LOGIN"Jangan sentuh aku, Kak!" "Kenapa? Bukankah suamimu itu, tidak pernah menyentuh kamu seperti ini kan? Dan sekarang, tugas suamimu akan aku gantikan." Arsela tidak menyangka, dalam keadaan terpuruk, ia malah menghabiskan malam dengan pria yang berstatus sebagai kakak angkatnya, Kaindra Justin. Seorang pria yang pernah Arsela cintai di masa lampu, sebelum akhirnya ia memutuskan pergi menjauh dari Kaindra Justin, saat merasa tidak pantas mencintainya. Dengan berjalannya waktu, Arsela merasa nyaman dengan Kaindra Justin. Yang ternyata juga mencintainya. Namun, saat keduanya nyaman dengan hubungan yang terjadi. Ada hal baru yang tidak Arsela ketahui tentang Kaindra Justin. Apa itu? Dan apakah Arsela akan tetap bersama Kaindra Justin, saat tahu siapa sebenarnya kakak angkatnya tersebut?
View MoreBrian terus mencoba menghubungi ponsel Sela. Awalnya sambungan itu masih tersambung, walau tidak pernah diangkat. Namun kini, nada dering itu bahkan tidak lagi terdengar. Nomor Sela benar-benar tidak bisa dihubungi."Sial!" teriak Brian frustasi, lalu melempar ponselnya ke atas kasur hingga memantul dan jatuh ke lantai.Nafasnya memburu, dada naik turun tidak teratur. Ia menoleh ketika merasakan tatapan tajam mengarah padanya.Jane berdiri di samping tempat tidur, kedua tangannya terlipat di dada. Wajahnya tidak menunjukkan simpati sedikit pun, setelah tahu. Jika Brian di pecat dari pekerjaannya."Kalau kamu dipecat, bagaimana kamu bisa membelikan aku tas keluaran terbaru, Brian." katanya dingin, dengan nada kesal yang jelas.Brian menatapnya tidak percaya. "Dalam situasi seperti ini kamu masih memikirkan tas?" balasnya, suara meninggi. "Aku dipecat, Jane. Dipecat dengan tidak hormat! Kamu tahu itu, kan?""Aku tahu," jawab Jane cepat. "Makanya aku bilang, temui Sela. Dia pasti bisa me
Memori Sela kembali berputar ke masa lampau, ketika Kai ternyata mengajaknya pergi ke vila pribadi milik keluarganya. Vila yang berdiri megah di kawasan perbukitan, dikelilingi pepohonan tinggi yang menjulang dan taman yang terawat rapi. Tempat itu sunyi, namun justru menyimpan begitu banyak suara dari kenangan yang tidak pernah benar-benar hilang dari ingatan Sela.Bagi Sela, vila itu bukan tempat asing. Di sanalah sebagian masa remajanya terukir, masa ketika ia masih canggung menyadari perasaannya sendiri.Sela masih mengingat dengan jelas, bagaimana hidupnya berubah. Ia hanyalah anak seorang pembantu yang bekerja untuk keluarga Kai. Namun takdir membawanya menjadi anak angkat keluarga itu. Ia tinggal di rumah besar yang sama, makan di meja yang sama, tapi tetap merasa ada jarak yang tidak kasat mata, terutama dengan Kai.Ia hanya bisa menatap pria itu dari jauh, mengagumi tanpa berani berharap. Tidak seorang pun tahu bahwa di balik sikap pendiamnya, ia menyimpan cinta yang tumbuh
Kai yang berada di dalam mobil mewahnya, beberapa kali melirik kaca spion tengah. Sorot matanya berubah tajam setiap kali lampu kendaraan di belakang tampak terlalu konsisten mengikuti laju mobilnya. Jalanan yang cukup padat, deretan kendaraan mengular menuju perempatan besar yang lampu merahnya sudah berkedip tanda akan segera berganti.Kai mengembuskan napas pelan. Ia mengenali mobil itu bahkan dari jarak puluhan meter. Sedan putih dengan plat yang begitu ia hafal. Siapa lagi kalau bukan Calista.Tanpa banyak berpikir, Kai menginjak pedal gas lebih dalam. Mesin mobil meraung, jarum speedometer melonjak. Ia memperhitungkan detik yang tersisa sebelum lampu hijau berubah merah.Di kursi penumpang, Sela yang sejak tadi memandangi deretan toko di pinggir jalan mendadak tersentak. Tubuhnya terdorong ke belakang saat mobil melesat cepat."Kak, jangan ngebut!" ujarnya panik, tangannya spontan mencengkeram sabuk pengaman."Mobil Calista mengikuti mobil kita, Sel," Kai akhirnya memberitahu, t
Tidak mudah bagi Calista untuk masuk ke dalam rumah megah tersebut. Gerbang besi hitam yang menjulang tinggi berdiri kokoh, seolah menjadi pembatas tegas antara dirinya dan pria yang sebentar lagi akan menjadi suaminya. Perumahan elit itu memang dikenal ketat penjagaannya. Setiap kendaraan yang keluar-masuk harus melalui pemeriksaan. Apalagi orang asing yang datang tanpa pemberitahuan.Calista berdiri dengan tas tangan tergenggam erat, saat security perumahan tersebut mendekatinya. Ia mencoba menjaga wibawanya meski tatapan petugas keamanan tersebut mulai terasa menghakimi.Security yang bertubuh tegap berjalan mendekat."Maaf, Anda siapa?" tanyanya sopan namun tegas. "Selain penghuni rumah dan orang terdekat mereka, tidak boleh ada yang masuk ke sini." Ia mengamati Calista dari ujung kepala hingga kaki. "Sepertinya saya tidak pernah melihat Anda. Kalau begitu ikut saya ke pos."Calista menegakkan bahunya. "Aku calon istri dari pemilik rumah ini," jawab Sela.Security itu langsung me
Sela segera melepas tangan Kai yang masih menggenggam tangannya. Sentuhan itu terasa terlalu hangat, terlalu berbahaya untuk perasaan yang selama ini ia paksa mati."Tidak bisa, Kak." ucap Sela lirih namun tegas, menimpali pengakuan Kai yang baru saja meluncur dari bibir pria itu.Ia beranjak dari
Sela seperti terhipnotis, sentuhan awal Kai memang terasa kasar baginya. Tapi dengan berjalannya detak jarum jam yang terus berputar. Sentuhan itu terasa seperti candu bagi Sela.Kamar yang awalnya mencengkam karena perdebatan dua orang Kakak beradik tanpa ikatan darah itu, kini di penuhi dengan ga
Apa itu larangan, Kai tetap melangkah mendekati Sela. Senyum terus terukir dari kedua sudut bibirnya, senyum puas sekaligus penuh keyakinan. Bayangan kejadian semalam masih segar di ingatannya, bagaimana Sela tidak menolak, bagaimana tubuhnya itu gemetar dalam pelukannya. Bagi Kai, itu sudah cukup
Meskipun Brian sudah tahu bahwa Kai adalah pemilik perusahaan tempatnya bekerja, tetap saja harga dirinya tidak bisa menerima kenyataan bahwa ia baru saja dipukul hingga hidungnya berdarah. Rasa perih di wajahnya kalah jauh dibandingkan rasa terhina yang didapatnya. Perintah untuk meninggalkan per
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews