His Poor Ex-wife Returns As A Billionaire

His Poor Ex-wife Returns As A Billionaire

last updateTerakhir Diperbarui : 2025-10-24
Oleh:  Chin-nuaTamat
Bahasa: English
goodnovel18goodnovel
10
5 Peringkat. 5 Ulasan-ulasan
174Bab
24.7KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

After her husband killed her son and divorced her because she is poor, Ivy becomes the Richest woman in the country but kept her identity a secret so that she'll make her Ex-husband pay for all the pains he caused her!

Lihat lebih banyak

Bab 1

1. It All Started With A Divorce

Ruang kelas seketika senyap tanpa suara.

Hanya terdengar teguran dari guru BK melalui pengeras suara.

Beberapa detik kemudian, sorakan dan jeritan yang lebih riuh membahana, hampir merobohkan atap ruang kelas.

Yesika mendadak membanting pulpennya dan berdiri. Dengan wajah tegang, dia berjalan ke hadapan Vivian.

"Vivian, kamu sudah lama banget bucin Dirly, masa nggak bisa ngelarang? Nyatain cinta pakai mic begitu, kekanak-kanakan sekali!"

Namun, Vivian jelas melihat binar kepuasan di mata Yesika.

Bisik-bisik bernada ejekan dari teman-teman sekelas bagaikan percikan api kecil yang membakar wajahnya.

Vivian mengepalkan telapak tangannya erat-erat. Tepat saat dia hendak berbicara, guru BK datang dengan raut wajah serius dan memanggil Yesika pergi.

Sepanjang jam pelajaran berikutnya, Yesika dan Dirly tidak kembali ke kelas.

Pikiran Vivian kosong. Begitu bel istirahat akhirnya berbunyi, dialah orang pertama yang melesat keluar kelas.

Dia ingin menemui Dirly untuk meminta penjelasan.

Namun, saat berlari ke lapangan olahraga, dia melihat Dirly sedang menjalani hukuman berdiri sambil menaruh buku di atas kepala, sekaligus tersenyum sembari menceritakan lelucon kepada Yesika yang juga sedang dihukum di sampingnya.

Pemuda itu mendongak, menyambut tatapannya.

Tidak ada rasa bersalah atau panik sedikit pun. Dirly bahkan seolah mendapat inspirasi mendadak. Dia menunduk lagi dan menatap Yesika.

"Kamu tahu kenapa Vivian jadi gadis humoris? Karena ... kalau nggak bisa dapat pacar yang benar, dia cuma bisa jadi bahan lelucon."

Pfft!

Yesika tertawa terbahak-bahak.

Sementara itu, Vivian merasa seolah disiram air dingin dari ujung kepala sampai kaki.

Tiga tahun lalu, setelah menyaksikan ibunya sendiri tewas melompat dari gedung, Dirly mengidap depresi berat.

Setelah mencegah tindakan nekatnya untuk kelima kali, Vivian memeluk Dirly yang bermata kuyu sambil menangis histeris.

"Dirly, aku akan menemanimu. Aku akan menjadi penghiburmu. Percayalah padaku, aku akan membantumu sembuh!"

Vivian berhasil melakukannya.

Selama tiga tahun penuh, dia memaksa dirinya sendiri. Dia bertransformasi dari kembang sekolah yang dingin menjadi gadis humoris yang selalu melontarkan lelucon.

Dia memeras otak, menceritakan ribuan lelucon, bahkan menjadikan dirinya sendiri bahan olokan. Hingga akhirnya senyuman di wajah Dirly makin sering terlihat.

Namun, dia tidak menyangka bahwa pada akhirnya, di mulut Dirly, dirinya justru berubah menjadi sebuah lelucon!

Kalimat "nggak bisa dapat pacar yang benar" itu bahkan seolah membenarkan rumor jahat yang disebarkan Yesika sebelumnya tentang dirinya!

Vivian berjalan mendekat dengan tubuh kaku. Suaranya terdengar serak dan kering.

"Kamu nggak berniat menjelaskan apa pun?"

Raut wajah Dirly menunjukkan rasa tidak sabar. "Menjelaskan apa?"

"Yang membantumu sembuh dari depresi itu jelas-jelas aku, kamu juga pernah menciumku ...."

"Jangan kepedeaan!"

Dirly menyela dengan suara dingin dan nada mencemooh.

"Kamu berakting gila tiap hari, apa kamu benar-benar menganggap dirimu sebagai pahlawan?"

"Soal ciuman waktu itu, aku cuma main-main saja. Kamu juga bukan gadis alim, kenapa harus berlebihan?"

Sambil berkata demikian, dia berbalik ke arah Yesika dan bersumpah. "Yesika, orang yang kusuka itu cuma kamu."

Vivian menggigit bibirnya erat-erat, sudut matanya memerah.

Namun, Dirly tidak memberinya kesempatan untuk bertanya lagi.

Dengan sangat alami, Dirly menggandeng tangan Yesika, dan tidak marah sedikit pun saat tangannya ditepis.

Melihat punggung mereka berdua yang menjauh, Vivian berdiri di bawah terik matahari, tetapi seluruh tubuhnya terasa dingin membeku.

Di sisa jam pelajaran, tak ada satu kata pun yang masuk ke otaknya. Pandangannya terus-menerus teralih ke arah Dirly.

Namun, pandangan Dirly justru tertuju pada Yesika yang tertidur telungkup di meja.

Satu kali pun, Dirly tidak pernah mendongak menatapnya.

Hingga saat istirahat makan siang, Vivian menahan sakit perut dan tertelungkup di meja tanpa pergi ke kantin.

Dirly mendadak berjalan ke kursi di depan mejanya, lalu duduk menghadapnya.

Seolah tak terjadi apa-apa, Dirly mengambil satu sendok bubur yang dibungkusnya, lalu meniupnya pelan.

"Sakit perut?"

"Makan bubur sedikit akan membuatmu mendingan. Aku suapi."

Vivian menatap linglung pada bubur yang disodorkan ke bibirnya.

Ini adalah kali kedua Dirly menyuapinya.

Kali pertama adalah saat dia menerjang hujan lebat demi menari untuk memberi semangat kepada Dirly. Keesokan harinya, demamnya mencapai 40 derajat hingga hampir kehilangan kesadaran.

Dirly membolos sekolah dan berlari ke rumahnya. Walaupun Dirly marah-marah bahwa Vivian menanggung akibat dari perbuatannya sendiri, sudut mata Dirly memerah sembari menyuapinya lebih dari setengah mangkuk bubur, sendok demi sendok.

Air mata jatuh tanpa peringatan ke dalam bubur. Vivian berkata dengan suara gemetar,

"Dirly, kamu ...."

"Habiskan dulu buburnya."

Dirly menyela, nadanya jarang-jarang terdengar agak lembut.

Pelupuk mata Vivian terasa panas, tetapi dia tetap menahan rasa sakit hatinya dan menurut dengan patuh.

Ketika mangkuk bubur hampir kosong dan dia benar-benar tidak sanggup makan lagi, barulah Dirly meletakkan sendoknya.

"Vivian, di dalam bubur ini, aku menambahkan sesuatu."

Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

Ulasan-ulasan

Chin-nua
Chin-nua
The novel has come to an end. A very big thank you to everyone who read from the beginning to the end.
2025-10-25 17:44:35
0
0
Christine Owings
Christine Owings
137 chapters 6/15/25
2025-06-16 10:11:23
1
1
Rosalinda
Rosalinda
Good so far! Will this book get serialzed?
2025-05-12 11:39:16
2
1
Lina Mendoza
Lina Mendoza
is the book updated everyday?
2025-04-12 11:51:24
5
1
Nether
Nether
Ivy is already dealing with her Ex-husband without even too much dragging. The best part is that the book is full of suspense especially the fact that Ivy is a secret Billionaire and none of them is aware of it. Well done, Author! Please update fast, can't wait
2025-01-22 21:00:34
11
1
174 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status