LOGIN"TI-TIDAK MUNGKIN!" Jiang Su berteriak gila.Hingga suara Yao Chen yang menggema keseluruh alam bawah sadar menimpal."Aku juga tidak menyangka, selain tubuh milik ayahmu yang abadi... Jiwaku ini juga sama, meski bisa hancur... Tetap saja bisa membentuk jiwa yang baru, bahkan lebih kuat... Jiang Su, keluar sendiri atau aku akan membantumu?"Pikiran Jiang Su sangat kacau, harapan mimpi untuk menguasai lima benua ditangannya musnah. Jiwanya goyah, bukan karena ketakutan. Tapi sudah gila! Benar benar gila!"Mi-mimpiku menjadi penguasa lima benua musnah?! Hahahaha! Takdir, takdir ini benar benar sangat gelap!"Melihat jiwa itu telah gila. Yao Chen segera mengeluarkannya secara paksa. Hingga suasana kembali berubah menjadi hening.Dan ia segera menatap kearah ayah, dan para anggota klan Yao dengan penuh tekad."Menghapus kenangan, lalu untuk apa aku hidup selama ini? Semua itu adalah pengalaman, bukan sebagai hambatan... AKU MENOLAKNYA!"BSSSSST!*Ditengah kekacauan di atas langit Kekaisa
Namun semua itu telah terlambat, karena asap itu telah sepenuhnya masuk kedalam tubuh Yao Chen. Hingga dalam waktu tiga menit berpikir, Shang Guan yang tidak mungkin ikut memaksa masuk tiga jiwa dalam satu tubuh itu menatap para kultivator Iblis yang tidak tahu menahu rencana dari Jiang Su."Saudara saudaraku, iblis tidak bisa dipercaya?! Sekarang, bunuh dan tangkap para petingginya agar mereka mau bertanggung jawab!""Baik!"Wuuuuush! Wuuuuuush!BAAAAANG! BAAAAANG!Pertempuran sekali lagi pecah, para Iblis juga tak tinggal diam. Mereka mencoba membalas untuk bertahan. Karena mereka benar tidak tahu rencana pangeran mereka.*Namun didalam alam bawah sadarnya. Yao Chen terlihat seperti mimpi, ia bertemu dengan ayah, orang tuanya. Hingga banyak anggota klannya yang telah tewas pada pembantaian di masalalu."Putraku, ini memang bukan mimpi...""Roh kami merasa terpanggil, dan kami tidak memiliki alasan untuk menolak...""Jadi Dao Langit meminta kalian agar aku mau melupakan semua kenang
Yao Chen muntah darah, tubuhnya sangat lemas meski ia berhasil menahan serangan hukuman langit yang pertama.Namun, Tousen menyadari sebuah kejanggalan. Ia segera melemparkan tubuh Chen Guang sembari memberi pesan."Lumpuhkan seluruh pergerakannya... Aku merasa bukan sekali hukuman langit akan datang..."WUUUUUSH!Toushen segera tiba disisi Yao Chen sembari memeriksa denyut nadinya."Tidak mungkin...""Kenapa?" Yao Chen yang merasa telah berhasil menembus tahap Dewa Abadi mengernyitkan satu alisnya."Kau belum benar benar menjadi tahap Dewa Abadi... Kecuali kau langsung memahami pemahaman pertama... Maka hukuman langit ini akan berhenti mencoba menghancurkan tubuh dan jiwamu..""I-ini..."Keduanya memandang keatas langit secara bersamaan, hingga Yao Chen membenarkan ungkapan Toushen."Jika begitu, bagaimana bisa aku bertahan serangan kedua ditengah memahami pemahaman pertama?"Dengan penuh tekad dan emosi, Toushen mulai menatap serius kearah Yao Chen."Aku akan menahannya untukmu... P
WUUUUUUUNG!Seketika energi api Kemarahan Langit menciptakan pembatas kubus dengan ukuran lebih dari satu kilometer.Ketika melihat kejadian itu, para kultivator alam surga mulai menyipitkan matanya."Kau mengunci ruang dengan sedemikian kuatnya untuk dijadikan tempat kuburanmu sendiri? Pemuda naif sepertimu sering kami temui, sayang sekali...""Meski kami tahu tubuhmu bisa beregenerasi lagi, tapi pasti ada batas waktunya.. Kami tak menyangka, kau malah melakukan kebodohanmu sendiri!"Yao Chen menyeringai dingin."Kebodohan? Aku hanya melakukan hal bodoh, di saat aku mencintai seseorang yang salah... Selain itu, semua yang aku lakukan... Memiliki alasannya..."Suaranya menguat, hal itu diikuti dengan ribuan rantai tajam yang keluar dari pembatas formasi pengunci ruang.WUUUUUUUSH!"Awas menghindar?!"TRAAAAANK! TRAAAAANK! CTAAAAANG!Benturan pedang terus menggema didalam ruangan kubus itu, meski para kultivator didalamnya bisa menahan, menghindar. Namun fokus mereka dalam menghadapi Y
"BAIK! Semuanya dengarkan perintah! Serang kembali, setelah hancurkan tubuhnya! Gunakan formasi pembunuh api penelan semesta!"WUUUUUUUSH!Seluruh prajurit kembali menciptakan formasi tangan yang sangat rumit. Hingga lingkaran formasi raksaksa, memancarkan esensi hawa panas menyerang tubuh menyebar. Sangat panas, hingga Yao Chen bisa merasakan getaran dari dalam tubuhnya.Bukan dari api Penelan Semesta. Melainkan dari benih kecil yang dibawa oleh para prajurit untuk menghadapi masalah serius.*Ditempat Toushen berada. Dia yang merasa senang saudaranya kembali bangkit dikejutkan dengan benih kecil api Penelan semesta yang dibawa oleh para prajurit,"Kau sudah keterlaluan?! Dia bukan penjahat langit! Tapi kau menggunakan api no satu diseluruh benua untuk membunuhnya..."KRAAAAACK!Pedang energi yang menancap diperutnya hancur. Hingga, Toushen yang akan melesat kesisi Yao CHen untuk menghadapi serangan formasi api penelan semesta itu langsung dihentikan oleh Chen Guang."Kau lupa? Aku m
Sepasang mata Toushen menyala merah darah. Hingga, dia menghentakan telapak tangannya. Daya dorong yang mengerikan, menghempaskan tubuh pedang Chen Guang hingga harus kembali menjadi seorang kultivator."Kau siapa?!"Wajah Chen Guang menegang, baru kali ini dia bisa melihat seorang kultivator tahap Dewa Abadi ada di lima benua yang telah di kucilkan."Seorang komandan prajurit langit, masih berani menanyakan identitasku? Kau benar benar tak layak..."BRAAASH!Hanya dengan satu sapuan tangan di udara, ruang cukup lebar terbelah dengan begitu mudah. Hingga, Chen Guang yang merasa dipermalukan itu, langsung menatap para prajuritnya dengan serius."Kalian semua tangkap Yao Chen... Dan dia serahkan padaku..."WUUUUUUSH!Delapan belas kultivator melesat kearah Yao Chen. Melihat hal itu, Toushen yang ingin menyingkirkan separuhnya. Harus dihadang oleh Chen Guang."Yang kau hadapi adalah aku!"BAAAAAAAANG!Toushen tak sempat untuk membalas, dia hanya menahan tinju dari Chen Guang hingga tubuh







