Short
Engaged to her, Bleeding for her Childhood Sweetheart

Engaged to her, Bleeding for her Childhood Sweetheart

By:  Cool HuskyCompleted
Language: English
goodnovel4goodnovel
9Chapters
5.4Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

I knew Adeline Shaw had been entangled with her childhood sweetheart for over a decade, but I still dove headfirst into our relationship without hesitation. Then came our engagement day. Adeline got a call that her childhood sweetheart had collapsed and was in the hospital. Without a second thought, she dropped everything - dropped me - and rushed to his side. My grandmother, who witnessed this whole scene, hurried after her. In her rush, she was struck by a car. By the time they got her to the hospital, it was too late. We couldn't save her. That's when I finally let go. She was never truly mine, and I shouldn't have tried to force what wasn't meant to be.

View More

Chapter 1

Chapter 1

Namaku Wira. Memasuki usia pernikahan tahun kelima, tubuhku tiba-tiba mengalami pubertas kedua. Ukuran kemaluanku jadi sangat besar dan hasratku juga semakin menggelora. Setiap hari, aku bisa meminta jatah tujuh sampai delapan kali.

Awalnya, istriku sangat gembira melihat perubahanku. Setiap malamnya, dia sampai kelelahan setelah bersenang-senang. Namun perlahan-lahan, perkembanganku semakin besar dan istriku mulai tidak sanggup mengimbangiku.

"Jangan masukkin lagi. Kalau dipaksa terus bakal meledak, nih." Istriku memohon sambil menangis kepadaku. Akan tetapi, aku benar-benar menderita menahan nafsu. Kemudian, aku pun mendorongnya dengan paksa ke dinding.

Akhirnya, hari ini dia tidak sanggup lagi menahan semua ini. Dia menangis meraung-raung meminta cerai dariku. Aku tidak menyetujuinya, sehingga dia minggat dan menginap di rumah sahabatnya selama beberapa hari.

Aku benar-benar menderita menahan diri. Selama seharian, aku terus merasa kemaluanku sangat keras hingga tidak bertahan lagi.

Saat sahabatnya mendengar perubahanku ini, dia jadi sangat tertarik. Demi memperbaiki hubungan pernikahan kami, dia berinisiatif datang ke rumahku untuk menasihatiku.

Ketika dia datang malam itu, aku sedang tersiksa karena menahan hasrat.

Bel pintu berbunyi. Aku mengira istriku akhirnya pulang. Gelora yang telah kutahan selama berhari-hari akhirnya bisa kulampiaskan dengan sepuasnya.

Namun, baru saja pintu dibuka, orang yang berdiri di luar ternyata adalah sahabatnya, Bilqis. Dia mengenakan gaun terusan seksi berwarna hitam. Payudaranya yang besar dan montok itu tampak begitu menggoda.

Rok itu hampir tidak menutupi bagian atas pahanya, kakinya yang panjang dan ramping terbungkus stoking hitam, memperlihatkan area di mana pinggiran renda hitam bertemu dengan kulitnya.

Mataku terbelalak menatapnya. Tubuhku langsung bereaksi. Tadinya kukira yang pulang itu adalah istriku, sehingga aku hanya mengenakan celana pendek yang longgar.

Bagian depan celanaku tampak menggembung dan ukurannya sangat besar. Melihat hal itu, Bilqis langsung terperangah.

"Kamu benaran lagi puber kedua, ya! Ukurannya lebih besar dari botol bir!"

Sebenarnya, Bilqis adalah seorang wanita yang hasratnya tidak terpenuhi dengan puas. Penampilannya tampak memesona, tetapi dia malah menikah dengan seorang pria tua yang kaya.

Dengar-dengar dari istriku, pria tua itu terlalu semena-mena saat masih muda. Oleh karena itu, sekarang fungsi tubuhnya telah menurun drastis dan sama sekali tidak bisa memuaskan Bilqis. Alhasil, Bilqis sekarang sering menghamburkan uang untuk mencari model pria.

Aku melambaikan tangan menyuruhnya masuk. Dia duduk di sofa dengan satu kaki yang terangkat. Dasar sepatu hak tingginya yang berwarna merah membuatnya tampak semakin menawan.

"Bilqis, kenapa kamu datang ke sini? Mana istriku?" tanyaku sambil menuangkan segelas air dan menyerahkannya kepada Bilqis.

Dia minum seteguk air, lalu berkata padaku, "Kamu sih, kuatnya kebangetan. Sampai sekarang Shila masih nggak berani pulang."

"Hari ini aku datang untuk nasihati kamu. Jangan terlalu kuat setiap kali berhubungan. Shila itu wanita lembut, mana bisa tahan sama kekuatanmu itu."

Saat minum, dadanya bergoyang ke atas dan ke bawah. Payudaranya yang montok itu bergetar dengan hebat. Darahku mendidih melihat pemandangan itu. Ukuran payudaranya lebih besar dari punya istriku. Ingin sekali rasanya aku meremasnya sekali.

Aku menghela napas, lalu duduk di seberang Bilqis. "Bukannya aku terlalu bertenaga. Sejak puber kedua ini, aku jadi kepengin terus. Kalau nggak disalurkan sehari saja, rasanya tersiksa sekali."

Seketika, Bilqis menjadi penasaran dan mendekatkan tubuhnya. "Pria punya puber kedua ya? Kalau begitu, apa ukuranmu itu jadi lebih besar dari sebelumnya? Boleh nggak aku lihat?"

Bilqis menatapku dengan tulus, tidak terlihat seperti sedang berbohong.

Hatiku berdegup kencang. Apa Bilqis ini nggak terlalu berani, ya? Memangnya benda begituan bisa ditunjukkan sembarangan?

"I ... ini rasanya nggak baik deh," ucapku dengan gugup. Namun, dalam hatiku sudah kacau balau.

Bilqis berujar dengan santai, "Kenapa takut sih ditunjukkan sama aku? Punyamu ini termasuk keajaiban. Aku cuma pengin melihatnya langsung sendiri."

Berhubung dia terus-menerus memintanya, aku pun tidak lagi menahan diri. Di hadapannya, aku menanggalkan celanaku perlahan-lahan. Belum pernah aku menunjukkan tubuh bagian bawahku kepada wanita lain. Perasaan ini benar-benar seru.

Ditatap dengan sorot mata yang berkobar seperti itu, entah mengapa aku merasa diriku semakin perkasa. Sesuai dugaan, Bilqis memang wanita yang sering bersenang-senang dengan model pria. Menghadapi situasi seperti ini, dia tetap bisa mengendalikan diri dan bahkan menunjukkan sedikit hasratnya.

Dia menelan ludah dan memujiku, "Pertumbuhanmu besar sekali ya, lebih besar dari semua model pria yang pernah kupesan. Punyammu ini benaran nggak? Aku boleh pegang sebentar?"

AKu sama sekali tidak menyangka dia akan mengajukan permintaan seperti itu. Seketika, hatiku jadi terasa antusias dan akhirnya aku mengangguk menyetujuinya.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

reviews

Cris Land
Cris Land
.............
2025-03-12 17:51:11
0
0
9 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status