I'll Protect You (Tagalog)

I'll Protect You (Tagalog)

last updateLast Updated : 2021-10-18
By:  LawlietCompleted
Language: English_tagalog
goodnovel16goodnovel
10
8 ratings. 8 reviews
17Chapters
5.5Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Synopsis

It was five years ago when Andrew's friends died. Two of them were his teammates in volleyball and one of them was his boyfriend. All of them were said to be killed by his best friend, Allen. The tragedy almost caused him to take his own life. But just like the rainbow that appears after a rain, Andrew was able to get back on his feet and tried to live as normal as possible. It was then when he met Karl, a handsome and a tall looking man with a cold demeanor. For Karl, Andrew was his sun no matter what his past is. Andrew was the person who changed him, a person he had promised he wouldn't leave. But there will always be darkness after the sun shines. For they thought they could finally be happy, a person from the dark past came back. Will Andrew be able to find happiness? or will the past pull Andrew back to how he was? For updates follow me on my Facebook page: @lawlietwrites

View More

Chapter 1

Darkness after Sun Shines

Wenny Cladia mengetahui bahwa suaminya Hendro Jamil telah berselingkuh.

Dia berselingkuh dengan seorang mahasiswi.

Hari ini ulang tahun Hendro, Wenny telah menyiapkan hidangan di atas meja. Tiba-tiba terdengar suara "ding", ponsel Hendro yang tertinggal di rumah berdering, Wenny melihat pesan teks yang dikirim oleh mahasiswi itu.

[Aku terbentur saat mengambil kue. Sakit banget.]

Terlampir swafoto di bawah.

Foto tersebut tidak memperlihatkan wajah, hanya kaki saja.

Gadis di dalam foto mengenakan kaus kaki putih dan sepatu kulit hitam. Rok biru putihnya ditarik ke atas, memperlihatkan sepasang kaki yang ramping dan indah.

Lututnya benaran memar, tubuh gadis muda serta kata-kata manis memancarkan godaan.

Dikatakan bos perusahaan yang sukses suka memilih gadis seperti ini untuk dijadikan simpanan.

Wenny memegang ponsel itu dengan sangat erat.

Ding.

Mahasiswi itu mengirim pesan teks lagi.

[Pak Hendro, mari kita bertemu di Hotel Wima. Aku ingin merayakan ulang tahunmu malam ini...]

Hari ini ulang tahun Hendro, selingkuhannya ingin merayakan ulang tahunnya.

Wenny mengambil tasnya dan bergegas menuju Hotel Wima.

Dia ingin melihat dengan mata kepalanya sendiri.

Dia ingin melihat siapa mahasiswi ini!

...

Setelah tiba di Hotel Wima, Wenny ingin masuk.

Namun, dia melihat kedua orang tuanya, Andy Cladia dan Landy Salim. Wenny melangkah maju dengan terkejut, "Ayah, Bu, kenapa kalian di sini?"

Andy dan Landy terkejut. Mereka saling memandang dan berkata, "Wenny, adikmu baru pulang dari luar negeri. Kami mengantarnya ke sini."

‘Hana Cladia?’

Wenny tertegun ketika melihat Hana melalui jendela.

Hana yang berada di dalam mengenakan rok biru putih yang dikenakan mahasiswi, persis seperti di dalam foto.

Ternyata mahasiswi itu adiknya, Hana.

Hana sangat cantik dan dikenal sebagai mawar merah di Kota Livia. Dia memiliki sepasang kaki terindah di Kota Livia. Banyak pria yang jatuh cinta padanya.

Kini, adiknya sedang menggodai kakak iparnya dengan sepasang kakinya yang indah.

Wenny merasa konyol. Dia menoleh Andy dan Landy. "Sepertinya akulah orang terakhir yang mengetahuinya."

Andy berkata dengan canggung, "Wenny, Pak Hendro sama sekali tidak menyukaimu."

Landy, "Ya, Wenny. Apa kamu tahu berapa banyak wanita di Kota Livia yang tertarik sama Pak Hendro? Daripada bersama wanita lain, kenapa tidak berikan saja pada adikmu?"

Wenny mengepalkan tangannya, "Ayah, Bu, aku juga putri kalian!"

Wenny pun pergi.

Landy tiba-tiba berkata dari belakang, "Wenny, apakah Pak Hendro pernah menyentuhmu?"

Wenny tertegun.

Andy berkata dengan tegas, "Wenny, jangan kira kami berutang padamu. Saat itu, Pak Hendro dan Hana memang dikenal sebagai pasangan serasi, tetapi Pak Hendro mengalami kecelakaan dan menjadi vegetatif, jadi kami memintamu untuk menikah dengannya."

Landy menatap Wenny dengan jijik, "Wenny, lihatlah dirimu sendiri. Dalam tiga tahun pernikahan, kamu hanya seorang ibu rumah tangga yang bergantung pada suami, sementara Hana sudah menjadi penari balet utama. Seorang wanita jelek dan putri cantik. Bagaimana kamu bisa berbanding dengan Hana? Segera kembalikan Pak Hendro ke Hana!"

Kata-kata ini menyakiti hati Wenny, dia pergi dengan air mata berlinang.

...

Ketika Wenny kembali ke vila, hari sudah gelap. Mbak Nur sedang libur. Hanya Wenny sendiri di rumah. Lampu tidak dinyalakan, jadi suasana menjadi gelap dan sepi.

Wenny duduk sendirian di meja makan dalam kegelapan.

Makanan lezat di atas meja sudah dingin, ada juga kue yang dibuatnya sendiri, dengan tulisan "Selamat ulang tahun, Sayang".

Wenny merasa kesal. Semua ini tampak konyol seperti dirinya sendiri.

Hendro dan Hana dikenal sebagai pasangan serasi. Semua orang tahu bahwa si Hana adalah kekasih Hendro. Namun, kecelakaan mendadak yang terjadi tiga tahun lalu membuat Hendro menjadi vegetatif, Hana pun menghilang.

Saat itu, Keluarga Cladia membawa Wenny kembali dari pedesaan dan memaksanya untuk menikah dengan Hendro, seorang pria koma.

Begitu mengetahui bahwa pria itu adalah Hendro, pria yang selalu dicintainya, Wenny menikahinya dengan senang hati.

Setelah menikah, Hendro berada dalam kondisi vegetatif selama tiga tahun. Selama tiga tahun ini, Wenny merawatnya dengan sepenuh hati, tanpa keluar rumah dan bersosialisasi. Wenny mengabdikan diri untuk merawatnya dan fokus menjadi seorang ibu rumah tangga. Akhirnya, Hendro pun sadar kembali.

Wenny mengeluarkan mancis dan menyalakan lilin.

Cahaya redup dipancarkan, Wenny menatap seorang ibu rumah tangga di dalam cermin, yang selalu mengenakan gaun hitam putih, kuno dan membosankan.

Hana, yang telah menjadi penari utama balet selama tiga tahun ini, tampak muda, lincah dan cantik.

Dirinya hanya seorang wanita jelek.

Hana itu putri cantik.

Setelah sadar, Hendro kembali bersama putri cantik dan meninggalkan si wanita jelek.

Tiga tahun ini sungguh tersia-sia.

Hendro tidak mencintainya, tetapi Wenny mencintai Hendro.

Konon katanya, orang yang duluan jatuh cinta ditakdirkan menjadi pecundang. Hari ini, Hendro membuatnya kalah telak.

Mata Wenny berkaca-kaca, lalu dia meniup lilinnya.

Seluruh vila jatuh kembali ke dalam kegelapan.

Pada saat ini, lampu mobil tiba-tiba bersinar dari luar, mobil Rolls-Royce Phantom milik Hendro melaju kencang dan berhenti di halaman.

Tubuh Wenny sedikit gemetar, ternyata dia pulang.

Wenny menyangka Hendro tidak akan pulang malam ini.

Tak lama kemudian pintu vila terbuka, terlihat sosok tampan nan anggun dengan embun malam yang sejuk di luar. Hendro pulang.

Keluarga Jamil merupakan keluarga bangsawan di Kota Livia. Sebagai pangeran dari Keluarga Jamil, Hendro memiliki bakat bisnis yang luar biasa sejak kecil. Dia memperoleh dua gelar master dari Harvard pada usia 16 tahun. Kemudian, dia mendaftarkan perusahaan pertamanya di Lagas dan menjadi terkenal. Setelah pulang, Hendro secara resmi mengambil alih Keluarga Jamil dan menjadi orang terkaya di Kota Livia.

Hendro melangkah masuk. Suaranya yang dalam terdengar acuh tak acuh. "Kenapa tidak nyalain lampu?"

Pop.

Hendro mengulurkan tangan, menyalakan lampu dinding.

Cahaya terang membuat Wenny memejamkan matanya sejenak. Ketika membuka matanya lagi, Wenny menatap Hendro.

Hendro mengenakan jas hitam buatan khusus. Dia tampan, dengan sosoknya yang sempurna serta sikap tenang dan bermartabat. Dia telah membuat banyak wanita terpesona olehnya.

Wenny menatapnya dan berkata, "Hari ini ulang tahunmu."

Tidak ada emosi di wajah Hendro. Dia hanya melirik meja makan dengan malas, "Lain kali jangan buang waktu. Aku tidak rayain ulang tahun."

Wenny tersenyum dan bertanya balik, "Kamu tidak rayain, atau tidak mau rayain denganku?"

Hendro menatapnya dengan sangat acuh tak acuh, seolah-olah tidak ingin membuang waktu padanya. "Terserah apa yang kamu pikirkan."

Setelah berkata demikian, Hendro melangkah ke atas.

Hendro selalu bersikap seperti ini padanya.

Wenny tetap tidak bisa menghangatkan hatinya.

Wenny berdiri, menatap punggungnya sambil berkata, "Hari ini ulang tahunmu, aku ingin memberimu hadiah ulang tahun."

Hendro tidak berhenti atau menoleh ke belakang, "Tidak perlu."

Wenny tersenyum dan perlahan mengangkat sudut bibirnya, "Hendro, ayo kita bercerai."

Hendro baru saja menginjakkan kakinya di tangga, langsung tertegun. Dia berbalik, tatapannya tertuju pada Wenny.
Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

Comments

user avatar
Your Wet Chinless Author
I always like stories with unique plots and genres! Looking forward to see if Andrew will be living in happiness or be just isolated in his past! Keep it up!
2021-09-17 19:51:51
1
user avatar
Lawliet
Thank you Eugs!
2021-09-06 07:26:21
0
user avatar
Lawliet
Salamat Eurica! ^^
2021-08-26 14:39:06
0
user avatar
Lord Shinji
HAHAHAHA love love friend
2021-08-10 13:40:37
1
user avatar
Lawliet
Thank you Raffy!
2021-08-07 08:59:36
0
user avatar
Lawliet
Thank you Shun Yu! ^^
2021-08-04 14:23:10
0
user avatar
Lawliet
Thank you Diane Marquit ^^ ...
2021-07-28 07:04:03
0
user avatar
Lawliet
Thank you Almario Sanchez for the gem! ^^
2021-07-25 09:35:20
0
17 Chapters
Darkness after Sun Shines
"I did it to protect you." The man says."I don’t need any protection from you! All I want is Emman! Bring him back!" Andrew pleaded.Napaluha ang binata habang nakatingin ito kay Andrew na nang-gagalaiti sakanya. "Emman..." paghihikbi ni Andrew sa pagtulog nito.Nagising naman si Karl sa tabi nito tsaka na dahan-dahang tinapik sa braso si Andrew. "Andrew?""Emman..." ngunit hindi pa din ito nagigising at patuloy pa din sa pagsambit ng pangalang Emman.Muli itong tinapik ni Karl sa braso, "Andrew... An-""Emman!" Agad na napamulat si Andrew. Napatingin ito sa kasintahang si Karl na halatang nag-aalala."Were you having the same dream?" Pagtatanong nito sakanya."Karl..." Napayakap si Andrew sa kasintahan nyang si Karl na yumaka
last updateLast Updated : 2021-07-06
Read more
Afraid
"Bilisan nyo dyan ah baka may gawin pa kayong kababalaghan." Pang-aasar ni Sam, vice-captain ng Silver Valley Volleyball Team, bago pa man iwanan si Karl at Andrew na nagpapalit pa ng damit sa club room.Nagkatinginan naman ang dalawa with a silent conversation of Si vice-captain talaga kahit kailan."Karl." Tawag ni Andrew ng makalabas ang kanilang vice-captain sa club room."Hmm?" Busy naman si Karl sa pagpapalit ng kanyang pantalon.“I’ve changed my mind.” Wika ni Andrew tsaka na humarap ito kay Karl. "Why don’t you live with me for real?"Napalingon naman si Karl kay Andrew na nakatitig na sakanya."What’s with the change of heart? I asked you about it so many times before pero sabi mo ayaw mo." Sagot naman ni Karl tsaka na nagsuot ito ng pamalit na t-shirt.Humarap naming mul
last updateLast Updated : 2021-07-06
Read more
Death Anniversary
"Andreeeeeeeeeeew!!!!!!!" Sigaw ng lalakeng may blonde at spiky hair ng makita nito si Andrew sa di kalayuan na kasama sila Karl, Nelson, at Troy. Agad itong tumakbo patungo dito with his arms wide na ready ng yakapin si Andrew. "Terry-" agad namang naputol ang pag bati ni Andrew sa kaibigan ng humarang si Karl.He was stretching his long right arm forward with his palm up-front enough para mahawakan nito ang dibdib ni Terry at mapigilan ito sa tuluyang pagyakap kay Andrew."What the he-" Pero agad na tumigil si Terry ng makita nito ang mukha ni Karl with his sharp eyes and cold gaze. “Andrew!” Isa pang lalake with dark chocolate brown hair ang lumapit kila Andrew. And after him, tatlo pang lalake ang sumulpot smiling widely kay Karl na matagal na nilang di nakikita.“Karl, sya nga pala si Will. Sya yung vice-captain namin sa dati naming volleyball team nung highschool.”
last updateLast Updated : 2021-07-06
Read more
Mother
“Nandito na ba si Andrew?” Pagtatanong ni Karl ng makarating ito sa club room. “Di ba sya nagsabi sayo?” Pagtatanong naman ni Sam na nagpapalit ng t-shirt. Umiling naman si Karl. “Isa yang masamang pangitain.” Agad namang napalingon si Karl sa umakbay sakanya. “Pag nagsimula ng hindi magsabi sayo ang tao ibig sabihin may iba-“ agad naman syang napatigil sa sasabihin nya ng binato ito sa mukha ng bola ni Dale, captain ng Silver Valley Volleyball Team, na nagpapalit din ng t-shirt sa tabi ni Sam. “Imbis na kung ano-ano ang sabihin mo dyan Troy, magpalit ka na!” sigaw ni Dale sakanya. Napatawa naman ng malakas si Nelson. “Kung ano-ano kasing pinagsasabi mo dyan, akala mo naman relate ka!” Pang-aasar nito na nasa likod lamang ni Troy. “Ikaw talagang asungot ka“ wika nito tsaka na aakmang aabutin si Nelson pero agad na tuma
last updateLast Updated : 2021-07-06
Read more
Return
“Totoo ba?” pagtatanong ng isang estudyante sa classmate nito.  “Yep. Narinig ko kay Dad. The case was so famous 5 years ago.” Sagot naman ng classmate nito. Nakuha ang attention ni Andrew ng mga nag-uusap nyang classmates sa harapan. “5 years ago” ringed on his ear like an alarm. An alarm that he doesn’t want to hear but still rings no matter how he tries to ignore it. He couldn’t help but listen to what they’re gossiping about. “He killed three people but since he was still a minor back then, dinala sya sa Juvenile center.” Pagdudugtong ng classmate nito. “OMG nakakatakot.” Tsaka na niyakap nito ang sarili habang nakikinig sa kwento ng classmate nila. “Bakit pinalaya?” tanong naman ng isa pa nilang classmate. “Sabi ni Dad, maganda daw ang records. They think the guy was cured. And you wouldn’t believe i
last updateLast Updated : 2021-07-06
Read more
Trigger
Kakatapos lamang ni Karl mag-shower ng madatnan nya si Andrew na nakatayo sa tapat ng bintana. He was leaning sideways against the glass window with a worried expression. Napansin naman ni Karl ito kaya agad nya itong nilapitan.“Okay ka lang?” yapos ni Karl mula sa likod ng kasintahan.“I’m fine.” Sagot naman ni Andrew, pero bakas sa tono nito na may bumabagabag sakanya.Agad namang pumasok sa isip ni Karl ang payo sakanya ni Sam. Alam nyang malimit kung magkwento si Andrew sakanya pero ika nga ni Sam, walang masama kung sasabihin nya na bumabagabag ito sakanya.“Andrew…” Karl murmured against Andrew’s head. “Don’t you trust me?” he added na agad na nagpalingon kay Andrew sakanya.“What are you talking about?” tsaka na hinaplos ni Andrew ang kanang pisngi ni Karl. He looked Karl i
last updateLast Updated : 2021-07-12
Read more
Loss
“What are those?” pagtatanong ni Andrew ng maupo ito sa kabilang silya habang nakatingin kay Karl na kaharap ang mga nakapatong na notebooks at intermediate papers sa lamesa.“Ahh, mga notes to ni vice-captain nung 3rd year sya, pinahiram nya sakin.” Sagot naman ni Karl.“Hmm, that’s so nice of him.”Napangiti naman si Karl as he read on Sam’s notes. Same si Karl at Sam ng course kaya naman malapit din sya dito. Unlike sa iba nilang teammates, Sam is that one varsity student na hindi lang talent sa sports ang meron pero may angking talino din. That’s why as much as possible gusto ni Sam na makatulong sa teammates nya, not just in volleyball but also in academics.Habang binabasa ni Karl ang mga notes ni Sam ay napansin nitong natahimik si Andrew. Napatingin sya dito at nakitang nakatulala ito patuon sa kanyang ginagawa.&ldquo
last updateLast Updated : 2021-07-17
Read more
Confusion
Black and white symbolize a lot of things in life. Black represents evil, darkness, night, and despair. It's the color used to convey certainty and authority, and when used in opposition with white, it's a symbol of the eternal struggle between day and night, good and evil, and right and wrong. These two colors also represent mourning, purity and perfection of the deceased person's spirit.   In the hall, everyone wears either of the two color. Each person coming in and out of the hall has sadness, misery, or even regret in their faces. May iba na nakatulala, trying to grasp everything. May iba naman na umiiyak at labis ang pagdadalamhati sa yumao nilang kamag-anak o kaibigan. Other visitors are questioning kung sino ang walang-awa na kumuha sa buhay ng isang inusente, positibo, at pala-kaibigan na si Sam. Lahat ng nakakakilala sakanya, walang maisip kung sinong may hinanakit o nakaaway nito. If anything, mas kilala si Sam bilang isang tao na gagawin ang lahat pa
last updateLast Updated : 2021-07-21
Read more
Meeting
It was already two days ago ng nilibing si Sam and three days ago mula ng nawala si Karl. Matapos ang bente-kwatro oras na paghahanap sakanya ng kanyang teammates at mga kamag-anak, minabuti na nilang i-report ito sa pulisya. He was then tagged as a missing person and they have carried a search since then.   Allen Sanchez was also deemed to be the primary suspect for his disappearance and was also considered being the person behind Sam’s death.     “Is it really alright for us to gather like this?” pagtatanong ni Herbert habang nakaupo ito sa isang upuan sa loob ng café. He looked around cautiously, then immediately lowered his head and whispered, “Isn’t Allen Sanchez still on loose?”   Napatingin naman sakanyang sila Nelson at Troy na nasa harapan nya. Nakaupo ang mga ito sa tapat nya. Sa tabi naman ni Herbert ay si Dale na mukhang nahawa sa pagiging alerto ni Herbert
last updateLast Updated : 2021-08-02
Read more
Best friends
A night sky full of blotted stars could have been so calming and satisfying to the eyes. But for this night, the sky is beige, awful, and weeping. The vengeful clouds blindfolded the stars, throwing its sorrow waters down to the land. And for every drop it falls, tears are being washed away from Andrew’s face as if hindering to console his emotions overflowing with hate and guilt upon himself.   The drops of rain slowly wiped the bloodstains on his white shirt out, leaving only a few traces. His breath was unsteady and his legs were trembling from the combination of cold and perhaps from the rush he made of the warehouse heading to the place where his mind takes him. He was no longer wearing any shoes. His pants were grubby on their knees from the constant stumbling and falling on the ground.   At one last turn, he stepped on the grass, falling on his knees in front
last updateLast Updated : 2021-08-10
Read more
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status