Hidup di Dekapan Musuh Suamiku
timpal Sam, “Terakhir kali pergi sendirian dia malah tersesat dan bikin satu shared house panik, padahal udah lama tinggal di Lisbon.”
“DIEM SAM!”
Aku tertawa kecil. “Oke, aku temenin.”
Butik yang dipilih Jisoo berjarak dua puluh menit dari shared house, berada di jalan kecil dengan interior minimalis dan rak-rak baju yang tertata rapi.
Di dalamnya tidak hanya menjual baju, tapi juga ada salon kecil di pojoknya yang cukup ramai.
“Gimana kalo yang ini,” kataku sambil menyodorkan baju hijau emerald pada Jisoo.