مشاركة

319. Tampak Setara

مؤلف: Indy Shinta
last update تاريخ النشر: 2025-08-20 01:59:02

Wanita itu melangkah mendekat, hak sepatunya mengetuk lantai kayu restoran dengan ritme percaya diri. Senyumnya ramah, jelas ditujukan untuk Bara, senyum seorang wanita yang terbiasa berada di ruang-ruang high class. Gaun sederhana namun berpotongan mahal membungkus tubuhnya, rambut hitamnya tergerai rapi.

Aroma Dior J’adore yang khas, elegan dan menusuk, menyeruak di antara kepadatan restoran. Senyum tipisnya jatuh pada Bara, seakan hanya mereka berdua yang ada di ruangan itu.

Cheryl memandan
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق
تعليقات (16)
goodnovel comment avatar
natahlie
koq sofyan g ikut. greget ingat sofyan marahin habis2an cheryl.
goodnovel comment avatar
Naya Ajach
Kok blm ada bab baru yaa
goodnovel comment avatar
Miumiu Dara
Ani kayak tipikal suka sama cwek, jadi bara aman gth klo Deket sama dia .... eh baby gimana ceritanya abis di cuekin bara, udah move on dia ?
عرض جميع التعليقات

أحدث فصل

  • CEO Dingin yang Terpaksa Menikahiku   TAMAT

    Pagi itu begitu bening.Cahaya matahari menyusup lembut di antara pepohonan, menimpa hamparan rumput hijau yang masih berembun. Udara terasa segar, membawa aroma bunga melati dan mawar putih yang menghiasi setiap sudut taman tepi danau tempat akad nikah akan berlangsung.Tak ada gemuruh musik keras, hanya denting lembut orkes akustik yang mengalun dari pengeras suara kecil. Suasananya begitu sakral dan menenangkan, seperti pagi yang berdoa.Di tengah taman, sebuah meja akad sederhana berdiri.Terbalut kain putih gading dengan sentuhan eucalyptus segar di setiap sisinya. Di depan meja itu, Bara duduk mengenakan jas putih gading berpadu peci senada. Wajahnya teduh, namun ada ketegangan kecil yang tak bisa ia sembunyikan. Hari ini, ia akan menjemput wanita yang selama ini menjadi doa dalam setiap langkahnya.Di sisi lain, Tuan Sigit duduk berwibawa di kursi kehormatan bersama Tuan Wishnu. Beskap krem muda yang mereka kenakan berpadu dengan senyum tipis di bibir keduanya yang jarang terl

  • CEO Dingin yang Terpaksa Menikahiku   355. "Kayak Drama India... Persis Banget!"

    Di sebuah ballroom hotel bintang lima, musik orkestra mengalun pelan, membungkus suasana dengan kemewahan yang memukau. Sebuah pesta yang jelas dirancang bukan hanya untuk merayakan cinta, tetapi juga untuk menunjukkan kuasa dan nama besar konglomerat yang sedang menikahkan putranya.Para tamu hadir dengan busana terbaik mereka. Pria berjas hitam yang rapi, wanita bergaun malam anggun. Berlian dan mutiara saling beradu cahaya di bawah lampu gantung kristal yang elegan. Pelaminan berdiri megah, berlatar dinding bunga putih yang dirangkai sempurna, seperti simbol kemurnian dan keabadian.Bara berdiri memasuki gedung itu, mengenakan setelan formal yang membuatnya tampak lebih berwibawa dari biasanya. Ia menggandeng Cheryl di sisinya. Malam itu bukan sekadar undangan pesta. Bagi Bara, itu saatnya mempublikasikan hubungannya dengan Cheryl pada dunia.”Sementara bagi Cheryl, genggaman tangan Bara terasa seperti pernyataan cinta yang paling lantang. Bahwa pada akhirnya, lelaki itu membiark

  • CEO Dingin yang Terpaksa Menikahiku   354. Meraih Restu

    Bara duduk tegak di depan meja besar berlapis kayu jati itu, mencoba menjaga ketenangan di tengah udara ruangan yang terasa berat. Di sampingnya, Cheryl duduk kaku, jari-jarinya dingin dan sedikit bergetar di dalam genggamannya. Bara merasakannya jelas, getar halus itu seolah menyelusup ke nadinya sendiri, menyatukan kegelisahan mereka dalam satu denyut yang sama. Ia menatap wajah Cheryl sekilas, melihat mata bening itu berusaha tegar meski bayangan gugup tampak jelas di sana.Bara mempererat genggaman tangannya, ibu jarinya mengusap lembut punggung tangan Cheryl. Sebuah isyarat halus bahwa ia siap pasang badan untuk melindungi cinta dan masa depan mereka berdua.Sementara di hadapan mereka, Tuan Sigit duduk bersandar di kursinya yang tinggi, menatap keduanya bergantian dengan sorot mata tajam namun tenang. Ekspresinya sulit ditebak, antara menimbang, menilai, atau sekadar mengamati dari balik wajahnya yang nyaris tanpa emosi. Garis-garis usia di wajahnya tak mampu menyamarkan wib

  • CEO Dingin yang Terpaksa Menikahiku   353. Plan B

    Cheryl baru saja selesai mandi dan membuka lemari pakaian. Ia tersenyum kecil melihat semua bajunya masih tersusun rapi, meski ia sudah lama sekali pergi. Aroma pewangi pakaian menyergap lembut ketika ia menyibak deretan kain.Bara rupanya memerintahkan para pelayan untuk mencuci dan menyetrikanya secara rutin, seolah percaya bahwa pemilik pakaian itu akan kembali suatu hari nanti.Cheryl mengambil sepasang piyama lamanya, mengenakannya, lalu membuka laci meja rias. Senyumnya merekah melihat hair dryer lamanya bahkan masih tergeletak di sana juga, masih di tempat yang sama seperti dulu.“Ah, Bara…” gumamnya lirih. “Kamu benar-benar menjaga semuanya.”“Bukan cuma barang-barangmu yang kujaga, Sayang. Tapi juga hatiku… selalu kujaga untukmu. Aku milikmu, kan?”Suara berat itu datang dari belakang.Cheryl menoleh.Bara berdiri di ambang pintu rahasia yang menghubungkan kamar mereka, mengenakan kaus tipis, rambutnya sedikit berantakan, dan tatapan mesra yang terlalu sulit untuk diabaikan.

  • CEO Dingin yang Terpaksa Menikahiku   352. Sang Dalang

    Cheryl memandang bangunan megah dan anggun, yang berdiri kokoh di hadapannya. Ada getar rindu bercampur gugup, dan perasaan tak percaya bisa kembali ke tempat ini lagi… rumah besar milik Bara.“Aku bisa jalan sendiri,” tolaknya, saat Bara hendak menggendongnya keluar dari mobil.“Memang bisa, tapi lagi nggak aku bolehin.” Lelaki itu tetap menggendong Cheryl, seolah dunia bisa runtuh kapan saja jika ia melepaskannya lagi.Dengan langkah penuh kebahagiaan yang tak bisa disembunyikan, Bara membawa Cheryl melintasi pintu utama rumahnya. Udara di dalamnya tercium harum lembut, aroma bunga lily dan kayu cendana, menyambut mereka seperti pelukan hangat yang sudah menunggu.Para pelayan berdiri berjajar di lorong, menunduk sopan.“Selamat datang kembali, Nona Cheryl.”Cheryl menatap sekeliling, tak menyangka akan disambut dengan penuh persiapan begini. Sementara itu Bara tersenyum kecil, matanya melirik Mimi yang berjalan mendekat dengan khas aura keibuan yang menenangkan. Seperti biasa,

  • CEO Dingin yang Terpaksa Menikahiku   351. Mencintaimu Dengan Seluruh Hidupku

    Dalam udara malam masih terasa pekat oleh asap dan bau hangus, Cheryl membiarkan Bara menggendong tubuhnya. Kepalanya terkulai di dada bidang lelaki itu, merasakan dentum jantung yang berpacu cepat. Bau asap, keringat, dan samar wangi parfum maskulin dari tubuh Bara berpadu, menelusup ke hidungnya, membangkitkan setiap memori tentangnya yang selama ini coba ia kubur. Oh. Pria ini… ternyata benar-benar masih mengejarnya. Menyusulnya dengan napas yang tersengal, dengan tekad yang menggila. Ya. Cheryl tadi melihat sendiri bagaimana Bara menembus garis polisi, menerobos asap, dan berteriak memanggil namanya seolah dunia akan runtuh jika tak menemukannya.Ia masih bisa mendengar gema itu di telinganya, suara Bara yang berteriak keras… “CHERYL!”Suara parau yang tercabik di antara sirine dan teriakan orang, tapi entah kenapa justru menjadi satu-satunya suara yang menenangkan. Suara yang menembus hiruk-pikuk malam dan langsung menghantam jantungnya. Membuat napasnya tercekat, membuatnya

  • CEO Dingin yang Terpaksa Menikahiku   304. Biar Saja Seperti Kebetulan

    Bara Wardhana memegang setir mobil sport hitamnya, Porsche Panamera Turbo terbaru, unit rakitan Jerman yang ia pilih sendiri. Bukan mobil dinas, bukan juga yang biasa ia bawa untuk rapat lintas kota. Malam ini ia mengemudi sendiri, tanpa Sofyan dan tanpa supir pribadi.Hanya dia, dan rindunya pada

    last updateآخر تحديث : 2026-04-02
  • CEO Dingin yang Terpaksa Menikahiku   301. Rumah Tempatku Pulang

    Cheryl melangkah pelan melewati ambang pintu rumah lamanya, membiarkan debar di dadanya memukul pelan tapi pasti, seolah jantungnya tahu betul di sinilah semua ingatan pernah bermuara. Udara di dalam ruangan itu masih punya aroma kayu tua yang menenangkan — meski cat dinding sudah diperbarui, atap

    last updateآخر تحديث : 2026-04-02
  • CEO Dingin yang Terpaksa Menikahiku   300. Obsesi Sang Malaikat

    “Apakah sudah muncul reaksi dari metode pengobatan terakhir kita?” “Ada respons positif, Dok.” Valen menyipitkan mata mendengar jawaban dari dr. Aditya — menyimak lebih serius. “Kami mencatat reaksi refleks tendon di ekstremitas bawah pasien mulai muncul lagi, tonus ototnya juga membaik, dan dos

    last updateآخر تحديث : 2026-04-02
  • CEO Dingin yang Terpaksa Menikahiku   303. Tatapan yang Kini Asing

    Bara Wardhana berdiri tegak di depan papan tulis, meletakkan laptop tipis di atas meja dosen. Tangannya menyesuaikan mikrofon headset di sisi rahang. Suaranya mengalir lancar, nyaris tanpa jeda gugup.“Perkenalkan, saya Bara Wardhana. Saat ini saya menjabat sebagai CEO di Apex Insight Solutions, pe

    last updateآخر تحديث : 2026-04-02
فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status