ログイン“Olie …” Luna bicara dengan nada lembut seakan masih memedulikan Olivia. “Jangan takut. Hakim tidak akan menjatuhkan hukuman kalau kamu tidak bersalah.”Ucapan Luna mirip dengan kata-kata Olivia yang dulu selalu menenangkannya. ‘Jangan sedih, Kak. Papa akan berhenti memarahimu saat dia tahu kalau kamu tidak bersalah.’Olivia menatap nanar pada Luna. Kebenciannya memuncak sampai ke ubun-ubun. ‘Semua ini salah Luna yang seharusnya mati bersama ibunya,’ batin Olivia, dipenuhi dendam.Dia tak bisa berbuat apa pun meski ingin membunuh Luna dengan kedua tangannya sendiri. Para pengawal mengelilingi mereka dengan ketat.“Aku benar-benar tidak tahu perbuatan Olivia.” Nancy akhirnya membuka mulutnya. Dia memukul-mukul dadanya sendiri sambil berurai air mata. “Olie, kenapa kamu melakukan perbuatan sekeji itu pada Jordan? Dan kenapa kamu tidak bilang punya hubungan istimewa dengan Mark?”“Luna … putriku ….” Nancy berusaha memegang tangan Luna, namun pengawal kembali me
Mark berlutut dan menunduk di depan Jordan. “Ini semua salahku. Olivia hanya menuruti perintahku.” Suaranya bergetar dan sedikit terisak.Dia benar-benar mencintai Olivia dan mengkhawatirkan buah hatinya. Olivia masih terlihat pucat dan tertekan. Dia tidak ingin terjadi sesuatu pada keduanya.Satu tahun sebelum Olivia menikah dengan Jordan, dia telah mencintai wanita itu pada pandangan pertama. Dengan segenap usaha, dia akhirnya mendapatkan Olivia.Hubungan mereka tidak pernah diumumkan secara resmi. Olivia tidak mau mengakui hubungan mereka sebelum Mark bisa menyaingi sepupunya–Jordan Reed.Ketika Luna dijodohkan dengan Jordan, Olivia marah bukan main. Kekasihnya belum berhasil membuktikan diri, sementara Luna justru mendapatkan Jordan, pria yang lebih pantas menyanding dirinya.Olivia tidak pernah mencintai Jordan, namun dia menginginkan posisi yang dimiliki Luna. Dia iri, Luna tidak seharusnya bersama dengan pria yang lebih hebat dari Mark.Demi ambisi Oli
Luna tidak mengatakan pada putranya jika dia pernah mengalami trauma karena perbuatan Jordan. Meskipun demikian, Jordan menutup telinga Carl agar tidak mendengar masalah orang dewasa ini.“Saat hari pernikahan mereka, Mark dan putri kebanggaanmu itu sengaja menjebak kami, sampai aku harus angkat kaki dari kediaman Carter karena tidak mau mengusik rumah tangga adikku.” Satu sudut mulut Luna terangkat singkat. “Jangan bilang kalau kamu tidak tahu, Bibi. Olivia tidak akan berani melakukan tindakan kriminal kalau tidak ada yang membantunya.”Sorot matanya beralih pada Mark. “Dan kekasih sejatinya itu …” Dia tersenyum menghina. “Mustahil punya kekuasaan yang cukup besar untuk membantunya.”Luna sesungguhnya tidak tahu apakah Nancy ikut membantu Olivia saat menjebaknya dulu, ataupun ketika Olivia meracuni Jordan. Dia hanya ingin menyudutkan Nancy agar semua orang tidak termakan kebohongannya lagi. Ibu dan anak punya watak yang sama.“Kamu … beraninya menuduhku!”Tangan Nancy melayang ke ara
“Jangan sembarangan menuduh orang! Kalian hanya ingin menutupi perselingkuhan Jordan dengan mengkambinghitamkan Olivia!” Dari reaksi Robert, pihak Luna dan Jordan pun menyadari jika pria itu benar-benar tidak tahu apa yang dilakukan Olivia. Dada Luna bergemuruh dan terasa panas. Selama puluhan tahun, ayahnya benar-benar buta karena cintanya pada Nancy, sampai-sampai mengorbankan istri dan anaknya sendiri. Ketika kejahatan dua wanita yang disayangi Robert itu terbongkar di depan umum, dia masih tak mau memercayainya. “Baiklah. Kamu sendiri yang minta buktinya.” Harper memberi isyarat kepada Liam. Tiba-tiba, layar di belakang mereka menyala, menunjukkan balkon kamar Jordan dan Olivia. Terdengar percakapan mesra antara Olivia dan Mark, serta rencana jahat mereka.Semua orang yang berpihak pada Olivia berbalik haluan, mencibirnya habis-habisan. Namun, masih ada yang mempertanyakan keaslian video itu. Mereka sontak menatap Mark yang tampak pucat pasi.“Itu tidak benar …” Mark ingin mel
Hening. Semua orang terkejut sampai tak bisa berkata-kata. Olivia seakan hampir meledak. Evelyn menusuknya dari belakang, mempermalukannya di depan umum. Dia tak bisa tinggal diam melihat kemenangan Luna.“Apa maksudnya ini?” Olivia terhuyung, lalu memegang lengan Nancy. “Jangan-jangan, gosip yang beredar belakangan ini benar, Jordan? Kak Luna merayumu sampai kamu mau selingkuh dengannya?”Hancur sudah rencana Olivia. Seandainya Jordan mati sekarang pun, dia-lah yang pertama kali akan diselidiki. Citranya sebagai istri yang dicintai suami runtuh dalam sekejap mata. Dia tak menyangka Evelyn sudah tahu tentang Carl dan justru menerima Luna, menyingkirkan dirinya.“Tidak sepenuhnya salah, tapi juga kurang tepat.” Jordan menggenggam tangan Luna. “Aku tidak pernah berselingkuh dengan Luna. Hubungan kami jauh sebelum kita menikah.”“Jordan Reed!” bentak Robert. Kali ini, dia tak bisa menahan diri menghadapi penghinaan keluarga Reed, bahkan Harper terlihat tenang dan jelas telah mengetahui
Luna memakai gaun biru tua, senada dengan warna jas yang dikenakan Jordan dan Carl. Kalung berlian tua menghiasi leher jenjangnya. Dilihat dari mana pun, mereka bertiga tidak mungkin hanya kebetulan bertemu di depan rumah.Kondisi Jordan terlihat bugar. Gagah dan berkarisma seperti biasa. Tidak seperti kata-kata Olivia yang menyatakan suaminya sedang tidak baik-baik saja.Dan seperti syarat yang diberikan Harper, Carl menggandeng Luna dan Jordan, menunjukkan keakraban. Mereka bertiga membelah kerumunan tamu, menuju tengah ruangan.“Kalung para nyonya keluarga Reed dan anak laki-laki … apa yang sebenarnya terjadi di sini? Apa Jordan berselingkuh dan diam-diam memiliki anak laki-laki dengan Luna?” Marilyn mengobarkan api kecurigaan yang semakin kentara.“Mustahil Jordan selingkuh, Mari! Kita semua tahu, dia tidak pernah berhubungan dekat dengan wanita … kecuali istrinya …?” Wanita di sebelah Marilyn tiba-tiba ragu dengan ucapannya sendiri. Jordan tidak pernah sekali pun menunjukkan keme
Carl berputar di tempat, melihat sekelilingnya dengan tatapan takjub. Mulutnya sedikit terbuka, menunjukkan kekaguman pada pemandangan di sekitarnya.Setelah sampai di rumah baru, Jordan langsung mengajak Carl berkeliling. Di dalam itu sangat besar, tetapi Carl tidak tampak terkejut. Tempat tinggal
“Itu tidak akan terjadi.” Jordan akhirnya bersuara, menjawab permintaan Carl dengan cepat.Jordan mengakui dirinya terlalu terburu-buru. Waktu yang diberikan padanya terlalu sempit sehingga dia ingin segera mengambil hati Carl tanpa membuang-buang waktu sedikit pun. Dia sampai mengambil risiko kelua
“Selingkuhan …?” lirih Luna. Luna terduduk, tercengang oleh ucapan Carl. Dia kembali sadar setelah mendengar isakan Carl yang tertahan, kemudian duduk di ranjang sambil membelai punggung Carl. Carl mudah menyerap informasi seperti spons. Tak mengherankan jika balita itu mengenal kata perselingkuh
Carl biasanya tidak akan memedulikan sekitarnya ketika sibuk bermain dengan tablet PC. Namun, suara Jordan sudah akrab di telinga Carl dan dia cukup terganggu ketika menebak-nebak orang yang sedang bicara dengan ibunya.Suara itu jelas bukan suara Harvey. Meski percakapan Luna dan Jordan cukup liri







