Shaun memandang Lillian dan berkata sambil tersenyum, "Lillian, kita sudah lama saling kenal. Kau bukan lawanku. Kau akan menyerah, bukan?"Lillian sangat tidak senang mendengarnya. "Jangan sombong, aku tidak akan mengaku kalah."Sebagai pemimpin Tim Duri Darah, Lilian mewakili seluruh timnya di atas panggung. Bagaimana dia bisa memimpin tim tentara bayaran jika dia mengaku kalah dengan mudah?Sehun menghela napas dan tersenyum. "Ya, karena kau bersikeras bertarung, mari buat satu aturan lagi.""Aturan apa?" Lilian sedikit mengernyit.Shaun tersenyum dan berkata dengan percaya diri, "Jika kau kalah hari ini, kau harus menjadi istriku. Jika kau menang, aku tidak akan mengganggumu lagi. Bagaimana dengan itu?""Kau ...." Wajah Lillian memerah, marah.‘Shaun benar-benar tidak tahu malu dan hina. Bagaimana dia bisa mengatakan hal seperti itu dalam pertempuran dan di depan begitu banyak orang?' pikirnya.Shaun tersenyum ketika Lillian tidak menanggapi. "Aku akan menganggap diammu seb
Read more