LOGIN"Kita hanya menikah selama 120 hari. Setelah itu, hubungan kita berakhir." Dikhianati tunangan dan adik tirinya sendiri, Kamari nekat mengaku hamil anak Kalandra Atmaja di tengah pesta pertunangan pria itu dengan Aurel. Kamari hanya ingin menghancurkan kebahagiaan adik tirinya. Namun, siapa sangka Kalandra justru membenarkan kebohongannya dan bersedia menikahinya! Kini, Kamari harus menjalani pernikahan kontrak selama 120 hari dengan CEO dingin yang tak pernah bisa ditebak. Di saat Kamari mulai kehilangan kendali atas perasaannya, satu pertanyaan terus menghantuinya. Mengapa Kalandra begitu mudah menerima kebohongannya? Apa sebenarnya yang diinginkan pria itu dari Kamari?
View MoreKamari masih berdiri di ruang kerja Danuarta ketika suara pintu tertutup di belakang ayahnya. Tatapannya terpaku pada tempat pria itu berdiri beberapa saat lalu.Dipecat dari perusahaan.Dilarang meninggalkan rumah.Hanya karena dia berani mempermalukan Aurel.Kamari tertawa hambar. Selama bertahun-tahun bekerja di perusahaan Danuarta, dia tidak pernah menyangka seluruh usahanya bisa dihapus begitu saja hanya dengan satu kalimat."Makanya, kalau jadi anak jangan suka cari masalah."Suara Anggita membuat Kamari menoleh.Ibu tirinya itu masih berdiri di dekat sofa bersama Aurel. Berbeda dengan beberapa menit lalu, wajah Aurel kini terlihat jauh lebih tenang. Bahkan, ada senyum kecil yang sengaja diperlihatkannya kepada Kamari."Kamu pikir setelah bikin malu keluarga, Papa masih mau mempertahankan kamu di perusahaan?" lanjut Anggita.Kamari menatapnya datar."Sudah puas?"Anggita mengerutkan kening. "Apa?""Sudah puas lihat aku dipecat?""Kamari!" Anggita meninggikan suara.Namun, Kamari
Keheningan jatuh di ruang kerja Danuarta. Aurel panik, langsung berdiri dan menatap Anggita sebelum menghampiri Danuarta. Tangannya meremas lengan jas Danuarta. “Jangan percaya, Pa. Kamari bohong! Aku sama Dito cuma teman! Kamari fitnah aku biar kesalahannya tertutupi!” Anggita langsung menarik Aurel ke belakang punggungnya. Anggita harus menyelamatkan Aurel di depan Danuarta, jika putrinya memang berselingkuh dengan Dito. "Cukup, Kamari! Jangan bawa-bawa Dito untuk membenarkan tindakan bejatmu itu! Kamu yang tidur sembarangan sampai hamil dengan calon tunangan Aurel, kenapa malah sekarang balik menuduh?!" Kamari tersenyum getir, sorot matanya beralih pada pria paruh baya yang berdiri tegak di tengah ruangan. Meskipun Kamari tahu bagaimana sikap ayahnya terhadapnya, tapi ia tetap menunggu pembelaan untuknya. Namun, Danuarta bergeming, sorot matanya dingin. Tidak ada sedikitpun tanda-tanda pria itu terkejut atau ingin meminta penjelasan dari Aurel. "Tutup mulutmu, Kamari!" suara
“Apa maksudmu, Kamari?!” Suara Danuarta akhirnya memecah keheningan. Pria itu langsung mencengkeram pergelangan tangan Kamari. Tekanannya begitu kuat hingga Kamari spontan mengerutkan kening. “Kamu sadar apa yang kamu lakukan saat ini?!” desis Danuarta. Kamari berusaha menarik tangannya, tetapi cengkeraman ayahnya justru semakin erat. Sebelum ia sempat membalas, suara Kalandra terdengar tegas dan dingin. “Lepaskan tanganmu dari Kamari.” Semua orang langsung menoleh kepadanya. Danuarta terdiam. Ia sempat memandang Kalandra dengan wajah tegang dan ketidakpercayaan menjadi satu sebelum akhirnya melonggarkan cengkeramannya. Kamari segera menarik tangannya ke dada. Bekas tekanan jari ayahnya terasa nyeri di pergelangan tangannya, tetapi ia tidak ingin memperlihatkan betapa sakitnya perlakuan itu. Anggita yang sejak tadi berusaha mengendalikan ekspresinya kini mendekati Kalandra. “Nak Kala, jelaskan kepada kami. Ucapan Kamari itu hanya omong kosong, bukan?” Senyum ramah yang dip
Kamari masih menatap panggung dengan tubuh kaku.Kalandra berdiri di samping Aurel, menyambut para tamu dengan ekspresi tenang. Tidak ada tanda-tanda bahwa pria itu pernah menghabiskan malam bersama wanita asing di sebuah kamar hotel.Sementara itu, Kamari masih kesulitan mencerna kenyataan yang baru saja terbentang di depan matanya.Dari sekian banyak pria di dunia ini, mengapa harus Kalandra?Ia menunduk, menggeleng pelan, lalu mengeluarkan tawa pendek yang terdengar getir.Sungguh malang nasibnya. Setelah dikhianati calon suami sendiri, sekarang ia bahkan tidak sengaja terlibat dengan pria yang akan menikahi adik tirinya.Namun, beberapa detik kemudian, tawa itu berhenti.Kamari mengangkat kepala lagi. Tatapannya kembali tertuju pada Kalandra, lalu bergeser kepada Aurel yang masih menggenggam lengan pria itu dengan penuh percaya diri.Sesuatu berubah di mata Kamari.Selama ini, Aurel selalu mendapatkan apa yang diinginkannya. Dimanjakan orang tuanya, diperlakukan layaknya putri keb






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews