Setelah kepergian Arbian dan Tari, Yudha benar-benar dibuat bingung sekaligus syok. Jarinya yang menggulir layar ponselnya semakin lama semakin memelan. Bahkan, tangannya sampai tremor sehingga ponselnya itu terlepas dan jatuh di atas selimut. "Dia ...." Mata Yudha terpejam. Tak lama kemudian, Kayla datang. Tanpa mengatakan apapun, adiknya hanya mengambil tas dan pergi begitu saja. Terlihat begitu buru-buru dan panik. Yudha merasa jika lantai pijakannya berubah seperti permukaan laut. Tubuhnya terombang-ambing dengan napas yang putus-putus. Tak lama berselang, semua yang dilihatnya berubah gelap. Tubuh kekar itu jatuh terkulai lemah di lantai samping hospital bed. Sama seperti layar ponselnya yang kembali meredup dan gelap. *** "Bagaimana keadaan adik saya, Dok?" "Pasien mengalami syok. Tapi tekanan darahnya sudah mulai stabil. Untuk saat ini, kondisi pasien harus dipantau ketat dalam 24 jam kedepannya," jelas professor ahli saraf itu tersenyum. "Hasil MRI tadi bagaimana,
Read more