author-banner
Pita
Pita
Author

Novelas de Pita

Cinta Di Balik Tanda Tangan

Cinta Di Balik Tanda Tangan

Baginya,Aluna hanya alat. Bagi Aluna, Leonard adalah kutukan. Tapi siapa sangka, tanda tangan yang dipaksakan justru membuka pintu menuju cinta tak terduga. Saat hidup Aluna yang sederhana berubah drastis karena harus menikah dengan Leonard Alvaro — seorang CEO muda yang dingin, arogan, dan menyimpan luka masa lalu — ia tak pernah menyangka akan terseret ke dunia penuh intrik, penghinaan, dan rahasia keluarga yang gelap. Leonard tidak menginginkannya. Bagi Leonard, Aluna hanyalah gadis miskin yang terpaksa ia nikahi demi menyelamatkan warisan dan reputasi keluarga. Ia memperlakukannya tanpa hati, tanpa simpati. Tapi, di balik sikap dinginnya, tersembunyi luka lama yang belum sembuh. Aluna mencoba bertahan. Ia tak meminta cinta, hanya sedikit penghargaan. Namun, semakin ia mencoba menjauh, semakin kuat ikatan yang tanpa sadar tumbuh di antara mereka. Ketika kebencian perlahan berubah menjadi perhatian... Ketika pernikahan palsu mulai terasa nyata... Dan ketika kebenaran masa lalu terbongkar, apakah cinta bisa menjadi penyelamat... atau justru penghancur?
Leer
Chapter: bab 150 Ending:Tempat pulang yang menetap.
Pagi datang dengan cahaya yang lembut, tidak menyilaukan. Leonard bangun lebih dulu,karena kebiasaan baru: memastikan hari dimulai tanpa tergesa. Ia menoleh. Aluna masih tidur, napasnya teratur, wajahnya damai. Leonard tersenyum kecil.Beberapa bulan terakhir berjalan seperti itu. Tidak ada lompatan besar, tidak ada perayaan yang direncanakan. Hanya hari-hari yang dipilih untuk tinggal. Hingga suatu pagi, Aluna memanggilnya dari dapur dengan suara yang berbeda.“Leonard,” katanya pelan, “kita perlu bicara.”Leonard datang dengan tenang. Di meja, ada secangkir teh yang sudah mendingin dan selembar kertas kecil. Aluna tidak menunggu lama untuk menjelaskan. Ia hanya menggeser kertas itu ke arah Leonard.Dua garis tipis,Leonard menatapnya beberapa detik,cukup lama untuk memahami, cukup singkat untuk yakin. Ia mengangkat wajahnya, mata mereka bertemu, dan di sana tidak ada ketakutan yang dulu sering muncul. Yang ada hanya rasa hadir yang utuh.
Última actualización: 2026-02-18
Chapter: bab 149 hari yang dipilih untuk tinggal.
Pagi setelah itu tidak membawa pengumuman apa pun,tidak ada perubahan besar yang bisa ditunjuk dan disebut sebagai awal. Leonard bersiap seperti biasa, Aluna merapikan hal-hal kecil yang sempat tertinggal. Namun ada satu perbedaan yang tidak perlu dicari,keduanya bergerak tanpa beban yang dulu tak pernah benar-benar pergi.Leonard berangkat ke kantor dengan langkah yang sama seperti hari-hari sebelumnya. Bedanya, ia tidak lagi memeriksa ulang pikiran sendiri di sepanjang jalan,tidak ada dialog batin yang menimbang kemungkinan terburuk. Ia tiba, bekerja, berbicara seperlunya, dan menyelesaikan apa yang perlu diselesaikan.Di tengah hari, Leonard berhenti sejenak di depan jendela ruangannya. Kota bergerak seperti biasa. Orang-orang berjalan dengan tujuan masing- masing,ia tidak merasa harus mengatur semuanya agar tetap berada di jalur aman. Ia membiarkan hidup berjalan dan ikut berjalan di dalamnya.Sore datang tanpa drama. Leonard pulang tepat waktu, membaw
Última actualización: 2026-02-17
Chapter: bab 148 yang tidak lagi ragu
Pagi datang dengan cahaya yang lebih bersih. Hujan semalam menyisakan udara dingin yang menenangkan, seolah dunia baru saja dibasuh tanpa diminta. Leonard bangun lebih awal, kali ini tanpa jeda panjang,karena tubuhnya siap. Di dapur, Aluna sudah lebih dulu terjaga. Ia menata dua piring sarapan sederhana,tidak ada menu khusus,tidak ada usaha untuk membuat pagi terasa istimewa,namun justru di sanalah keistimewaannya tinggal. “Kamu kelihatan lebih ringan,” kata Aluna sambil menuang air hangat. Leonard duduk. “Karena aku tidak membawa apa pun dari kemarin.” Aluna mengangguk. Mereka makan tanpa terburu, tanpa percakapan panjang. Sendok bertemu piring, pagi berjalan apa adanya. Hari itu, Leonard tidak langsung ke kantor. Ia mengambil waktu setengah hari,keputusan yang dulu selalu ia timbang berulang kali. Kini, keputusan itu hadir tanpa debat di dalam kepala. Ia dan Aluna berjalan keluar rumah, menyu
Última actualización: 2026-02-16
Chapter: bab 147 hal yang mulai mengakar.
Hari-hari berikutnya tidak membawa perubahan yang bisa ditunjuk dengan jelas, namun ada sesuatu yang mulai mengendap,seperti tanah yang perlahan memadat setelah lama diguyur hujan. Leonard merasakannya saat ia bangun pagi tanpa dorongan untuk segera berdiri. Aluna merasakannya ketika ia menata hari tanpa perlu memastikan apa pun pada siapa pun.Pagi itu, Aluna menyiapkan sarapan dengan menu yang sama seperti kemarin,tidak ada niat untuk variasi, dan tidak ada rasa bosan. Leonard memperhatikannya dari kursi makan, menyadari bahwa pengulangan kini terasa aman, bukan menjemukan.“Kita sudah beberapa hari begini,” kata Leonard, lebih seperti pengamatan.Aluna mengangguk. “Dan tidak ada yang terasa tertinggal.”Leonard tersenyum kecil. Ia berangkat kerja dengan pikiran yang tidak lagi memantul ke banyak arah. Di kantor, satu proyek lama akhirnya memasuki fase akhir,tanpa drama, tanpa perayaan besar. Ia menandatangani berkas terakhir dan menyerahkannya
Última actualización: 2026-02-15
Chapter: bab 146 arah yang dibiarkan tumbuh.
Pagi berikutnya terasa sama, namun tidak pernah benar-benar serupa. Leonard membuka mata dengan kesadaran yang pelan: hari tidak berulang, ia hanya bergerak dengan cara yang lebih lembut. Aluna sudah bangun lebih dulu, duduk di dekat jendela dengan selimut tipis di bahunya, menatap halaman yang masih basah oleh sisa embun.Leonard mendekat tanpa suara. Ia berdiri di belakang Aluna beberapa detik, lalu duduk di lantai, menyandarkan punggung pada sisi kursi. Tidak ada sapaan. Tidak ada kebutuhan menandai momen.“Ada hari-hari,” ucap Aluna akhirnya, “yang dulu akan membuatku gelisah.”Leonard mengangkat kepala. “Sekarang?”“Sekarang justru membuatku ingin diam lebih lama.”Leonard tersenyum kecil. Ia memahami pergeseran itu,dari ingin memastikan, menjadi ingin merasakan.Di kantor, Leonard menjalani hari tanpa agenda yang penuh. Beberapa hal diserahkan sepenuhnya pada tim. Ia hadir jika diminta, mundur jika tidak diperlukan. Tidak a
Última actualización: 2026-02-14
Chapter: bab 145 hari yang tidak ditahan.
Pagi itu datang dengan suara biasa,air mengalir di kamar mandi, langkah pelan di lantai, bunyi cangkir bertemu meja, Leonard dan Aluna bergerak seperti kemarin, dan entah bagaimana, itu terasa cukup.Leonard berangkat sedikit lebih siang, karena tidak ada alasan untuk berangkat lebih awal. Di perjalanan, lampu lalu lintas memaksanya berhenti lebih lama dari biasanya. Ia tidak mengeluh. Ia memandang keluar, melihat orang-orang menyeberang dengan langkah masing-masing. Tidak ada satu pun yang tampak salah.Di kantor, sebuah diskusi kecil berlangsung di ruang terbuka. Leonard ikut duduk, mendengar tanpa memotong. Ketika pendapatnya diminta, ia menjawab singkat, tidak menutup kemungkinan lain. Diskusi itu berakhir tanpa kesimpulan final dan tidak ada yang gelisah karenanya.“Besok kita lanjut,” kata salah satu dari mereka.Leonard mengangguk. “Baik.”Menjelang siang, Brayen mengirim pesan singkat: Makan bareng?Leonard membalas: Nant
Última actualización: 2026-02-13
Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Dikhianati keluarga. Ditinggalkan oleh orang tua. Disingkirkan dari takhta. Dan tetap berdiri demi cinta serta balas dendam. Pangeran Mahkota Jagatra Eduardo Batistuta adalah pewaris sah Kerajaan Aethelgard Silvanus. Namun tujuh saudaranya, bahkan Raja dan Ratu sendiri, merencanakan segala cara untuk menyingkirkannya. Mereka ingin Kaesar, anak kesayangan, menjadi raja berikutnya. Selama bertahun-tahun Jagatra buta akan kebencian keluarganya. Sampai akhirnya, di usianya yang ke-25, semua topeng tersingkap dan darah pertama tertumpah. Saat balas dendam mulai ia jalankan, hidupnya dipenuhi dilema. Ia jatuh cinta pada Audina, gadis sederhana dari rakyat jelata. Namun cinta mereka dipenuhi duri fitnah, perbedaan kasta, hingga hadirnya putri dan pangeran lain yang mencoba merebut hatinya. Mampukah Jagatra bertahan dari pengkhianatan demi pengkhianatan? Akankah ia berhasil membalaskan dendam, merebut takhta, sekaligus mempertahankan cintanya? Satu hal yang pasti hanya darah dan cinta sejati yang akan menobatkannya sebagai Raja.
Leer
Chapter: bab 237 Michael diesksekusi.
Fajar belum benar-benar datang di Aethelgard.Langit masih kelabu. Udara masih dipenuhi bau asap dan darah.Namun di halaman dalam istana… sesuatu yang lebih dingin dari perang sedang dipersiapkan.Sebuah hukuman.Tahanan yang Dibawa KeluarRantai besi bergemerincing pelan.Michael Lloris berjalan di tengah barisan prajurit. Tangannya terikat. Langkahnya berat. Namun wajahnya… justru terlalu tenang.Beberapa pelayan yang melihat dari kejauhan langsung menunduk ketakutan.Karena mereka tahu siapa pria itu.Seorang pangeran kerajaan.Dan pagi ini… ia diperlakukan seperti pengkhianat biasa.Di balkon atas halaman eksekusi, beberapa bangsawan berdiri dalam diam.Tidak ada yang berani bicara.Karena perintah ini datang langsung dari Kaesar.Dan tidak seorang pun berani menentangnya sekarang.Di lorong menuju aula utama, seorang prajurit berlari tergesa.“Paduka Cristian!”Cristian langsung menoleh.“Apa?”Prajuri
Última actualización: 2026-05-16
Chapter: bab 236 lucas hilang.
CLANG!Benturan pedang kembali menggema di aula utama.Kaesar menyerang tanpa jeda.Tanpa ritme.Tanpa kendali.Setiap ayunan dipenuhi kemarahan yang selama ini ia tahan.Sementara Jagatra…tetap bertahan.Lantai marmer retak sedikit demi sedikit.Tiang aula bergetar setiap kali logam bertemu logam.Prajurit di luar pintu mulai gelisah.Bahkan mereka yang setia pada Kaesar…mulai takut melihatnya sekarang.Karena pria di depan singgasana itu…tidak lagi terlihat seperti pangeran.Ia terlihat seperti seseorang yang siap menghancurkan apa pun di depannya.Sesuatu yang Tidak DisadariLucas berdiri beberapa langkah di belakang Jagatra.Matanya terus bergerak.Mengamati.Bukan hanya pertarungan.Tapi seluruh aula.Dan semakin lama ia memperhatikan…semakin jelas satu hal:Ada yang salah.Di balik pilar besar sisi kanan aula…beberapa prajurit berdiri terlalu diam.Tidak ikut panik.
Última actualización: 2026-05-15
Chapter: bab 235 kaesar mengamuk.
Aula utama Aethelgard malam itu terasa seperti medan perang yang ditahan paksa.Tidak ada pasukan yang berteriak.Tidak ada dentuman besar.Namun tekanan di udara…cukup untuk membuat siapa pun sulit bernapas.Jagatra berdiri di depan tangga singgasana.Tenang.Diam.Namun matanya… tidak pernah lepas dari Kaesar.Sementara di seberangnya…Kaesar masih berdiri santai.Terlalu santai.Seolah semua kekacauan malam ini hanyalah permainan yang sudah ia menangkan sejak awal.Kalimat yang Menyulut Segalanya“Lucas berhenti.”Kaesar tersenyum tipis.“Michael tertangkap.”Ia melangkah turun satu anak tangga.“Justin diburu.”Langkah berikutnya.“Dan Rafka…”matanya menyipit,“…akhirnya mulai bergerak seperti orang yang putus asa.”Jagatra tetap diam.Namun Lucas yang berdiri di belakangnya mengepalkan tangan lebih kuat.Kaesar melihat itu.Dan tertawa kecil.“Kalian benar-benar masih b
Última actualización: 2026-05-14
Chapter: bab 234 cristian yang tetap setia.
Lorong panjang menuju aula utama terasa semakin dingin.Api di luar istana mulai meredup.Namun ketegangan di dalam Aethelgard…justru semakin membesar.Cristian berjalan di depan.Ellisha mengikuti beberapa langkah di belakangnya.Nara tetap mendampingi dengan wajah cemas.Suasana di antara mereka sunyi.Namun bukan sunyi yang canggung.Melainkan sunyi… dari terlalu banyak pikiran yang belum sempat diucapkan.Di setiap persimpangan lorong, prajurit berjaga.Beberapa langsung menegang saat melihat Cristian.Karena tatapan pangeran itu malam ini… berbeda.Lebih tajam.Lebih dingin.Namun satu hal tidak berubah:ia tetap berjalan lurus.Tidak ragu.Tidak berbalik.Seolah apa pun yang terjadi di depan sana…ia sudah memutuskan akan tetap maju.Ellisha mempercepat langkah sedikit.“Paduka Cristian…”Cristian menoleh sekilas.“Kenapa Anda masih bertahan?”Pertanyaan itu membuat langkah Cr
Última actualización: 2026-05-13
Chapter: bab 233 Hati ellisha hancur.
Koridor istana Aethelgard malam itu terasa asing.Sunyi.Namun bukan sunyi yang damai.Melainkan sunyi… setelah terlalu banyak tangisan ditahan.Langkah yang Tidak TenangEllisha berjalan pelan di lorong dekat ruang penyembuhan.Nara mengikuti beberapa langkah di belakang.Biasanya, Ellisha akan menjaga sikapnya tetap tegak.Tetap anggun.Tetap tenang.Namun malam ini…langkahnya goyah.Tangannya terus menggenggam ujung lengan bajunya sendiri.Kuat.Seolah hanya itu yang menahannya agar tidak runtuh.Ia berhenti tepat di depan ruang penyembuhan.Pintu kayu itu tertutup.Dari dalam… terdengar suara pelan.Tabib.Pelayan.Dan sesekali… suara Audina yang lemah.Ellisha membeku.Ia sudah berlari ke sini sebelumnya.Sudah melihat darah itu.Namun sekarang…setelah semuanya lebih tenang…rasa bersalah itu justru terasa lebih besar.“…Putri…” bisik Nara hati-hati.Ellisha tidak m
Última actualización: 2026-05-12
Chapter: bab 232 audina merawat luka.
Langit Aethelgard masih menyisakan cahaya merah yang samar.Namun jauh dari aula utama…jauh dari takhta dan benturan dua pangeran…ada satu tempat yang justru dipenuhi keheningan berbeda.Ruang penyembuhan.Nafas yang KembaliAroma obat memenuhi udara.Lilin-lilin kecil menyala redup di setiap sudut.Di atas ranjang sederhana…Audina terbaring.Perban melilit lengannya.Bahunya tertutup kain bersih yang mulai ternodai merah samar.Namun napasnya… sudah lebih teratur.Seorang tabib tua berdiri di sampingnya, memeriksa luka dengan hati-hati.“Dia beruntung,” katanya pelan pada pelayan di dekatnya.“Luka itu dalam… tapi tidak mengenai titik vital.”Pelayan itu menghela napas lega.“Dia kuat…” lanjut sang tabib.“…atau mungkin… terlalu keras kepala untuk jatuh.”Kelopak mata Audina bergerak.Pelan.Berat.Dunia terasa kabur saat ia membuka mata.Cahaya lilin menusuk lembut penglihatannya.“…di mana…?” bisiknya lemah.Pelayan yang berjaga langsung mendekat.“Nona! Anda sudah sadar!”Audin
Última actualización: 2026-05-11
También te puede gustar
Bercinta Denganmu
Bercinta Denganmu
Romansa · Chida
467.6K vistas
Jerat CEO: Jodoh Salah Tarik
Jerat CEO: Jodoh Salah Tarik
Romansa · Nychinta
453.2K vistas
RAHASIA TIGA HATI
RAHASIA TIGA HATI
Romansa · Lis Susanawati
451.4K vistas
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status