Compartir

Bab 296

Autor: Kamari
Kali ini, amarah Ryan terlihat dengan jelas. Mungkin memulai dari Yunda akan memberikan efek yang lebih baik.

Pak Arvin tersenyum dan berkata kepada Yunda, "Nona Yunda, sudah lama kita nggak bertemu. Nona terlihat makin cantik."

Pak Arvin terlalu terbawa semangat karena berhasil menemukan terobosan, jadi dia sama sekali tidak menyadari ekspresi Yunda yang perlahan-lahan menjadi kaku.

Yunda balas tersenyum. Dia memperhatikan ekspresi Ryan dan berkata dengan suara pelan, "Kalau begitu, kami pergi dulu."

Pak Arvin segera berkata dengan cemas, "Katanya pertunangan Pak Ryan dan Nona Yunda akan segera dilangsungkan. Aku belum sempat mengucapkan selamat kepada kalian. Apa aku boleh mendapat kehormatan untuk menghadiri pesta pertunangan kalian?"

Yunda membuka mulutnya, tetapi Ryan menyela, "Yunda, ayo pergi."

Yunda tersenyum. Dia mengangguk dan berkata dengan suara pelan, "Oke."

Senyuman yang menghiasi wajah Pak Arvin pun lenyap sepenuhnya.

Ekor mata Susan menangkap tangan Ryan yang mencengker
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado
Comentarios (3)
goodnovel comment avatar
Serenade Mine
kok kyknya g ada perubahannya deh... karma g berlaku ya di dunia novel?
goodnovel comment avatar
Winarsih_wina
hidup lagi hanya untuk mengulang nasib tragisnya. menang pun hanya sebentar hanya jadi alasan untuk menyiksa susan
goodnovel comment avatar
tetty saragih
Astagaa,.Ngapain lah si Suaan hidup lagi kalau cuma mengalami penindasan, dihina dan terhina,.296 bab kehidupan susan yang dibuat Menderita sama penulis ...
VER TODOS LOS COMENTARIOS

Último capítulo

  • Kulepaskan Suami Berengsekku   Bab 400

    Susan mencengkeram ponselnya, kedua tangannya mencengkeram seprai dengan erat.Susan mengembuskan napas perlahan.Dia berpikir dia harus mempercepat prosesnya.Vandi menganggapnya dan Sherra sebagai murid yang sangat baik dan kemajuan belajar mereka begitu pesat. Vandi tidak hanya harus berurusan dengan pekerjaannya, serta para bos dan kolega yang menyebalkan itu, tetapi juga harus khawatir tentang apa yang akan dia ajarkan kepada Sherra dan Susan keesokan harinya setelah pulang kerja. Dia sibuk sepanjang hari.Berdasarkan kecepatan ini, Susan merasa bahwa dia dapat mendiskusikan memulai bisnis dengan Sherra dan Vandi setelah ujian masuk perguruan tinggi.Setelah hari itu, Susan tidak pernah melihat Daniel lagi. Dia juga tidak mendengar suara apa pun dari rumah di seberang jalan. Sepertinya Daniel sudah pergi dan tidak pernah kembali.Susan ingat saat hari itu Daniel diberikan obat perangsang.Daniel bukanlah orang sembarangan.Dari raut wajah dan pembawaannya yang berwibawa itu, Susan

  • Kulepaskan Suami Berengsekku   Bab 399

    Kebetulan sekali, topiknya tentang Ryan dan Yunda.【Ryan dan Yunda sedang makan malam bersama keluarga mereka.】Topik ini tidak menjadi tren di media sosial, tetapi tetap menarik banyak perhatian. Ada banyak penggemar Yunda yang menyampaikan ucapan selamat di kolom komentar.Susan mengklik tautan itu untuk melihatnya. Ternyata itu hanya Ryan, Yunda, Keluarga Sutedja dan Keluarga Wirya yang sedang makan bersama. Foto-foto tersebut diunggah secara daring dan menerima banyak komentar positif.Ryan selalu menjaga profil rendah selama bertahun-tahun dan tidak banyak informasi pribadi tentang dirinya yang tersedia secara daring. Namun, dia selalu melanggar aturan kalau sudah menyangkut Yunda. Ryan jadi sering muncul di berbagai tempat bersama Yunda dengan cara yang mencolok.Siapa Ryan? Tidak ada media yang berani mempublikasikan foto dan informasinya secara daring tanpa seizin pria itu. Oleh karena itu, skandal ini pasti dilakukan dengan persetujuan Ryan.Setelah berpikir panjang, Susan men

  • Kulepaskan Suami Berengsekku   Bab 398

    Kesimpulan akhir yang dicapai oleh netizen adalah bahwa pihak penyelenggara Kompetisi Piano Yunai dan Adeline tidak melakukan kesalahan, begitu pula dengan Susan. Sebaliknya, gaya dan metode Yunda dikritik oleh banyak orang. Netizen juga merasakan adanya kekuatan yang disebut modal di balik kehebohan fenomenal dan kehadiran media baru yang masif.Setelah puncak kontroversi mereda, media dan akun pemasaran yang sebelumnya membela Yunda menghilang dan netizen secara bertahap mengambil alih. Seperti biasa bagi netizen untuk antusias, mereka mulai membela Kompetisi Piano Yunai dan Susan di berbagai media sosial. Mereka benar-benar merasa bahwa pernyataan Susan tidak tergoyahkan dan kagum bahwa Susan, meskipun berasal dari latar belakang sederhana, bersedia melawan kapitalisme dengan begitu gigih. Semua orang ingin memberikan tepuk tangan untuk Susan.Ketika Susan menjadi sasaran perundungan siber besar-besaran, bukan berarti netizen tidak melihat kebenaran di balik bayangan. Namun, matriks

  • Kulepaskan Suami Berengsekku   Bab 397

    Susan menundukkan kepala dan mengusap dahinya, "Bu, ini benar-benar bukan seperti yang Ibu pikirkan, ini semua salah paham. Aku benar-benar nggak punya perasaan seperti itu padanya. Jangan dengarkan omong kosong mereka. Lagi pula, aku harus mengikuti ujian masuk perguruan tinggi. Bagaimana mungkin aku memikirkan hal ini?"Wirda tertawa dan berkata, "Kalau kamu nggak menyukainya, kenapa kamu membawanya ke rumah sakit dan pulang larut malam? Apa kamu malu? Aku ibumu, jangan malu. Kamu bisa bercerita apa saja pada Ibu. Mengenai ujian masuk perguruan tinggi, Ibu yakin kamu bisa. Kalau kamu mau pacaran, ya silakan saja. Tenang saja, Ibu nggak akan melarangmu."Susan benar-benar kebingungan.Dia hanya bisa mengerang lemah, "Kenapa Ibu bicara omong kosong seperti orang lain? Benar-benar nggak begitu! Masalah ini sangat rumit dan nggak bisa dijelaskan dalam waktu singkat. Intinya, aku nggak punya perasaan seperti itu padanya.""Benar-benar nggak?" tanya Wirda."Nggak," jawab Susan dengan tegas

  • Kulepaskan Suami Berengsekku   Bab 396

    Sudahlah, Susan pasrah saja."Kalian lagi ngomongin apa?"Tepat pada saat itu, Daniel keluar dari apartemennya sambil membawa segepok uang kertas berwarna merah.Saat melihat Daniel, fokus Bibi Via langsung berpindah ke pemuda itu. Dia berjalan menghampiri Daniel dan berujar dengan kesal, "Kamu itu laki-laki. Kalaupun kamu nggak menyukai gadis itu, kamu nggak perlu bicara kasar-kasar. Kamu benar-benar nggak menghargainya padahal dia sudah sakit hati."Alarm tanda bahaya sontak berbunyi keras di kepala Susan.Insting Susan yang tajam mengatakan padanya bahwa apa yang akan dikatakan Bibi Via akan benar-benar mempermalukannya!Dia pun segera menyela, "Bibi Via!"Namun, Bibi Via terus berbicara dengan sangat murah hati, "Lihatlah, gadis ini terlalu terluka sampai membenturkan kepalanya ke tembok. Kamu nggak boleh seperti itu lagi. Kamu harus menghormatinya, perempuan itu sangat peduli dengan reputasinya ...."Susan hanya bisa bersandar di dinding dengan putus asa.Ucapan Bibi Via membuat e

  • Kulepaskan Suami Berengsekku   Bab 395

    Susan merasa tidak perlu bertele-tele lagi."Maksudku, kamu masih berutang ...."Daniel tiba-tiba tampak seperti hendak melompat saking gelisahnya dan berkata dengan ekspresi tegas, "Jangan berpikir aku akan membalas budimu dengan tubuhku! Meskipun kamu membantuku dan membawaku ke rumah sakit, meskipun aku berutang budi padamu, tapi kamu nggak boleh mencuri KTP-ku dan menggunakannya untuk melakukan hal-hal yang nggak kuinginkan!"Susan benar-benar kebingungan. Mana dia tahu apa yang tidak ingin Daniel lakukan?Hei, Daniel anggap apa Susan ini! Susan hanya mengambil KTP pria itu untuk mendaftarkannya di rumah sakit!Tatapan Daniel menyapu wajah Susan berkali-kali sebelum akhirnya tiba-tiba berpaling dan dia berkata dengan nada kaku, "Kamu sangat cantik, tapi itu bukan alasan bagimu untuk bertindak gegabah. Aku nggak akan menyukaimu hanya karena kamu menyelamatkanku atau menyetujui omong kosong seperti ini."Haruskah Susan tertawa?Susan akhirnya memaksakan senyum dan berkata dengan nada

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status