Chapter: 88Eric berdiri, dia ingin menghampiri Eleanor. Tetapi langkahnya terhenti saat Violence menelponnya. “Sial wanita ini lagi.”Eric menjauhi kerumunan, dan melihat sekeliling memastikan tidak ada pengawal Jetro atau siapapun itu. Setelah dia memastikan semuanya aman, dia baru berani mengangkat telepon dari Violence. “Ada apa?”“Bagaimana info Jetro. Kenapa kau sama sekali tidak menginfokan kabar Jetro. Jetro tidak membalas pesanku dan tidak menjawab teleponku. Apa dia sedang bersama Eleanor?”“Diamlah kau, Eleanor bersama Leon, dan sekarang dia sendirian sedang menatap api unggun. Mungkin Jetro ada di tendannya sedang tidur. Sejak tadi dia tidak keluar. Sudah cukup?”Violence kesal dengan jawaban Eric yang hanya ala kadarnya. “Aku menggajimu tinggi bukan untuk memberi laporan seperti ini.”Eric memijat keningnya. “Lalu aku harus bagaimana? Aku juga sibuk sedang mengerjakan masalah di sini. Kau marah-marah seperti ini, apakah kau merindukanku?” tanya Eric dengan nada menggoda. “Bajinga
Última atualização: 2026-09-18
Chapter: 87“Pengawal, aku mau ke perkemahannya Jetro. Jangan sampai dia tau kalau aku ke sana. Aku hanya ingin melihatnya, aku rindu padanya. Jika sampai Jetro tau kedatanganku, aku akan membunuh kalian semua.”Violence berbicara pada pengawalnya yang dia kumpulkan di depan kamarnya. Jemari lentiknya menunjuk satu-satu pengawalnya. “Maafkan aku Nyonya Violence. Tuan Jetro mengajak beberapa pengawalnya, dan juga ada Loui pengawal Tuan Jetro yang paling handal. Dia akan tau kedatangan kita. Alangkah lebih baiknya, Nyonya menunggu saja, mereka tidak akan lama. Kemungkinan cuma beberapa hari.”Violence mengepalkan tangannya. Dia kesal karena tidak bisa bertemu Jetro, dan juga Eric. ‘Kalau begini, bagaimana caraku bisa hamil dalam waktu dekat. Aku membutuhkan sperma sekarang, agar cepat terjadi pembuahan. Aku harus segera mengikat Jetro, karena hanya Jetro lah yang mampu meneruskan bisnis keluargaku,’ ucap Violence dalam hati. ***“Aku sudah mendapatkannya Eleanor.” Jetro membolak-balik buku dan j
Última atualização: 2026-09-18
Chapter: 86“Kau masih istriku sahku, Eleanor ….”Air mata Eleanor lolos begitu saja membasahi pipinya lagi. Kali ini dia memeluk Jetro lebih erat, dia tersadar kalau masih belum bercerai secara sah dengan Jetro. Jauh di dasar jiwa Eleanor bersorak bahagia mendengar kalimat itu, tapi– sisi gelapnya yang lain menolak Jetro. “Kau masih istriku.”Jetro menangis, dia tidak bisa lagi pura-pura membenci atau menjauhi Eleanor lagi. Dadanya begitu sakit dan sesak. Dia belajar dari Leon yang selalu jujur pada perasaanya. Sekarang Jetro mengikuti jejak Leon, dia mencoba jujur apa yang telah dia rasakan selama ini. “Aku sangat mencintaimu, aku bisa menukar nyawaku demi agar kau bahagia.”Eleanor seperti kejatuhan beban 1000 ton, dia baru benar-benar menyadari bahwa Jetro begitu tulus mencintainya. “Aku bahkan belum menyentuh Violence, aku terbayang-bayang wajahmu, dan kenangan kita, Eleanor. Entah bagaimana caranya agar kau bisa percaya padaku, aku sungguh kesulitan hidup akhir-akhir ini, Eleanor. Jauh
Última atualização: 2026-09-17
Chapter: 85Eleanor menangis sepanjang langkah. Hembusan angin malam yang menerpa wajahnya tidak dapat menghibur hatinya yang retak seusai dituduh Jetro melakukan hal yang tidak pernah dia lakukan ataupun dia pikirkan sama sekali. Langkah kakinya cepat, gontai karena menginjak ranting pohon yang berserakan di jalan setapak. Suara telapak kaki dari arah belakang milik Jetro semakin dekat. Eleanor tidak lagi menoleh ke belakang, dia hanya fokus pada jalannya. Jetro memotong jalan Eleanor, dan sekarang pria bertubuh besar itu ada di hadapan Eleanor lagi. Eleanor berhenti, kedua kakinya sedikit mundur. Firasat di hatinya sungguh tidak enak. Hanya ada mereka berdua di sana, langit yang gelap, dan minim cahaya membuat Eleanor agak sedikit takut pada Jetro. “Kita harus sampai ke pos, jangan menghalangi jalanku.” Eleanor melepas egonya, dia sadar kalau sekarang sedang berada di dalam hutan, jika Jetro dilawan pun dia tidak akan bisa menang. Toh, tugas kuliah sudah menanti, Eleanor tidak mau mengorba
Última atualização: 2026-09-17
Chapter: 84Tangan Jetro berhenti di sana. “Kau menyentuh bra-ku, Jetro.” Eleanor mengingatkan pria yang ada di depannya, dan posisinya sudah sangat dekat, ujung hidung mereka bahkan hampir menyentuh satu sama lain. “Kau sangat mesum Jetro, jangan mengambil kesempatan meski hanya ada kita berdua di sini. Violence akan sangat marah kalau melihatmu begini padaku.”Jetro sudah tidak terkendali, dia malah mengecup bibir Eleanor yang sedari tadi sudah sangat dekat dengan bibirnya. Dia sangat merindukan Eleanor, pertahanannya runtuh begitu saja. Dia tidak bisa menahannya.Jetro tidak lagi peduli.Eleanor tentu saja terkejut, dia tidak menyangka kalau Jetro akan melumat bibirnya seperti ini. Jetro mendominasi tubuh Eleanor, Eleanor yang berada di bawah tubuh Jetro sangat kesulitan untuk bergerak. Eleanor menampar pipi Jetro.PLAK.Jetro berhenti, dia melepas bibir Eleanor, dan berdiri. “Maafkan aku, Eleanor.”Eleanor bingung, dia tidak bisa menentukan sikap. Entah harus marah, kecewa, atau merasa s
Última atualização: 2026-09-16
Chapter: 83“Jangan menyesatkan ku,” ucap Eric. “Apa yang kau mau dariku?”“Kenapa? Kau bisa bilang padaku, dan aku akan menyelesaikannya untukmu. Aku tidak mau apa-apa, aku hanya ingin info tentang Jetro.”“Jangan membuatku seperti orang jahat, Violence. Aku memang kesal padanya, kalau untuk membunuh Leon, tidak mungkin. Aku kira kau merindukanku dan menelponku.” Eric dengan santai berucap seperti itu. Entah kenapa jantung Violence berdebar. “Sungguh, ini hanya karena info Jetro? Bukan karena kau merindukan tubuhku,” bisik Eric di handphonenya dengan sengaja, lalu dia terkekeh pelan. “Aku ini bosmu, jangan sembarangan kau bicara. Baiklah, kalau kau memang berpikir aku ini merindukanmu, maka lepas celanamu sekarang, dan biarkan aku melihat tubuhmu.”“Gila, aku tidak mau. Kita semua akan berangkat. Kalau aku sudah pulang, aku akan menurut padamu. Kau sudah hamil belum?” tanya Eric. “Aku tidak tau, aku belum cek lagi.”“Aku rasa kau sudah hamil. Kalau sudah hamil, aku tidak mau lagi denganmu.”
Última atualização: 2026-09-15