A Bride For A Truce

A Bride For A Truce

last updateLast Updated : 2025-12-08
By:  VeetoriaOngoing
Language: English
goodnovel18goodnovel
8.8
14 ratings. 14 reviews
87Chapters
8.9Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

A deep bone-melting groan vibrates from his chest. “I want to see you malyshka.Every inch of you.”  I shiver in anticipation as his fingers trail down my back, lowering the zipper of my dress, the fabric pooling at my waist. My tits come into view as cool air kisses my bare skin. His sharp intake of breath makes my stomach flip.  “Damn,” the word is rough, almost reverent as his large hand cups my left tit, squeezing softly. “They look even better than I had imagined.” His grip tightens slightly.   “A perfect fit for my hands.” ☦︎☦︎☦︎☦︎☦︎☦︎☦︎☦︎☦︎☦︎☦︎☦︎☦︎☦︎☦︎☦︎☦︎☦︎ Serafina had only one dream: to take center stage at the New York Opera. But if wishes were horses, even beggars would have a ride. Thrown into an arranged marriage, She is determined to hate him but soon discovers that there’s a thin line between love and hate. Adriko has no use for love. His focus is power, his goal is revenge.But what do you do when your greatest threat is your most sinful desire? A pawn in the game… A Bride for a truce…

View More

Chapter 1

The Engagement

Tiga tahun menikah, tetapi Imelda Deandra tidak kunjung mendaftarkan pernikahan kami secara resmi.

Hari ini adalah tonggak sejarah bagi penerbangan Imelda yang ke-1.000, sekaligus menjadi kali ke-17 dia berjanji untuk pergi bersamaku mencatatkan pernikahan kami.

Namun, di pesta perayaan itu, saat aku dipaksa minum anggur oleh atasannya langsung, Imelda justru sibuk saling mengambilkan makanan dan meminumkan anggur dengan pilot laki-laki yang dimentorinya.

Aku hampir pingsan karena minum dalam keadaan demam tinggi, tetapi Imelda tidak menoleh ke arahku sedikit saja.

Banyak rekan kerja di perusahaan yang menghela napas dan berdecak. Mereka menatapku dengan tatapan mata yang penuh rasa iba, seakan merasa pengorbananku tidak sepadan.

Siapa pun yang melihat pasti tahu, demi siapa aku tetap meminum anggur, meski dalam keadaan sakit.

Akan tetapi, setelah pesta perayaan berakhir, Imelda yang seharusnya pergi bersamaku ke kantor catatan sipil untuk mendaftarkan pernikahan, kembali membatalkan janjinya.

Imelda memarkir mobil di depan restoran, lalu dengan satu tangan, dia menghalangiku yang hendak masuk ke mobil.

"Deon tadi sudah banyak mewakiliku minum anggur. Aku akan mengantarnya pulang. Kamu naik taksi saja ya."

"Pendaftaran pernikahan sore ini sepertinya nggak bakal keburu. Kita bicarakan lagi lain hari." Setelah berkata seperti itu, Imelda sama sekali tidak peduli dengan reaksiku. Dia bergegas turun dari mobil, lalu dengan sangat hati-hati memapah Deon untuk duduk di kursi penumpang depan.

Delapan tahun pacaran, tiga tahun menikah, ini sudah ke-17 kalinya Imelda menunda pendaftaran pernikahan kami demi Deon.

Biasanya dalam situasi seperti ini, amarahku sudah meledak, berteriak histeris dan mencecarnya dengan pertanyaan, siapa sebenarnya suaminya dan siapa tadi yang benar-benar pasang badan melindunginya dari desakan minum anggur?

Namun, kali ini, aku hanya tersenyum tipis. "Oke, kalian hati-hati di jalan."

Mendengar ucapanku, Imelda tertegun sejenak. Dia merasa agak heran dengan sikapku yang begitu tenang hari ini. Namun, sesaat kemudian, Imelda kembali bersikap dingin seperti biasa dan berkata, "Nanti waktu pulang, aku akan membelikanmu hadiah sebagai kompensasi."

Setelah berkata seperti itu, Imelda langsung memacu mobilnya pergi. Sebelum pergi, dia bahkan masih sempat-sempatnya menutupkan kaca jendela mobil untuk Deon, khawatir jika angin akan mengganggu Deon yang sedang mabuk itu.

Sebelumnya, Imelda tidak pernah membiarkan ada sisa bau alkohol sedikit pun di dalam mobilnya.

Setiap kali aku selesai minum mewakilinya, meskipun itu di musim hujan yang begitu dingin, Imelda akan membuka seluruh kap mobilnya lebar-lebar, apalagi sekadar menutup jendela.

Sekarang, aku baru menyadari, itu semua hanya karena orang yang berada di dalam mobil itu adalah aku.

Tengah hari di Kota Hosana begitu terik, hingga membuat sekujur tubuh dibanjiri keringat. Namun, entah mengapa hatiku terasa begitu dingin.

Aku menarik napas dalam-dalam, lalu memasukkan kembali kartu keluarga ke dalam tas.

Aku tahu, sudah waktunya bagiku untuk melepaskan delapan tahun jalinan asmara ini.
Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

reviewsMore

Kylene
Kylene
I love this book, when will it be updated???
2026-02-17 00:57:50
0
0
Irene
Irene
86 chapters as of 17 September 2025
2025-09-17 19:42:03
0
0
Veetoria
Veetoria
Hi readers. Do check out my new book. ➤ If you’re into forbidden romance, age gaps, and women who walk away from messy cheating men with style, Daddy’s sinful pleasure is your next obsession.
2025-08-13 04:21:02
1
0
3xotic_me
3xotic_me
The novel is well written and has a great storyline. The characters are also well adapted and have some interesting elements. Great work by the author. Congratulations
2025-07-11 11:24:01
1
1
Irene
Irene
71 chapters as of 8 July 2025.
2025-07-09 20:57:21
2
1
87 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status