Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
An English Writer

An English Writer

San Lin Tun
The novel is mainly about the forgotten British poet/writer named C. J Richards who lived in Burma/Myanmar in colonial times and he believed himself as a Burmophile. He served as I.C.S (Indian Civil Servant) and when he retired from I.C.S service, he was a D.C (District Commissioner) and he left for England a year before Burma gained its independence in 1948. He came to Burma in 1920 to work in civil service after passing the hardest I.C.S examination. He wrote several books on Burma and contributed many monthly articles to Guardian Magazine published in Burma from 1953 to 1974 or 1975. Though he wrote several books which had much literary merit to both communities, Britain and Burma (Myanmar), people failed to recognize him. The story has two parts: one part is set in the contemporary Yangon (then called Rangoon) in 2016 context and a young literary enthusiast named “Lin” found out unexpectedly the forgotten writer’s poetry book and there is surely a good deal of time gap that led him into a quest to know more about the author’s life. The setting is quite different comparing to colonial Burma and independence Myanmar (Burma), early twentieth century and 2016 which is a transitional period in Myanmar. The writer’s life is fictionalized in the novel and most of the facts are taken from his personal stories and other reference books. It is a kind of historical novel with a twist and it has comparatively constructed the two different periods in Myanmar history to convince readers, locally and abroad more about history, authorship, humanity, colonialism, and transitional development in Myanmar today.
History
6.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Ketika ibu Tiara meninggal mendadak, tiba-tiba ayahnya punya kebiasaan baru. Menulis surat. Setiap hari. Surat yang tidak pernah terkirim. Dan Tiara menyaksikan hidup menjauh dari mata ayahnya. Sosoknya ada, tetapi dia hidup dengan setengah nyawa. Menyaksikan cinta ayah ibunya, Tiara percaya belahan jiwa itu ada, cinta sejati itu nyata. Tiara terkonsep untuk percaya bahwa sebuah cinta romantis yang tak lekang oleh maut, bukan hanya sekadar teori yang ada dalam novel dan film. Ia ingin dicintai sedalam ayahnya mencintai ibunya. Sayang, cintanya selalu jatuh pada lelaki yang salah. Seumur hidup, Tiara hanya pernah mencintai dua lelaki. Ben, lelaki sempurna. Yang dengan setia ditunggunya enam tahun, tetapi kemudian mengkhianatinya. Lelaki yang ingin ia lupakan. Dan Tristan, lelaki tepat. Tetapi datang terlambat, karena ia telah menjadi milik orang lain. Lelaki yang harus ia lupakan. Namun, ketika berusaha menjauh dan mengenyahkan rasa, takdir malah mempertemukan kembali Tiara dan Tristan, di kota paling romantis di dunia: Venesia. Menghabiskan waktu setiap hari bersama, rasa yang belum sepenuhnya mengendap kembali naik ke permukaan. Sebagai wanita yang pernah merasakan sakitnya rasa pengkhianatan, kepala dan hati Tiara berperang. Akankah ia hanyut dan menjadi orang yang paling dibencinya? Atau haruskah ia sekali lagi menyingkir dan menghapus 'belahan jiwanya'? Catatan: Cerita tentang Bapak diilhami oleh kisah nyata. Visual ada di tiktok delatan_novel.
Romansa
103.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
En Vivo: La Hundí con Pruebas en Su Boda

En Vivo: La Hundí con Pruebas en Su Boda

Una empleada de mi empresa se fue a desahogarse en TikTok porque, según ella, yo no le aprobaba la licencia por matrimonio. “Tenemos un bajo índice de matrimonios, una baja natalidad, y es culpa de ustedes, malditos capitalistas. ¡Ni siquiera me apruebas la licencia por matrimonio! ¿Para ti solo soy una esclava? Me creí tus mentiras, eso de ‘vamos a ser una empresa de puras mujeres, una empresa amigable con las mujeres’, y mírate ahora: se te cayó la máscara; ya se te vio la cara de capitalista que exprime a la gente hasta dejarla seca.” El video explotó de la nada; un montón de jóvenes se sintieron identificados y se me fueron encima en redes, al punto de que hasta me mandaron navajas por correo. Yo, como jefa, me lancé a hacer un live y me le fui directo contra ella. “Lo siento, pero la licencia por matrimonio de Blanca no la voy a aprobar. Puede denunciar ante el Ministerio de Trabajo y pedir una audiencia de conciliación; si no hay acuerdo, puede demandarme en un juzgado laboral si quiere.” El live reventó de gente. Entre los que la apoyaban, aparecieron supuestos abogados y hasta se ofrecían a ayudarla gratis a demandarme, pero Blanca se quedó con el gesto tenso, como si no tuviera salida. “Yo solo quería mi licencia; nunca pensé en renunciar, y mucho menos en demandar a Samantha…”
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status