Rest Area
Agaknya otakku memang merekam dengan apik sekali kejadian itu dan enggan aku melupakan sesekon pun waktu yang terjadi sembilan bulan yang lalu.
Mengenang Oktober Yang Berduka
Tetes air jatuh ke permukaan tanah
Ketika senja ditelan oleh cakrawala
Siluet mega tak nampak indah
Lebur bersama jiwa yang luka
Kepada Oktober dengan sejuta pesona
Biarkan rindu terbang pada kasih tercinta
Bersama api yang membakar hati yang lara
Sampaikan, keping hati kami berdua
Menangisku, jeritku, lebur bersama nestapa