Saat pagi datang, David membawa Cla pulang ke rumah lama. Dia tak lagi mencari alasan untuk bicara dengan sang kakek mengenai masalah Cla. Helena mengantarkan hingga Cla memasuki mobil, pertemuan singkat ini membuat kedua saudari itu saling menguatkan."Cla, jangan lama-lama di rumah lama. Kakak rasanya lebih tenang jika kamu berada dekat dengan kakak."Cla mengangguk."Iya, kak. Minggu depan, Mas David akan mengadakan acara penting, saat itu aku pasti sudah pulang ke rumah ini.""Baiklah, kakak tunggu."Helena memeluknya erat, lalu melambaikan tangan."Tuan David, titip adikku.""Tentu saja, jangan khawatirkan dia. Aku akan menjaganya dengan sangat baik." Helena terkesima, bagaimana tidak, sikap David sangat berubah di matanya. Kali ini pemuda itu benar-benar perhatian, dia tak se kaku sebelumnya."Terimakasih."David hanya tersenyum dan membalas lambaian tangannya. Pemuda itu meninggalkan kediaman utama dan Tuan Abraham melihat mobil David berlalu pergi."Anak itu, entah angin apa
Baca selengkapnya