Short
Blaming My Neutered Monkey for Her Baby

Blaming My Neutered Monkey for Her Baby

By:  Desert FishCompleted
Language: English
goodnovel4goodnovel
10Chapters
288views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

My ex-colleague, Brenda Wilson, finds out from an unknown source that I have taken in an adopted son. Because of that, she insists on matchmaking my son with her niece. "My niece has graduated from a proper college, you know! You don't have to prepare any fancy wedding gifts… Just 800 thousand dollars will do! On top of that, you can put her name on the deed of that fancy deluxe apartment in the city center. "From the way I see it, there's no need to choose the perfect date anymore. They should get their marriage registered tomorrow and do their best to give birth to a cute baby boy!" My adopted son has a volatile temper, so there's no way he'll go on a blind date with some random woman. I refuse Brenda's offer on the spot with a cold expression. Feeling furious and embarrassed, Brenda yells at me for being a stingy old lady. Then, she storms out of my place angrily. Three months later, Brenda shows up with her pregnant niece outside my residential area. There, they start a livestream and start crying their woes to the Internet. "Everyone, Emily Parker's adopted son tricked my poor niece, Ashley Collins, into sleeping with him! Yet now, he refuses to claim the unborn baby as his! "Oh, Ashley keeps crying every day! Can Emily even afford to take responsibility for my darling Ashley if she and her unborn baby end up dying because of that bastard? "If I gain 100 thousand likes by the end of today, I'll definitely commit suicide right on that Emily hag's doorstep!" As I look at the comments that demand justice in Brenda's livestream, I almost laugh out loud. My adopted son is actually a male monkey which has retired from the local zoo. On top of that, he's already neutered. So, what on earth is Ashley pregnant with? A magical baby monkey?

View More

Chapter 1

Chapter 1

  Disinilah aku terduduk diatas kamar pengantin dikerajaan fortania ini.

Semua hiasan sudah dikenakan dan acara ijab qabul ku sudah dilaksanakan tadi pagi.

Aku belum menemui suamiku karena ini adalah permintaan ku. Aku akan menemuinya saat acara resepsi pernikahan kami. Saat penutup wajah yang aku gunakan selama ini kubuka, karena itulah permintaan pihak kerajaan wieldburg.

Aku mendengar semua nya, lirik lagu yang dinyanyikan saat ini diaula kerajaan aku mendengarnya dengan jelas. Dan itu suara dirinya.

Dia didepanku... Saat aku menatap matanya dia tersenyum.

Sebuah ice cream favoritnya menjadi saksi saat cinta itu ku ucapkan.

Betapa bahagia diriku saat dia membalas cintaku.

Dia adalah satu-satu bunga yang kujaga

Dia adalah qiblat cintaku

Dia adalah hatiku...

Langit-langit kamar kecil ku pun seakan terlukis wajahnya..

Aku benar-benar jatuh kedalam jurang cintanya...

Aku terikat akar cintanya..

Oh.... Bisakah aku menjadikannya sang ratu diistanaku.. Tapi sayang aku hanya mempunyai gubuk kecil...

Gubuk kecil yang menjadi istana jika dia bersama ku...

Aku tahu lirik lagu itu, semuanya berputar diingatan ku.

Ice cream yang kami nikmati bersama. Hujan yang mengguyur seluruh tubuh ku dan dirinya, ciuman pertama yang kurasakan disaat rintik hujan itu terus membasahi kami berdua.

Airmata ku terus mengalir saat dentingan pianonya terus menyayat dan menguak kenangan kami.

Hanya aku yang tahu kalau dia adalah kekasihku. Menyedihkannya dia tidak tahu kalau dia bernyanyi dipesta pernikahan ku.

Aku tidak berdaya untuk keluar dari kamar ini. Aku tidak bisa memperlihatkan wajahku padanya.

Dentingan piano itu masih menggema, ada siratan kesedihan saat dia menyanyikan lagu itu. Tidak seperti biasanya saat dia menyanyikannya didepanku.

Air mata ku masih terus mengalir dan aku meraung kesakitan. Hatiku sangat sakit menghadapi semua ini. Pintu kamar dibuka dan terlihat ibunda ku tercinta masuk lalu memelukku.

"Maafkan ibunda sayang. Hapus air matamu dan kau harus tersenyum. Ibu yakin pangeran Akhtar adalah pria yang baik dan bertanggung jawab." Tangisan ku menjadi saat kurasakan pelukan ibunda ku.

Ini semua bukan kesalahan ayah dan ibuku, ini adalah salahku. Akibat dari kebohonganku, akibat aku membohongi pria yang begitu kucintai.

Ibundaku menatap mataku dan dia merasa sedih karena pasti mataku menyiratkan luka yang dalam.

Ibuku menghapus jejak air mata itu dengan tangannya saat aku sudah berusaha mengontrol tangisan ku.

Kami keluar dari kamar dengan pengawal juga pelayan kerajaan.

Aku hanya menunduk tak mampu melihat kedepan.

Semakin lama semakin suara itu terasa jelas.

Ya... Dia adalah qiblat cintaku..

Dia adalah hatiku...

Aku terikat oleh akar cintanya...

Membuatku tak bisa bernafas jika tak melihat wajahnya...

Bibirku bergetar begitu juga dengan seluruh tubuhku.

Beku, itulah kata yang bisa aku ibaratkan saat aku memasuki Aula.

Ratu Zira dan princess Vienza memasuki Aula....

Semua mata melihat kearahku dan ibundaku. Tidak ada lirik lagu hanya ada suara dentingan piano, aku terpaksa mengangkat wajahku layaknya seorang putri yang memiliki tata krama.

Aku melihat kearah panggung sudah berdiri seorang pangeran yang aku tahu itu pasti Suamiku. Gambaran seorang pangeran memang sangat pas akan dirinya.

Tak jauh dari panggung megah itu dengan sekuat tenaga aku mencoba melihatnya  dan benar saja.

Tatapan mata tajam itu seakan mengulitiku. Dia tentu tahu ini aku, terdapat goresan luka yang sama dimatanya saat dia tahu kebohonganku.

Dia membuang wajahnya kearah lain sengaja tak ingin melihat ku.

Ibunda ku meninggalkan ku saat pangeran ini mengambil tanganku.

Dia membawaku berdansa dengan iringan piano itu.

Aku hanya bisa diam saat hati ini mulai berteriak. Pangeran ini menyunggingkan senyuman menatapku, dan perlahan wajahnya mendekati ku.

Aku memejamkan mataku erat saat ciuman itu terjadi. Semua orang bertepuk tangan dan terompet dibunyikan.

Ini ciuman kedua ku dengan pria yang kedua pula....

*********************

Bersambung...

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

No Comments
10 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status