Share

Bab 2956

Author: Musim Gugur
Malam harinya. Setelah Theresia selesai membasuh tubuhnya, dia pun berbaring di atas ranjang. Hanya saja, dia terus membolak-balikkan tubuhnya dan tidak bisa tertidur. Jelas-jelas masalah sudah dipikirkan dengan jelas, tetapi seolah-olah masih ada simpul di hati.

Angin berembus di tengah malam berpadu dengan hujan gerimis. Kilat dan guntur tidak berhenti bergeming. Saat langit mulai terang, hujan baru mulai mereda.

Julia bangun pagi untuk lari pagi. Berhubung hari ini turun hujan, dia tidur aga
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2972

    Saat langit sudah sepenuhnya menjadi gelap, Morgan pun memasak untuk Theresia. Dia mengganti pakaiannya dengan sepotong kemeja berwarna putih. Dia menggulung lengan pakaiannya ke atas, menunjukkan lekuk otot yang jelas di bagian lengannya.Tangan yang terbiasa memegang pistol itu, kini juga kelihatan kokoh dan santai ketika memegang pisau untuk memotong sayuran.Setelah membasuh tubuhnya, Theresia mengenakan sepotong gaun panjang berbahan sutra asli. Dia mengikat rambut panjangnya di belakang, menunjukkan leher panjang bak angsa itu. Terlukis senyuman di atas kelima indra yang indah dan lembut itu. Dia membantu Morgan untuk mengambil barang atau menginstruksinya dalam mengatur rasa.Mereka berdua bersenda gurau sejenak. Kegiatan memasak yang awalnya membosankan malah berubah menjadi lebih menarik.Theresia merasa sangat bagus untuk tinggal di sini. Rumah ini tidak besar, tapi cukup untuk ditempati mereka berdua. Tanpa perlu dilayani oleh pelayan, mereka pun bisa terbiasa dengan situasi

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2971

    Dias malah sudah melihat keberadaan Arvan. Dia langsung menunjukkan senyuman di wajahnya, lalu menyapa dengan hangat, “Tuan Arvan!”Ketika melihat ekspresi munafik Dias yang membuat orang merasa jijik, tiba-tiba Arvan mengerti betapa langkanya wanita seperti Theresia di muka bumi ini.Sepertinya tidaklah sulit untuk dipahami kenapa Morgan bisa menyukainya.…Setelah memasuki mobil, Morgan mengambil bunga di baris belakang kepada Theresia.Theresia memeluk buket bunga mawar berwarna merah, lalu memalingkan kepalanya untuk melihat si pria.Terlihat senyuman di atas wajah tampan Morgan. “Ada apa?”Theresia memutar bola mata indahnya. Terlihat sedikit ekspresi nakal di wajahnya. “Dulu, kenapa aku nggak sadar kalau Tuan Morgan seromantis ini?”“Romantis?” Morgan melihat situasi jalan di depan sana. Suaranya terdengar magnetis. “Cuma membeli sedikit barang kesukaanmu saja sudah tergolong romantis?”Theresia memeluk bunga. Wajahnya kelihatan lebih indah daripada bunga. Dia juga tersenyum deng

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2970

    Dias terbengong oleh ucapan Morgan. Belakang punggungnya seketika terasa dingin. “Gedebum" Dia pun jatuh duduk di atas kursi.Theresia sudah berjalan ke depan pintu. Ketika melihat Ingga yang berjalan kemari, dia pun berpesan, “Aku pulang kerja dulu. Kamu antar Nona Dias sana!”Ingga melihat bayangan punggung Morgan yang tinggi dan tegap itu, lalu diam-diam tersenyum. Akhirnya dia mengerti kenapa bosnya tiba-tiba mengubah pemikiran untuk tidak ke luar negeri lagi.Ternyata wanita akan kalah di tangan pria tampan!Ingga memberi isyarat tangan oke, lalu mengangguk dengan tersenyum. “Bos harap tenang!”Theresia kembali ke ruang kerjanya untuk mengambil barang-barang, lalu pergi bersama Morgan.Setelah memasuki lift, Theresia baru memalingkan kepalanya. Dia menatap pria dengan mata berkilauannya. “Apa kamu sengaja ngomong seperti itu agar didengar sama Dias?”Morgan tersenyum dingin. “Meskipun sengaja, aku juga lagi berkata jujur. Kamu kira kenapa aku bisa datang ke Kota Jembara?”Theresia

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2969

    Wajah Dias menjadi pucat. Dia yang malu itu pun mulai merasa marah. Matanya mulai terbelalak lebar!Theresia melirik Dias sekilas dengan tatapan datar. “Pemikiran Nona Dias hanya terbatas pada pemahamanmu saja. Sementara, pemahaman tipismu itu malah membuat pandanganmu menjadi pendek dan sempit!”Raut wajah Dias menjadi kaku. “Apa yang ingin kamu katakan?”Wajah Theresia tampak memesona dan begitu indah. Auranya lembut, tetapi juga samar-samar memancarkan ketenangan serta ketegasan yang tajam.“Nona Dias, coba pikirkan baik-baik seluruh kejadian di pesta minum hari itu dari awal sampai akhir. Apa kamu masih belum mengerti? Aku dan Tuan Morgan memang sudah saling mengenal sejak awal dan hubungan kami jauh melampaui apa yang kamu bayangkan!”Dias pun terbengong. Dia kembali berpikir dengan serius. Hanya saja, dia benar-benar tidak kepikiran seberapa dekatnya Morgan terhadap Theresia waktu itu? Sepertinya mereka berdua tidak ada tanda-tanda saling kenal.Ketika kepikiran sampai di sini, D

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2968

    Morgan membalas dengan pesan suara. Suara rendah dan magnetisnya terdengar dari telepon. “Makan yang banyak. Belakangan ini kamu semakin kurus lagi.”Theresia mengangkat alisnya. [ Apa iya? ][ Morgan: Rasanya agak ringan ketika digendong. ][ Theresia: Sejak makan masakan Tuan Morgan waktu itu, aku jadi nggak nafsu makan, wajar kalau aku kurus. ][ Morgan: Aku akan masakin buat kamu pada akhir pekan nanti. ]Theresia mengirim sebuah emotikon seekor kucing kecil memeluk ikan.[ Morgan: Makanlah. ]Theresia meletakkan ponselnya, lalu fokus dalam menyantap makanannya. Dia merasa masakan hari ini sangatlah lezat.Sore harinya, Theresia mengadakan rapat mendadak. Saat keluar dari ruangan rapat, waktu sudah menjelang jam pulang kerja. Ingga pun mendekatinya. “Bos, Dias kemari!”Theresia mengangkat mata indahnya. “Di mana?”Ingga menunjuk ke bagian belakang tubuhnya. “Ruang tamu!”Theresia mengangguk sedikit kepalanya, lalu berjalan ke sisi ruang tamu.Dias mengenakan pakaian formal. Dia sed

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2967

    Aska tersenyum lebar, seolah-olah merasa lega. “Kalau begitu, sepakat, ya!”Malam harinya mereka semua makan bersama. Julia memesan lagi tiket penerbangan untuk lusa hari nanti. Dia sengaja tidak memesan penerbangan besok karena ingin bersama Theresia untuk beberapa hari ini.Malam harinya.Theresia seperti biasanya, akan pergi mengobrol dengan Julia sebelum tidur. Dia duduk bersandar di ranjang, lalu berkata dengan tersenyum, “Ibu, ada yang ingin aku kasih tahu sama kamu. Aku harap kamu jangan marah.”Ekspresi Julia terlihat lembut. “Ada masalah apa?”Theresia mengeluarkan akta nikah, lalu menyerahkannya kepada Julia. “Aku dan Morgan … sudah menikah.”Julia membuka akta nikah dengan kaget, lalu melihat foto mereka berdua, kemudian melihat bagian tanggal. Matanya seketika terbelalak lebar. “Ini ….”Sepertinya semua berjalan dengan terlalu cepat!Theresia berkata, “Maaf, aku nggak beri tahu kamu dan Kakek duluan. Waktu itu, masalah terlalu mendadak.”Julia tersenyum. “Memang cukup menda

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 252

    Lapisan keringat dingin seketika membasahi kening Yoko. Dia pun berkata dengan lantang, “Restoran ini dekat dengan perusahaan. Kadang-kadang setelah pulang kerja, aku makan di sini.”Tasya tidak mengatakan apa-apa lagi. Dia tahu selera Sonia, karena itu dia memsan dua jenis hidangan dan menyerahkan m

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 171

    “Cantik, nggak? Saat aku melihatnya, aku pun merasa gelas ini sangat cocok sama kamu,” ucap Tasya sambil memiringkan kepalanya.“Suka!” Sonia meraba corak bunga di atas gelas. “Terima kasih!”“Nggak usah sungkan!”Mereka berdua mengobrol beberapa saat. Ketika mereka membahas masalah keluarga Tasya, Son

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 190

    Setelah Sonia meninggalkan acara, Vivian dan Mellisa melanjutkan obrolan mereka. Tak lama kemudian, Mellisa pun sudah hampir kehilangan kesadarannya.Maxwell datang memeluk Mellisa ke dalam pelukannya, lalu berbicara dengan suara lembut, “Istriku sudah lama nggak mabuk. Kurasa dia pasti sangat gembir

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 206

    Sonia meninggalkan taman bunga dan kembali ke halaman belakang. Hari sudah larut malam. Halaman terasa sangat hening. Hanya ada lampu yang bergoyang lantaran diembus angin.Setelah Sonia menoleh memastikan pintu kayu sudah tertutup rapat, dia pun tidak kembali ke kamarnya, melainkan berjalan ke halam

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status