Mag-log inAmigos' Love Story (Series)- Standalone book His Cupcake (Book One) Carlos Gonzales + Cassandra Johanson Cassandra Johanson, a girl who likes to write romance stories. She was on cloud nine when her new published novel became 'top picked' books but not too long until she found out something real about the book. The reality freak her out at the moment she found out the main character that she created from her own imagination was real and the guy was standing in front of her, proudly introducing himself. Carlos Gonzales, a successful businessman in the hotel industry, known as a serious, less of sense of humor & grumpy man. Unexpectedly found out that someone made him as the main character in the novel. He bought the book due to his curiosity but immediately got hooked up with it. The girl behind the book caught his attention. He came out with a plan to know more about her, but it wasn't easy as opposite personalities often need time to get along. *** "Damn, we should make it to one week. We shouldn't talk right now." I knew she purposely did that to piss me off. I smooch her lips without any warning. "This plump lip of yours," I said in between my gritted teeth after the kiss, "talked too much," and I continued while my eyes can't tear off from her lips that were slightly parted. "That's our first kiss," she whispered. "Yes, that was our first kiss. Should we make the second one?" I whispered back. *The picture doesn't belong to me. Credit to the original owner.
view more“Ayo bercerai!”
Kathrine terkejut dengan pernyataan suaminya, Ethan Xavier. Hari itu pertengkaran terjadi di rumah mereka. Kathrine marah karena Ethan membawa selingkuhannya. Mereka bermesraan secara terbuka di hadapan Kathrine.
Kathrine merasa sakit hati. Setelah dua tahun mereka menikah, Kathrine merasa dikhianati. Dua tahun yang lalu, mereka menikah dan menjadi pasangan yang sangat bahagia. Meskipun awalnya mereka menikah karena dijodohkan oleh nenek Ethan, tapi mereka setuju dan menerima perjodohan itu dengan senang hati.
Kathrine adalah gadis yatim piatu yang bekerja sebagai perawat untuk nenek Ethan yang sudah tua dan sering sakit. Kebaikan hati dan ketulusan Kathrine membuat nenek Ethan menyukainya dan menjodohkannya dengan cucunya. Ethan yang hanya tinggal berdua dengan neneknya juga menerima perjodohan itu.
“Apa yang kau katakan? Bercerai? Kau membawa selingkuhanmu ke rumah dan mengajukan perceraian demi perempuan ini?” protes Kathrine. Ia sangat tidak menyangka Ethan akan menceraikannya.
“Kau yang mengusik kesenangan kami berdua. Seharusnya kau sadar, ini adalah rumahku. Aku bebas membawa siapa pun ke rumah ini. Baik itu selingkuhan atau pun istri lain,” balas Ethan dengan angkuh.
“Tapi aku adalah istrimu. Seharusnya kamu menjaga perasaanku. Tapi kau justru berselingkuh dengan perempuan yang suka merebut suami perempuan lain,” ucap Kathrine menyindir selingkuhan Ethan. Tapi perempuan itu juga menunjukkan kesombongannya.
“Ethan sudah mencintaiku sejak kalian belum menikah. Kalau kau ingin tahu, kami sudah berpacaran sejak masih kuliah. Jadi aku tidak merasa telah merebut Ethan darimu. Justru kamu yang menjadi pengganggu dalam hubungan kami,” balas selingkuhan Ethan yang bernama Grace Hailey.
Pernyataan Grace membuat Kathrine semakin sakit hati. Dia adalah korban dari perselingkuhan mereka. Tapi dirinya justru dianggap sebagai pengganggu hubungan dua kekasih itu.
“Kalau memang kau sudah lama memiliki hubungan spesial dengan Ethan sebelum aku, kenapa kau tidak menikah dengannya?” ucap Kathrine.
“Karena aku bukan perempuan bodoh seperti kamu!” balas Grace.
“Semua karena permintaan nenek. Aku tidak bisa menolak permintaannya untuk menikah denganmu,” timpal Ethan.
“Lucu sekali. Selama dua tahun kita menjadi suami istri. Aku melayani semua kebutuhanmu dan kau bersikap seperti suami yang baik untukku. Aku pikir kita menjalani kehidupan pernikahan yang normal dan kita saling mencintai. Tapi hari ini kamu mengatakan semua ini hanya karena nenek?” kata Kathrine. Dia sangat tidak menyangka.
“Nenek menyukaimu karena kau merawatnya dengan baik. Tapi kebaikanmu pada nenek tidak bisa membuatku benar-benar mencintaimu.”
“Jadi karena sekarang nenek sudah meninggal, kau ingin bercerai? Kau ingin membuangku?” kata Kathrine. Dia merasa kecewa.
“Sesuatu yang sudah tidak dibutuhkan memang harus dibuang, Kath” timpal Grace.
“Dulu kau dibutuhkan karena nenek. Tapi sekarang nenek sudah tidak ada. Ethan tidak membutuhkanmu karena perempuan yang dia inginkan hanya aku. Hanya Grace Hailey. Coba bandingkan dirimu dengan aku. Kau hanya perempuan yatim piatu yang menjadi pembantu di rumah ini. Bahkan setelah menikah dengan Ethan yang kaya, kamu tetap tidak berguna. Kau hanya menjadi beban peliharaan di rumah. Sementara aku, aku yakin kau pernah mendengar tentang ketenaran keluarga Hailey. Aku lebih pantas menjadi istri Ethan dibandingkan dirimu,” ucap Grace merendahkan Kathrine.
“Apa? Aku tidak berguna? Setiap hari aku mengurus kebutuhan Ethan. Aku mengurus rumah ini agar Ethan bisa memiliki tempat pulang yang nyaman,” balas Kathrine membela diri.
“Kalau Ethan merasa nyaman pulang kepadamu dan ke rumah ini, dia tidak akan datang dan mencariku. Itu artinya kamu sudah gagal. Usahamu sia-sia. Aku akan memberitahumu rencana kami selama ini. Ethan sengaja menikahimu untuk memenuhi permintaan nenek. Itu semua dia lakukan karena dia sangat mencintaiku. Ethan tidak mau aku kerepotan mengurus nenek yang sudah tua. Lagi pula nenek tidak akan hidup selamanya. Setelah nenek meninggal, kami akan menikah. Bukankah itu rencana yang sangat cerdas?” ujar Grace sambil memeluk Ethan dengan mesra.
Kathrine sangat kecewa. Dia merasa sudah dipermainkan dan dimanfaatkan. Tapi Ethan juga tidak merasa berhutang atas jasa Kathrine mengurus neneknya. Ethan menganggap memberikan tempat tinggal dan makan selama ini sudah cukup sebagai bayaran atas jasa Kathrine.
Kathrine tidak menyangka pernikahannya agar berakhir dengan perceraian. Tapi dia juga tidak tahan menerima perselingkuhan. Apalagi Grace mengaku selama ini Ethan sering menemuinya diam-diam. Mereka bahkan pergi liburan bersama tanpa sepengetahuan Kathrine. Sementara Kathrine hanya menjadi seorang istri yang mengurus rumah.
Sekarang Kathrine baru mengerti kenapa selama ini Ethan tidak pernah mengajaknya ke pesta atau acara perusahaan. Ethan sudah ditemani oleh Grace. Kathrine merasa tidak dihargai sebagai seorang istri.
Ethan adalah pengusaha kaya tapi membiarkan Kathrine sibuk mengurus rumah sendirian. Padahal Ethan bisa membayar jasa asisten rumah tangga. Kathrine baru menyadari bahwa Ethan memang memperlakukannya seperti pembantu.
“Selama dua tahun kita menikah, aku mencintaimu dengan tulus. Aku tidak pernah menyangka akan mendapatkan balasan seperti ini darimu,” ungkap Kathrine kecewa.
“Salahmu adalah menerima perjodohan nenek dengan laki-laki yang tidak mencintaimu,” balas Ethan menyalahkan Kathrine.
“Lupakan masa lalu, Ethan. Ini saatnya kita membangun cerita cinta kita yang bahagia,” imbuh Grace memeluk Ethan dengan bangga.
Sementara Kathrine seperti orang bodoh yang menyaksikan kemesraan mereka. Sebenarnya Kathrine bukan perempuan yang mudah putus asa. Tidak masalah baginya jika memang dia harus bercerai dari Ethan. Dia bisa melanjutkan hidupnya sendiri. Tapi ada satu hal yang mengganggu pikirannya.
“Pernikahan kita mungkin tidak didasari cinta dan kau ingin bercerai. Tapi apa kau lupa bahwa sekarang aku sedang hamil? Bagaimana nasib anak kita?” tanya Kathrine. Tangannya meraba perutnya yang mulai buncit.
“Anak kita? Itu bukan anakku, Kathrine” ucap Ethan menyangkal. Grace juga tertawa di samping pria itu. Kathrine merasa kebingungan.
“Apa maksudmu mengatakan anak ini bukan anak kita?” tanya Kathrine.
“Apa kamu lupa bahwa kau hamil karena inseminasi di rumah sakit? Sperma itu bukan milikku tapi milik pria lain.”
“Apa?”
Cassandra POV"Yes."That one simple word from him almost crashed my world. Tears started to brim in my eyes. I can't look into his eyes, so I stare blankly on the grass underneath my feet. I chanted quietly in my head to warn myself not to drop single tears in front of him.
One year laterCarlos POV"Carlos, this is not the way to your home," she noticed that I drove the car to a different path.
Cassandra POVMy mind kept thinking about all my activities with Carlos for the last few weeks. I really saw his effort to make me forget my awful past. Just as he promised, he wanted to create many memories with me and turn my scary thought about the darkness into something beautiful.I was brought back to reality with a quick peck on my lips. I looked at him with
Carlos POV"Come in," I opened the bedroom door and gestured her to enter."You don't have to work tonight?" She asked while entering the room and headed to the bed."Why shoul
Carlos POV
Cassandra POV"Cassandra, I'm going to the bank tomorrow and Michael won't be in. I need your help to take care of the cafe." Scarlet said with her puppy eyes."You don't need to make that face. I got it," I replied which made her danced
Cassandra POV"Babe, the first batch of my book is sold out!" I screamed at the phone. The excitement was all over me and I can't control it. This wasn't my first book to get published but the response from readers for this book really surprised me.&n






Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.
RebyuMore