author-banner
dao yue
Author

Novels by dao yue

Mas, Baksomu Ngangenin

Mas, Baksomu Ngangenin

Dikhianati, difitnah, dan diusir dari kontrakan seperti sampah oleh istri serta mertuanya sendiri, Andre pasrah menerima nasibnya di sebuah kios angker yang pengap. Usai sumpah terucap, malam itu mengubah segalanya. Sebuah kalung pusaka kuno bernama Bumi Swarga merasuk ke dalam jiwanya, dalam waktu singkat, fisiknya berubah semakin tampan, masakannya memikat jutaan lidah, dan aura jantannya membuat wanita mana pun menyerahkan diri secara sukarela tanpa diminta. Kini, roda nasib berputar, keluarga pemilik kalung sebelumnya menuntut dikembalikan, bagi Andre, waktu untuk mengalah sudah habis.
Read
Chapter: 8
Suara cecap bibir dan erangan terdengar, tetapi tiba-tiba saja ponsel Bu Ram berdering. Melihat nama yang tertera di layar, wanita itu mendorong Andre.Bu Ram mengatur napasnya sedemikian rupa dan menerima telepon, Andre menunggu beberapa saat, lalu memeluk dan menciumi Bu Ram, tetapi agaknya pembicaraan itu penting. Andre memilih mengambil pakaiannya dan menuju kamar mandi dengan kondisi birahi yang menggantung.Andre sudah berpakaian rapi dan menuju kamar, ternyata dia tidak mendapati Bu Ram di sana.Pintu kiosnya sedikit terbuka, agaknya di buka perlahan dan seukuran tubuhnya saja. Lelaki itu memilih untuk beristirahat, sebab subuh harus ke pasar.Keesokan harinya, ketika Andre sedang meracik bumbu, pintu kiosnya digedor dan ditendang dengan keras dari luar, diiringi teriakan.“Woy, Andre! Keluar!” teriak seorang pria.Andre membuka kiosnya, dan tampak olehnya tiga pria bertubuh kekar dengan wajah sangar dan sepasang suami istri di belakang mereka.“Ada apa pagi-pagi udah ribut?” ta
Last Updated: 2026-07-21
Chapter: 7
Sudah tiga bulan tanpa sentuhan wanita, Andre akhirnya kalah juga dengan hasratnya sendiri. Tangannya memegang pinggang ramping Bu Ram, sementara tangan wanita itu begitu tidak sabar membuka kancing celana Andre. Tidak butuh waktu lama, keduanya kini bis bersentuhan dengan bebas, tanpa terhalang oleh sehelai benang pun.Andre mendorong tubuh Bu Ram perlahan ke ranjang, merentangkan kedua kaki itu, lalu lidahnya bermain di kawah millk Bu Ram.“Aaah,” desah Bu Ram sambil menjambak rambut Andre.Andre memiringkan tubuh Bu Ram, kemudian mulai memasukkan benda miliknya perlahan ke dalam kawah kenikmatan yang mulai basah itu.Andre menggerakkan pinggulnya perlahan, lalu mulai mempercepat ritmenya. Desahan dan racauan Bu Ram membuat Andre merasa tertantang, lelaki itu menghentikan aksinya, kemudian berdiri, menggendong Bu Ram yang kini kakinya melingkar di pinggang Andre. Lelaki itu kemudian mulai beraksi dengan senjata miliknya, memasuki kawah kenikmatan yang membuatnya candu. Bu Ram kemba
Last Updated: 2026-07-21
Chapter: 6
"Ibu-ibu bisa aja, saya jadi geer ngerasa ganteng sendiri," balas Andre bergurau.Riuh tawa terdengar, beberapa pembeli mulai berdatangan. Kios yang tadinya dianggap angker itu kembali ramai.Para kaum hawa, dari yang masih gadis hingga yang sudah menikah, tidak henti menggoda Andre hingga pesanan selesai.Sebuah mobil mewah berhenti di depan kios Andre. Rumala turun dengan kaca mata hitam dan tas jinjing mahal. Wanita itu terkejut melihat penampilan Andre. Wajahnya tampak semakin tampan dan mempesona, apalagi celemek yang dikenakannya menonjolkan bentuk tubuhnya.'Aku kira siapa, cuma pedagang bakso yang diusir,' ejek Raka sambil melepas kaca mata hitamnya."An-Andre…," gumam Rumala."Ngantri, Mbak. Kita juga ngantri lama di sini," celetuk seorang ibu.Andre tetap meracik pesanan, hanya melirik mantan istrinya dan Raka."Huh, cuma jadi tukang bakso di tempat angker aja sombong begitu," cerca Raka.Rumala menatap Andre, jantungnya berdegup kencang.Raka menarik tangan Rumala menuju mob
Last Updated: 2026-07-21
Chapter: 5
“Hah? Maksudnya, Bu? Saya … Ibu?” tanya Andre terkejut.“Kenapa? Kayak gak pernah aja, mana ada kucing nolak ikan,” jawab Bu Ram dingin.Angin kencang datang, kemudian lampu padam. Namun, di teras dan ruang tengah lampu emergency menyala otomatis, hingga cahaya remang menyinari tempat Bu Ram dan Andre berada.Bu Ram duduk dengan pose menggoda, tidak hanya paha, bagian daging kenyal juga menyembul hingga setengahnya.Cuaca dan keadaan mendukung, ditambah godaan besar di depan, membuat hasrat lelaki Andre terusik. Bagian tubuh di dalam celana mulai meronta dan salah setelan, membuat Andre menutupi bagian tubuh di antara paha tersebut.“Bu Ram, saya … saya … permisi dulu.” Andre bergegas menuju teras samping.Andre mengambil keempat meja yang dia buat, dan membawanya dengan susah payah menuju kios hingga tubuhnya basah kuyup.“Huh, sok jual mahal. Eh … tunggu, kenapa aku birahi liat dia hari ini? Aneh,” gumam Bu Ram.Andre menyusun meja buatannya di atas tikar, dan tampak begitu senang.
Last Updated: 2026-07-15
Chapter: 4
Ternyata Andre melakukan hal itu sama sekali tidak disengaja, dia merasa kalung nya terasa panas dan tubuhnya bergerak reflek dengan sendirinya, lalu mendorong tubuh Airin ke samping.Andre berdiri tegak dengan sorot mata tajam, menatap lelaki yang tadi akan menyerangnya. Entah mengapa, tubuh lelaki itu merasa ketakutan dan lari tunggang langgang.“Makasih yah, kalo ga ada kamu … aku mungkin ga bakal selamat sama orang itu,” lontar Airin.“Kok bisa ada di sini, sih? Kan bahaya, ya udah kamu pulang aja,” balas Andre santai.Andre membalikkan tubuhnya, Airin malah bergelayut manja. Andre melepas tangan Airin sopan, dia enggan berdekatan dengan adik Raka. ‘Padahal tadinya aku ga mau lewat situ, kenapa malah lewat situ, yah? Gak taunya ada orang butuh bantuan, aneh,’ pikir Andre.“Andre, kamu kok sekarang beda, ya,” celetuk Airin.“Beda gimana? Biasa aja, kok. Bedanya istriku diambil kakakmu,” sahut Andre ketus.“Ulah kakakku bukan urusanku. Jujur aja, kamu tuh makin ganteng, emmm … aku
Last Updated: 2026-07-15
Chapter: 3
Apa yang dilihat Andre membuatnya mengucek matanya dua kali. Pantulan wajahnya di cermin seperti bukan dirinya, kulitnya tampak cerah, wajah yang biasanya kusam dan lelah tidak tampak sama sekali. Ketampanannya tampak begitu menonjol, bahkan dia merasakan getaran aneh pada tubuhnya.Indera penciumannya menangkap aroma rempah sederhana, tetapi terasa begitu nikmat. Padahal, tidak ada yang memasak di malam gelap seperti ini. Andre meraba wajahnya, dia bisa merasakan tangan kasarnya yang kapalan menyentuh wajahnya.“Aku gak tau kalo aku bisa seganteng ini. Ah … ini karena aku halu, kecapean. Mending tidur mumpung dingin.” Andre menutup pintu kios usai memasukkan gerobaknya.Tidak butuh waktu lama bagi Andre untuk terlelap, bukan tidak memikirkan nasib, tetapi dia merasa begitu mengantuk dan tidak bisa melawannya. Tubuh lelaki itu terlelap di tumpukan pakaian pemilik sebelumnya.Perlahan tubuhnya terjadi perubahan menyeluruh, kulitnya menjadi lebih terang. Tidak gelap seperti biasanya, na
Last Updated: 2026-07-15
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status