تسجيل الدخولAlin tak bisa menahan rasa kecewanya saat ia mendapati kenyataan jika dirinya dijadikan sebagai penebus hutang sebanyak dua milyar yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri pada seorang milyader muda bernama Tian. Tian memberikan dua pilihan, jika tak bisa melunasi, orang tua Alin akan dipenjara seumir hidup, namun jika Alin tak ingin orang tuanya dipenjara, Alin harus siap mengabdikan dirinya pada Tian sampai batas waktu yang tak ditentukan.
عرض المزيدあの一夜の出来事が、門脇司(かどわきつかさ)にとっては単なる過ちに過ぎなかったとしても、清川真子(きよかわまこ)は一向に構わなかった。
そんなことよりも、長年想い続けた人の子供を、しかも男女の双子を授かることができた喜びの方が断然大きかったからである。 例え、その事実を以てしても、彼の冷淡な態度に一切の変化も見られなくて、さらには、 「その子らはお前の子であって俺の子ではない。育てるのは勝手だが、俺の目の届かない所でやれ。」 と、子供のことを認知する気もさらさらなければ、ただ、そう冷たい言葉を吐かれただけだったとしても、真子が彼を逆恨みするようなことは決してなかった。 元より、彼と自身とではあまりに身分違いであった上に、既に彼は結婚していて、彼の奥さんも正に妊娠中の身であった。 飲まされたお酒のせい。 いや、今思えば何か変なクスリだったのかもしれないが、何にせよ。 妻子ある身の男性を唆すようなことをした自分に一切の責任がある、と真子はそう考えたのだった。 それに、子供を下ろせ、などと言われなかっただけで、真子にとっては十二分にありがたかったのである。 決して手に入らないと思っていた想い人の欠片でも得られたのだから、この先の人生悔いなく生きていける。 あの時の彼女は本気でそう思っていたのだったー 真子の妊娠を知った門脇家の当主の図らいで、彼女はかつて父が育ったという北の大地で一人、子育てをすることになった。 そこは夏が短く、一年の大半を極寒の中で過ごさなければならないほどの雪に覆われるような場所だったが、彼女は文句一つ言わず、むしろ生活環境を整えてくれた門脇家に対して感謝していたくらいだった。 そんな彼女の出産は、その町に唯一ある寂れた病院で行われた。 丸一日に及ぶ難産ながらも、彼女は無事双子の赤ちゃんを出産する。 彼女はその生まれてきた男女の双子に、それぞれ女の子には明希(あき)、男の子には叶多(かなた)と名付けた。 彼女の人生が明るい希望で満たされますように。 彼の人生で多くの願いが叶いますように。 そんな願いを込めて付けた名前だった。 まさか、そんな思いで付けた名前がわずか数年後、皮肉な結果に終わるなんてことは、この時の彼女には知る由もなかったのであるー 子供が産まれて間もなく三年が経とうというところだった。 明希と叶多は真子の後をペタペタとついて回りながら、 「ママー?今年もいっぱいのプレゼントもらえるかなー?」 真子は洗濯物を干しながら、愛らしい双子を目にし微笑むと、 「どうかなあ?あきちゃんとかなちゃんがいつもいい子にしてたならもらえると思うけど。どうだったかな?」 そう聞くと、双子はぴょんぴょんと飛び跳ねながら、 「してたよ!」「してたもん!」 そうアピールする姿があまりに可愛くて、真子はくすくすと笑うと、 「うん、ママもそう思うよ!だから、きっと今年もたくさんのプレゼントが届くんじゃないかな?」 そう答えると、双子は嬉しそうに顔を見合わせた。 ふと、双子の弟のほうである叶多が真子に向かって、 「ママー?あのプレゼントって、誰がぼくらにくれてるのー?」Tak jauh beda dengan Delon, Haris dan Naura pun baru saja merasakan pelepasan mereka. Dan kini keduanya sedang berada di bawah selimut, setelah tadi Haris berkali-kali melepaskan benihnya dalam rahim Naura. "Capek?" Tanya Haris pada sang istri.Naura mengangguk, "Ngantuk yank." Ucapnya."Ya udah, kamu tidur ya. Aku mandi dulu." Naura lagi-lagi mengangguk. Ia mengeratkan selimutnya untuk kembali tidur, sementara Haris memilih untuk mandi. Tubuhnya terasa begitu lengket setelah pertempuran penuh nikmat yang ia lakukan bersama Naura.Seperempat jam setelahnya, Haris selesai dan kembali masuk ke dalam selimut. Ia memeluk Naura Yang sudah terlelap dan sama-sama mengarungi mimpi.*****Paginya, Kediaman Tian sedang Tak baik-baik saja. Pasalnya sang istri merajuk karena perkara ia minum pakai gelas warna merah. Bahkan keributan itu menarik perhatian pengantin baru.Naura yang saat itu baru masuk ke dalam langsung dibuat heran dengan Alin yang sedang menangis sesenggukan di sofa keluarga. Di
Tita masih syok. satu kalimat yang tak ia bayangkan akan keluar dari mulut Mas Delon, satu kalimat yang tak pernah ia bayangkan akan ada yang meminta itu padanya, berhasil membuat kerja jantungnya meningkat. Tita menyentuh dadanya lalu menatap Delon. "Mas, Jantung aku." bisik Tita. Delon langsung panik. ia mengeluarkan ponselnya dan mencoba menghubungi seseorang, namun langsung dicegat Tita. "Mas mau ngapain?" tanya Tita cepat."Nelpon dokter. tapi jantung kamu--""Iiiihh Mas Delon. kok dokter sih." Dengan tanpa sadar dan spontan, Tita menarik telapak tangan Delon dan meletakkannya tepat di dadanya. sebenarnya tujuan Tita ingin meminta Delon merasakan detaknya, namun sepertinya yang Tita lakukan adalah sebuah kesalahan. karena bukan merasakan detak jantung Tita, justru Delon yang dibuat berdetak tak karuan."Kerasa nggak?" Tanya Tita polos.Delon belum menjawab. Ia menatap Tita Lamat. Sampai Tita sadar jika ia sudah sedikit keterlaluan. Tia langsung menarik tangan Delon dari dadany
Pesta pernikahan sudah usai. yang tersisa hanyalah lelahnya saja. namun beda dengan penagntin baru. bukan sisa, melainkan hal baru. bagaimana tidak, keduanya bahkan tak canggung lagi sama sekali berbicara soal malam pertama. dan itu membuat Delon menatap keduanya kesal. adn saat ini mereka sedang berkumpul di rumah Tian. di sana juga ada Tita."Bisa disortir sedikit kalimat kalian?" Ucap Delon sewot. Naura menatap Delon dengan tatapan usil, "Makanya, buruan nikah. jangan sampai Tita disalip yang lain."Tita langsung tersipu. sementara Delon menggerutu kesal."Bro, kalimat yang di pesta tadi serius?" kini giliran Tian mengambil alih."Yang mana?""Kamu lihat? Dia yang saat ini sedang abang--"Buugghh!Sebuah bantal kursi melayang ke arah Tian. dan pelakunya adalah Delon sendiri. gugupnya Delon membuat semuanya tertawa."Ngapain malu. kalau benar ya diakui saja. toh nggak ada yang salah kok. kalau Tita sendiri, mau nggak sama om om seperti Delon?" Delon menatap tajam Alin. namun hanya
Hari pernikahan."Kak, selamat ya. Akhirnya nikah juga." Ucap Alin dengan bahagia. Ia tak menyangka jika kakaknya akhirnya berakhir di pelaminan dengan kak Haris.Dan status Naura berubah menjadi istri orang tepat satu jam yang lalu. Pesta pernikahan yang bertemakan white garden itu dihadiri banyak tamu. Khususnya dari rekan-rekan Haris dan Tian di perusahaan dan kawan nongkrong.Di tengah-tengah tamu yang hadir, juga ada Delon dan Tita. Gadis itu terlihat begitu cantik. Delon berhasil menyulap Tita menjadi seorang ratu yang begitu sempurna. Dan selama pesta berlangsung, Tita hanya duduk dan sesekali saja berdiri. Delon juga terlihat melayani Tita dengan sangat baik. Sepertinya pria itu sudah tersihir dengan pesona Tita.Sebelum h-1 pernikahan Haris dan Naura berlangsung, Delon datang ke kediaman Tian. Pria itu berkunjung untuk berkumpul bersama sekaligus mengatakan jika besok Tita akan datang ke pesta dan Delon juga mengatakan bagaimana kondisi Tita sebenarnya membuat Naura dan Alin
Alin menatap lurus keluar jendela mobil. Sejak keluar dari rumahnya tadi, Alin tak bicara sedikitpun. Bahkan Tian yang mengendarai mobil, selalu melirik dari spion yang ada di atas kepalanya."Kau ingin puasa bicara?" tanya Tian pada Alin. Sedikit melirik dari sudut matanya, Alin tersenyum simpul n
Alin membanting pintu kamarnya dengan sangat keras. Ia tak peduli pintu itu akan hancur. Ia sangat ingin berteriak sekeras mungkin."KALIAN MINTA AKU MENGEMBALIKAN SEMUANYA BUKAN? BAIKLAH! AKAN KU TURUTI. TAPI SETELAH INI, JANGAN HARAP AKU AKAN LUNAK!!!" Alin berteriak keras seperti orang kesetana
Langit sudah semakin gelap. Namun berbeda dari malam-malam sebelumnya, malam ini bintang tak menampakan dirinya satupun. Bulan pun enggan untuk menyapa. Yang terlihat hanyalah awan hitam yang berkelompok-kelompok. Seolah sebentar lagi akan turun hujan lebat.Walaupun malam sudah cukup larut, Alin m
Pagi ini Alin dibuat tak fokus dengan pekerjaannya. Bahkan ia sudah melakukan beberapa kesalahan yang membuatnya harus dipanggil keruangan manajer.Ia menghela nafas panjang. Cukup lama Alin berdiri di depan pintu ruangan Zaki sebelum akhirnya ia mengetuk pintu tersebut.Alin membuka pintu itu perl






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
المراجعات