Wanita Gila mengejar Om Tampan

Wanita Gila mengejar Om Tampan

last updateHuling Na-update : 2026-04-26
By:  LiaastoryIn-update ngayon lang
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
10
1 Rating. 1 Rebyu
17Mga Kabanata
44views
Basahin
Idagdag sa library

Share:  

Iulat
Buod
katalogo
I-scan ang code para mabasa sa App

Seumur hidupnya, Casy tidak pernah punya pacar karena ayah, kakak, dan kakeknya mengusir semua pria yang mendekat. Sampai dia sadar, Pria yang tidak bisa diancam siapa pun hanyalah Ryan Callister. Masalahnya? Ryan adalah pria dingin yang sejak kecil hanya melihatnya sebagai bocah merepotkan. Dengan keberanian impulsifnya, Casy nekat menghadang Ryan dan berkata: "Om... nikah yuk. Atau bunting dulu juga boleh." ujar Casy, dan Ryan hanya bisa geleng-geleng keheranan. Mengkhawatirkan kesehatan mentalnya. Dan dari situlah semuanya dimulai! Perburuan paling kacau, paling memalukan, dan paling manis dalam hidup Casy untuk menaklukkan gunung es bernama Ryan Callister.

view more

Kabanata 1

1

Di usianya yang ke-20, Casyena Lexton merasa dunia ini tidak adil. Di saat teman-temannya sibuk memamerkan kemesraan dengan pasangan, prestasi tertingginya hanyalah menamatkan level tersulit di game ponselnya. Bukan karena ia tidak laku, tapi karena tiga Titan di hidupnya! 

Kakek Marcus, Ayah Edward, dan Kakaknya Darren, adalah mimpi buruk bagi pria mana pun. Mereka menyapu bersih setiap lelaki yang mencoba mendekati Casy dengan ancaman yang membuat nyali lawan ciut seketika.

"Kalian licik! Mana ada pria yang setara dengan kalian! Sampai tua pun aku tidak akan pernah punya pasangan!" teriak Casy frustrasi sore itu.

"Ya, tunggu saja sampai ada yang mampu! Daripada memilih sembarangan?" sahut ayahnya dingin, sama sekali tidak merasa bersalah. 

Mendengar itu Casy hanya menghela nafas, dia tidak akan pernah menang berdebat dengan mereka. Casy menatap para Titan yang lanjut mengobrol dengan asyik tentang bisnis. Membuat hatinya semakin terasa terbakar karena setelah mereka mengekang, mereka mengabaikannya.

Namun, pencerahan itu datang secara tak terduga di sebuah pesta mewah malam ini. Dari sudut ruangan, Casy terpaku melihat Ryan Callister—pria yang usianya terpaut lima belas tahun di atasnya, dia sedang berdebat sengit dengan ayah dan kakaknya tentang pekerjaan. 

Ryan bukan orang asing. Dia adalah teman dekat kakaknya, sosok yang sudah Casy kenal sejak ia masih kecil. Hubungan keluarga mereka begitu erat, bahkan sudah dianggap seperti saudara sendiri. Namun, malam ini Casy melihatnya dengan cara yang berbeda.

Suara Ryan terdengar lantang, tatapannya setajam elang, dan yang paling krusial. Dia tidak menunjukkan rasa takut sedikit pun saat berhadapan dengan para Titan yang selama ini membuat pria lain lari terbirit-birit.

Pikiran itu menyambar Casy bagai petir. Selama ini dia mencari di tempat yang salah! Ryan Callister adalah pria yang sempurna. Dia tampan, berkuasa, single, dan satu-satunya orang yang punya nyali untuk berdiri sejajar dengan keluarganya. 

Ditambah lagi, Casy ingat curhatan Tante Venna, ibu Ryan, yang sudah putus asa menjodohkan putranya yang terus-menerus melajang.

"Ini saatnya! Om Ryan ada pangeran yang tepat untukmu Casyena!" bisik Casy pada dirinya sendiri.

Setelah menyingkirkan urat malunya, Casy mengejar Ryan yang sedang berjalan menyendiri menuju lorong sepi. Jantungnya berdebar kencang bagai drum saat ia melesat dan menghadang langkah pria itu dengan kedua tangan mungilnya.

Ryan berhenti mendadak. Tatapannya dingin, menatap Casy dari atas ke bawah dengan raut penuh tanya. "Casy, ada perlu?"

Seketika, otak Casy mendadak kosong. Semua kalimat elegan yang sempat disusunnya menguap begitu saja. Yang keluar dari mulutnya justru sebuah bom yang akan dicatat sebagai momen paling memalukan dalam sejarah hidupnya.

"Umm... Om! Nikah yuk!" serunya lantang tanpa filter.

Ryan mengerutkan kening, wajahnya menegang. "Apa?"

"Atau... kalau Om mau hamilin aku dulu juga boleh! Asalkan ujungnya menikah!" lanjut Casy semakin ngawur, saking paniknya.

Seketika itu juga, udara di lorong terasa membeku. Ryan memandangnya dengan ekspresi campuran antara jijik, tidak percaya, dan keraguan akan kesehatan mental gadis di depannya ini.

"Otakmu konslet?" sahut Ryan pendek. Dengan gerakan mudah, ia menepis lengan Casy dan berjalan pergi begitu saja.

"Tunangan dulu juga boleh! Om! Woi, Ryan!" teriak Casy histeris, tapi Ryan terus melangkah tanpa menoleh sedikit pun.

Casy berdiri mematung. Pipinya terasa panas membara, merah padam sampai ke telinga. Dia baru saja ditolak mentah-mentah dan dianggap gila oleh pria impiannya. Misi Sang Wanita Gila untuk menaklukkan Sang Gunung Es dimulai dengan kegagalan spektakuler.

Namun, di balik rasa malu yang membakar, tekadnya justru semakin kuat. Ryan Callister mungkin adalah gunung es yang sulit ditembus, tapi Casyena Lexton adalah api yang tidak akan padam walau diguyur seember air.

"Aku pasti akan mendapatkanmu! Bersiaplah, Om!" gumamnya dengan mata berapi-api.

Palawakin
Susunod na Kabanata
I-download

Pinakabagong kabanata

Higit pang Kabanata

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Rebyu

Della APW
Della APW
Lucu banget FL nya cegil guys
2026-04-23 08:56:51
1
0
17 Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status