THE BILLIONAIRE'S SECRET BRIDE

THE BILLIONAIRE'S SECRET BRIDE

last updateLast Updated : 2026-01-06
By:  Bon SashOngoing
Language: English
goodnovel18goodnovel
10
2 ratings. 2 reviews
46Chapters
729views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

In her past life, Aria Vale loved the wrong people. Her stepsister framed her. Her fiancé betrayed her. And on the cold metal of an operating table, Aria died— watching the man who truly loved her take his last breath trying to save her. But fate gives her a second chance. Reborn seven years earlier, Aria returns sharper, colder, and armed with the one thing she never had before— clarity. This time, she refuses to be the Vale family’s sacrificial pawn. To escape their control, she boldly replaces another girl and marries the man everyone in Meridian City mocks: Damian Cross—the “disabled,” unwanted heir. Rumour says he’s powerless. Rumour says he’s cold and useless. Rumour says his own family discarded him. Rumour is wrong. Behind the wheelchair is a man whose power shakes cities— a man hiding his true identity, calculating his rise, and waiting for the right moment to strike. And to everyone’s shock, he chooses to protect Aria. To cherish her. To claim her. As Aria unleashes her hidden brilliance— her beauty, her medical genius, her cold confidence— the people who once mocked her find themselves kneeling at her feet. The scum who destroyed her? This time, she destroys them first. But as her enemies fall one by one, Aria discovers the most dangerous truth of all: Her “disabled” husband isn’t disabled at all… and the gentle man who pampers her by day turns into a possessive wolf by night. This lifetime, Aria rises from ashes to glory. This lifetime, Damian stands by her side as king. And anyone who tries to tear them apart— will learn the meaning of regret.

View More

Chapter 1

Rebirth of The Foolish Bride

Namaku Chika Andita, seorang mahasiswi baru. Aku memiliki paras yang polos dan cantik, ditambah dengan ukuran dada 36E yang menonjol. Sejak awal, penampilanku sudah menarik perhatian Herry.

Herry Liman adalah pacarku. Dia selalu ingin berhubungan intim denganku, tetapi aku mematuhi peringatan ayah tiriku, Riko, bahwa aku harus menunggu sampai usia 19 tahun untuk benar-benar menjadi dewasa.

"Dua hari lagi ulang tahunku yang ke-19. Pas hari itu, aku bakal turuti kemauan kamu."

Di hutan kecil area kampus, aku bersandar di pelukan Herry dan berbisik dengan nada lembut.

Telapak tangannya terus menjelajahi pahaku, membuatku tak kuasa untuk tidak merenggangkan kedua kakiku.

"Oke, pas malam Natal nanti, aku bakal puasin kamu di sini."

Dia pun meninggalkan jejak kecupan satu demi satu di leherku, menandai kulitku seolah menjadi wilayah kekuasaannya.

Meski Herry tampak sangat haus dan tidak sabar, dia tetap menghargai keinginanku.

Aku pulang ke rumah sambil menahan gejolak dalam batin. Sejak masuk kuliah, hasrat dalam tubuhku rasanya menjadi jauh lebih kuat dari sebelumnya.

Setiap kali bermesraan dengan Herry, tubuhku rasanya tidak pernah puas kalau tidak sampai klimaks. Terkadang terbersit keinginan untuk mencari siapa saja demi melampiaskan hasrat ini.

Beruntung, peringatan ayah tiriku selalu terngiang dan menjagaku agar tetap sadar. Tapi, setidaknya dalam beberapa hari lagi, aku bisa membiarkan Herry memanjakanku sepuasnya.

Aku berbaring di atas ranjang, membayangkan kembali interaksi intimku dengan Herry hingga rasa haus itu kembali bergejolak di dalam dada.

Perlahan kulepaskan pakaianku, meraba setiap jengkal kulit hingga seluruh tubuhku yang polos terpapar udara kamar.

Aku menggigit bibir bawah sambil merenggangkan kedua kaki, membiarkan insting liar mulai mengambil alih kendali tubuhku.

Tepat pada saat itu, pintu kamar mendadak terbuka.

"Chika, lihat nih Ayah bawakan apa buat kamu!"

Suara ayah tiriku terdengar dari arah pintu. Dia berdiri di sana memegang sebuah kantong kertas dengan senyum puas yang menghiasi wajahnya.

Aku mendongak dengan panik dan mendapati ayah tiriku sedang menatap lurus ke arah tubuh telanjangku tanpa berkedip. Matanya memancarkan keterkejutan sekaligus gairah yang meluap.

"Om Riko ... Om ...."

Aku bangun dengan gerakan kalut dan segera duduk bersimpuh. Aku pun mencoba menutupi tubuh menggunakan sprei sementara rona merah malu mulai menjalar di pipiku.

"Chika, Ayah cuma mau kasih kejutan buat kamu."

Ayah tiriku terkekeh pelan. Dia tidak memedulikan kecanggunganku dan melangkah masuk begitu saja ke dalam kamar.

"Tapi ... aku ... aku 'kan nggak pakai baju," sahutku pelan dengan jantung yang berdegup kencang karena gelisah.

"Nggak apa-apa, pas banget malah. Kamu bisa langsung coba gaun Natal yang Ayah belikan!"

Dia mengeluarkan sebuah gaun Natal mini berwarna merah menyala dari kantong kertas itu. Potongannya begitu pendek, sangat menggemaskan sekaligus menggoda siapa pun yang melihatnya.

"Cepat, jangan malu-malu."

Tatapannya penuh harap. Dengan bibir yang digigit karena malu, aku menurunkan bantal yang menutupi dadaku, membiarkan sepasang payudaraku yang sintal terekspos.

Sorot matanya seketika berubah panas, bahkan urat-urat merah mulai tampak memenuhi matanya.

"Chika, kamu benar-benar sudah dewasa. Sepertinya gaun ini bakal kekecilan buat kamu."

Tangan ayah tiriku bergerak memberi isyarat di depanku sementara wajahnya perlahan mendekat. Embusan napasnya yang berat dan memburu mendadak mengubah rasa tegangku menjadi sebuah sensasi rangsangan yang aneh.

"A ... aku ... nanti saja cobanya ...."

Aku menyahut terbata-bata sambil berusaha memiringkan tubuh untuk menghindar. Namun, tubuhku terasa lemas tak bertenaga hingga aku hampir merosot dari tempat tidur, untungnya ayah tiriku dengan sigap menangkap dan memelukku.

Dadanya menempel rapat di tubuhku dan lengannya melingkar kuat di pinggangku. Tangan kirinya seolah tidak sengaja menangkup payudaraku, meremasnya pelan sebanyak dua kali hingga membuatku refleks gemetar.

"Biar Ayah bantu pakaikan ya."

Suara ayah tiriku terdengar agak menahan diri, lalu dia langsung menyarungkan gaun itu ke tubuhku.

Lekuk dada dan bokongku yang sintal langsung terbalut ketat oleh gaun itu, tampak begitu penuh seolah akan meledak dari balik kain yang sesak.
Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

reviews

Dolerite Doler
Dolerite Doler
I love the story, good job
2026-01-07 20:20:27
2
0
Bon Sash
Bon Sash
Wooow, This is a story worth investing in, Good job author .........
2026-01-07 20:16:46
2
0
46 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status