เข้าสู่ระบบDi hari pernikahan, Selina harus menerima kenyataan pahit saat Raka–calon suaminya membatalkan pernikahan. Kehancuran Selina semakin menjadi-jadi saat dia tahu kalau calon suaminya tengah melangsungkan pernikahan dengan wanita lain. Di tengah kekalutan, Elvano datang sebagai penyelamat. Pria itu dengan sukarela menjadi pengganti. Pernikahan memang berjalan lancar, tapi tidak dengan sesudahnya. Disaat Selina mulai menerima Elvano, sosok masalalu Elvano datang. Lantas apa yang akan mereka lakukan? Apakah Selina akan bertahan atau memilih untuk mundur?
ดูเพิ่มเติม“Arghh! Kenapa harus kamu kecilin AC-nya, Mas?”“Saya ngga kecilin, Selina, bahkan ini udah naik,” jawab Elvano dengan nada rendah. Pria itu sedang mati-matian menahan gejolak yang ada di dalam dirinya.Napas pria itu sedikit memburu, membuat Selina menoleh. Selina bangkit dari posisi rebahannya, dia jadi duduk di samping Elvano yang sedang menundukkan kepala. Tangan Selina terulur, menyentuh pundak Elvano. Sentuhan lembut tangan Selina semakin membuat Elvano hilang akal. Pria itu menoleh, menatap istrinya.“Panas, Mas.”Elvano semakin dibuat kelimpungan saat Selina mencoba melepas kimononya. Sebisa mungkin Elvano menahan. Karena kalau tidak ditahan, situasinya akan berbeda. “Jangan, Sel, jangan bodoh kamu. Saya ngga mau ambil kesempatan dalam situasi seperti ini.”Kedua mata Selina menyipit, dia menatap wajah Elvano dengan lekat. Tangannya terulur, menyentuh pipi. “Wajah kamu … kenapa merah banget? Apa kamu sakit, Mas?”Dihempasnya tangan Selina dari pipinya, lalu Elvano kembali mena
“Kalian ngga pulang, ‘kan? Kalian nginap, ‘kan? Kamu jangan alasan baju, El. Baju kerja kamu di sini masih banyak.”Elvano menghembuskan napasnya perlahan. Lagi-lagi situasi sulit menghimpitnya. Menginap? Sudah jelas Selina tidak akan berkenan. Tapi kalau tidak dituruti, Kakeknya akan terus memaksa. Elvano melirik Selina yang berdiri di sampingnya. Wanita itu hanya menunduk, meremas ujung bajunya. Lagi-lagi Elvano menghela napas.“Kalau saya tergantung Selina aja, Kek. Kalau memang Selina mau, ya gapapa. Tapi kalau dia ngga mau juga saya ngga bisa maksa,” jawab Elvano sambil menatap Albert.Terlihat raut kekecewaan di wajah Albert. Selina yang menangkap itu sontak meremas lengan Elvano, membuat pria itu menoleh menatapnya. Kepala Elvano sedikit merunduk, lalu bertanya, “kenapa, Sel?”“Kita … malam ini gapapa kita nginap di sini, Mas.”Mendengar kata-kata itu ke luar dari mulut Selina, wajah Albert seketika langsung cerah. Pria paruh baya itu mendekati Selina, meraih satu tangannya. “T
“Mas.”“Ayo turun, Kakek udah nunggu daritadi.”“Aku takut.”Elvano menoleh, menatap wajah istrinya. Sepertinya semakin dekat dengan pintu rumah, nyali Selina semakin menciut layaknya kerupuk terkena air. Akan tetapi Elvano berusaha untuk menenangkan istrinya yang terlihat gugup. Elvano meraih tangan Selina, menggenggamnya dengan erat. Sial, hanya ingin bertemu Laras, tangan istrinya sampai sedingin ini.“Ada saya, Sel, saya ngga akan ke mana-mana. Saya juga jamin di dalam ngga akan terjadi apapun. jadi, kamu tenang aja,” ujar Elvano dengan tenang.Tenang katanya. Bagaimana Selina bisa tenang?! Bagaimana caranya?Elvano melepaskan genggamannya, lalu dia turun lebih dulu dari dalam mobil. Pria itu memutari depan mobil, lalu membuka pintu penumpang untuk Selina. Selina menghela napasnya dengan berat. Kalau sudah seperti ini bagaimana dia bisa menghindar? Mau tidak mau Selina harus masuk ke rumah itu dan bertemu Laras. Selina tidak takut, hanya saja dia tak mau sakit hati mendengar perka
Sekitar jam enam sore pekerjaan Elvano baru selesai semua. Dia juga baru beberapa menit yang lalu selesai meeting dengan klien yang cukup penting. Syukurlah semuanya berjalan lancar tanpa ada masalah. Mereka juga tidak marah karena meeting yang seharusnya beberapa hari yang lalu, harus diundur hari ini.Setelah merapihkan barang-barang, memasukkan ponsel ke dalam saku jas, Elvano berniat untuk beranjak dari kursi. Akan tetapi saat diam au berdiri, ponsel di dalam sakunya berdering. Elvano kembali bersandar, mengeluarkan ponselnya.Kakek calling…Mendapati sang Kakek yang menelepon, Elvano langsung menjawabnya.“Hallo, Kek?”‘Kamu di mana? Udah jalan ke sini?’“Belum, saya masih di kantor. Ini baru selesai meeting, dan baru mau pulang.”‘Loh, iya kah? Yaudah Kakek tunggu, ya.’“Baik. Saya sama Selina akan segera datang. Ditunggu ya.”Tut.Elvano menghembuskan napasnya. Sejujurnya dia ragu untuk membawa Selina ke rumahnya. membawa Selina sama saja menyakiti hati wanita itu. mengingat ba
Sejak jam enam pagi Selina sudah bangun, dan setengah tujuh dia sudah mandi. Akan tetapi masih pakai baju yang semalam, kemeja milik Elvano. Sejak beberapa menit Selina berdiri di balkon sambil menatap lurus ke depan. Ini baru hari pertama dirinya menajdi istri Elvano, istri yang tidak direstui ole
“Turun.”Selina terkesikap, wanita itu menatap ke depan dan sekeliling dari dalam mobil. Saking asiknya melamun selama diperjalanan, Selina sampai tidak sadar kalau mereka sudah sampai di rumah. akan tetapi, keraguan menyelimuti Selina. Haruskah dia turun lalu masuk? Sepertinya tidak semudah itu un
“Saya terima nikah dan kawinnya Selina Aurora Adzkiya binti Alvian Putra Wicaksana dengan mas kawin tersebut dibayar tunai.”“Bagaimana para saksi?”“Saya ngga setuju.”Semuanya menoleh, menatap ke arah belakang. Termasuk Elvano. Dari suara, dia sudah mengenali itu siapa. Elvano menatap Laras yang
Untuk memastikan ucapan Elvano, Selina mengikuti laki-laki itu ke acara pernikahan sepupunya setelah mengganti gaun pengantinnya. Di dalam hatinya, Selina masih berharap Raka tidak akan mengkhianatinya. Namun, harapan itu pupus saat Selina tiba di gedung pernikahan. Di depan gedung tertulis nama






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
คะแนน
ความคิดเห็นเพิ่มเติม