghemat waktu dan biaya perbaikan. Akhirnya, ukurannya disesuaikan dengan layout warung—meja yang terlalu besar merepotkan, terlalu kecil cepat jelek karena kepadatan penggunaan. Aku biasanya memilih kombinasi: top tahan air + rangka logam yang mudah dikencangkan bila goyang.
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status