FAZER LOGINDi malam pernikahan, dia dipaksa keluarganya untuk pergi ke medan perang, serta meninggalkan istrinya sendiri. Setelah tiga tahun perang berdarah, pria itu akhirnya kembali dengan prestasi besar. Namun, dia ternyata diracuni sampai menjadi seorang idiot. Untungnya, dia berhasil diselamatkan oleh istrinya. Dengan tekanan dari keluarga dan cemooh dari dunia .... Malam ini, dia akhirnya sadar!
Ver maisAndelin sudah memikirkan semua kemungkinan, Ardika adalah pengecualian, jadi dia hanya bisa mencurigai Ardika.Kalau Kesya kabur bersama Ardika, maka itu masuk akal."Seharusnya ada kesalahpahaman, bisa dijelaskan perlahan-lahan. Kamu jangan emosional begitu."Jesika membantu untuk menghentikan Andelin, tidak ingin membiarkan wanita itu terlalu gegabah."Bagaimana mungkin ada kesalahpahaman? Selain dia, nggak mungkin ada orang lain."Andelin tetap mengucapkan kalimat yang sama, juga tetap begitu keras kepala."Kami bisa membantu menyelidiki soal menghilangnya putrimu, tapi kalau kamu terus mengganggu orang lain di sini, juga nggak ada gunanya."Jesika berusaha sebaik mungkin untuk membela Ardika, dia tidak bisa membiarkan orang lain menindas Ardika tepat di hadapannya.Andelin sudah terlalu mengkhawatirkan putrinya, sudah sepenuhnya melupakan spekulasi sebelumnya. Dia hanya merasa Ardika telah menyembunyikan putrinya, makanya dia sepanik ini."Tentu saja aku tahu nggak boleh menunda-nu
Dia bahkan memakai kalung berlian berwarna biru, membuat dirinya memancarkan aura mulia.Dia juga sudah pernah menerima didikan yang baik, jadi dia sangat rileks saat menghadapi acara seperti ini.Begitu datang, dia langsung mendekatkan diri kepada berbagai mitra perusahaan, juga menyapa mereka.Dia bahkan secara khusus bersulang kepada beberapa orang anggota keluarga terpandang.Lucas dan sekretarisnya terus berada di sekitarnya, juga membantu bersulang dengan para tamu undangan.Keseluruhan pesta minum ini juga sangat luar biasa.Ardika mengambil segelas anggur, lalu duduk di pojokan dan mulai meminum anggur perlahan-lahan.Melihat sosok Jesika begitu luar biasa, dia juga sudah jauh lebih tenang. Kelak, dia juga tidak perlu khawatir wanita itu tidak bisa menangani urusan Keluarga Siantar dengan baik lagi."Sepertinya sia-sia saja aku khawatir. Aku sama sekali nggak perlu datang kemari. Dia bisa menangani hal-hal ini dengan cukup baik."Ardika mengkhawatirkan Jesika karena sebelumnya
Melihat proyek dalam genggamannya itu, hati Lucas terasa campur aduk.Sebelumnya mereka ingin mengandalkan proyek ini untuk membalikkan keadaan, tetapi siapa sangka mereka tetap kalah dengan sangat menyedihkan."Aku ingin tanyakan apakah hal ini adalah perbuatan Ardika?"Lucas tetap memberanikan diri untuk menanyakan hal tersebut.Walaupun sejak awal dia sudah bisa menebak jawabannya, tetapi saat dia benar-benar menanyakan hal itu, dia malah takut pada jawaban tersebut."Pak Ardika yang membantuku. Kalau bukan karena Alendo menyerang ibuku, aku juga nggak akan terburu-buru kembali untuk mengambil alih posisinya.""Yah, aku hanya bisa bilang kalau dia nggak cari masalah, dia juga nggak akan berakhir seperti itu," kata Jesika dengan blak-blakan."Kalau begitu, bagaimana kalian bisa tahu soal proyek pulau ini? Kami sudah melakukannya dengan sangat tertutup."Lucas tetap ingin mengetahui semuanya dengan jelas. Kalau dia tidak mencari tahu dengan jelas, dia benar-benar tidak bisa tenang."A
"Katakan pada mereka, nggak lama lagi perusahaan akan ada sejumlah dana investasi. Semua proyek akan dijalankan dalam waktu dekat. Semuanya akan kembali normal. Para petinggi perusahaan itu sudah pergi malah adalah hal yang bagus. Kami akan memberikan ruang bagi karyawan biasa untuk naik jabatan."Jesika tahu bagaimana cara menangani hal-hal ini, harus memberikan sedikit harapan kepada para karyawan itu, dengan begitu mereka baru akan lebih rajin lagi bekerja.Saat mendengar kalimat itu, Lucas agak terkejut."Siapa yang akan berinvestasi pada perusahaan? Sekarang kondisi perusahaan sudah seperti ini, apa masih ada orang yang akan berinvestasi pada kita?"Selama ini Lucas fokus bekerja untuk Alendo, dia tahu jelas situasi internal perusahaan.Beberapa proyek mereka terhambat, proyek-proyek tersebut dalam situasi merugi.Kalaupun dijalankan kembali, sebenarnya juga tidak bisa menghasilkan banyak uang.Yang terpenting adalah, kalau mau dijalankan kembali, juga membutuhkan dukungan sejumla
"Pak Ardika apaan? Kamu nggak lebih dari seorang gigolo. Kalau sekarang kamu menurut, mungkin nyawamu masih bisa terselamatkan.""Kalau kamu nggak menurut juga, kami akan langsung bergerak sekarang. Saat waktunya tiba, dampak ringannya mungkin lenganmu patah, dampak beratnya mungkin kamu nggak akan
Saat dalam perjalanan, Heinard menceritakan pada istrinya kejadian sebelumnya.Adapun alasan mengapa Ardika mau membantu suaminya, Yuarni tidak mengerti. Namun, berdasarkan penuturan suaminya, dia bisa merasakan tekad suaminya. Demi menyelamatkan mereka, kehilangan seluruh kekayaan pun suaminya tida
Ardika tetap berdiri di tempat dengan membawa tasnya. Melihat mereka makin mendekat, dia tetap tidak bergerak."Apa begitu nggak berguna? Apa kamu mau melemparkan semua tekanan pada seorang gadis muda? Postur tubuhmu cukup tinggi, kelihatannya juga lumayan. Bagaimana bisa begitu nggak berguna?"Dlio
"Kalau ada apa-apa, bicarakanlah baik-baik. Seharusnya kalian nggak bertengkar di sini."Ardika memang tidak ingin buka suara, tetapi sepertinya di tempat ini hanya dirinya yang bisa menangani masalah seperti ini, atau lebih tepatnya, orang-orang lainnya tengah berusaha keras untuk tidak menonjolkan


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Classificações
avaliaçõesMais