Beranda / Romansa / Pelayan Sang Tuan / Part 17 Omong Kosong Apalagi Ini

Share

Part 17 Omong Kosong Apalagi Ini

Penulis: Luisana Zaffya
last update Tanggal publikasi: 2026-03-11 17:32:04

“Ceraikan dia, Zhafran. Dia sudah tidak pantas menjadi istrimu. Dia tak layak mengandung ataupun melahirkan anakmu.” Keseriusan di wajah Fera menunjukkan ambisi wanita itu yang begitu besar.

Zhafran masih bergeming dalam keterkejutannya. Kali ini keterkejutan Zhafran bukan lagi tentang dari mana Fera mengetahui rahasia ini. Tetapi tak pernah menyangka, temannya bertumbuh sejak kecil, teman yang ia pikir telah sangat dikenalnya, teman yang begitu dekat dengannya. Kini seolah
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Pelayan Sang Tuan   Part 42 Tetap Bertahan

    ‘Pria yang menculikmu malam itu adalah putra dari Galena, yang sudah mendekam di rumah sakit jiwa berpuluh-puluh tahun karena perbuatan papamu.’ Kata-kata Galena memenuhi benaknya, sekali lagi menamparnya dengan keras. Ia tak pernah tahu masa lalu papanya. Seburuk apa pun itu, semua selalu tersembunyi dengan rapat di balik kasih sayang sang papa yang melimpahinya. Seolah taka da yang cacat dalam kehidupan papanya. Ya, mamanya memang pernah bercerita bahwa awal kisah cinta dan pernikahan keduanya tak cukup baik untuk dimulai. Tetapi kemudian kehadirannya dalam hidup mereka, membawa kebahagiaan yang begitu besar. Membuat ikatan pernikahan mereka semakin kuat dan bertahan hingga detik ini. Terkadang Elea merasa begitu iri pada mereka ketika melihat bagaimana cara papanya memandang mamanya. Penuh binar cinta dan hanya mamanyalah satu-satunya wanita yang berhasil menarik perhatian papanya di antara banyaknya wanita lain yang ma

  • Pelayan Sang Tuan   Part 41 Karena Kau Istriku

      Tubuh Zhafran melayang, menyambar leher Fera hingga punggung wanita itu membentur pintu mobil yang terparkir di dekat mereka. Kedua pengacara pria yang berada di samping keduanya tak sempat memisahkan. Terutama dengan telapak tangan Zhafran yang sudah mencengkeram leher Fera, sengaja membuat wanita itu kesulitan bernapas."Aku sudah mengatakan padamu, kan?" desisnya tajam tepat di depan wajah Fera yang perlahan semakin memucat. Bersusah payah untuk bernapas, apalagi bicara. Kedua tangannya yang berusaha melepaskan cengkeraman itu sama sekali tak mengurangi tekanan Zhafran, yang tampaknya susah kehilangan kewarasan.Pada awalnya Fera masih tersenyum menikmati kemurkaan yang membakar kedua manik tajam Zhafran, tetapi senyum itu sepenuhnya raib begitu menyadari keseriusan pria itu untuk mematahkan lehernya dengan tangan pria itu sendiri.Paru-parunya sudah terasa mengkerut, wajahnya pucat pasi dan benar-benar butuh udara untuk bernapas. Kepalanya

  • Pelayan Sang Tuan   Part 40 Keterkaitan Sang Papa

    Ketika Elea melangkah keluar, keberadaan mobil Zhafran yang terparkir di depan teras gedung membuatnya terkejut. Pria itu berdiri bersandar pada pintu mobil dengan kedua tangan bersilang di depan dada. Melengkungkan senyum yang terlalu lebar hingga membuat seluruh tubuh Elea menegang waspada.“Hai, istriku.” Zhafran menurunkan kaca mata hitamnya dan membuka kedua lengannya ketika menghampiri Elea yang masih berdiri membeku di tengah teras. Menjadi pemandangan menakjubkan para wanita muda yang kebetulan melintasi dan Zhafran jelas menyukai semua perhatian tersebut. Di mana pun, Zhafran memang selalu menjadi pusat perhatian. “A-apa yang kau lakukan di sini?” Suara Elea terbata ketika Zhafran memeluk tubuhnya yang kaku, menunduk dan mendaratkan satu lumatan di bibir. “Kebetulan aku sedang makan siang di sini ketika sopirmu mengatakan kau di kantor papamu.”Elea melirik sopirnya yang masih bersiaga di tempat yang sama saat ia datang dua ja

  • Pelayan Sang Tuan   Part 39 Kasih Sayang Sang Papa Yang Tak Terbatas

    “Kenapa kau begitu emosi, Elea. Aku hanya menukar lima. Kemungkinan kau minum pilmu sesuai jadwal jauh lebih besar dari keinginanku untuk membuatmu hamil. Apakah aku masih tidak cukup sabar menghadapi semua rengekanmu.”“Kau selalu egois, Zhafran. Kau selalu memikirkan dan memedulikan apa yang kau inginkan!”“Kau dan papamu yang memaksaku bertindak sejauh ini. Ingat?”“Aku tak akan bercerai denganmu. Apakah kau masih belum puas?”“Ya, kalau begitu tak ada alasan kau harus menolak hal semacam ini, kan? Cepat atau lambat kau harus mengandung anakku sebagai penerus keluarga. Kau tak mungkin mempertahankan jumlah keluarga kecil kita tetap 2 kan?”“Aku butuh waktu.”“Aku sudah memberikannya.” Zhafran mengedikkan bahunya masih dengan sikap santai. “Kau masih membutuhkan keluasan hatiku lebih banyak lagi?”Bibir Elea yang menipis semakin keras, dengan tatapan yang semakin menajam menusuk pada sikap tenang Zhafran. Pri

  • Pelayan Sang Tuan   Part 38 Pil Yang Terselip

    Setelah makan siang usai, Davina dan Elea membawa nampan makan siang untuk El Noah kamar tamu, yang tak mau bergabung di meja makan dengan Dirga.“Mama sudah membujuk papamu untuk menghentikan perjodohan itu, Noah,” tambah Davina. Menggoyang lengan sang putra yang tetap bergeming menatap jendela kamar. “Papamu akan segera bicara dengan keluarga Jeremia. Sekarang kau bisa melakukan apa pun yang kau inginkan. Lagipula itu hanya sebuah perkenalan. Belum ada pembicaraan serius di antara kedua keluarga. Kenapa kau jadi sensitif seperti perempuan hamil saja?”El Noah hanya menghela napas, menekan kesabaran terutama oleh perumpaan yang terasa dibuat-buat sang mama. Meski ia akan melakukan apa pun yang diinginkannya, tetap saja beban sebagai penerus keluarga tak bisa memberinya langkah lebih banyak. “Noah hanya butuh waktu, Ma. Lagipula di sini ada Elea. Noah juga selalu mengangkat panggilan mama setiap hari.”“Berapa lama kau akan kembali?”El

  • Pelayan Sang Tuan   Part 37 Penawaran Untuk Chris

    Elea langsung melihat mobil kesayangan papanya begitu mobil mereka memasuki halaman rumah. Sudah pasti papanya menunggunya di rumah, setelah puluhan panggilan tak terjawab dan pesan singkat yang baru dibalasnya kemarin siang, yang mengatakan bahwa ia dan Zhafran akan kembali hari ini.Papanya melangkah keluar saat mobil baru saja berhenti di depan teras rumah. Berjalan menghampiri sisi mobil dan langsung membuka pintu. Membungkuk hanya untuk memastikan dirinya ada di dalam mobil."Sayang?" Dirga membawa tubuh sang putri turun dari dalam mobil sebelum kemudian memeluknya begitu erat. Meluapkan kerinduan dan kelegaan yang begitu besar setelah sang putri sudah ada dalam pandangan mata dan pelukannya."Papa, Elea baik-baik saja." Elea mengelus punggung sang papa. Yang sedikit melonggarkan pelukan untuk menatap wajahnya secara penuh. "Kemarin Elea sudah mengatakan pada papa kalau kami hanya berlibur, kan?"Wajah lembut Dirga seketika berubah

  • Pelayan Sang Tuan   Part 7 Masih Perang Dingin

    “Kau tidak menjawab panggilanku.”“Dan kau tahu apa artinya itu.” Jawaban Zhafran dingin, menyeberangi ruangannya sambil melepaskan jas dan menggantungnya di gantungan. Sementara Fera menurunkan kedua lengannya dengan senyum yang kemudian melengkung ke bawah. Memperbaiki r

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-02
  • Pelayan Sang Tuan   Part 4 Ikatan Yang Merapuh

    “Kau pembunuh. Kau membunuhnya!” Suara Elea kembali memenuhi seluruh ruangan. Mata wanita itu menyorotkan kebencian yang begitu dalam dan pekat meski tak lagi meronta dan histeris, setelah tertidur selama beberapa jam oleh obat penenang.Zhafran sama sekali tak menyangkal tuduh

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-02
  • Pelayan Sang Tuan   Part 3 Duka Yang Dalam

    “Keguguran?” Suara Zhafran tercekik di tenggorokan. Di antara semua keterkejutan yang datang silih berganti, yang terburuk dari yang terburuk kini datang bersamaan. Karena kekerasan seksual yang dialami sang istri, Elea mengalami keguguran. Nyaris kehabisan darah jika tidak terlambat da

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-02
  • Pelayan Sang Tuan   Part 18 Merindukanku, Manis

    Seperti biasanya, Zhafran selalu berhasil menarik perhatian kebanyakan wanita lajang maupun paruh baya yang secara terang-terangan menawarkan putri mereka untuk sekedar mendapatkan perhatian seorang Zhafran Enzio. Yang sebelumnya pernah menyandang status sebagai bujangan paling dicari. Padahal su

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-05
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status