Share

BAB 25 - Sel Penjara

Dalam sel yang gelap itu, Adam merasa semakin terisolasi dan putus asa. Setiap hari yang berlalu membawanya lebih dalam ke dalam jurang kegelapan dan kehampaan. Ia merasa dirinya hanyalah bayangan dari Kaisar yang pernah memerintah dengan gagah berani.

Saat itu pagi hari, matahari belum menyinari dunia luar, dan Adam hanya dapat merasakan udara dingin dan lembab yang merayap masuk melalui celah-celah di tembok selnya. Dia terbaring di lantai yang keras dan kotor, tanpa baju dan hanya memiliki baju tidur tipis yang digunakan untuk menghadapi dinginnya sel gelap.

Tiba-tiba, pintu sel terbuka dengan keras. Adam mengangkat kepalanya dan melihat seorang prajurit pasukan keamanan Vanrize yang berdiri di ambang pintu. Matanya tajam, dan dia memegang tombak dengan tangan yang mantap.

"Bangun, Kaisar," kata prajurit itu dengan nada yang tegas. "Pengadilan Anda akan dimulai hari ini."

Adam bangkit perlahan, tubuhnya lemah dan kaku karena lamanya penahanan. Dia mengikuti prajurit itu keluar dari
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status