author-banner
Alina Evalinge
Author

Novels by Alina Evalinge

Sentuhan Terlarang Dokter Tampan

Sentuhan Terlarang Dokter Tampan

Warning Area dewasa 21+ "Jika kamu ingin benar-benar sembuh maka lebih baik ceraikan suami mu." "Maksud anda apa Dokter Raditya? aku tidak mengerti?" ====================================== Terjebak dalam pernikahan yang toxic, membuat Airin Putri direndahkan serta mendapatkan tekanan dari suaminya Adrian dan ibu mertuanya di saat kondisinya tengah sakit. Demi mewujudkan tuntutan harus memberi keturunan, Airin pun tak menyerah hingga ia berobat ke sebuah rumah sakit terbesar pusat kota. Namun takdir mempertemukannya dengan masa lalunya yang belum selesai. Akankah Airin tetap teguh mewujudkan keinginan Adrian meskipun pernikahannya seperti neraka? Atau kesetiaannya goyah saat mendapatkan sikap lembut dan perhatian dari sang mantan kekasih? Yuk simak.
Read
Chapter: Bab 71 Butuh Bukti
Airin menatap nanar, saat mendengar pertanyaan yang di lontarkan oleh Raditya. Namun seketika hatinya menciut seolah tak sanggup untuk berkata. Terlebih saat baru tahu sikap suaminya di belakang. "Kami tidak percaya, Nona cantik ini pacar mu," Ledek kedua pria itu yang masih tetap ingin mendekati Airin. Raditya semakin geram, dia pun tanpa sungkan memberi pelajaran pada kedua pria itu, karena hampir saja bersikap tidak sopan pada Airin. "Kalian harus di pelajaran!" Raditya kembali menghajar mereka, meskipun dia seorang diri, membuatnya dalam sekejap membereskan mereka. Sampai para pria nakal itu memohon ampun, ketika Raditya membuat mereka bertekuk lutut di bawah sana. Dokter Dimas tak ingin jika Raditya sampai kehilangan kendali dan akan mempengaruhi reputasinya dan pihak rumah sakit. "Dit! Sudah cukup, biarkan para security saja yang mengurus mereka.""Tapi, mereka pria tidak tahu diri," Raditya masih emosi dan meledak-ledak, Dimas pun meminta security di sana membawa mereka
Last Updated: 2026-02-19
Chapter: Bab 70 Mencari Hiburan
Airin sudah tak tahan melihat dan mendengar suara menjijikan serta pemandangan yang begitu menyakitkan sampai kedua bola matanya berkaca-kaca dan lidahnya seolah kelu tidak bisa untuk berkata-kata lagi. Tak ingin berada di sana lebih lama, Airin perlahan berjalan mundur lalu segera pergi dari sana karena tak kuat, air matanya pun sampai tak terasa menetes begitu saja. "Kamu jahat mas!" Umpat Airin dalam hati, yang terus berjalan menuju ke arah pintu luar. Saat di dalam lift beberapa karyawan menatap heran ketika melihat istri bos mereka terlihat begitu sedih, tak ada yang berani bertanya. Gerimis kecil mengiringi langkah Airin, saat keluar dari perusahan itu. Cake dan nasi kotak penuh cinta dia bawa kembali karena sudah merasa percuma tak akan membuat Adrian senang lagi, hatinya seperti teriris ribuan belati. Hancur dan tak bersisa tak berdebu. Ketika wanita cantik itu berjalan tanpa tanpa arah tujuan, dengan tatapan kosong. Ia tidak sengaja melihat seorang wanita dengan anaknya
Last Updated: 2026-02-18
Chapter: Bab 69 Dia Mengkhianati Ku?
Setelah sampai di rumah, Airin sedikit sedih karena ternyata malam ini Adrian tidak pulang. Padahal ada hal penting yang harus ia bicarakan terlebih lagi tentang perusahaan sang ayah yang begitu membutuhkan. Tak sengaja melirik ke arah meja samping, terlihat kalender kecil menunjukan jika hari ini adalah hari ulang tahun Adrian. Membuat Airin sedikit terkejut dan kecewa pada dirinya. "Astaga! Harusnya aku bikin cake dan buat kado buat suami ku," Gumam Airin merutuki diri sendiri. Karena hari sudah mulai siang, ia memutuskan untuk memasak dan nanti mampir ke toko kue dengan niat hati memberikan surprise. Berharap sang suami hatinya tersentuh. Tanpa membuang waktu lagi, Airin berjalan ke arah kamar mandi lalu menyalakan air shower, dan mulai membersihkan keringat di seluruh tubuhnya. Sekilas Airin kembali ingat kemarin malam, di mana ia tanpa sengaja menampar pelan wajah Dokter Raditya. "Airin! Please, untuk apa terus mengingat dia?" Airin menepis rasa bersalahnya. Tak terasa suda
Last Updated: 2026-02-17
Chapter: Bab 68 Getaran Cinta Yang Terpendam
Airin menghela nafas jengah, tanpa banyak bicara lagi kini ia pun mulai mengambil garpu dan sendok lalu memotong steak dan mulai menyodorkannya ke arah bibir merah sang Dokter. "Buka mulutnya," Suara Airin terdengar sangat lembut, tangannya terlihat sangat gemetar bahkan perasaannya sedikit tak karuan. Raditya menyeringai, ia mulai membuka mulut dan begitu lahap memakan steak di tangan Airin. Sungguh hatinya tidak bisa di bohongi saat makan di depan wanita yang sangat dia cintai, meskipun dengan cara sedikit memaksa."Makanannya sangat enak jika kamu yang suapi-nya." Celetuk Raditya menyanjung.Airin terlihat canggung, bahkan dia memberanikan diri untuk meminta berakhir untuk menyuapi, namum. Respon yang di berikan Raditya sangatlah menohok. Sampai menegaskan akan membatalkan perjanjian mereka.Airin reflek menggelengkan kepala tak habis pikir, Bagaimana bisa sang Dokter ucapannya tidak konsisten dan sempat membuat dirinya tersulut emosi.Tapi jika mengingat perkataan suami dan mert
Last Updated: 2026-02-16
Chapter: Bab 67 Bukan Sandiwara
Airin tertegun, tat kala mendengar ucapan Dokter Raditya yang memang benar menjadi kendala dalam hubungan rumah tangganya bersama Adrian. "Bagaimana ini? Kalau aku dan mas Adrian tidak harmonis maka ayah pun tidak bisa lagi minta tolong jika ada kesulitan?" Batin Airin terlihat sangat bimbang. Tak ingin terus di cemooh dan di remehkan membuat wanita cantik itu pun tidak ada pilihan lagi, selain setuju. "Lalu apa lagi yang anda inginkan Dokter?" Airin masih menunggu entah hal apa lagi yang harus dia lakukan. Raditya terlihat kesal, dia yakin jika Airin mau mengabulkan permintaannya itu hanya karena demi suaminya. Namun baginya itu tidak peduli. "Nona Airin santai saja, mari duduk dulu dan kita nikmati makanannya," Ucap Raditya tersenyum penuh arti. Meskipun sedikit canggung Airin tidak bisa menolak, mereka berdua akhirnya makan bersama. Di meja makan terlihat beberapa menu sangat familiar yaitu makanan kesukaan Raditya dan juga dirinya. Bahkan Airin menatap tidak percaya, saat me
Last Updated: 2026-02-14
Chapter: Bab 66 Kencan Bersama Mantan
Keesokan harinya, sesuai janji Airin berjalan pelan setelah turun dari taksi menuju ke dalam sebuah kafe yang memiliki nuansa taman yang begitu indah. Jantungnya berdegup sangat kencang, setiap ruangan tempat itu seperti mengingatkan dirinya akan kenangan di masa remaja dulu. Wa wa AQ"Kenapa harus tempat ini yang diaa pilihkan?" Airin menghela nafas berat, lalu sedikit terkejut saat melihat ada seorang pelayan wanita yang tiba-tiba saja datang menghampiri. "Maaf, apa anda Nona Airin?" Tanya pelayan wanita itu memastikan lebih dulu sembari membungkukkan badan penuh hormat. Airin tersadar dari lamunannya, lalu mengiyakan pertanyaan itu. Tanpa membuang waktu lagi, mereka berjalan ke lantai dua ruangan VIP yang sudah di booking. Airin menelan saliva beberapa kali, saat berjalan dari belakang mengikuti sang pelayan. Hati berdetak tak karuan entah hal apa yang akan di lakukan oleh Raditya di sana. Setelah berjalan sepuluh menit, akhirnya mereka sampai di ruangan itu. Pelayan wanita
Last Updated: 2026-02-13
You may also like
Pejantan Tangguhku
Pejantan Tangguhku
Romansa · Saga
673.1K views
Awas, Bos Jatuh Cinta!
Awas, Bos Jatuh Cinta!
Romansa · Anggur Penghangat Bunga
669.1K views
Gairah Berbahaya sang Mafia
Gairah Berbahaya sang Mafia
Romansa · AliceLin
658.3K views
Istri Kedua CEO
Istri Kedua CEO
Romansa · Aeris Park
621.4K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status