Setelah mendengar ucapan suaminya, akhirnya Desi tenang kembali. "Ya, benar. Memangnya keluarga kita nggak bisa bertahan hidup tanpa dia?""Dengan mengandalkan putri kesayanganku, keluarga kita tetap bisa menikmati kehidupan yang nyaman dan serba berkecukupan ....""Luna, Luna!"Sebelum Desi selesai berbicara, ada satu orang yang menerobos masuk ke dalam vila lagi.Irvy yang dalam kondisi rambut berantakan dan sekujur tubuh memar-memar langsung menerjang masuk ke ruang tamu. Begitu masuk ke ruang tamu, dia langsung menarik Luna dan berkata dengan terisak, "Luna, dulu aku salah. Aku memandang rendah orang, terus menerus menargetkanmu. Semuanya salahku. Aku benar-benar berengsek! Aku sudah memandang rendah orang lain!"Sambil berbicara, Irvy melayangkan dua tamparan ke wajahnya sendiri. Kemudian, dia berkata dengan ekspresi memelas, "Luna, tolong minta bantuan Ardika, ya. Minta dia beri tahu Jefandro untuk balikan denganku, ya?""Setelah aku putus dengan Jefandro, dia menjalin hubungan d
Magbasa pa