author-banner
Giant Pen
Author

Novels by Giant Pen

Menantu Penguasa yang Tak Terlihat Kaya

Menantu Penguasa yang Tak Terlihat Kaya

Dia dihina dan ditindas di keluarga istrinya. Tidak ada yang tahu tentang identitasnya yang tersembunyi. Dia adalah pewaris dari sebuah kekuatan terkuat yang pernah mengguncang dunia.
Read
Chapter: 5 Pembawa Lencana
Resepsionis berkedip. "Apakah Bapak sudah memiliki janji sebelumnya?""Belum.""Maaf, Pak, untuk bertemu dengan Direktur kami diperlukan perjanjian terlebih dahulu melalui sekretaris beliau, minimal dua hari sebelumnya, dan disertai dengan keperluan yang...""Bisa tolong sampaikan saja bahwa ada seseorang yang ingin bertemu.""Pak, prosedur kami...""Ada apa ini?" Suara itu datang dari samping, seorang pria berusia empat puluhan dalam jas biru tua yang sedang melintas dengan berkas di tangan. Manajer, dari gaya jalannya. Dia menatap Ethan dengan ekspresi yang sama dengan resepsionis tadi, sekilas, menilai, menyimpulkan. "Ada apa?""Tamu ini ingin menemui Pak Jacky tanpa janji, Pak."Rudi mendekati meja, menatap Ethan dari ujung kepala ke ujung kaki dengan cara yang tidak berusaha disembunyikan. Pakaian sederhana. Tidak ada dasi. Tidak ada jam tangan bermerk. Tiba dengan ojek online yang masih tercatat di notifikasi gedung."Maaf, Bapak," kata Rudi dengan nada yang sudah tidak lagi ber
Last Updated: 2026-03-17
Chapter: 4 Elena Ditindas
Para pedagang yang mengintip dari balik lapak mereka tidak bersuara untuk beberapa saat yang cukup lama. Lalu Pak Hendra keluar pertama, berjalan pelan mendekati Ethan yang sudah duduk kembali di bangkunya dan mulai menyusun ulang ikan-ikannya di atas bara."Ethan," kata Pak Hendra dengan suara yang agak berat. "Selama dua tahun kamu di sini... kamu ini ternyata bisa beladiri?"Ethan tersenyum kecil."Aku cuma Penjual ikan bakar," jawabnya.Kepala plontos itu akhirnya duduk di tanah, menopang lengannya yang terkilir, dan menatap Ethan dengan ekspresi yang jauh berbeda dari sepuluh menit yang lalu."Siapa yang suruh kamu?" tanya Ethan.Kepala plontos itu diam.Ethan menatapnya dengan tenang, tidak mengancam, tidak pula memaksa dengan cara yang kasar. Hanya menunggu, seperti seseorang yang punya seluruh waktu di dunia."Markus," kata kepala plontos itu akhirnya. "Markus Zakaria. Dia bayar kami. Katanya suruh bikin masalah, terus kalau kamu melawan, hajar sampai kamu tidak bisa berdiri.
Last Updated: 2026-03-17
Chapter: 3 Jual Ikan untuk Terakhir Kalinya
Matahari belum sepenuhnya naik ketika Ethan Linford keluar dari rumah dengan langkah yang lebih ringan dari biasanya.Pagi ini terasa berbeda. Bukan karena udaranya lebih segar atau jalanan lebih sepi, tapi karena ada sesuatu yang sudah selesai di dalam dirinya, sebuah keputusan yang sudah bulat sejak semalam, sejak alarm itu berbunyi dan waktu penyembunyian itu resmi berakhir. Dia berjalan menuju kios kecilnya di pasar dengan kedua tangan di saku, dan di dadanya ada perasaan yang aneh, semacam nostalgia untuk sesuatu yang belum benar-benar pergi.'Hari terakhir,' pikirnya. 'Nikmati saja.'Arang sudah menyala ketika dia tiba. Dia menyusun ikan-ikan dengan tangan terampil, memolesnya dengan bumbu yang sudah dia hafal tanpa perlu mengukur, dan membiarkan asapnya naik ke udara pagi dengan aroma yang sudah dua tahun menjadi bagian dari harinya. Para pedagang tetangga menyapanya seperti biasa, Pak Hendra dengan gerobak baksonya di sebelah kiri, Bu Santi dengan warung nasinya di kanan, dan
Last Updated: 2026-03-17
Chapter: 2 Waktunya sudah Habis
Hotel Grandview berdiri empat belas lantai di jantung kota Alfa, cukup besar untuk menampung pesta pernikahan dengan ratusan tamu undangan. Ethan berjalan masuk dengan langkah biasa, menyebutkan nama acara kepada resepsionis, dan diarahkan ke ruang ballroom di lantai dua.Elena sudah berdiri di depan pintu ruangan itu.Gaun malamnya berwarna hijau tua, rambutnya disanggul rapi, dan wajahnya yang selalu disebut orang sebagai wajah tercantik di kota Alfa itu terlihat sedikit lebih tegang dari biasanya. Tapi ketika melihat Ethan, ekspresinya melunak menjadi sesuatu yang sulit didefinisikan, bukan cinta yang menggebu, tapi juga bukan ketidakpedulian."Kamu telat," katanya."Macet," kata Ethan.Elena menatap tangannya yang kosong. "Kamu tidak membawa...""Tidak jadi beli di toko tadi," potong Ethan singkat.Elena mengangguk pelan, tidak bertanya lebih lanjut. Itu salah satu hal yang diam-diam dihargai Ethan darinya. Elena tahu kapan harus bertanya dan kapan tidak.Mereka berjalan masuk ber
Last Updated: 2026-03-17
Chapter: 1 Pewaris yang Tersembunyi
Toko perhiasan itu bersinar dari luar, etalase kacanya memantulkan cahaya lampu jalan sore hari dalam kilatan emas dan perak. Ethan Linford berdiri sejenak di depan pintu masuk, menatap deretan cincin dan kalung di balik kaca dengan ekspresi tenang. Kemeja putihnya bersih meski sederhana, celananya tanpa merek, sepatunya sudah usang di ujung-ujungnya. Dia tidak peduli.Yang dia pedulikan adalah Elena.Adik iparnya menikah hari ini, dan dia ingin membawa sesuatu yang layak. Sesuatu yang bisa membuat Elena tersenyum, bukan karena kewajiban, tapi karena tulus.Dia masuk.Dua orang pelayan di dekat pintu mengangkat kepala sebentar, lalu kembali memandang ke arah lain seolah Ethan adalah angin yang lewat. Seorang pelayan wanita berbisik kepada rekannya, dan rekannya menutup mulut menahan tawa. Ethan tidak bereaksi. Dia berjalan menuju etalase tengah, menatap pilihan gelang dan bros dengan seksama.Satu menit berlalu. Lima menit. Tidak ada yang mendekatinya.Pelanggan lain masuk, seorang w
Last Updated: 2026-03-17
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status