Share

9 Diperalat

Author: Klan Fang
last update publish date: 2025-12-24 22:11:04

Xiao Fan mencoba menggunakan energi void untuk menelan serangan, tetapi kontrolnya belum sempurna. Phoenix menembus pertahanannya dan menghantam dadanya keras.

Ia terpental ke belakang, menabrak pilar besar dengan kuat. Tulang rusuknya yang sudah retak patah sepenuhnya. Darah menyembur dari mulutnya, membasahi lantai marmer yang mengkilap.

"Lemah," Xiao Tian berjalan santai menghampiri. "Kau masih sangat lemah, kakak sampah. Kau sama sekali tidak pantas menyandang nama Xiao."

Xiao Fan mencoba bangkit, tetapi tubuhnya tidak mau menurut. Rasa sakit luar biasa menjalar dari dadanya ke seluruh tubuh. Penglihatannya mulai kabur.

Xiao Tian tidak berhenti. Ia melancarkan serangan bertubi-tubi, setiap pukulan dan tendangan diperkuat dengan qi yang kuat. Xiao Fan hanya bisa bertahan pasif, tubuhnya menjadi sasaran empuk.

Sebuah pukulan keras menghantam perutnya, membuat organ-organ dalamnya bergeser. Kemudian tendangan ke kepalanya, membuat darah mengalir dari telinganya. Lalu sikutan ke punggungnya, membuat tulang belakangnya retak.

"Serahkan apa yang kau dapat!" Xiao Tian berteriak sambil mencengkeram kerah Xiao Fan, mengangkatnya dari lantai. "Atau aku akan terus memukulimu sampai kau mati!"

Xiao Fan meludahkan darah ke wajah Xiao Tian. "Tidak... akan... pernah..."

Amarah memenuhi wajah Xiao Tian. "Dasar keras kepala!" Ia melempar Xiao Fan dengan kuat ke dinding batu di sisi ruangan.

Tubuh Xiao Fan menghantam dinding dengan suara keras yang mengerikan. Batu-batu retak dan sebagian runtuh. Ia jatuh ke lantai seperti boneka rusak, darah membentuk genangan di sekelilingnya.

Setiap napasnya terasa seperti pisau menusuk paru-parunya. Penglihatannya hampir hilang sepenuhnya. Ia merasakan kehidupannya perlahan memudar.

Xiao Tian berjalan mendekat dengan pedang spiritual di tangan. Mata adiknya itu bersinar dengan niat membunuh yang jelas.

"Aku muak dengan keberadaanmu," Xiao Tian mengangkat pedangnya tinggi. "Selalu menjadi noda di reputasi keluarga kita. Lebih baik kau mati sekarang."

Pedang itu mulai turun, siap untuk mengakhiri hidup Xiao Fan.

"Berhenti."

Suara Xiao Zheng menggema di ruangan. Xiao Tian menghentikan serangannya, pedangnya berhenti tepat di atas leher Xiao Fan.

"Ayah?" Xiao Tian menatap bingung. "Kenapa? Dia sudah tidak berguna lagi."

Xiao Zheng berjalan mendekat dengan langkah lambat, menatap Xiao Fan yang sekarat dengan tatapan dingin tanpa empati.

"Dia masih berguna," ucap Xiao Zheng dengan nada seperti membicarakan alat, bukan anak. "Keluarga Long yang punya putri berwajah cacat itu, ingin jadi besan dengan keluarga kita. Dengan mengirim kakakmu untuk jadi menantu di keluarga Long, maka kita bisa meminta mahar. Keluarga Long tidak bisa menolak, karena Acara pernikahan itu nantinya akan dihadiri oleh banyak keluarga besar lainnya."

Ia menatap Xiao Fan yang hampir tidak sadarkan diri. "Xiao Tian yang mereka incar untuk dijadikan mantu, tapi. Dia terlalu berharga. Tetapi kita perlu mengirim anggota keluarga untuk menunjukkan partisipasi kita."

Maksud dari kata-kata itu mulai jelas. Para tetua mengangguk dan memahami.

"Xiao Fan," Xiao Zheng menatap putra sulungnya dengan pandangan tanpa perasaan. "Kau akan jadi mantu di Keluarga Long untuk mewakili keluarga. Ini kesempatanmu untuk berguna bagi keluarga untuk pertama kalinya dalam hidupmu yang menyedihkan."

Xiao Tian tertawa. "Jadi suami wanita buruk rupa? Itu memang cocok sekali untuknya. Kalau Keluarga Long keberatan dengan pengaturan ini, maka dengan keadaannya sekarang, dia pasti akan mati di sana!"

"Itu risikonya," Xiao Zheng menjawab tanpa emosi. "Jika dia mati, setidaknya dia mati dengan berguna. Keluarga kita a harus klaim dulu hadiah dari pernikahan itu. Jika dia selamat dan membawa hasil, mungkin kita bisa mempertimbangkan untuk memberinya posisi yang lebih baik di keluarga."

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Legenda Kultivator Terkuat   S2 Bab 852 Menyelami Urat Leluhur

    S2 Bab 852 Menyelami Urat Leluhur Jun Xiaoyao dengan tegas membunuh empat dari Delapan Penunggang Iblis Surgawi tanpa ragu-ragu. Ling Yuan juga sedikit terkejut setelah melihatnya. Apakah kamu benar-benar tidak akan memberinya kesempatan untuk tampil? "Kapten Meng, mari kita masuk ke dalam," kata Jun Xiaoyao. Di sisi lain, Meng Zhan mengangguk sedikit dan menyerahkan Quasi-Supreme Raja Iblis Langit yang terluka kepada Ksatria Agung lainnya. Dia membawa Jun Xiaoyao lebih dalam ke dalam urat leluhur sumber keabadian. Melihat itu, Ling Yuan sedikit menggigit bibir merahnya dan mengikuti dari dekat. Dalam garis keturunan leluhur, pasukan keluarga Meng terlibat dalam pertempuran sengit dengan makhluk asing. Sementara itu, Meng Zhan, Jun Xiaoyao, dan Ling Yuan menjelajah jauh ke dalam urat nadi leluhur. Jika melihat sekeliling, urat keabadian leluhur ini membentang jauh di bawah tanah seperti naga yang panjang. Sebuah lorong telah ditemukan, kemungkinan besar hasil karya makhluk

  • Legenda Kultivator Terkuat   S2 Bab 851 Membunuh Empat Penunggang Iblis Surgawi 

    S2 Bab 851 Membunuh Empat Penunggang Iblis Surgawi "Sialan, itu adalah urat leluhur Alam Abadiku, dan sedang ditemukan oleh bocah-bocah alien itu!" Dari balik bayangan, Meng Zhan menyaksikan pemandangan ini dan mengepalkan tinjunya. Jun Xiaoyao juga terkejut, tidak pernah menyangka akan menemukan urat nadi keabadian leluhur. Inti Abadi adalah bahan kultivasi tingkat atas dan juga merupakan bentuk mata uang di antara para kultivator. Satu urat mineral abadi saja dapat menarik perebutan kekuatan abadi. Tambang Sumber Abadi sama sekali tidak dapat dibandingkan dengan Urat Leluhur Sumber Abadi. Konon, Sumber Abadi Leluhur adalah apa yang ditinggalkan para abadi setelah mereka naik ke surga, menyatu dengan bumi, dan diberikan kembali kepada dunia manusia. Satu segmen dari urat leluhur keabadian dapat mengubah hamparan bintang yang luas menjadi lahan pertanian suci. Hal ini bahkan dapat mengembalikan lingkungan budidaya yang sangat baik seperti di zaman dahulu hingga batas tertentu

  • Legenda Kultivator Terkuat   S2 Bab 850 Pergerakan Aneh Benih Teratai Kuno

    S2 Bab 850 Pergerakan Aneh Benih Teratai Kuno Meng Zhan menjelaskan pada Jun Xiaoyao. Secara umum, sebuah keluarga kerajaan dari wilayah lain dapat memimpin banyak jenderal dan klan. Klan Ular Yaksha, pemimpin klan Iblis Jurang, adalah Klan Kerajaan Iblis Surgawi, salah satu dari seratus klan kerajaan besar di alam asing. Meskipun klan ini tidak termasuk dalam sepuluh klan kerajaan teratas, klan ini tetap sangat kuat. Kini, Jun Xiaoyao, Meng Zhan, dan yang lainnya telah memusnahkan makhluk-makhluk mirip ular tersebut. Hal ini tentu akan membuat Klan Raja Iblis Surgawi khawatir. Di masa lalu, Meng Zhan mungkin agak waspada terhadap Klan Raja Iblis Surgawi. Namun sekarang, entah mengapa, dengan kehadiran Jun Xiaoyao, dia merasa jauh lebih tenang. Selanjutnya, Meng Zhan dan kelompoknya melanjutkan perjalanan, karena mereka masih memiliki tujuan utama: menemukan Dewa Tujuh Dosa Besar, Nian. Dibandingkan dengan membunuh makhluk asing, menemukan esensi ilahi adalah tugas utama dan

  • Legenda Kultivator Terkuat   S2 Bab 849 Berita Keluarga Kerajaan Asing

    S2 Bab 849 Berita Keluarga Kerajaan Asing "Sialan kau, bocah nakal!" Iblis ular itu terkejut dan marah, baru kemudian menyadari bahwa Jun Xiaoyao tidak dirasuki! Meng Zhan dan yang lainnya menunjukkan ekspresi kegembiraan yang luar biasa! Melihat hal ini, Ling Yuan, yang berada tidak jauh dari situ, merasa lega. Tombak Besar Hutan Belantara, yang membawa aura buas dan mematikan, membelah langit dan alam semesta, dan praktis dapat membelah hutan belantara kuno dalam satu pukulan! Ini adalah senjata semi-kaisar yang khusus dirancang untuk membunuh dan menghancurkan, dengan kekuatan yang tak tertandingi! Jun Xiaoyao jarang menggunakannya karena dia biasanya tidak perlu mengeluarkan senjata semi-kaisar ini. Namun kini, dia tiba-tiba bergerak, berniat untuk membunuh sendiri alien quasi-supreme yang terluka ini! "Mati..." kata Jun Xiaoyao dengan acuh tak acuh. "Kalian para semut sedang mencari kematian!" Iblis ular itu melepaskan gelombang kekuatan magis. Meskipun terluka, dia ma

  • Legenda Kultivator Terkuat   S2 Bab 848 Hantaman Dahsyat untuk Membunuh Penguasa Suci Klan Iblis Jurang

    S2 Bab 848 Hantaman Dahsyat untuk Membunuh Penguasa Suci Klan Iblis Jurang Pakar tingkat Penguasa Orang Suci yang menyerang Jun Xiaoyao adalah seorang pria paruh baya yang mengenakan jubah hitam dengan wajah muram. Namun di kepalanya tumbuh dua tanduk kambing berwarna merah darah. Dalam beberapa legenda perdukunan, kambing adalah simbol kejahatan. Ini adalah sosok kuat setingkat Penguasa Orang Suci dari Klan Iblis Abyss. Meskipun Klan Iblis Jurang bukanlah klan kerajaan, klan ini tetap merupakan klan militer tingkat atas di bawah klan kerajaan. Pasukan dan ras alien tersusun seperti piramida, dengan hierarki yang ketat. Klan Budak, Klan Jenderal, Klan Kerajaan, Klan Kerajaan Tertinggi, Klan Semi-Kaisar, Klan Kaisar Abadi. Dapat dikatakan bahwa bahkan makhluk dari Klan Jenderal memiliki kekuatan tempur rata-rata yang satu tingkat lebih tinggi daripada kultivator Alam Abadi. Adapun keluarga kerajaan, keluarga kekaisaran, dan sebagainya, tidak perlu dijelaskan lebih lanjut. “Be

  • Legenda Kultivator Terkuat   S2 Bab 847 Menekan Makhluk Asing

    S2 Bab 847 Menekan Makhluk Asing Namun satu-satunya kesamaan yang mereka miliki adalah aura mereka berdua sangat kuat. Orang yang menyerang Jun Xiaoyao adalah yaksha yang menyerupai ular. Iblis ular itu memiliki tubuh yang terbuat dari baja dan besi, memiliki kekuatan yang luar biasa, dan memiliki sayap berdaging merah tua yang tumbuh dari punggungnya. Namun kepalanya berbentuk kepala ular. Sepasang mata seperti ular menatap Jun Xiaoyao dengan niat yang sangat menakutkan. "Bajingan asing itu!" Meng Zhan dan yang lainnya segera melepaskan niat membunuh mereka dan mengunci target pada Snake Yaksha. Karena Yaksha Ular adalah yang terkuat di antara kelompok makhluk asing ini, setelah mencapai Alam Kuasi-Tertinggi. "Dasar bocah nakal, kau benar-benar berhasil menahan salah satu seranganku. Kau pasti 'benih' dari Alam Abadi. Jika aku membunuhmu, akan ada hadiah besar." Iblis ular itu menjulurkan lidahnya, matanya dipenuhi niat membunuh, saat ia menerjang Jun Xiaoyao. Sama seperti

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status