Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Luka di Ujung Senja

Luka di Ujung Senja

Tangannya tidak gemetar. Kalimatnya sederhana: “Hari ini aku berani, bukan karena aku kuat—tapi karena aku jujur.” Ia menatap tulisan itu. Lalu melangkah mundur. Anggi berdiri di sampingnya. “Bangga?” tanyanya. Rafa mengangguk pelan. “Bukan karena tampil,” katanya. “Tapi karena aku nggak maksa diri aku.” Anggi merangkul bahunya.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as Berani
Read
+Library
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Suasana jadi haru, tapi penuh cahaya. Anya berkata: “Aku tidak akan biarkan rasa takutku menghentikan langkahku lagi.” Hari ke-42 ini menjadi tonggak bagi Anya. Ia belajar bahwa keberanian bukan hanya kata-kata, tapi keputusan. Dan hari ini, Anya memutuskan untuk berani—meski masih ada gentar, meski masih ada air mata. Karena ia tahu, keberanian bukan berarti tak takut. Keberanian adalah terus berjalan, meski takut masih berdampingan.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as Berani
Read
+Library
Om Bule Kekasihku

Om Bule Kekasihku

“Tentang apa?” “Bukan tentang Hamburg,” jawab Nadia jujur. “Tapi tentang diriku sendiri. Tentang apakah aku cukup berani untuk melangkah ke sesuatu yang belum aku kenal.” Daniel tersenyum lembut. “Keberanian bukan berarti tidak takut. Keberanian adalah tetap melangkah meski takut” ucap Daniel. Ia berhenti sejenak, lalu menambahkan, “Dan kamu tidak melangkah sendirian.”
1.1K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as Berani
Read
+Library
Berebut Pantas

Berebut Pantas

tanya Varen sembari membawa secangkir kopi untuk Satria, karena saat ini Satria berada di rumahnya dan akan menginap. “Aku cinta kamu, tapi aku malu,” ucap Satria mengulang isi pesan dengan ekspresi tak berdosa. “Konyol sekali kau, Sat! Ternyata benar kata pepatah, cinta bisa membuat jadi gila. Tepat seperti kau saat ini.” Varen geleng-geleng kepala, lantas menyeruput kopi miliknya. Dia benar-benar tidak habis pikir dengan sikap Satria.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as Berani
Read
+Library
KAMILA : Kesabaran Menembus Batas

KAMILA : Kesabaran Menembus Batas

Neneknya yang terbaring di kamar, juga sangat cemas mendengar kericuhan karna suara Utari. "Tunggu saja kamu, ya, gadis kampung! Urusan kita belum selesai!" Utari menatap tajam pada Kamila, dan melontarkan kalimat ancaman padanya. Sorotan matanya, tampak seperti seekor singa lapar. Gadis yang tak tau sopan santun itu, menghentakkan sebelah kakinya, dan pergi meninggalkan rumah Kamila. ---
104.6K viewsOngoingAdded to Library 173 Times as Berani
Read
+Library
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Sudut mulut Reyhan bergerak-gerak seolah-olah sedang tersenyum, tetapi juga seolah-olah sedang meminta maaf. "A ... aku minta maaf .... Aku ingin melindungimu selamanya, tapi nggak kusangka …. Aku malah menyeretmu …." "Ini bukan salahmu …" jawabku dengan mata yang berkaca-kaca. "Akulah yang sudah salah mengambil jalan." "Abella .... Kalau ada kehidupan kedua, jangan pernah menginjakkan kakimu di rumah Keluarga Gredi lagi."
7.1K viewsCompletedAdded to Library 155 Times as Berani
Read
+Library
Perjalananan Yang Penuh Cobaan

Perjalananan Yang Penuh Cobaan

Dengan suara tinggi, Jane balik berteriak, “Aku gila?! Kamu tahu sendiri apa yang sudah kamu buat!” Tanpa memberi kesempatan Nico beralasan, dia langsung menyambung dengan serangkaian makian, “Dasar nggak tahu malu! Ternyata curigaanku selama ini benar! Kamu memang punya niat busuk sama Kak May!”
1.4K viewsCompletedAdded to Library 41 Times as Berani
Read
+Library
Raja Naga Meninggalkan Gunung

Raja Naga Meninggalkan Gunung

"Kalau kamu hebat, ayo pertaruhkan kinerja penjualanmu bulan ini denganku. Berani, nggak?" "Tentu saja aku berani, tapi aku nggak akan bertaruh denganmu!" kata Tobi sambil menggelengkan kepalanya. "Haha. Lucu sekali. Bilang saja kamu nggak berani. Jangan bilang kamu nggak mau bertaruh denganku. Itu karena kamu takut." "Aku nggak takut kepadamu, tapi kamu nggak pantas!" seru Tobi dengan nada menghina.
9.22.1M viewsCompletedAdded to Library 54.7K Times as Berani
Show Reviews (399)
Read
+Library
Ria Nmc
crta lumayn bgs, cm syg author kurng jeli, ad yg janggal pd tokoh2ny, dmn widya dkatakn cantik, pintar brkelas koq nampak bodoh tdk bs mnilai suaminy, bgtupn klrgany spt kakek muhar, tdk mncari tau siapa tobi kpd shabatny.. masa kalah sm yg pndidikn n jabatanny rendah tp bs mnilai & tau siapa tobi
Embunayu
Thor.. ijin promosi. ikuti dan baca novel eksklusif pertama saya yang berjudul "Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api" mengisahkan seorang anak sulung raja yang ditindas karena kelemahannya dan diusir karena ketidak mampuannya untuk menjadi putera mahkota. hidup dalam intrik dan kisah cinta unik.
Read All Reviews
Mengejar Impian

Mengejar Impian

Jawab bayu "Lha, tadi kamu bilang ada yang mau disampaikan, sekarang malah bingung dan gak enak, kita kan sudah lama berteman bay, 3 tahun bay, kita kan sudah saling kenal, sifat, karakter, jadi gak usah sungkan, bilang aja bay, jadi ada apa bay? " "Mm,, iya dul, hmm,.. (Menghela napas) oke, jadi begini dul, kemarin itu bapakku kan seperti biasa jualan makanan jajanan anak - anak, masih sama seperti dulu, nah pas kemarin, mungkin bukan harinya dan sudah takdirnya, bapakku kecelakaan bay, ketika sedang naik motor keliling jualan di jalan raya, bapakku tertabrak mobil, alhamdulillah tidak sampai meninggal, namun, bapakku terluka sangat parah, sekarang lagi dirawat di rumah sakit, dan butuh bia
103.1K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as Berani
Read
+Library
Hati yang Tak Direstui

Hati yang Tak Direstui

“Kenapa Ca? Tumben banget mukanya serius gitu.” Mecca menunduk sejenak, lalu menghela napas panjang. “Aku… mau ngaku sesuatu, tapi kamu janji dulu ya nggak akan marah?" "loh emang kenapa aku harus marah sih ca? emang kamu ngapain?" "ya pokonya kamu janji dulu sama aku.. Janji?! pleaseeee ra 🥹, kalo kamu ga janji aku gamau cerita"
10665 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as Berani
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status