Share

76. Mimpi?

Penulis: rainaxdays
last update Tanggal publikasi: 2026-01-11 20:23:36

Anna murung selama berhari-hari.

Ia menghabiskan waktunya di hutan halaman belakang, menatap ke arah kandang Panther yang telah kosong. Merenungi hari-hari ketika macan kumbangnya itu masih ada di sana, bermain dengannya bersama Phoenix.

Hatinya terasa kosong dan sesak. Tetapi, ia tahu tidak ada yang bisa ia lakukan.

Ia mulai mengabaikan eksistensi Kaiden.

Kaiden sendiri lebih banyak menghabiskan waktunya di barak. Ketika pulang, dia hanya menatap Anna untuk sesaat, kemudian melangkah keluar me
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Istri Kedua Sang Jenderal   154. Terguncang

    Anna membolak-balik berkas Panthera Kroy dengan tergesa-gesa, mencoba menemukan sesuatu yang berkaitan dengan markas.Ia sudah menemukan beberapa petunjuk, dan berharap semua itu mengarah ke satu tempat yang jelas.Matanya bergerak cepat membaca tiap catatan penting, terutama yang ditulis oleh ayahnya sendiri.Rencananya malam nanti, ia akan memberitahukan semuanya pada Kaiden. Tepat setelah menemui ayahnya di rumah sakit, Anna bertekad untuk tidak menyembunyikan apa pun lagi dari Kaiden.Tangan Anna kembali terasa berkeringat dingin memikirkan itu. Ia membalik berkas dan tiba di catatan terakhir.‘Bawa semua amunisi kita ke balik pintu besi. Pindahkan para anak-anak ke markas di daerah Selatan. Lalu, habisi semua anggota yang tidak penting.’Anna termangu membaca catatan itu. Ia sudah membacanya puluhan kali, tetapi kali ini, ada dua kata yang terus menempel di kepalanya.Pintu besi.Ia mendadak teringat dengan lemari besi di ruang bawah tanah ayahnya.Apakah itu yang dimaksud? Namun

  • Istri Kedua Sang Jenderal   153. Pengkhianatan

    Kaiden datang ke barak setelah makan siang. Anna katanya ingin ke rumah sakit untuk menemui ayahnya, jadi Kaiden memutuskan untuk mengecek ke barak. Ucapan Anna sebelumnya masih terus terngiang-ngiang di kepalanya. ‘Aku mencintaimu, Suamiku.’ Tiga kata itu terus berputar-putar di pikirannya layaknya kaset rusak. Kaiden rasanya masih tidak percaya. Ia pikir ia akan menunggu lebih lama, tetapi tak disangka Anna akan mengatakannya secepat itu. Ada rasa lega dan kebahagiaan yang membuncah dalam dadanya. Bahkan hanya dengan mengingat suara manis Anna, dada Kaiden terasa bergemuruh hebat. Tanpa sadar sudut bibir Kaiden tertarik ke atas. Tatapan Anna yang penuh kehangatan dan afeksi terbayang-bayang di benaknya. Itu bukan kebohongan atau ucapan semata, tetapi murni datang dari lubuk hati istrinya. Kaiden jadi ingin mendengarnya lagi dan lagi. Ia bersandar ke belakang dan senyumnya melebar melihat langit biru yang cerah dibalik jendela. Ia mendadak sangat merindukan Anna, pada

  • Istri Kedua Sang Jenderal   152. ‘Maafkan Aku, Kaiden’

    Matahari pagi menyinari wajah Anna dan Kaiden yang tengah duduk di balkon. Kaiden duduk di kursi, sementara Anna duduk di pangkuannya dengan posisi menyamping. Kepalanya rebah di pundak Kaiden, sementara satu tangan Kaiden memeluk punggungnya dengan lembut. Mereka tengah menikmati pemandangan pagi dari bunga bakung yang baru mekar. Sebuah kopi dan teh tersaji di atas meja bundar kecil. Asapnya masih mengepul. Roti gandum panggang yang harum menjadi pelengkapnya. Rasanya begitu nyaman, damai, dan menenangkan. Waktu seolah terhenti—hanya ada mereka berdua yang tengah menikmati momen bersama. Anna tidak ingin kebersamaan keduanya berakhir, tetapi Kaiden harus pergi ke barak pagi ini. Ia bisa saja meminta Kaiden untuk tinggal. Ia tahu Kaiden tidak akan menolak. Hanya saja, Anna tidak ingin mengganggu pekerjaan Kaiden yang sudah menumpuk. Lagi pula, ia juga harus menemui ayahnya hari ini. Ia harus membuat ayahnya mengaku. Itu mungkin satu-satunya jalan yang bisa membuat huku

  • Istri Kedua Sang Jenderal   151. Jatuh Cinta Pada Suaminya (21+)

    Anna kembali ke mansion keesokan paginya.Begitu tiba di kamarnya, Camila memberitahu kalau Kaiden sedang menginap di barak dan tidak pulang ke mansion sejak kemarin. Hari ini, mereka katanya akan mengeksekusi beberapa pemberontak di depan publik.Mendengar kata ‘pemberontak’, Anna otomatis teringat dengan ayahnya. Sudah jelas jika Anna memberitahu Kaiden apa yang terjadi, maka ayahnya akan menerima hukuman yang sama. Tidak peduli kalau Baliant adalah ayah mertuanya sendiri.Kaiden tidak pandang bulu jika itu berkaitan dengan Panthera Kroy.Dan mungkin saja, ayahnya akan menerima siksaan yang lebih keji. Mengingat, dia telah menipu Kaiden dan Pemimpin Shelton.Itu adalah pengkhianatan yang tak termaafkan.Anna terduduk di sisi ranjang dengan jantung berdebar cemas. Stres dan ketakutan. Hatinya bukan batu yang tidak bisa merasakan apa pun untuk ayahnya, tetapi Anna selalu berpegang teguh pada keadilan.Ia mungkin akan dicap sebagai anak durhaka, tetapi Anna tidak peduli. Bagaimana pun

  • Istri Kedua Sang Jenderal   150. Pergerakan Awal Anna

    “Jadi benar Anda hamil? Astaga!”Fay tidak bisa berhenti kagum ketika Anna memberitahukan kehamilannya. Dia membungkuk, terus menatap perut Anna yang masih datar.Anna mulai merasa geli saat Fay mengelus perutnya. “Nyonya, apa jenis kelaminnya?” tanyanya, mendongak menatap Anna. Wajahnya berseri-seri.“Belum diketahui, Fay.” Anna tersenyum dan mengisyaratkan Fay untuk berdiri tegak. “Aku baru bisa melihatnya menjelang bulan kelima, tapi Kaiden bersikeras mengatakan bahwa bayi kami pasti laki-laki.”Fay tertawa kecil. “Tentu saja Jenderal Kaiden menginginkan pewaris. Tapi bagaimana kalau anak Anda perempuan?”“Perempuan atau laki-laki, aku yakin Kaiden akan menerimanya,” ucap Anna, mengelus perutnya dengan sayang. “Kaiden sudah menyiapkan nama untuk bayi kami.”Fay menyatukan tangannya di depan dada, ikut merasa senang mendengar ucapan Anna. Tampaknya, Jenderal Kaiden telah berhasil memenangkan hati Anna.Jika dulu Anna bersikeras menolak lamaran Kaiden, bahkan terang-terangan membenc

  • Istri Kedua Sang Jenderal   149. Melawan Ayahnya Sendiri

    “Tuan, ini laporan untuk rapat pagi ini.”Vargaz mengangsurkan berkas hasil rapat dengan politisi pagi itu. Namun, Kaiden sama sekali tak merepons. Kepalanya terus tertunduk, menatap dokumen di atas meja.“Tuan?” panggil Vargaz dengan suara lebih keras.Kaisen tersentak, seolah baru tersadar dari lamunannya. Ia mengangkat kepala dan mengerjap-ngerjap. “Oh. Berkasnya sudah selesai?”Vargaz mengangguk heran. Baru kali ini ia melihat Kaiden tidak fokus. Bahkan saat tidur, Kaiden bisa saja menyadari kehadiran seseorang. Namun sekarang, dia tampaknya sedang memikirkan sesuatu yang serius.Apakah ini tentang markas Panthera Kroy yang belum mereka temukan?“Apa yang Tuan pikirkan? Apa ini tentang markas itu?” tanya Vargaz hati-hati.Kaiden menggeleng dan mengusap wajahnya. “Tidak, bukan itu. Tapi ini soal Annalise.”“Nyonya Annalise? Ada apa dengan Nyonya, Tuan?”“Aku hanya merasa kalau sikap Anna sangat aneh sejak kemarin,” ucap Kaiden dengan suara pelan. Ia menghela napas, tatapannya tampa

  • Istri Kedua Sang Jenderal   59. Perselingkuhan Selena

    “Camila, kenapa semua heels-ku diganti?” Anna mengernyit menatap sepatu hak tinggi baru yang Camila susun ke dalam lemari. Desain dan warnanya sama dengan heels sebelumnya, dengan hiasan mutiara, glitter, dan bunga. Namun, bagian dalamnya tidak lagi sakit ketika dikenakan. Malah terasa sangat ny

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-24
  • Istri Kedua Sang Jenderal   37. Apa Kau Menyukai Dominic?

    Anna mengisi penuh pistolnya dengan peluru sebelum menyelipkannya ke paha di bawah roknya. Ia berniat untuk pergi ke hutan halaman belakang demi menenangkan diri.Pernikahannya sudah berada di depan mata dan ia butuh sesuatu untuk meredakan adrenalinannya. Anna telah memasang peredam pada pistolnya

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-21
  • Istri Kedua Sang Jenderal   24. Singa Kecilku yang Galak

    Perpustakaan utama di pusat kota terbilang jauh lebih lengkap dibanding perpustakaan di akademi. Rak-rak buku menjulang sampai ke langit-langit dengan berbagai koleksi, baik fiksi maupun non-fiksi.Anna berjalan-jalan memutari rak demi rak, berharap bisa menemukan buku yang membahas para pemberonta

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-19
  • Istri Kedua Sang Jenderal   23. Lysa Proxie yang Aneh

    “Seorang prajurit kelas atas akan mengantar Anda ke perpustakaan utama, Nona.” Camila berkata setelah menata sarapan di atas meja. Anna mengangguk dan memperhatikan penampilannya sejenak. Ia kembali memakai gaun sutra yang ketat membentuk tubuh, juga rambut yang disanggul ke belakang. Camila menam

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-19
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status