Chapter: 116. MALAM PENGHABISAN YANG MEMBARALangit menghadiahi tubuh Melody dengan kecupan basah dari atas hingga bawah, Melody mendesah dan terus begitu ketika lelaki itu terus mempermainkan dirinya. Kecupan bibir Langit menelusuri perut rata Melody, sedangkan wanita itu memilih memejamkan mata menikmati sentuhan hangat sang suami. Tanpa terasa celana pendek Melody sudah terlepas, dan menyisakan dalaman saja.Langit kecup liang surgawi Melody dibalik celana, hal itu membuat yang punya memekik terkejut karena perbuatan Langit padanya. Sekali tarik, celana dalam kuning itu terlempar entah ke mana.“Astaga,” pekik Melody diikuti desahan tak karuan.Ya, Langit membenamkan dirinya pada liang surgawi Melody. Bermain di sana sesuka hati, bahkan lidah panasnya sudah menari-nari di dalam.“Lang, aku mohon berhenti,” mohon Melody yang merasa tak tahan dengan hantaman gairah yang dia rasakan.Tubuh Melody mengeliat bukan main, meremas segala yang ada di sekitarnya. Rasa baru yang untuk pertama kali dia rasakan, dan ini sungguh lua
Last Updated: 2026-01-08
Chapter: 115. BADAI YANG SEBENTAR LAGI MENERJANGSebagian wanita ketika malam pertama pasti ingin memberikan penampilan yang terbaik untuk sang suami, seperti memakai lingerie atau tak memakai apa pun dibalik bathdrop. Tapi, kali ini Melody berbeda. Wanita itu sungguh tak tahu malu pada Langit dengan mengenakan pakaian tidur berwarna kuning motif spongebob, terlihat sexi memang dan itu membuat Langit ingin tersenyum.Tersenyum karena perpaduan sexy dan terlihat seperti anak kecil saja, tapi tak apa. Langit sangat tahu bagaimana sukanya Melody dengan warna kuning dan tentu saja dia tidak mempermasalahkan hal itu. “Lucu, ya,” ucap Melody menghampiri Langit yang duduk santai di Ranjang.“Iya, kamu lucu sekali. Saya ... aku kira kamu akan pakai lingerie,” balas Langit menepuk tempat tidur di sampingnya.“Rencana mau pakai itu, bahkan Bunda dan tante Lexa menyiapkan itu semua. Tapi, aku belum mau memakainya,” tawa Melody karena belum terbiasa memakai pakaian seperti itu, dan takut Langit menertawakan dirinya.“Tidak masalah, sesu
Last Updated: 2026-01-08
Chapter: 114. HAL KOTOR“Aish, bicara mulu, Bang. Adik kita sudah paham,” sahut Awan yang berada di belakang Bintang.“Siapa tahu mau test drive dulu,” balas Bintang.“Ngapain, test drive segala. Langsung tancap saja, biar cepet gol,” tambah Galaxy yang semakin menjadi.“Berhentilah, banyak yang antri di belakang kalian,” keluh Langit mengingatkan.Seperti biasa, Bintang dan Galaxy saling salah. Mereka selalu saja berisik dan berujung dengan pertengkaran yang absurb. Hal itu sudah sangat dipahami oleh Langit.“Selamat untuk kalian,” ucap Alfred yang diantar oleh Alby.“Terima kasih,” jawab Langit singkat.“Makasih kamu mau datang, Al. Aku seneng banget,” kata Melody seolah sudah melupakan semuanya.“Aku bahagia kalau kamu bahagia, Mel,” jawab Alfred begitu lega melihat Melody berbahagia seperti saat ini.Acara berlangsung sampai malam, dan hal tersebut membuat keduanya kelelahan. Langit sudah memesan kamar president suit untuk malam pertama mereka, dan kini keduanya telah sampai di Kamar setelah sem
Last Updated: 2026-01-06
Chapter: 113. TEST DRIVEIvander sampai malu sendiri melihat Melody yang begitu agresif mencium Langit lebih dulu, apalagi ini dihadapan umum dan hal itu membuat Ivander menggeleng kuat. “Kelakuan putri kamu,” keluh Ivander membuat Nada hanya tersenyum.“Maklum masih muda dan cinta-cintanya, hasrat mereka masih membara. Kayak kamu tidak pernah muda saja,” balas Nada yang bahagia melihat kedua tengah bermesraan.“Tapi, tidak dihadapan umum. Banyak anak-anak yang lihat,” ujar Ivander yang melihat juga banyak undangan yang membawa anak-anak mereka.“Sudah diam saja,” balas Nada yang ternyata Ivander begitu cerewet.Banyak orang bersorak ketika melihat sang pengantin berciuman, begitu mesra dan seolah dunia milik mereka sendiri.“Wooowww,” teriak Bintang.“Gaasss terus,” tambah Galaxy bersorak lebih keras lagi.Dansa masih berlanjut, para tamu dan undangan juga bisa ikut berdansa bersama. Saling menikmati berdua bersama pasangan, dan tentu saja dengan suasana yang romantis.“Ayo, kita berdansa,” ajak Na
Last Updated: 2026-01-06
Chapter: 112. JIWA RAGA“Saudara Langit Biru Mahapura bin Darel Mahapura, saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan putri saya Melody Cinta Mahaprana binti Ivander Mahaprana dengan mas kawin seperangkat alat shalat, uang senilai duapuluh sembilan juta seratus duapuluh dua ribu rupiah dan emas senilah duapuluh sembilan karat. Tunai.”Langit yang menjabat tangan Ivander, langsung membalas dengan tegas. “Saya terima nikah dan kawinnya Melody Cinta Mahaprana dengan mas kawin tersebut, tunai.”Langit mengucapkan ijab qabul tanpa ada kesalahan apa pun, Penghulu menatap saksi yang tidak lain adalah Bintang dan Galaxy.“Bagaimana saksi?” tanya penghulu pada kedua saksi.Bintang dan Galaxy saling pandang dan mengangguk. “Sah.”“Alhamdulilah.”Langit dan Melody saling pandang, tersenyum penuh arti. Lelaki tampan itu memakaikan cincin di jemari Melody, begitu pun sebaliknya.Melody mencium punggung tangan Langit yang sekarang sudah resmi menjadi suaminya, kemudian Langit mencium kening Melody cukup lama. Akh
Last Updated: 2026-01-05
Chapter: 111. MENANTI MOMEN“Ayah sama Bunda habis dari mana?” tanya Melody ketika melihat keduanya memasuki rumah.“Pergi ke rumah Langit,” jawab Ivander membuat Melody cemberut.“Curang, aku juga pengen ketemu Langit. Aku udah kangen banget sama dia,” cetus Melody membuat keduanya tersenyum.“Duduklah, ayah dan bunda ingin membicarakan sesuatu,” ajak Nada pada Melody yang sedang menggerutu tidak jelas. Melody sejenak berpikir, untuk apa orangtuanya menemui Langit secara tiba-tiba? Tidak mungkin ‘kan terjadi pembatalan pernikahan karena suatu hal.“Kenapa menatap seperti itu? Ayah tidak macam-macam dengan ayang beb kamu,” ujar Ivander karena melihat tatapan curiga dari Melody.“Siapa tahu aja? Melo ‘kan hapal sifat ayah gimana,” jawab Melody dengan santai.“Aish, dasar anak ini,” omel Ivander.“Sudahlah,” lerai Nada, “dengarkan bunda sebentar,” pinta sang Ibunda.“Emang ada apa, Bun? Kok, kayaknya serius banget,” jawab Melody menatap keduanya secara bergantian.Nada menjelaskan semua tentang ibu Lang
Last Updated: 2026-01-05
Chapter: 96. PERANG DIMULAILangkah Max menggema begitu ia memasuki aula utama perusahaan Gregory. Suasana yang semula riuh mendadak menegang. Beberapa orang spontan menoleh, sebagian menahan napas, sebagian lain saling bertukar pandang. Di sisi lain ruangan, Rosetta berdiri dengan tenang, diapit beberapa pria berpakaian hitam—pengawalnya. Tak jauh darinya, beberapa pemegang saham senior terlihat berdiri di belakang Rosetta, jelas menunjukkan keberpihakan mereka.“Kau cepat sekali datang, Max,” sapa Rosetta, nada suaranya ringan, nyaris mengejek.Max melangkah maju tanpa tergesa. Wajahnya tenang, tapi rahangnya mengeras. Dadanya bergemuruh, amarah dan kecemasan berkelindan, namun ia memaksa semuanya tetap tersembunyi.“Aku sudah tahu permainan licik yang kau mainkan,” ucapnya dingin. “Sekarang katakan di mana Athena.”Rosetta tertawa kecil, seolah pertanyaan itu hanyalah lelucon. “Wah, di saat seperti ini kau malah lebih mementingkan wanita itu.” Ia memiringkan kepala, tersenyum tipis. “Hebat juga pengaruhny
Last Updated: 2026-01-06
Chapter: 95. KUDETAAthena duduk di sisi ranjang Hans, jemarinya menggenggam tangan ayahnya yang terasa lebih hangat dibanding terakhir kali ia sentuh di rumah sakit. Mereka kini berada di sebuah vila tersembunyi milik Rosetta, jauh dari kota, dikelilingi pepohonan tinggi dan penjagaan ketat. Tempat itu sunyi, terlalu sunyi, seolah dunia luar tak pernah ada.Hans masih tertidur karena efek obat penenang, napasnya teratur meski wajahnya tampak jauh lebih pucat. Athena menunduk, dahinya menyentuh punggung tangan ayahnya.“Pa… akhirnya kita lepas,” bisiknya lirih, suaranya bergetar. “Kali ini Max tidak akan bisa menemukan kita.”Janji Rosetta ternyata bukan omong kosong. Hans benar-benar dibawa pergi, dijauhkan dari jangkauan Max. Dan kesadaran itu membuat dada Athena terasa sesak antara lega, bersalah, dan hancur bersamaan.Ketukan pelan terdengar di pintu.Athena menoleh. Pintu terbuka perlahan dan Athala masuk dengan langkah tenang, wajahnya tetap datar seperti biasa.“Nyonya Rosetta menunggumu,” u
Last Updated: 2025-12-31
Chapter: 94. HILANG TANPA JEJAKMax tiba di perusahaan Harrington dengan langkah tergesa, rahangnya mengeras sejak kaki pertama menginjak lantai lobi. Nalurinya berteriak ada sesuatu yang salah. Ia bahkan tak sempat menyapa siapa pun, langsung menuju lantai atas, ruang kerja Athena.Namun begitu pintu terbuka, ruangan itu kosong. Tidak ada Athena. Tidak ada suara ketikan. Tidak ada aroma kopi yang biasa menemani perempuan itu bekerja.Max berhenti tepat di ambang pintu.“Di mana Athena?” tanyanya dingin, suaranya menggema di ruangan yang sunyi.Norah yang berdiri tak jauh darinya tampak terkejut. “Nyonya tidak ada, Tuan.”“Apa maksudmu tidak ada?” Max berbalik tajam. “Sejak kapan?”Norah menelan ludah. “Tadi siang Nyonya masih di sini. Beliau meminta saya keluar sebentar untuk membelikan minuman. Tapi saat saya kembali, kantor ini sudah kosong.”Dada Max terasa mengencang. “Kau tidak melihat dia pergi?”Norah menggeleng cepat. “Tidak, Tuan. Saya juga heran. Biasanya Nyonya akan memberi tahu jika hendak kelua
Last Updated: 2025-12-29
Chapter: 93. SEMUA JELASIa memejamkan mata, namun bayangan itu tak mau pergi. Wajah Max yang tersenyum samar di tengah tragedi. Keheningan yang disengaja. Penantian sampai nyawa benar-benar hilang.Ia berharap, sungguh berharap bahwa kecelakaan itu hanyalah kecelakaan yang diperintahkan oleh orang lain, permainan kotor bisnis, atau tangan pihak lain. Ia masih bisa menerima itu. Masih bisa berdamai.Tapi ini. Ini adalah Max.Pria yang ia peluk semalam. Pria yang berjanji memulai segalanya dari awal. Pria yang berkata membenci pengkhianat.Athena tertawa kecil di sela isaknya, tawa pahit yang terdengar rapuh. Air matanya mengalir deras tanpa bisa dihentikan. Bukan hanya karena kehilangan tapi karena pengkhianatan yang jauh lebih kejam dari yang pernah ia bayangkan.Hatinya remuk. Kepercayaannya hancur. Dan untuk pertama kalinya sejak lama, Athena menyadari satu hal yang membuat tubuhnya menggigil ketakutan bahwa pria yang ia cintai adalah monster yang sesungguhnya.Athena menghapus sisa air matanya denga
Last Updated: 2025-12-29
Chapter: 92. FAKTA MENGERIKANAthala.Nama itu membuat Athena terdiam sejenak.Ia menoleh saat pintu ruang kerjanya terbuka, dan benar saja Athala berdiri di ambang pintu dengan ekspresi datar yang sulit ditebak. Athena segera berdiri, menyembunyikan keterkejutannya, lalu memberi isyarat halus agar Norah tidak masuk.“Masuk,” ucap Athena tenang. “Duduklah.”Athala melangkah masuk tanpa basa-basi, duduk di kursi di depan meja Athena. Tatapannya tajam, seolah sedang menimbang setiap gerak-gerik wanita di hadapannya.“Ada apa kau ke sini?” tanya Athena, suaranya terkendali meski dadanya terasa mengencang.Athala tidak langsung menjawab. Ia menautkan jarinya, lalu menatap Athena lurus-lurus.“Aku hanya ingin memastikan satu hal,” katanya akhirnya. “Apa benar kau sudah berbaikan dengan Tuan Max?”Pertanyaan itu membuat Athena terdiam. Ia menunduk perlahan. Bukan karena takut melainkan karena ia tahu, pertanyaan itu memang harus dijawab. Ini di luar rencana. Di luar skema yang selama ini ia bangun bersama Rosett
Last Updated: 2025-12-29
Chapter: 91. BALASANAthena berjinjit, jemarinya mencengkeram kerah jas Max seolah takut momen itu lenyap jika ia melepasnya. Bibirnya akhirnya menyentuh bibir pria itu, pelan, ragu, namun sarat emosi yang lama terpendam. Ada getar halus di dadanya, campuran lega, haru, dan keyakinan bahwa apa yang selama ini ia impikan akhirnya terwujud.“Aku mau, Max,” bisiknya lirih setelah mereka saling melepaskan diri, napasnya belum sepenuhnya teratur. “Kita bisa memulai semuanya dari awal.”Max tersenyum tipis, tangannya terangkat menahan tengkuk Athena, lalu ia menyatukan dahi mereka. Jarak sedekat ini membuat Athena bisa merasakan napas hangat Max, juga ketenangan yang selama ini jarang ia dapatkan darinya.“Syukurlah,” jawab Max pelan namun mantap. “Kita pasti bisa melakukan ini.”Kata-kata itu sederhana, namun bagi Athena terasa seperti janji yang lama ia tunggu. Setelah drama panjang rumah tangga mereka, pengkhianatan, luka masa lalu, dan berbagai insiden yang hampir menghancurkan mereka sepenuhnya, akhirn
Last Updated: 2025-12-19