author-banner
Ryanty_tian
Ryanty_tian
Author

Novels by Ryanty_tian

LANGIT penuh MELODY

LANGIT penuh MELODY

“Aku mencintaimu, Alfred.” Sejak dulu Melody hanya memandang satu pria, sahabatnya yang bernama Alfred. Namun, cintanya yang sejak lama dia rasakan harus bertepuk sebelah tangan karena Alfred mencintai wanita lain. Ungkapan cinta Melody pun hanya dianggap sebuah candaan semata. “Berhentilah bercanda, tidak lucu sama sekali, Melo.” Melody memutuskan untuk melupakan Alfred, dan datanglah pria dengan sejuta pesona yang mencintai dia dengan sempurna, Langit Mahapura. Mampukah Melody melupakan Alfred dan mencintai Langit?
Read
Chapter: 110. SURGA KEHIDUPAN
Nada lebih tenang dan ingin menyampaikan langsung pada Langit tentang hal ini. Rasa yang sudah lama dia pendam, dan akhirnya bisa dia keluarkan.“Aku tidak bisa merangkai kata, dan aku hanya bisa mengucapkan beribu terima kasih pada Ibu kamu,” ucap Nada kembali berkaca-kaca.“Dan maaf karena hal itu, kamu harus kehilangan seorang ibu dan kasih sayangnya, maaf,” lanjut Nada kembali menangis.Nada dulu ingin tahu siapa pendonornya, dan dia terkejut karena Melani sudah meninggal setelah mendonorkan ginjalnya. Nada merasa sedih dan bersalah, bukan karena Melani yang meninggal.Tapi karena Melani meninggal pasti membuat keluarganya sedih, bisa dibayangkan bagaimana kehilangan itu terasa begitu pilu. Ditinggal seseorang yang kita cintai, meski dengan alasan apa pun akan tetap terasa menyakitkan.Nada tak dapat membayangkan bagaimana kehidupan Langit setelah kehilangan Melani, apalagi umurnya masih terlalu kecil dan membutuhkan kasih sayang seorang ibu. Dan Langit sudah kehilangan itu.
Last Updated: 2026-01-04
Chapter: 108. PURE PERSAHABATAN
“Aku harap kita bisa berteman lagi seperti dulu,” pinta Alfred tak ingin kehilangan Melody meski hanya sebagai teman.“Tentu, kita akan tetap bersahabat,” jawab Melody begitu lega ketika hubungan dirinya dan Alfred bisa kembali seperti dulu. Alfred adalah sahabat yang baik, separuh hidupnya bersama lelaki itu. Meski saling menyakiti dan egois, tapi sahabat tetaplah sahabat.“Semoga kamu berbahagia dengan Langit,” pinta Alfred dengan sekuat tenaga.“Tentu, dan aku harap kamu juga bisa bahagia,” balas Melody tersenyum.“Aku juga menginginkan kata bahagia itu,” ujar Alfred memaksakan senyumnya.Melody sedikit penasaran mengenai Nesya, apa yang terjadi dengan hubungan mereka?“Emm, Nesya gimana?” tanya Melody hanya ingin tahu saja.“Dia hamil, dan aku ragu kalau itu adalah anakku,” jawab Alfred bimbang.Melody terkejut ternyata Nesya sudah hamil. “Ragu kenapa? Bukankah kalian sering melakukan hal itu?”“Kamu tahu?”Melody tertawa melihat keterkejutan yang diperlihatkan oleh Al
Last Updated: 2026-01-04
Chapter: 108. BERDAMAI DENGAN PERASAAN
Langit membuka laci yang di sampingnya, terlihat sebuah surat yang memang ditulis oleh sang Ibu. Ya, Langit sudah mengetahui surat wasiat yang dituliskan oleh Melani. Saat pulang bersama Melody, Langit sempat menanyakan hal itu pada Darel. Mereka bertemu dan sedikit berbicara perihal itu, dan lelaki itu juga ingin memastikan kalau itu memang keinginan sang Ibu.“Saya sudah tahu alasan dibalik meninggalnya, Ibu,” ucap Langit tak menunjukkan ekspresi apa pun pada Darel.Darel tentu terkejut karena Langit mengetahui hal ini, lelaki itu hanya tidak ingin Langit sedih karena kepergian Melani yang begitu tiba-tiba saat itu.“Apa yang ingin kamu ketahui?” tanya Darel yang mungkin sudah saatnya Langit tahu semua tentang hal ini, dan bisa memperbaiki hubungan mereka.“Kenapa Anda menyembunyikan ini semua? Saya putra kalian, saya juga berhak untuk tahu hal itu!” tegas Langit menatap Darel dingin.“Maaf, aku hanya berpikir kamu terlalu kecil untuk tahu hal itu,” jawab Darel tersenyum masa
Last Updated: 2026-01-03
Chapter: 107. RIWAYAT PENERIMA
“Papa jangan bercanda,” jawab Alfred tertawa.“Papa serius, dulu Papa sangat mencintai Nada di saat wanita itu sudah menikah dengan Ivander. Papa juga berusaha keras meyakinkan tante Nada supaya kembali bersamaku,” cerita Alby.Alfred tidak menyangka kalau Alby juga merasakan hal yang sama dengannya saat ini, dan sungguh fakta yang membuat dirinya berakhir seperti Alby.“Tapi semua tetaplah tidak mudah, Nada mencintai Ivander lebih dari segalanya. Dan Nada terlihat begitu bahagia ketika bersama dia,” lanjutnya, “dan Papa lebih memilih merelakan hal itu, ikhlas melihat Nada bahagia dengan pilihannya. Memang berat, tapi pasti bisa terlewati.”“Apa aku harus merelakan Melo?” tanyanya.“Jika Melo sudah mencintai yang lain, maka relakan dia. Papa yakin kamu akan mendapatkan wanita yang lebih baik lagi,” jawab Alby menepuk pundak Alfred berkali-kali.Sepertinya memang benar yang dikatakan oleh Alby, mungkin Alfred harus berusaha merelakan Melody untuk Langit. Melihat wanita itu bahagi
Last Updated: 2026-01-02
Chapter: 107. SEPERTINYA BESAR
Telinga Langit merasa gatal mendengar desahan nikmat film yang ditonton oleh Melody, tampak wanita itu begitu serius menatap laptop tanpa berpaling sedikit pun. Apa Melody tidak merasakan apa pun ketika menonton film itu? “Dasar penakut, nonton film beginian aja takut,” ejek Melody bergumam sendiri.Mendengar Melody mengatakan hal itu tentu membuat Langit tidak terima, dia tidak takut dan hanya tak ingin terbawa suasana yang membuatnya melayang.“Padahal filmnya nggak melulu tentang begituan aja,” ujar Melody berbicara sendiri karena dia tahu kalau Langit sudah tertidur.“Sudah nontonnya, tidurlah,” kata Langit membuat Melody menoleh.“Berisik, ya,” jawab Melody melebarkan senyumnya.“Tidak berisik, tapi geli mendengarnya,” kata Langit menatap Melody yang tampak berbeda ketika seperti ini. “Ya, udah nggak usah dengar,” balas Melody kembali melihat film tersebut.“Saya punya telinga dan masih 100% mendengar dengan jelas,” sahut Langit langsung.“Tidur aja.”Langit gemas ka
Last Updated: 2026-01-02
Chapter: 105. AJAKAN YANG MENGGODA
“Iya, aku ingin melepas lelahku,” jawab Melody rasanya begitu lega meninggalkan Alfred dan mengungkapkan isi hatinya.“Kamu bilang apa nanti kalau ditanya sama ayah kamu?” tanya Langit memastikan.“Gampang, tinggal bilang pergi sama kamu,” jawab Melody dengan santai, “Ayah pasti udah mengerti, Honey. Kayak kita masih anak kecil aja.”“Baiklah kalau begitu.”Langit dan Melody saling bercerita dan mungkin saatnya dia ingin menanyakan perihal Darel pada Langit.“Memang hubunganmu dan papa kamu begitu buruk?” tanya Melody hanya menebak.“Bisa dikatakan begitu, sejak kecil saya selalu sendiri dan tidak mendapatkan kasih sayang darinya. Bahkan ketika Ibu pergi, dia malah semakin sibuk lalu menikah lagi. Saya selalu sendiri, entah itu sedih maupun senang. Dan satu-satunya yang menguatkan saya adalah gelang yang kamu berikan,” cerita Langit mengingat masa lalu yang sedikit menyedihkan.“Tante Roseline apa nggak memperlakukanmu dengan baik?” tanya Melody lagi, karena penasaran tentang h
Last Updated: 2026-01-01
Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk

Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk

Athena Harrington jatuh cinta pada Maxwell Gregory, pria yang ada di saat dia mengalami keterpurukan dan mengulurkan tangan di saat semua orang meninggalkannya. “Aku menyerahkan semuanya. Harga diriku. Hidupku. Bahkan mimpiku tentang cinta dan pernikahan. Semua kubuang untukmu, Max. Tapi sekali saja kau tidak pernah melihat hatiku.” Hal menyedihkan harus Athena rasakan adalah menjalani pernikahan bahagia namun hanya dia satu-satunya yang mengira pernikahan ini nyata. Mampukah Athena bertahan dengan pernikahan yang diciptakan oleh Max? Atau memilih pergi meninggalkan Max dengan segala luka yang dia miliki.
Read
Chapter: 95. KUDETA
Athena duduk di sisi ranjang Hans, jemarinya menggenggam tangan ayahnya yang terasa lebih hangat dibanding terakhir kali ia sentuh di rumah sakit. Mereka kini berada di sebuah vila tersembunyi milik Rosetta, jauh dari kota, dikelilingi pepohonan tinggi dan penjagaan ketat. Tempat itu sunyi, terlalu sunyi, seolah dunia luar tak pernah ada.Hans masih tertidur karena efek obat penenang, napasnya teratur meski wajahnya tampak jauh lebih pucat. Athena menunduk, dahinya menyentuh punggung tangan ayahnya.“Pa… akhirnya kita lepas,” bisiknya lirih, suaranya bergetar. “Kali ini Max tidak akan bisa menemukan kita.”Janji Rosetta ternyata bukan omong kosong. Hans benar-benar dibawa pergi, dijauhkan dari jangkauan Max. Dan kesadaran itu membuat dada Athena terasa sesak antara lega, bersalah, dan hancur bersamaan.Ketukan pelan terdengar di pintu.Athena menoleh. Pintu terbuka perlahan dan Athala masuk dengan langkah tenang, wajahnya tetap datar seperti biasa.“Nyonya Rosetta menunggumu,” u
Last Updated: 2025-12-31
Chapter: 94. HILANG TANPA JEJAK
Max tiba di perusahaan Harrington dengan langkah tergesa, rahangnya mengeras sejak kaki pertama menginjak lantai lobi. Nalurinya berteriak ada sesuatu yang salah. Ia bahkan tak sempat menyapa siapa pun, langsung menuju lantai atas, ruang kerja Athena.Namun begitu pintu terbuka, ruangan itu kosong. Tidak ada Athena. Tidak ada suara ketikan. Tidak ada aroma kopi yang biasa menemani perempuan itu bekerja.Max berhenti tepat di ambang pintu.“Di mana Athena?” tanyanya dingin, suaranya menggema di ruangan yang sunyi.Norah yang berdiri tak jauh darinya tampak terkejut. “Nyonya tidak ada, Tuan.”“Apa maksudmu tidak ada?” Max berbalik tajam. “Sejak kapan?”Norah menelan ludah. “Tadi siang Nyonya masih di sini. Beliau meminta saya keluar sebentar untuk membelikan minuman. Tapi saat saya kembali, kantor ini sudah kosong.”Dada Max terasa mengencang. “Kau tidak melihat dia pergi?”Norah menggeleng cepat. “Tidak, Tuan. Saya juga heran. Biasanya Nyonya akan memberi tahu jika hendak kelua
Last Updated: 2025-12-29
Chapter: 93. SEMUA JELAS
Ia memejamkan mata, namun bayangan itu tak mau pergi. Wajah Max yang tersenyum samar di tengah tragedi. Keheningan yang disengaja. Penantian sampai nyawa benar-benar hilang.Ia berharap, sungguh berharap bahwa kecelakaan itu hanyalah kecelakaan yang diperintahkan oleh orang lain, permainan kotor bisnis, atau tangan pihak lain. Ia masih bisa menerima itu. Masih bisa berdamai.Tapi ini. Ini adalah Max.Pria yang ia peluk semalam. Pria yang berjanji memulai segalanya dari awal. Pria yang berkata membenci pengkhianat.Athena tertawa kecil di sela isaknya, tawa pahit yang terdengar rapuh. Air matanya mengalir deras tanpa bisa dihentikan. Bukan hanya karena kehilangan tapi karena pengkhianatan yang jauh lebih kejam dari yang pernah ia bayangkan.Hatinya remuk. Kepercayaannya hancur. Dan untuk pertama kalinya sejak lama, Athena menyadari satu hal yang membuat tubuhnya menggigil ketakutan bahwa pria yang ia cintai adalah monster yang sesungguhnya.Athena menghapus sisa air matanya denga
Last Updated: 2025-12-29
Chapter: 92. FAKTA MENGERIKAN
Athala.Nama itu membuat Athena terdiam sejenak.Ia menoleh saat pintu ruang kerjanya terbuka, dan benar saja Athala berdiri di ambang pintu dengan ekspresi datar yang sulit ditebak. Athena segera berdiri, menyembunyikan keterkejutannya, lalu memberi isyarat halus agar Norah tidak masuk.“Masuk,” ucap Athena tenang. “Duduklah.”Athala melangkah masuk tanpa basa-basi, duduk di kursi di depan meja Athena. Tatapannya tajam, seolah sedang menimbang setiap gerak-gerik wanita di hadapannya.“Ada apa kau ke sini?” tanya Athena, suaranya terkendali meski dadanya terasa mengencang.Athala tidak langsung menjawab. Ia menautkan jarinya, lalu menatap Athena lurus-lurus.“Aku hanya ingin memastikan satu hal,” katanya akhirnya. “Apa benar kau sudah berbaikan dengan Tuan Max?”Pertanyaan itu membuat Athena terdiam. Ia menunduk perlahan. Bukan karena takut melainkan karena ia tahu, pertanyaan itu memang harus dijawab. Ini di luar rencana. Di luar skema yang selama ini ia bangun bersama Rosett
Last Updated: 2025-12-29
Chapter: 91. BALASAN
Athena berjinjit, jemarinya mencengkeram kerah jas Max seolah takut momen itu lenyap jika ia melepasnya. Bibirnya akhirnya menyentuh bibir pria itu, pelan, ragu, namun sarat emosi yang lama terpendam. Ada getar halus di dadanya, campuran lega, haru, dan keyakinan bahwa apa yang selama ini ia impikan akhirnya terwujud.“Aku mau, Max,” bisiknya lirih setelah mereka saling melepaskan diri, napasnya belum sepenuhnya teratur. “Kita bisa memulai semuanya dari awal.”Max tersenyum tipis, tangannya terangkat menahan tengkuk Athena, lalu ia menyatukan dahi mereka. Jarak sedekat ini membuat Athena bisa merasakan napas hangat Max, juga ketenangan yang selama ini jarang ia dapatkan darinya.“Syukurlah,” jawab Max pelan namun mantap. “Kita pasti bisa melakukan ini.”Kata-kata itu sederhana, namun bagi Athena terasa seperti janji yang lama ia tunggu. Setelah drama panjang rumah tangga mereka, pengkhianatan, luka masa lalu, dan berbagai insiden yang hampir menghancurkan mereka sepenuhnya, akhirn
Last Updated: 2025-12-19
Chapter: 90. KEPUTUSAN
“Apa yang terjadi dengan bayi kita?” Max seketika ikut memegangi perut Athena.Sejenak Athena terdiam, bukan karena sikap Max yang memegangi perutnya. Tapi lebih pada perkataan pria itu, bayi kita. Ya, ia tak salah dengar kalau Max mengatakan hal itu. Biasanya pria itu selalu menyebut bayi milikku dan tak pernah menganggap Athena sedikit pun, tapi kini berbeda.Athena tersenyum dan menggeleng, “bayi kita baik-baik saja.”“Lalu kenapa kau memegangi perutmu? Jika tidak nyaman kita bisa ke rumah sakit,” kata Max kini mulai menunjukkan perhatiannya.Athena menggeleng, dan melebarkan senyumnya. “Aku lapar, aku malu jika kau mendengarnya maka aku memegangi perutku.”Max terdiam, ia pun ikut tersenyum.“Kalau begitu ayo kita makan, maaf membuat kalian menunggu lama,” ajak Max mengulurkan tangannya.Athena dengan senang hati menyambut tangan Max, ia tersenyum tipis dan berjalan mengikuti suaminya itu. Begitu sampai, Max menarik kursi supaya Athena duduk dengan nyaman. “Ini untukmu,”
Last Updated: 2025-11-15
You may also like
Biarkan Aku Pergi!
Biarkan Aku Pergi!
Romansa · Selatan Dangkal
6.1M views
Saat Matanya Terbuka
Saat Matanya Terbuka
Romansa · Kesunyian Sederhana
4.7M views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status