author-banner
Irma Dewi Meilinda
Author

Novels by Irma Dewi Meilinda

Belum Siap Menikah

Belum Siap Menikah

Aminah Shidqiyyah Mahdiyah adalah seorang wanita yang pintar dan berbakat, tapi sayangnya dia terjebak dalam situasi yang tidak sesuai dengan keinginannya. Pemikiran kolot kedua orang tuanya membatasi kesempatan Aminah untuk mengejar pendidikan dan mengembangkan bakatnya. Sejak usia 18 tahun, Aminah dipaksa untuk menikah dengan seorang pria yang dipilih oleh orang tuanya. Perjodohan ini terjadi karena pandangan mereka yang masih memegang teguh tradisi dan nilai-nilai konservatif. Masyarakat pada zaman itu sering kali menganggap bahwa perempuan memiliki peran yang terbatas pada urusan rumah tangga, khususnya di dapur, dengan tugas utama memasak untuk suami. Meskipun Aminah ingin mengejar pendidikan dan mengembangkan potensi akademiknya, dia terpaksa mengikuti keputusan orang tuanya. Dia harus menyesuaikan diri dengan peran tradisional yang diharapkan dari seorang istri. Namun, kecerdasan dan bakat Aminah tidak bisa dibendung begitu saja. Lalu, bagaimana nasib Aminah ke depannya? Apakah dia bisa mengejar impiannya meskipun terpaksa harus menikah dengan pria pilihan orang tuanya?
Read
Chapter: Kecelakaan dan Sebuah Renungan
Keheningan di rumah itu bukan lagi ketenangan, melainkan bom waktu yang siap meledak. Aminah menyadari bahwa mengandalkan kapal yang bocor hanya akan membuatnya tenggelam bersama kenangan. Di sela isak tangisnya yang mulai mengering, sebuah tekad muncul. Dia tidak akan membiarkan Ahmad melihat ibunya karam. Diam-diam, saat Ahmad tertidur lelap di siang hari, Aminah sibuk di dapur. Bukan sekadar memasak untuk makan malam yang seringkali berakhir dingin tak tersentuh, dia sedang bereksperimen. Aminah mendaftarkan diri dalam "Grand Culinary Challenge", sebuah kompetisi memasak tingkat nasional. Setiap bumbu yang diulek, setiap sayuran yang diiris, adalah bentuk perlawanan terhadap rasa rendah dirinya. Dia ingin membuktikan bahwa gurat di perutnya dan tubuhnya yang tak lagi ramping adalah simbol kekuatan, bukan kelemahan. Dia ingin mandiri—agar jika suatu saat dia harus melompat dari "kapal" yang diarungi bersama Sulaiman, dia punya tenaga untuk berenang ke tepian. Insting seorang istri
Last Updated: 2026-04-09
Chapter: Sikap Tak Biasa
"Terlalu banyak kebocoran di kapal yang ditumpangi. Apakah harus lompat dari kapal untuk menyelamatkan diri atau bertahan? Berharap ada yang menolong, walau kapalnya sewaktu-waktu akan karam." Setahun telah berlalu sejak Ahmad lahir. Kini, bocah kecil itu sudah mulai belajar berjalan, sering tertawa sendiri, dan menjadi cahaya di rumah kecil mereka. Namun, di balik tawa Ahmad, ada perasaan getir yang mulai tumbuh dalam hati Aminah. Sulaiman, suami yang dulu selalu ada di sampingnya, kini semakin jarang pulang. Jika pun pulang, hanya sejenak—tanpa pelukan hangat, tanpa obrolan mesra seperti dulu. Aminah mulai menyadari bahwa sesuatu telah berubah. Tatapan Sulaiman tidak lagi sama. Sentuhannya tak lagi penuh cinta. Di depan cermin, Aminah berdiri diam. Tubuhnya yang dulu ramping kini berubah. Bekas kehamilan masih terlihat jelas. Dia meraba perutnya, memandangi gurat-gurat yang tertinggal, dan berpikir, "Mungkinkah ini alasan dia tak lagi mencintaiku?" Aminah memejamkan mata, mencoba
Last Updated: 2025-06-11
Chapter: Segudang Tanya
Hari-hari berikutnya, di rumah Sulaiman dan Aminah dipenuhi dengan kebahagiaan dan kesibukan baru. Bayi laki-laki yang baru lahir, mereka beri nama Ahmad, menjadi pusat perhatian keluarga. Sulaiman berusaha menyeimbangkan antara pekerjaan dan keluarga. Sementara Aminah, meskipun masih dalam masa pemulihan, menghabiskan banyak waktu bersama Ahmad, menyusui dan merawatnya. Dania dan Clara sering datang untuk memeriksa kondisi Aminah dan Ahmad. Clara memastikan bahwa pemulihan Aminah berjalan baik, sementara Dania membantu Aminah dengan saran-saran praktis mengenai perawatan bayi dan pemulihan pasca persalinan. Ahmad Ryan Pratama, itulah nama lengkap anak Aminah dan Sulaiman. Dengan harapan, anak pertama mereka akan selalu dipuji oleh orang lain karena kebaikannya. Bukan berarti haus akan pujian, tetapi mereka ingin anaknya tumbuh menjadi anak yang memiliki sifat terpuji. Karena hal tersebut sangat dicintai Allah. Suatu hari, Sulaiman memutuskan mengundang Dania dan Clara untuk maka
Last Updated: 2024-11-07
Chapter: Buah Cinta Kami
Dua bulan kemudian, usia kehamilan Aminah sudah memasuki 9 bulan, artinya sebentar lagi bayi yang dikandungnya akan segera lahir. Aminah sudah tidak nyaman untuk bergerak bahkan tidur pun serba salah. Sedangkan Sulaiman semakin sibuk dengan kariernya, padahal saat-saat seperti inilah Aminah sangat membutuhkan peran suaminya. "Mas, lagi di mana? Perutku terasa kram nih. Aku butuh kamu saat ini. Bisa pulang kah?" pinta Aminah dengan lirih melalui pesan singkat di salah satu aplikasi chat. Karena ditelepon sebanyak 50 kali, Sulaiman tidak jua merespons. Beberapa menit kemudian, Aminah kembali menghubungi Sulaiman, tetapi tidak juga ada balasan dari sang suami, baik chat maupun telepon. Sedangkan Aminah meringis kesakitan. Tak ada satu pun orang di rumah, bahkan anak angkatnya, Zahra sedang berada di rumah orang tua kandungnya. Aminah semakin merasakan sakit, sampai teriak meminta bantuan. Beruntungnya ada tetangga mereka yang sering dititipkan Zahra kebetulan hendak mampir ke rumah, ing
Last Updated: 2024-08-16
Chapter: Tujuh Bulan Kehamilan
Waktu berlalu, perut Aminah semakin membesar menandakan perjalanan kehamilan yang berjalan lancar. Setiap saat diisi dengan persiapan dan kebahagiaan menjelang kelahiran anak pertama mereka. Mereka berdua ikut serta dalam kursus kehamilan, merencanakan dekorasi kamar bayi, dan berbelanja perlengkapan bayi dengan penuh antusias. "Sayang, kan sudah aku bilang, jangan capek-capek. Istirahat aja, loh!" ujar Sulaiman dengan raut wajah yang sangat khawatir ketika kaki Aminah hampir tergelincir. "Iya, sayang. Aku cuma mau membereskan mainannya Zahra saja, kok. Kan tidak terlalu menguras tenaga juga," jawab Aminah sambil mengelus perutnya. "Lagian, anak kita yang ada di dalam perut ini, baik-baik saja." Di sana, ada Zahra yang ketakutan karena khawatir dimarahi Sulaiman. Apalagi Aminah hampir tergelincir akibat mainan Zahra yang berantakan. Aminah dengan wajah tertunduk, merasa bersalah, langsung meminta maaf. "Pa, Ma, maafin Zahra, ya. Gara-gara mainan Zahra, mama hampir saja celaka. Zahra
Last Updated: 2024-04-07
Chapter: Konsultasi ke Psikiater
Hari-hari berikutnya menjadi waktu penyembuhan dan refleksi di rumah keluarga itu. Meskipun ada keheningan yang menggantung di udara, tetapi setiap anggota keluarga mencoba untuk memahami dan menerima kenyataan yang baru terungkap.Sulaiman memecah keheningan pada pagi itu, di ruang keluarga. "Saya merasa perlu untuk mencari bantuan. Kita butuh bimbingan untuk mengatasi masalah ini."Aminah menanggapi. "Benar, Mas. Kita tidak bisa seperti ini terus. Konselor keluarga mungkin bisa memberi kita arahan yang baik.""Mama setuju. Kita harus mencoba segala cara untuk memperbaiki hubungan kita," timpal Khadijah.Mereka pun sepakat untuk mendatangi seorang konselor keluarga.Saat bertatap muka dengan konselor, mereka mulai membuka hati dan menjelaskan latar belakang konflik yang melibatkan semua anggota keluarga. Proses ini tidaklah mudah, tetapi dengan bimbingan dan dukungan ahli, mereka berharap bisa memahami, memaafkan, dan memulihkan hubungan keluarga yang retak."Mari kita mulai dengan m
Last Updated: 2024-02-23
You may also like
Terjerat Cinta Sang CEO
Terjerat Cinta Sang CEO
Romansa · AR_Merry
288.2K views
Menantu Penguasa
Menantu Penguasa
Romansa · Rose Dreamers
287.4K views
ISTRI YANG DIRINDUKAN
ISTRI YANG DIRINDUKAN
Romansa · Isna Arini
287.0K views
Bercinta Dengan Sang Iblis
Bercinta Dengan Sang Iblis
Romansa · Yuyun Batalia
286.1K views
Bukan Suami Biasa
Bukan Suami Biasa
Romansa · Naya Naya
285.7K views
Dinikahi Om Duda
Dinikahi Om Duda
Romansa · Suci Komala
285.4K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status