Share

Bab 314

Penulis: Si Kecil Tangguh​
Saat turun gunung, langit sudah terang. Cahaya keemasan dari timur begitu menyilaukan hingga orang-orang kesulitan membuka mata.

Rangga refleks memandang ke arah cahaya, matanya terasa perih. Alisnya berkerut, menambah kesan dingin dan suram pada sosoknya.

Anak buahnya bahkan tidak berani bersuara, hanya diam-diam menyerahkan kuda dan baju zirah yang mereka sembunyikan di hutan.

Rangga naik ke punggung kudanya, menarik tali kekang, lalu menuju ke barat menuju Kabupaten Horta.

Kudanya berjalan pe
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (9)
goodnovel comment avatar
Roroh Siti Rochmah
othor jahat bngt knp mesti byakta yg meninggal,, kashn andini slalu tersakiti malah khilangan harapannya
goodnovel comment avatar
hypnotic zone channel
min mau update lg g.? soalnya cm nunggu crta ini. qlu g mau hps apliksi soale
goodnovel comment avatar
Husnul Kholifah
liat komen komennya jd ragu mau baca .kasihan sama Byakta
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1450

    "Aiyla ...."Suara rendahnya terdengar dari belakang, serak karena perjalanan panjang, membawa sedikit kekeringan yang nyaris tak terasa. Dengan hati-hati, dia mencoba menanyakan, "Kamu ... baik-baik saja?"Seribu kata terasa naik ke ujung lidah, tetapi pada akhirnya hanya menyatu menjadi sapaan paling biasa dan juga paling tak berdaya.Aiyla tidak menoleh. Dia membelakangi Kalingga. Pandangannya terpaku kuat pada ranting-ranting kering berlekuk aneh di rak penjemur obat. Suaranya tenang, tanpa sedikit pun gelombang emosi. "Aku baik-baik saja. Terima kasih atas perhatian Raja.""Kamu ...." Kalingga maju setengah langkah.Hampir di saat yang sama, Aiyla seolah-olah tertusuk jarum tak kasatmata. Dia segera memiringkan tubuhnya, kembali menjauhkan jarak yang nyaris tak berarti itu secara diam-diam.Gerakan menghindar yang begitu disengaja itu bagaikan jarum es, menusuk tepat ke jantung Kalingga. Jakunnya bergerak. Kata-kata yang telah dia siapkan seketika tersumbat rapat.Orang di hadapan

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1449

    "Andin yang terluka, tapi nggak apa-apa," kata Surya dengan suara berat.Melihat itu, Kalingga akhirnya menghela napas lega, lalu bertanya, "Kalau begitu ... Putri ...."Mendengar pertanyaan itu, Surya tak bisa menahan tawa kecilnya. Dia menepuk bahu Kalingga dan berkata, "Dia nggak apa-apa. Ayo, kita kembali ke balai pengobatan. Nanti kita bicarakan."Kalingga mengangguk, lalu berjalan bersama Surya menuju klinik.Saat kembali bertemu Kalingga, Andini jelas tampak terkejut sekaligus senang. "Kak Kalingga!"Laras juga segera memberi hormat. "Hormat kepada Raja."Sementara itu, Aiyla yang berdiri di samping, tanpa sadar menegang sesaat pada detik Kalingga melangkah masuk. Tak lama kemudian, dia memaksa dirinya untuk kembali rileks, menurunkan pandangannya. Namun, kedua tangan di sisi tubuhnya tanpa sadar mengepal erat.Pandangan Kalingga pertama-tama tertuju pada Andini. Melihat wajahnya yang pucat dan lemah, alisnya langsung berkerut. "Bagaimana bisa terluka sampai separah ini?""Cerit

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1448

    "Apa katamu?!" Pupil mata Andini bergetar hebat. Hampir secara refleks dia langsung duduk tegak di ranjang. Gerakan yang terlalu keras itu langsung menarik paksa luka mematikan di perutnya. Rasa sakit yang menusuk meledak seketika, seolah hendak merobek tubuhnya sekali lagi.Penglihatan Andini sampai menggelap. Dia menarik napas tajam dengan keras. Tubuhnya tak kuasa kembali terjatuh ke ranjang. Setelah menekan kuat luka itu, barulah rasa sakitnya sedikit mereda.Hati Surya ikut menegang. Alisnya berkerut saat bertanya, "Kamu baik-baik saja?"Andini menggeleng pelan. Dia terengah-engah cukup lama sebelum akhirnya berhasil menarik kembali sedikit kesadaran dari rasa sakit yang hampir mencekiknya. Dia menatap Soekarno, suaranya bergetar dan dipenuhi ketidakpercayaan. "Kamu bilang siapa? Rangga atau Kalingga?!"Wajah Soekarno serius. Dengan suara berat dia menjawab, "Raja Bestari, Kalingga."Secara refleks Andini menoleh ke arah Aiyla.Wajah Aiyla pucat pasi. Tangan yang memegang mangkuk

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1447

    Andini menatap sisi wajah Aiyla yang pucat dan rapuh, tetapi menyiratkan ketegaran. Di dalam hatinya, Andini paham bahwa Aiyla pasti memiliki alasan yang sulit diutarakan.Andini tidak lagi mendesaknya dengan pertanyaan. Dia hanya menggenggam lembut tangan Aiyla yang dingin, lalu berkata dengan nada serius, "Putri, apakah kamu masih ingat kata-kata yang pernah kamu ucapkan kepadaku dulu di barak militer? Kamu bilang aku adalah sahabat terbaikmu. Kalau memang sahabat, kamu nggak seharusnya menyembunyikan kondisi tubuhmu yang nggak nyaman dariku."Mendengar nada bicara Andini yang jelas menyiratkan sedikit kemarahan, Aiyla menundukkan kepala seperti anak kecil yang merasa bersalah. "Aku ... aku memang nggak menemukan kesempatan untuk kasih tahu kamu."Setelah tiba di Negara Tarbo, memang terlalu banyak hal yang terjadi.Andini sudah menguras pikiran dan tenaga demi urusan Rangga. Aiyla benar-benar tidak ingin menambah beban untuknya.Melihat Aiyla mengaku salah dengan begitu patuh, mana

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1446

    Andini dan Surya sama-sama merasakan keanehan pada sorot mata serta sikapnya yang seperti ingin bicara tetapi tertahan. Keduanya saling berpandangan dan langsung memahami isi pikiran satu sama lain.Andini menarik kembali tangannya lebih dulu, lalu berkata kepada Laras, "Laras, aku agak lapar, aku ingin makan bubur beras yang kamu buat."Mendengar ucapannya, Laras langsung sangat senang! Dia hanya merasa bahwa Andini benar-benar tidak bisa lepas darinya, lalu segera menjawab, "Baik, aku akan segera pergi!" Setelah berkata demikian, dia kembali menoleh ke Aiyla, "Putri hari ini juga nggak makan banyak, aku akan memasak lebih banyak, agar Putri dan Nona sama-sama bisa makan lebih banyak!"Sambil berbicara, dia pun melangkah keluar ruangan.Surya yang begitu peka langsung memahami situasinya. Dia pun meletakkan mangkuk obatnya, lalu berkata dengan lembut, "Kalian berdua bicara saja. Aku kebetulan harus mengurus beberapa masalah." Dia memberi Andini sebuah tatapan menenangkan, lalu berdiri

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1445

    Nada bicaranya terdengar sangat ringan.Laras mendengus pelan. Nadanya penuh kebencian, "Semoga memang begitu! Aku ingin lihat, nanti saat dia mengingat semuanya dan sadar dia telah menusuk nona kami dengan tangannya, sampai membuat nona kami melangkah ke gerbang neraka, akan sebesar apa penyesalannya!"Kalimat itu telah diucapkan, tetapi tak terdengar balasan dari Aiyla untuk waktu lama.Laras pun tak bisa menahan diri untuk menoleh ke arah Aiyla. Saat itulah dia terkejut mendapati wajah Aiyla tampak sangat pucat. Dia buru-buru bertanya, "Putri kenapa? Kenapa kelihatan pucat sekali?"Aiyla memaksakan sebuah senyuman tipis. Suaranya sedikit bergetar. "Aku nggak apa-apa. Mungkin karena terlalu mengkhawatirkan Andin, ditambah semalaman nggak tidur. Sekarang ... hanya sedikit lelah ....""Ya ampun, ini nggak bisa dibiarkan!" Laras segera bangkit, lalu menopang Aiyla menuju sisi ranjang dengan hati-hati. "Cepat berbaring dan istirahat! Kesehatan yang paling penting!"Baru setelah Aiyla ber

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1248

    Mata Gumar tiba-tiba membelalak lebar. Dia menatap pedang yang menancap di dadanya. Tubuhnya bergetar hebat karena ketakutan. "Aku ... aku ini komandan Pasukan Pengawal Istana .... Kamu nggak boleh membunuhku ...."Sampai detik terakhir pun, dia masih berusaha menegaskan statusnya itu.Wajah Abimana

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1274

    Begitu mendengar akan diberi hadiah besar, beberapa perempuan cantik itu langsung mendekat satu demi satu. Suara manja mereka menggema. "Tuan, Tuan ...."Nada yang menggoda itu seakan-akan ingin mencuri jiwa orang.Hasanun sendiri memeluk seorang perempuan cantik. Di matanya tersimpan sedikit kenaka

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1241

    Namun siapa sangka, tepat pada saat itu, terdengar suara batuk pelan. Itu adalah suara Kalingga!Ketiga orang di dalam ruangan serentak menoleh dengan kaget, tatapan mereka terpaku pada Kalingga. Di bawah pandangan mereka, Kalingga perlahan membuka matanya."Tuan Kalingga sudah sadar!" seru Aiyla de

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1307

    Dia akhirnya menurunkan kelopak matanya perlahan. Bulu mata yang tebal memunculkan dua bayangan berat di atas wajahnya yang pucat.Seolah-olah seluruh tenaganya tersedot habis, Rangga tenggelam di sandaran kursi yang dingin. Seluruh dirinya seperti sedikit demi sedikit ditelan kegelapan tak berwujud

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status