That Stranger Got my Heart

That Stranger Got my Heart

last updateLast Updated : 2022-05-19
By:  IambadcOngoing
Language: English_tagalog
goodnovel16goodnovel
9.3
4 ratings. 4 reviews
9Chapters
2.1Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Si Brittany Laxamana ay ang tipo ng babae na hindi naniniwala sa love . Bukod doon naiirita na rin siya sa kakambal niya dahil kung sino sino ang nirereto nito sakan'ya dahil hindi naman siya interesado at lalong ayaw niya muna ng mga usapang pag-ibig dahil alam niyang sa simula lang lahat magagaling. Pero nag bago ang papanaw niyang iyon ng dumating ang hindi niya inaasahang tao. naging mag kaibigan sila at aaminin niyan g naging masaya siya. ngunit 'di niya inaasahan na mamahalin niya 'to bukod sa kaibigan. THAT STRANGER GOT MY HEART!! -Britanny Maniniwala na kaya siya sa love? Magbabago na kaya ang papanaw niya sa pag ibig dahil sa lalakeng ito?

View More

Chapter 1

PROLOGUE

Aku tahu Indra tidak pergi ke kantor setelah pihak perusahaannya menelepon dan menanyakan keberadaannya.

Indra sudah keluar sebelum fajar, mengatakan kalau dia akan pergi sarapan.

Dia tidak menjawab panggilanku, jadi aku bergegas kembali.

Beberapa nenek yang tengah berjemur di depan rumah menatapku dan tersenyum sambil mencibir.

Ini bukan yang pertama kalinya, jadi aku menghentikan langkah kakiku karena emosiku terpengaruh.

Mata mereka menatapku dan toko yang menjual sarapan bergantian.

Pintu toko yang biasanya ramai, saat ini ditutup.

Nenek Risma ragu-ragu sejenak, lalu melambaikan tangannya padaku.

Dia berbisik di telingaku, "Pergi dari belakang dan lihatlah."

Hatiku yang sudah cemas makin tidak karuan saat ini.

Saat melewati toko dan melihat melalui jendela yang terbuka, aku melihat dua orang tengah tidur telanjang bersama.

Hanya dengan melihat punggung putihnya yang menghadap jendela, aku tahu kalau laki-laki itu Indra.

Aku menahan keinginan untuk menendang pintu, mengeluarkan ponsel dan mengambil foto mereka.

Ceani Janeta yang dalam keadaan acak-acakan membuka matanya sedikit dan menatap mataku.

Namun, dia meringkuk, tersenyum dan melingkarkan lengannya di leher Indra.

Dia tampak sangat percaya diri.

Aku pergi dengan tangan dan kaki yang hampir mati rasa, menaiki tangga untuk pulang ke rumah.

Aku duduk lama di ruang tamu dan termenung cukup lama. Selain marah, aku hanya merasa sedih.

Bahkan orang seperti Indra pun sudah pintar berselingkuh.

Ponselku berdering, membuka foto dari kontak yang mengirimiku pertemanan.

Setelah menerima permintaan pertemanannya, dia mengirimkan dua video pendek yang tidak enak dipandang.

Sepertinya itu adalah rekaman kamera pengintai di rumah.

Dalam video tersebut, Indra tersenyum sambil memeluk Ceani.

Dia berkata, "Wanita di rumahku seperti NPC, rasanya seperti dapat tugas kalau dekat-dekat dengannya."

Ceani tersenyum, meringkuk dalam pelukan Indra. "Kalau laki-laki melakukan semuanya, lalu apa gunanya istri?"

"Iya. Aku makan saja dia protes. Dia memintaku jangan mengecap saat makan."

Ceani tertawa keras. "Makin sering kamu mengecap, aku makin bahagia."

"Kalau makanannya enak aku baru mengecap. Istriku memang nggak waras."

Aku mencengkeram ponsel dengan erat, berharap menamparnya beberapa kali melalui layar.

...

Indra baru kembali saat siang. Begitu melihatku, dia bersikap seperti melihat hantu.

Dia berkata gagap, "Kamu ... kamu nggak kerja?"

Aku menatapnya. "Perusahaanmu telepon, katanya kamu nggak berangkat kerja."

Tatapannya menghindar ke sana ke mari, ternyata Ceani tidak memberitahunya kalau aku memergoki mereka melalui jendela.

Dia membuka sepatunya dengan perlahan, mencoba menghindari tatapanku.

"Aku cuma terlambat. Aku pulang mau ganti baju, terus ke kantor. Aku nggak berangkat setengah hari."

Dia bilang saat dalam perjalanan ke kantor, dia terkena cipratan air dari mobil yang melaju. Bahkan ponselnya basah.

Saat mengatakan itu, dia juga menyodorkan ponselnya kepadaku. "Mana mungkin aku sengaja nggak berangkat kerja?"

Dia mengatakannya dengan penuh keyakinan, tetapi tatapannya menghindari tatapanku.

Melihatku tidak merespons, dia menggaruk-garuk kepalanya karena malu dan melangkah ke kamar.

Pakaian di tubuhnya memang basah, jelas sekali bahwa dia memang sudah punya rencana buat berbohong kepadaku sebelum kembali.

Aku melihat ke sekeliling rumah, dari peralatan besar hingga panci dan wajan kecil.

Itu adalah semua yang aku beli sedikit demi sedikit selama bertahun-tahun, mana bentuk kepedulian Indra terhadap rumah ini?

Dia berganti pakaian bersih dan keluar dari kamar, mengenakan sandal dan menyalakan sebatang rokok.

Perutnya yang buncit terlihat jelas bahkan melalui pakaiannya dan rambutnya berminyak.

Dia berbaring dengan posisi tengkurap di sofa, menghirup rokoknya dengan sangat menikmati.

Kakinya direntangkan di sampingku, terus bergoyang tidak mau diam.

Aku memukulnya tanpa berpikir panjang, "Jangan goyangkan kakimu."

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

reviews

Melanie Casaway
Melanie Casaway
i like the story maganda sya next chapter plss.
2021-07-13 00:50:53
1
0
Anne
Anne
it has english version🤯
2021-06-26 11:09:41
1
0
Anne
Anne
i love this!
2021-06-26 11:09:15
1
0
Sittie Onaisa ManGumbas
Sittie Onaisa ManGumbas
Levis, cassandra, jones
2021-06-06 20:23:39
2
0
9 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status