author-banner
Lubna Karkata
Author

Novels by Lubna Karkata

Taring Emas Sang Alpha

Taring Emas Sang Alpha

Runala adalah satu-satunya manusia di Demura. Hidup di desa terpencil yang menjadi sarang para penjahat werewolf itu melatih Runala untuk terbiasa hidup di dekat maut. Dia harus menyamarkan bau tubuhnya agar tidak berakhir menjadi mangsa para predator yang lapar. Akan tetapi, ancaman terbesar Runala bukan hanya kematian, melainkan rahasia yang terjahit di balik kulitnya sendiri. Sepasang taring emas yang terus berdenyut nyeri setiap kali dia berdekatan dengan Solvatar, sang Alpha dingin yang menjadikannya sebagai "Luna Palsu". Kini Runala terjebak dalam sandiwara berbahaya. Di bawah tatapan posesif Solvatar yang mulai menuntut lebih, Runala harus memilih untuk terus menahan perih dari luka atau membiarkan sang Alpha membongkar rahasia di dalam sana. Meski itu berarti kematian bagi mereka berdua.
Read
Chapter: 5. Netra Merah Menyala
Lorong-lorong barak yang dingin itu sepi. Namun, tidak sepenuhnya kosong. Dua prajurit penjaga yang berdiri di gerbang belakang tersentak kaget saat melihat Alpha mereka berjalan keluar dengan langkah tegap kendatipun wajahnya masih sedikit pucat. Padahal pangeran bungsu itu seharusnya masih dalam pemulihan setelah pekan lalu mengalami penyerangan. “Yang Mulia! Anda seharusnya tidak—” Salah satu prajurit berusaha mengingatkan. Sekilas, matanya melirik penuh tanya pada Runala yang tertunduk di samping Solvatar.“Buka gerbangnya,” potong Solvatar. Suaranya sarat akan otoritas yang tidak bisa diganggu gugat.Para prajurit itu saling pandang. Mereka bertanya-tanya dalam diam. Namun, kilatan kemarahan di mata keemasan Solvatar membuat mereka segera menarik rantai gerbang tanpa suara.Solvatar tidak memberi penjelasan. Baginya, martabat tidak perlu dibela di depan bawahan, kendati dia tahu besok pagi desas-desus tentang malam ini akan menyebar seperti wabah mematikan.Solvatar mendampingi
Last Updated: 2026-04-17
Chapter: 4. Ini Bukan Demam
Kesunyian kembali menguasai kamar setelah Solvatar memberikan perintah cepat pada prajuritnya. Dalam beberapa menit, beberapa tangkai tanaman daun Silver-Lace lengkap dengan akarnya sudah diantar ke dalam kamar sang kepala desa. Kini, di atas meja, Runala bekerja dengan gerakan cepat yang terampil, menghancurkan kelopak hingga menjadi pasta berwarna biru terang. Tangannya gemetar, bukan hanya karena dingin, melainkan karena sisa waktu Garon hampir habis.Di bawah pengawasan tajam Solvatar, Runala meraih selembar perkamen kecil dan mulai menuliskan instruksi dosis dengan tulisan tangan yang rapi dan tegas. Pengetahuan literasi yang seharusnya tidak dimiliki oleh Omega rendahan yang tinggal di desa terpencil.Setelah kurir suruhan Solvatar pergi membawa obat itu, udara di dalam kamar terasa makin berat. Runala masih berdiri di balik pintu, bahunya tegang, menatap papan baja yang tertutup seolah-olah ingin menembusnya.“Duduklah, Rabbit.” Suara Solvatar memecah keheningan, rendah dan me
Last Updated: 2026-04-17
Chapter: 3. Rasa Haus akan Jawaban
Lampu obor yang berkedip di dinding menciptakan bayangan panjang yang menari-nari. Sehingga siluet Solvatar di atas tempat tidur tampak dua kali lebih besar.Runala berdiri terpaku di dekat pintu. Tangan gadis itu terkepal di sisi tubuh. Paha kanannya terasa panas. Benjolan di kulit pahanya itu berdenyut kencang dan menimbulkan nyeri hebat. Seperti ada puluhan tawon menyengat bersamaan. “Mendekatlah.” Suara Solvatar rendah, serak, dan penuh otoritas yang tidak terbantahkan.Runala melangkah maju setapak demi setapak dengan kepala tertunduk. Dia bisa mencium aroma Solvatar yang mirip bau hutan pinus terbakar matahari. Entah bagaimana, itu membuatnya merasa pening.“Angkat wajahmu, Rabbit,” perintah Solvatar lagi.Saat Runala mendongak, ia mendapati sepasang netra emas itu sedang menatapnya. Solvatar meraih tas kulit kusam milik Runala yang tergeletak di meja samping tempat tidur dan melemparkannya ke lantai berlapis permadani.Glabela Runala berkerut. Dia menandai itu sebagai tindakan
Last Updated: 2026-04-17
Chapter: 2. Api di Nadi
Seminggu berlalu sejak insiden di hutan. Runala mulai percaya bahwa keberuntungan masih berpihak padanya. Lelaki bernetra emas itu telah melepaskannya dengan tatapan hina yang paling dia syukuri seumur hidup. Jika menilai dari tatapannya yang tampak terkejut sekaligus muak, mungkin kehadiran Runala merusak selera makan sang kepala desa. “Kau beruntung dia sedang dalam suasana hati yang baik, Runala,” ujar Garon lirih. Suaranya sudah jauh lebih kuat kendati napasnya masih terdengar berat. “Seorang pimpinan dari pusat kerajaan biasanya akan merobek leher siapa pun yang berani melintasi jalurnya. Apalagi, kudengar yang datang kali ini adalah seorang pangeran.”Runala hanya mengangguk kecil sambil mengaduk sisa ramuan di lumpang kayu. “Dia tidak akan peduli pada Omega sepertiku, Kakek Garon. Baginya, aku hanya debu di bawah sepatu botnya.”“Semoga saja begitu,” harap Garon. Sepertinya werewolf tua itu sangat mengkhawatirkan nasib Runala karena bertemu dengan kepala desa yang baru. Runal
Last Updated: 2026-04-17
Chapter: 1. Tanah yang Lembap
Di dunia yang dipenuhi predator, aroma adalah satu-satunya kejujuran yang tersisa. Bagi Runala, aroma adalah vonis mati yang harus gadis itu sembunyikan setiap detik.Runala menembus rimbunnya hutan di pinggiran Desa Demura. Dengan sengaja menghindari jalan utama desa yang kini sesak oleh prajurit kerajaan. Kabarnya, ada kepala desa baru yang datang. Belum ada yang mampu bertahan mengatur tempat ini. Semua akan pergi sebelum purnama berikutnya. Begitulah yang terjadi pada para pendahulu yang berusaha mengatur desa ini.Demura bukanlah sekadar desa buangan. Tempat ini serupa dengan lubang hitam bagi para penyamun dan kriminal kelas kakap. Mereka tidak lagi diterima oleh desa mana pun. Di sini, hukum rimba menjadi satu-satunya aturan. Desa yang menjadi tempat para pendosa paling kejam bersembunyi di balik bayang-bayang kemiskinan dan debu.Udara di sekitarnya lembap, berbau tanah basah dan lumut. Hingga paru-paru Runala terasa seperti terbakar oleh setiap tarikan napas yang dia paks
Last Updated: 2026-04-17
You may also like
DONT CALL ME DADDY!!!
DONT CALL ME DADDY!!!
Fantasi · Rico Amanda
1.2K views
Gadis Penjelajah Dimensi
Gadis Penjelajah Dimensi
Fantasi · Flaushey
1.2K views
DHAMPYR BESIDE ME
DHAMPYR BESIDE ME
Fantasi · Alara1004
1.2K views
Tak Di Anggap Pangeran
Tak Di Anggap Pangeran
Fantasi · Arfa Surya.P
1.2K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status