MasukSonia dan Reza Herdian sudah menikah selama tiga tahun, belum pernah bertemu, dan jarang dikenal siapa pun. Malam hari, Sonia, istri sang CEO, sedang berbaring di villa Reza Herdian sambil mengelus anjing Reza Herdian, dan berbaring di sofa yang dirancang dan disesuaikan oleh Reza Herdian. Dan pada siang hari, dia adalah tutor yang dia pekerjakan, dan dia diperbudak olehnya untuk mendapatkan gajinya, tergantung pada ekspresinya. Namun, dia bisa memberikan sikap yang tidak baik baginya, tetapi orang lain tidak bisa. Ketika seseorang menghinanya, dia mendukungnya. Ketika seseorang menindasnya, dia langsung melawan dan membunuh mereka. Lambat laun semua orang mengetahui bahwa kecintaan Reza Herdian pada Sonia berbeda, seperti kepedulian seorang sesepuh terhadap generasi muda, namun di saat yang sama tampak berbeda, karena begitu manis dan penyayang pantai, sebenarnya dia sudah menjadi orang baik, tapi sekarang dia sekali lagi membunuh dengan tegas dan kejam! Beberapa orang juga menemukan perbedaan pada Sonia, misalnya dia berasal dari keluarga biasa namun ternyata memakai perhiasan mewah seharga puluhan juta, juga ada orang mengjeleknya, “sugar daddynya kaya”. Sonia menoleh ke belakang dengan jijik, "Maaf, ini adalah merek yang saya buat!"
Lihat lebih banyakPada tanggal 16 bulan Juli, Kelly dan Jason melaksanakan hari pertunangan mereka.Di hotel milik Keluarga Gunawan sendiri, aula perjamuan pertunangan dihias dengan megah dan mewah. Ada kastel LEGO setinggi tiga meter yang dibuat secara khusus, serta taman yang dipenuhi bunga daisy mungil ….Cuaca hari ini sangat cerah dengan semilir angin yang sejuk.Sejak pagi buta, halaman hotel telah dipenuhi deretan mobil mewah. Para tamu yang berpakaian rapi berdatangan sambil menyampaikan ucapan selamat, lalu berjalan memasuki gedung. Suasana terasa begitu meriah dan penuh sukacita.Saat teman kuliah Kelly, Joana, bersama beberapa teman lainnya tiba di lokasi, mereka langsung tercengang melihat kemegahan acara tersebut.Joana segera menghampiri seorang staf hotel dan bertanya, “Apa ini lokasi pertunangan Kelly? Apa masih ada orang lain yang mengadakan acara pertunangan hari ini?”Hotel sangat besar. Dalam satu hari, beberapa acara pertunangan maupun pernikahan dapat diselenggarakan secara bersama
Begitu Jason datang, sikap semua orang langsung berubah 180 derajat.Kelly tidak ingin berbicara lagi. “Yang seharusnya aku katakan juga sudah aku katakan dengan jelas. Paman dan Bibi pulang saja.”Fandy melirik Jason sekilas, lalu berkata dengan takut, “Tuan Jason, Kelly, kalau begitu, kami pulang dulu. Kalau kalian butuh bantuan, kalian jangan sungkan, aku bisa datang setiap saat.”Jason hanya mengiakan dengan datar.Fandy dan Wina segera berjalan keluar.Pintu ruang tamu kembali ditutup. Akhirnya Kelly menghela napas lega. Dia bersandar di pundak Jason dan berkata dengan sedikit putus asa, “Tadinya aku kira aku bisa selesaikan sendiri. Aku nggak menyangka ternyata perlu bantuanmu.”Jason memiringkan kepalanya untuk menatap Kelly. Bibir tipisnya membentuk sebuah lengkungan tipis. Suaranya juga terdengar rendah. “Masalah ini memang bukan masalah kamu seorang diri. Karena kamu menikah sama aku, kamu baru menghadapi kerepotan ini. Jadi, sudah seharusnya kita menghadapi masalah ini bersa
Kelly menarik napas dalam-dalam. Dia melirik sekilas burung yang terbang di luar jendela, lalu membalikkan kepalanya untuk melihat mereka berdua. “Kalian juga bisa tanya ibuku dengan jelas mengenai masalah keluarga kami. Tanya saja kenapa aku bisa menjadi seperti ini? Aku tahu ibuku sangat bersusah payah. Semua yang seharusnya kubalas juga sudah aku balas. Aku nggak merasa berutang lagi sama dia. Aku lagi sibuk. Aku nggak antar Paman dan Bibi lagi!”Selesai berbicara, Kelly berdiri hendak berjalan keluar.“Kelly!” panggil Fandy, “Tidak ada orang tua yang tidak pernah melakukan kesalahan di dunia ini. Tidak peduli apa pun yang dilakukan ibumu, semuanya juga demi kebaikanmu! Meskipun dia sedikit pilih kasih dan melakukan kesalahan, apa kamu sebagai seorang putri boleh dendam dengan ibumu sendiri? Kalau kamu benar-benar berbuat seperti ini, itu namanya kamu tidak berbakti!”Wina juga membujuk, “Kelly, sebenarnya ibumu sangat mencintaimu. Gara-gara tidak bisa menghadiri acara pertunanganmu
Staf dari dua departemen segera mengiakan.Tadinya Kelly mengira dirinya sudah menjelaskannya kepada Sandora dengan jelas. Sandora dan Wilona memiliki pertimbangannya sendiri, mereka juga tidak berani membuat masalah lagi.Saat Kelly melihat keberadaan pamannya, Fandy, dan bibinya, Wina, di perusahaannya sendiri, dia baru menyadari bahwa dia sudah memandang tinggi batasan mereka.Fandy dan Wina sedang duduk sembari minum teh di ruang tunggu. Ketika melihat kedatangan Kelly, mereka segera berdiri. Senyuman ramah dan sungkan di wajah mereka tidak pernah dilihat Kelly sebelumnya. “Kelly!” Wina pergi menarik tangan Kelly dengan ramah. “Coba Bibi lihat, apa kata Bibi, setelah besar nanti, kamu pasti bakal jadi wanita cantik!”Fandy segera menimpali, “Kelly bukan hanya cantik, tapi juga pintar!”Di antara beberapa keluarga kerabat itu, hanya Keluarga Samosir saja yang hidupnya kurang berkecukupan. Dulu, setiap kali Kelly berkunjung ke rumah pamannya, Fandy selalu bersikap sok hebat. Cara bi
“Dangkal?” Theresia menggeleng dengan tersenyum ringan. “Bukan, semua itu memang yang seharusnya disukai cewek normal pada umumnya.”Roger berkata dengan tersenyum, “Kamu ngomongnya seolah-olah kamu itu tidak normal saja.”Theresia hanya tersenyum saja. Dia fokus dalam mengamati kondisi jalan di dep
Tatapan Morgan kelihatan dingin. Nada bicaranya juga sedikit datar. “Bukannya kamu sudah memilih? Kenapa masih bimbang?”Usai berbicara, Morgan menyeka tangannya, lalu membalikkan tubuhnya untuk berjalan keluar.Theresia menurunkan kelopak matanya untuk mencuci piring dengan serius. Dia menelan air
Morgan berkata, "Kamu memang pintar dalam menghibur diri sendiri!”“Tentu saja!” Theresia melihat pohon pinus di kejauhan. “Lagi pula, apa yang dia katakan juga sangat masuk akal.”“Masuk akal apanya?” Morgan memalingkan kepalanya untuk menatap Theresia. "Bunga di cermin dan bulan di air?”Tidak mas
Setelah bermain beberapa putaran, kali ini Theresia memegang kartu yang sangat bagus. Sepertinya kartu orang lain juga tergolong bagus. Setelah beberapa kali, Tiffany, Frida, dan yang lain juga belum keluar.Morgan tidak berbicara. Kali ini, Theresia merasa sangat yakin. Dia pun memasang taruhan den






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Peringkat
Ulasan-ulasanLebih banyak