author-banner
HALLOSEAN
Author

Novel-novel oleh HALLOSEAN

Babysitter Kesayangan Mafia

Babysitter Kesayangan Mafia

Setelah kehilangan putranya, Violet menerima sebuah tawaran yang tak pernah ia bayangkan: menjadi babysitter sekaligus ibu susu bagi putri kecil seorang mafia paling kejam di Arvenzia. Tawaran itu menyelamatkannya dari rumah sakit—namun menyeretnya ke dunia yang jauh lebih berbahaya. Lucas William Maverick, pria dingin yang ditakuti banyak orang, juga menyimpan luka yang sama: kehilangan istri yang ia cintai. Demi putrinya, ia membutuhkan Violet. Namun kehadiran wanita itu perlahan meruntuhkan dinding yang selama ini ia bangun. Di tengah dunia mafia yang penuh rahasia dan ancaman, batas antara kewajiban dan perasaan mulai kabur. Ketika cinta tumbuh di tempat yang salah, pilihan apa yang harus diambil? Karena dalam dunia Lucas, cinta bukan perlindungan—melainkan kelemahan.
Baca
Chapter: Bab: 10
Suara berat dan dingin itu membuat Sofia dan Stella terdiam seketika. Suasana langsung berubah tegang. Bahkan Stella yang tadi terlihat percaya diri, kini wajahnya sedikit pucat. Lucas. Pria itu berdiri di ujung koridor dengan Jevir di sampingnya. Auranya sangat kuat—begitu menakutkan hingga siapa pun yang berada di dekatnya langsung merasa tertekan. Tatapannya tajam, rahangnya mengeras, dan ekspresinya… sangat, sangat marah. Lucas melangkah mendekati dengan langkah pelan tetapi penuh wibawa. Setiap langkahnya terdengar menggema di koridor yang kini sunyi senyap—semua orang menahan napas, tidak ada yang berani bergerak. Saat Lucas sampai di tempat kejadian, matanya langsung tertuju pada Violet yang terduduk di lantai dengan luka-luka di tubuhnya, pakaian yang basah karena kopi, serta ekspresi wajah yang menahan sakit. Namun, tanpa ada rasa kasihan—karena Lucas bukanlah orang yang berbaik hati kepada siapa pun, apalagi kepada para pelayannya—ia langsung mengalihkan pandangannya k
Terakhir Diperbarui: 2026-01-10
Chapter: Bab: 9
PYAAARR— “Aw!” Violet terjatuh dengan posisi duduk menyamping. Ia merintih kecil ketika air panas dan pecahan gelas kaca mengenai sisi tubuhnya. Lutut kiri dan telapak tangan kanannya terluka akibat tergores pecahan kaca yang tajam. Darah mulai merembes keluar dari luka-luka itu. Sementara itu, Stella yang berdiri di depannya langsung menutup mulut dengan kedua tangan, pura-pura memasang ekspresi kaget—seolah-olah bukan dirinya yang sengaja menjatuhkan Violet. Stella memang sengaja menabrak Violet saat Violet baru saja turun dari tangga lantai dua. Padahal, seharusnya Stella sedang naik ke lantai dua untuk mengantarkan kopi kepada Tuan Lucas. Kini, ia memiliki rencana licik terhadap Violet—rencana untuk menjatuhkannya sekali lagi di mata semua orang. Ia sengaja berjalan tanpa melihat, seolah-olah Violet tidak ada di hadapannya. Akibatnya, ia menabrak bahu Violet dengan keras. Cangkir kopi di tangannya terjatuh, bersamaan dengan Violet yang terhempas ke lantai marmer yang dingin.
Terakhir Diperbarui: 2026-01-10
Chapter: Bab : 8
Di sore yang indah ini, Sofia mengajak Violet berkeliling area mansion besar milik tuan mereka. Sofia ingin Violet mengenal seluruh sudut mansion agar sewaktu-waktu Violet tidak kebingungan jika ingin berjalan-jalan atau mencari sesuatu di sekitar mansion yang sangat luas ini. Saat ini mereka berada di area taman belakang yang tidak jauh dari kolam renang. Taman ini sangat luas, dipenuhi berbagai jenis bunga yang tertata indah, sebuah air mancur kecil di tengahnya, serta pohon-pohon besar yang memberikan keteduhan. Violet terdiam takjub melihat taman seindah ini. Ia tidak menyangka akan menemukan pemandangan seindah ini di dalam area mansion. Bahkan semua yang sudah ditunjukkan Sofia sebelumnya—mulai dari perpustakaan pribadi, ruang musik, ruang makan mewah, hingga berbagai ruangan lainnya—membuatnya terpesona dan sulit percaya. “Sofia, aku tidak tahu harus berkata apa lagi. Semua yang sudah kau tunjukkan di sekitar mansion ini begitu indah,” ujar Violet dengan senyum senang. Pikir
Terakhir Diperbarui: 2026-01-09
Chapter: Bab: 7
Di dalam mansion megah milik Lucas, semua pelayan yang ada di sana saling berbisik, membicarakan kejadian ketika Violet—yang baru saja bekerja di sana—berani keluar tanpa izin terlebih dahulu kepada Lucas. Kejadian itu membuat tuan mereka murka besar kepada Violet, dan gosip tersebut pun menyebar dengan cepat ke seluruh penjuru mansion. Violet dan Sofia yang baru saja turun dari lantai dua dan berjalan menuju dapur untuk makan siang, tanpa sengaja mendengar beberapa pelayan lain sedang membicarakan Violet. Suara mereka memang tidak terlalu keras, tetapi cukup jelas terdengar di koridor yang sepi. Sofia tampak kesal mendengarnya, sementara Violet hanya melirik sekilas tanpa menegur ataupun marah. Ia memilih untuk tetap diam dan melanjutkan langkahnya. “Parah, kan, dia? Baru saja diterima kerja di sini, sudah sok berkuasa,” kata salah satu pelayan wanita dengan nada mengejek. “Emangnya dia pikir Tuan Lucas tertarik sama dia?” sahut yang lain dengan nada meremehkan. Mereka tertawa—
Terakhir Diperbarui: 2026-01-09
Chapter: Bab: 6
“Kamu dari mana saja, Violet?” tanya Sofia dengan nada penuh kekhawatiran yang tercetak jelas di wajahnya. Ia begitu takut jika Violet sampai dimarahi Lucas. Apalagi Violet keluar dari mansion tanpa izin terlebih dahulu kepada Lucas—sesuatu yang sangat dilarang keras. Kemarahan Lucas pagi tadi benar-benar menakutkan. Pria itu murka saat mengetahui Violet dengan lancang keluar tanpa izin. Lucas tidak suka jika orang-orang yang bekerja di mansion-nya pergi tanpa sepengetahuan dan persetujuannya—itu adalah aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar. “Kamu tahu, Violet? Aku takut sekali saat kamu tidak ada di mansion tadi pagi,” gumam Sofia sambil duduk di tepi tempat tidur. “Dan aku benar-benar takut saat Tuan Lucas memarahimu tadi.” Sofia benar-benar ketakutan ketika mendengar dari orang-orang di mansion bahwa Violet dimarahi habis-habisan oleh Lucas. Ia tahu betul bagaimana Lucas jika sudah marah—meskipun kali ini memang Violet yang bersalah. Namun, yang membuat Sofia takut adalah ke
Terakhir Diperbarui: 2026-01-09
Chapter: Bab: 5
Pagi ini, di Pengadilan Negeri, proses sidang perceraian Violet dan Marko yang telah berlangsung sejak tadi pagi akhirnya selesai. Keputusan hakim sudah dijatuhkan—mereka berdua resmi bercerai dan bukan lagi sepasang suami istri. Violet melirik ke arah Marko yang tersenyum manis ke arahnya—senyum yang membuat perutnya mual. Ia mengepal kuat kedua tangannya, menahan keinginan untuk menonjok bibir sialan itu agar tidak bisa tersenyum lagi. Apalagi saat ini ia juga melihat Clear—sahabat setia yang sudah ia anggap seperti saudara sendiri—yang ternyata menusuknya dari belakang. Wanita itu kini berpelukan manja di dalam dekapan Marko dan terlihat sangat bahagia setelah tahu bahwa Marko dan Violet resmi bercerai. “Sayang, akhirnya kamu bercerai juga,” kata Clear dengan suara manjanya yang membuat Violet ingin muntah. Marko tersenyum tipis sambil mengecup singkat bibir Clear. “Iya, sayang. Akhirnya setelah ini kita bisa menikah,” ucap Marko sambil melirik ke arah Violet yang kini menatap
Terakhir Diperbarui: 2026-01-08
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status