Share

Bab 2649

Author: Musim Gugur
Saat Theresia berjalan ke depan pintu, tiba-tiba terdengar suara pelan musik. Suara itu berasal dari gudang.

Langkah kaki Theresia langsung berhenti. Dia kepikiran kemunculan mendadak Morgan tadi, ternyata dia sedang berada di sana.

Theresia melangkahkan kakinya untuk berjalan keluar. Tatapannya spontan melirik ke luar jendela, lalu kembali menghentikan langkahnya. Dia berjalan ke depan jendela, lalu melihat Lovin masih belum berpisah dengan Jane.

Mereka berdua baru saja mengungkapkan isi hati m
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2886

    Theresia melihat wajah samping tegas Morgan dengan mengangkat sedikit ujung matanya. Dia pun ikut menuruni mobil.Mereka berdua sama-sama naik ke lantai atas. Setibanya di luar ruang VIP yang dipesan asisten Roger, Theresia pun mengetuk pintu, membukanya, lalu memasuki ruangan.Pencahayaan di dalam ruangan terlihat gelap. Terdapat 5-6 orang sedang duduk di dalam sana. Dalam sekilas, Theresia bisa melihat Agnes yang duduk di paling dalam.Agnes datang bersama asistennya Roger, ada juga “Tuan Ethan" dan “Tuan Brevi" yang menghina Ingga tadi siang. Selain itu, ada juga tiga orang pria lainnya. Mereka semua sedang duduk di sofa, menatap dua orang yang berjalan memasuki ruangan dengan penuh waspada.Ketika melihat Theresia datang dengan membawa seorang pria, Agnes juga tidak merasa takut. Dia memberi isyarat mata kepada orang di sampingnya. Orang itu segera berdiri dan menjaga di depan pintu. Mereka kelihatan arogan, seolah-olah akan membuat Theresia tidak bisa pulang lagi!Agnes berkata de

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2885

    Pelayan bertanya, “Apa perlu bantu kamu untuk menyimpan bunganya dulu?”Theresia menggeleng. “Nggak usah. Terima kasih.”Pelayan berjalan pergi, lalu segera kembali dengan mengambil sepotong selimut tipis. “AC restoran kami agak dingin. Kekasihmu suruh aku bawa selimut buat kamu.”Theresia mengangkat kepalanya melihat orang yang sedang menelepon. Kelembutan terlintas di dalam tatapannya. Dia mengambil selimut untuk ditutup di atas kakinya, lalu berterima kasih dengan suara lembut, “Terima kasih.”“Kekasihmu baik sekali!” puji pelayan dengan tersenyum, lalu menuangkan segelas air lemon untuk Theresia. “Kalau kamu butuh sesuatu, kamu bisa panggil aku setiap saat.”“Oke!” Theresia sedang menunggu kepulangan Morgan. Dia mengambil gelas air, lalu menoleh untuk melihat ke luar jendela. Saat ini, matahari telah terbenam. Lampu jalan telah dinyalakan. Pejalan kaki berjalan hilir mudik di jalan. Angin di awal musim panas ini mulai berembus membuat orang merasa segar.Cahaya lampu memancar ke a

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2884

    Tiba-tiba Theresia tersenyum dengan begitu ceria dan menggoda. “Tuan Morgan memang enak diajak kompromi!”Morgan tidak mengindahkan sindiran Theresia. Dia berkata dengan tersenyum, “Aku sudah hampir sampai perusahaanmu. Aku tunggu kamu di lantai bawah.”Theresia merasa sedikit kaget, tetapi dia segera mengangguk. “Segera.”Setelah memutuskan panggilan, Theresia membereskan barangnya, lalu bersiap-siap untuk pulang kerja.Saat Ingga memasuki ruangannya, dia pun merasa kaget ketika melihat Theresia sedang membereskan barangnya. Ingga berkata, “Bos, hari ini kamu pulangnya cepat sekali?”Suasana hati Theresia sedang sangat bagus. “Iya, bukannya sudah hampir jam pulang kerja?”Ingga menyipitkan matanya dan berkata dengan tersenyum, “Normal bagi orang lain untuk pulang kerja tepat waktu, tapi terlalu aneh bagi Bos karena nggak lembur hari ini. Seperti ada keajaiban saja, jangan-jangan kamu lagi pacaran!”Theresia menunduk untuk membereskan dokumennya. Dia bertanya dengan acuh tak acuh, “Gim

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2883

    Agnes sungguh merasa emosi. Dia menghubungi Jovita, tetapi panggilan tidak kunjung diangkat.…Saat Ingga kembali ke perusahaan, kebetulan klien yang mencari Theresia sudah pergi. Ingga memasuki ruang kerja, lalu menceritakan semua yang terjadi di perusahaan Keluarga Manthana dan isi percakapannya dengan Roger kepada Theresia.Sepertinya Theresia bisa menebak siapa yang ingin melawannya. Dia pun bertanya, “Nggak turun tangan, ‘kan?”“Nggak. Mereka memang ingin pukul aku, tapi aku bilang aku bakal lapor polisi. Mereka pun ketakutan hingga pulang!” kata Ingga dengan bangga.“Bagus sekali. Keselamatan itu paling penting selama berada di luar, apalagi kamu itu perempuan. Jangan bersikap keras terhadap lawan,” kata Theresia.“Sayang sekali, mereka malah berhasil melarikan diri!” kata Ingga dengan emosi.“Memangnya kenapa kalau kamu bisa menangkap mereka? Kalau mereka bilang mereka salah kenal orang, kamu juga kehabisan akal,” kata Theresia dengan tersenyum, “Oke, jangan marah lagi. Hari ini

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2882

    Saat perjalanan pulang ke perusahaan, semakin dipikir-pikir, Ingga pun merasa semakin marah saja. Dia menelepon Roger untuk memberi tahu semua yang terjadi di perusahaannya tadi.Roger berkata dengan kaget, “Aku tidak suruh orang untuk cari There!”Ingga berucap dengan gusar, “Jadi, ada orang yang sengaja ingin menjebak bos kami? Untung saja, hari ini bos kami ada urusan mendadak, makanya aku gantiin dia kemari. Kalau nggak, mereka pasti akan kesampaian!”Roger terdiam sejenak, lalu berkata dengan nada dingin, “Aku akan selidiki masalah ini, lalu beri penjelasan kepada There.”Roger berpesan lagi, “Beberapa hari ini, kamu suruh There lebih hati-hati. Beri tahu There, kalau ada urusan, aku akan langsung telepon dia, tidak akan melewati asisten mana pun.”“Oke!”…Setelah panggilan diakhiri, Roger segera menghubungi Jovita, “Ibu, kamu lagi di mana?”Jovita sedang bermain kartu. Dia sedang merasa sangat gembira karena menang banyak hari ini. “Aku lagi main kartu sama temanku. Ada apa?”Ro

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2881

    “Lho, kenapa Nona Theresia malah marah?” kata Ethan dengan tersenyum sinis, “Semalam kamu bersulang kepadaku. Kamu sangat lembut ketika nyanyi bareng aku semalam!”Brevi yang berada di samping tertawa terbahak-bahak.Seseorang membuka pintu ruang tamu. Tidak lama kemudian, orang-orang berkumpul untuk menyaksikan keramaian, bahkan ada yang memotret dan merekam.Raut wajah Ingga sungguh kelihatan gusar. “Kalau kalian sembarangan bicara lagi, nanti aku akan lapor polisi buat tuntut kalian sudah melakukan pemfitnahan!”“Kamu bilang siapa yang memfitnah?” Ethan tersenyum dingin sembari menunjukkan ekspresi tidak takutnya. “Lebih baik Nona Theresia segera lapor polisi saja. Bisa jadi, kelak reputasimu di Kota Jembara akan semakin besar lagi. Kamu itu hanya seorang humas. Kamu berbisnis dengan mengandalkan kecantikanmu untuk menggoda pria. Jangan kira kita semua tidak tahu!”Orang di luar ruangan sana mengirim video kepada Agnes. Agnes pun dengan puas mengirimnya kepada Jovita. Setelah membuk

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1330

    Tatapan Reza tak berhenti tertuju pada diri Sonia. Sonia merasa kaget ketika menatap tatapan tajam si lelaki. Tatapan tajam itu seolah-olah mengandung seribu satu kata-kata yang tidak pernah dikatakan kepadanya.[ Makin romantis. ][ Sambil merayu lupakan ada waktu. ][ Kita bikin romantis …. ]Tatapan

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1284

    Tandy berkata dengan tersenyum tipis, “Kalian ingin bertanya atau memarahinya? Tadi sewaktu aku masuk, aku dengar ada yang lagi memarahi Bu Sonia!”Reza melihat ke sisi Reviana. “Apa kamu ibunya Sonia? Aku tidak pernah mendengar ada seorang ibu akan berbicara dengan putrinya dengan nada yang begitu g

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1354

    Alunan lagu romantis berkumandang di dalam aula. Pintu aula dibuka. Mempelai wanita yang mengenakan gaun pengantin putih berjalan masuk ke dalam ruangan dengan digandeng oleh sang ayah. Dua anak pengiring pengantin berjalan di depan mempelai wanita. Mereka masing-masing membawa sebuah keranjang bung

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1289

    “Tentu saja bukan!” Celine langsung menunjukkan ekspresi menghina. “Mana mungkin Sonia pantas untuk bersama Reza!”“Betul juga apa katamu!” Aminah mengangguk dengan perlahan. “Sonia memang agak cantik, tapi ada banyak wanita cantik di luar sana. Reza juga tidak kekurangan wanita cantik.” Dia tersenyu

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status